
"amela kemana sih, dari tadi gak keliatan, hp nya tertinggal di meja nya, lalu kemana dia pergi sejak tadi..
"Kimi, liat amela gak,
"gak, tapi tadi, pak regha aku dengar dia meminta, klo Bu Amela datang nyuruh ke ruangan nya, mungkin saja dia sedang memuaskan pak regha di sana, jawab dini,
"Kimi, jaga mulut mu, amela, tak seperti yang kau pikirkan, amela, tak semurah*n dirimu..
"hei kau selalu saja membela nya, akan kubuktikan suatu saat, jika temanmu itu, seperti yang kuduga.. lihat saja nanti, Kimi berlalu pergi. meninggalkan Nia, yang sedang tersulut emosi,
"jam kantor sebentar lagi para karyawan pulang Mel, kamu di mana sih, dari pagi tadi, gak bisa di hubungi, semoga kamu baik-baik saja Mel, di mana pun kamu sekarang, gak biasa nya kamu ninggalin hp mu... huffff...
"amela, kamu kluar dari ruangan pak regha. seharian kamu ada di dalam bersama nya,
"nia, langsung mem bombardir pertanyaan pada amela, saking kwatir nya, amela, menghilangkan seharian,
melihat wajah amela, tampak seperti kelelahan,
Nia, langsung teringat ucapan Kimi,
namun segera di tepis nya,
oh tidak, amela, tidak mungkin seperti itu,
__ADS_1
"Mel, seharian aku tak melihat mu, di ruangan mu, apa bener, kamu bersama bos seharian,
nia, sangat hati hati bertanya, takut Amela, tersinggung,
"ia ni, aku membantu bos, memeriksa semua. file map, takut ada yang salah, amela, mencoba berbohong, agar Nia, tak berpikir aneh aneh pada nya,
"Nia, sebenarnya tak yakin, Namun, tak mau berpikiran yang tidak-tidak, Nia, pun mempercayai nya..
"sebentar lagi kita pulang, aku beres beres dulu,
"iya ni, silahkan, aku juga lanjut,
"ok Mel,
"kantor sudah sepi, semua orang sudah pulang, tinggallah amela, dan regha,
"hai nia, sapa refan pada Nia,
"mas refan, ngapain mas disini,
nia, sangat kesel melihat refan,
"amela, udah pulang dari tadi, gak usah nungguin..
__ADS_1
"dari tadi aku disini, tapi tak melihat amela,
"habis makan siang tadi, dia izin pulang..
"benarkah, apa Amela sakit, aku menelepon nya gak di angkat, pesan chat ku pun gak di balas..
"gimana mau balas chatmu, hp nya aja gak bersama nya.. hihihi.. Nia, begitu puas menertawakan refan dalam hati nya..
"kamu mau pulang, sama aku aja ya..
"gimana ya mas, aku bawa motor,
"simpan saja disini, nanti aku nyuru satpam mengantar nya ke rumah mu..
"gak usah mas, aku juga mau mampir ke belanja, di rumah pada habis bahan makanan,
"ya sudah, biar aku antar, motor mu mana muat bawa belanjaan. iya kan,
"refan, langsung menarik tangan Nia, masuk ke mobil. Nia, tidak bisa lagi menolak nya, terpaksa harus ikut.. huffff..
"amela, yang baru keluar dari kantor bersama regha, melihat kejadian itu..
"refan, disini menjemput Nia, apa maksudnya, apa mereka ada hubungan.. bukan kah, Nia, sangat membenci mas refan.. atau kah Nia, hanya pura pura membenci mas refan, padahal sebenarnya mereka ada hubungan..
__ADS_1
tak bisa di pungkiri, ada rasa nyeri di hati nya.
kecewa, Amela kecewa pada Nia, bagaimana bisa sahabat nya, yang suka duka bersama nya selama ini, bisa berhianat..