
"Nia kembali dari kantin, melihat Amela, masih betah duduk dengan pekerjaan nya. .
"Mel, dari tadi aku nunggu kamu, tapi gak datang datang juga, nih aku bawa makanan untuk mu, makan lah,
"eh Nia, kamu sudah datang,
aku udah makan, di kasih makanan sama bos,,
"wah, yang di perhatiin bos ni Yee.. cie cie cie, yang lagi di deketin bos,, hmmm.. selamat ya semoga jadian,, semoga dia jodoh mu.
dan seperti nya aku harus mengalah.. sumpah aku ihklas deh, kalau kamu yang di sukai bos...
"iss.. apaan sih, jangan lebay deh, yang ngasih makanan juga asisten pribadi nya, bukan dia yang ngasih secara langsung,
"cie.. Yang ngarap di kasih langsung..
Nia, terus saja menggoda amela,,
"ni, udah deh, gak usah lebay berlebihan gitu, sudah sana kerja lagi.. jangan ganggu aku..
"tapi beneran deh Mel, aku sangat berharap, kalian bisa berjodoh, secara kamu cantik, body bagus, otak pinter, cocok banget jadi istri SEO, hmm senang deh, bahagia banget aku Mel, klo saja beneran terjadi..
"amela, terdiam, dalam hatinya merasa bersalah,
seandainya Nia, tau jika dirinya sudah menikah dengan bosnya,
dan apa reaksi Nia nanti, jika bosnya memaksa diri nya menikah, lalu setelah itu, tak di akui, amela, tiba tiba merasa sedih..
__ADS_1
"Mel, kenapa sedih gitu wajah cantik mu, apa kamu mengingat cowok brengsek itu lagi,, isshh, Mel, udah lah, jangan ingat dia lagi, udah lama kejadian nya, masa ngingat dia lagi sih. cowok kek gitu gak pantas kamu sedihin..
"bukan sedih karena mantan calon suami nya, tapi sedih karna nasibnya yang tidak berpihak baik padanya, namun tak berani juga jujur pada Nia, kebenaran nya, toh juga, tak di anggap, yang ada, Nia, akan semakin ikut sedih..
"ya Tuhan, sunggu aku tak ada niat untuk mempermainkan pernikahan, tapi apa dayaku, disini aku korban,
aku di paksa menikah dengan nya, lalu di paksa lagi untuk melupakan, seperti tidak terjadi apa apa.
maaf aku tuhan, sunggu aku tak punya kuasa untuk melakukan kuasanya, kini hidup ku, kuserahkan pada mu ya Rab,
"mata Amela berkaca kaca, menahan air mata nya.
"Mel, kamu nangis, Mel, maafin aku, Nia, merasa sangat bersalah pada amela,,
"gak kok ni, aku hanya kangen aja sama bg Arfan, tiba tiba aja merasa kangen..
"waktu nya jam pulang kantor. namun amela, masih harus menyelesaikan pekerjaan nya, yang belum kelar, sementara harus di siapkan besok pagi,
bisa bisa lembur malam ini,
"Mel, Gimana, udah beres belom..
"belom ni, seperti nya aku harus lembur sama bos, besok pagi harus rampung semua, pertemuan SEO dari Singapura. jam delapan pagi, waktu gak sempet kalo di kerjakan besok. kamu boleh balik duluan ni,
"ya sudah, jangan capek capek banget ya, aku tinggal dulu,
"iya ni, hati hati, jangan ngebut jalan nya.
__ADS_1
"iya Mel, tenang aja, aku gak akan mati, sebelum kamu nikah,
"hei, jangan asal ngucap pamali, mang mau mati dulu sebelum nikah..
"hihihi.. becanda say.. ya udah aku pamit ya, assalamualaikum..
"waalaikumsalam..
"sepeninggal Nia, amela, melanjutkan pekerjaannya, hingga tak terasa, sudah pukul sembilan malam.. akhirnya, kelar juga.
amela, membereskan semua, dan menyusun laporan yang sudah selesai di kerjakan nya tadi..
besok saja, di berikan pada bosnya..
"kring... kring.. telepon di samping nya berbunyi, Amela memencet, masuk ke ruangan ku. suara sang bos. memerintahkan nya,
"baik pak,
"tok tok tok,, masuk..
"bagaimana dengan laporan untuk besok, apa semua kau selesaikan dengan baik..
"sudah pak, saya sudah menyelesaikan nya,
"bagus,
regha melenggang pergi, melewati amela.
__ADS_1
"