
"setelah Kakek pergi, amela terbangun,
arrggggg... "regha, kaget dengan teriakan amela,, kenapa kau teriak, bisa kau diam, tidak perlu triak pagi pagi,,,
"pak bos, kenapa anda memeluk ku, dan kenapa aku di atas kasur bersama bapak, apakah bapak macam macam padaku,, amela, memeriksa tubuh nya, pakaian nya masih lengkap, huffff.. helaan nafas keluar dari mulut amela, masih aman,
"hei nona, kau tak perlu ge er, asal kau tau, kau bukan selerah ku, jadi berhentilah menghayal,, aku juga tidak Sudi mengangkat tubuh mu, kau sangat berat.. regha langsung berlalu ke kamar mandi,,
"kenapa dia memindahkan ku ke kasur, dia tidak Sudi mengangkat tubuh ku, tapi dia memindahkan ku, sungguh bos aneh..
amela, terus bicara sendiri, tanpa sadar, regha sudah keluar dari kamar mandi, dengan handuk Sepinggan...
"arrrgggggg..... diamlah kau nona, telinga ku sakit mendengar suara jelek mu itu,, senang sekali kau berteriak masih pagi, bisakah kau jadi wanita kalem, lemah lembut, tanpa perlu kerasukan..
"tapi pak, pakailah dulu pakain bapak,
"apa kau tergoda dengan tubuh ku, kau pikir, aku sedang menggoda mu, selalu saja kau ge er,, sunggu gadis tidak tau malu,,
__ADS_1
"regha, memasuki ruangan ganti,,
"segera amela, masuk ke kamar mandi, memulai mandi, dan bersiap siap,
"hari ini, kembali ke Indonesia,
"di dalam pesawat, regha kembali memperingatkan amela, ingat nona, setelah kita kembali ke Indonesia, kita akan hidup normal, seperti semula, kau akan tetap tinggal di rumah mu, dan begitu juga dengan ku, aku akan tinggal di rumah ku, anggap saja, apa yg sudah terjadi, tidak pernah terjadi,, kau paham..
"baik pak, saya juga tidak mengharapkan apa yang sudah terjadi,
"bagus, itu yang terbaik untuk mu, tetap lah tutup mulut..
"amela, menahan sesak di dadanya, sunggu dia merasa tersinggung dengan ucapan bosnya,, air matanya menetes,
hidup macam apa ini, kenapa harus seperti ini nasibnya, sungguh tak di harapkan, di nikahi secara paksa, lalu tidak di akui,
mengapa takdir begitu kejam padanya, dosa apa yang sudah terjadi di masa lalu keluarga nya, apakah orang tua nya pernah melakukan kesalahan, hingga dirinya yang harus menebus nya, air mata amela, tak bisa di bendung, namun tetap tak bersuara, takut jika sang bos, mengetahui nya, jangan sampai, dirinya mengira tangisan amela untuk nya, bisa semakin menganggap, bahwa amela berharap pada pernikahan paksaan ini,
__ADS_1
ya amela, menganggap, pernikahan paksa, karena dirinya memang di paksa menikah,,
"amela, tiba di rumah kontrakan nya, di sambut Nia, karena memang sebelum sampai, amela, sudah mengabari Nia, bahwa malam ini, dirinya datang,
"Mel, akhirnya kamu datang juga, Nia, sangat bahagia, Amela datang, Mel, Ku kangen tau, hampir seminggu kamu ninggalin aku,, tapi aku juga mau ihhh, mau juga dong di ajak jalan sama pak bos ganteng,,
ayo bersihkan badan mu dulu, abis tuh aku, ke kamar mu, ceritakan padaku, kemana saja bos membawamu pergi, buruan sana,,
"amela, selesai mandi, badan nya sungguh sangat lelah, perjalanan yang panjang, dan kesibukan yang mendadak,,
"sementara Nia, sudah menunggu di atas kasur, menunggu amela, untuk menceritakan, selama perjalanan dengan bos ganteng nya,,
"Mel, apa kau ingin makan dulu, gak, ni, tadi mampir makan di restoran pas mau pulang,
oh ya sudah, sini, cerita dulu pada, aku sangat ingin tau cerita darimu,
aku sangat penasaran, negara impian ku, sudah lama aku ingin kesana, hanya saja, belum cukup untuk biaya, lebih baik ku tabung, buat keluarga, dan buat kebutuhan ku sehari hari,,
__ADS_1