Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 11


__ADS_3

ruangan rawat nathan


syah masuk kedalam ruang rawat nathan didalam sudah ada niar yang duduk disofa dan rangga yang duduk dikursi sebelah tempat tidur natha. keadaan nathan sendiri masi belum sadar. rangga yang menyadari kedatangan syah langsung melepaskan genggaman tangannya pada syah.


...syah"kenapa dilepaskan saat aku datang?lebih baik mas melakukannya secara terang-terangan didepanku dari pada mas melakukannya dibelakangku"...


...rangga"aku hanya tidak ingin menyakiti perasaanmu dengan melihatnya. bagaimana pun aku menikahimu karna cinta. dan menikahi mereka juga karna atas permintaanmu. jadi walaupun seperti itu aku hanya ingin bersikap adil"...


niar tiba-tiba tersenyum sinis tapi tidak ada yang menyadarinya.


syah"bukankah dulu sebelum menikah dan menerima persyaratan ku mas menegaskan pernikahan mas diantara mereka hanya pernikahan diatas kertas. apa sekarang jika aku meminta mas sebagai bukti mas benar-benar mencintaiku dan hanya sekedar pernikahan diatas kertas diantara mereka, apa mas setuju menceraikan mereka sekarang?"


rangga"(terkejut termasuk niar)apa maksudmu syah. sekarang kau memintaku menceraikan mereka?jika untuk niar mungkin aku masih bisa menuruti permintaanmu, tapi untuk aini tidak akan bisa melakukan permintaanmu karna sudah ada anak diantara diriku dan aini. aku tidak bisa mengorbankan kebahagiaan anakku yang disebabkan karna perpisahan kedua orang tuanya."


niar meremas bajunya sendiri menahan sesuatu sambil menatap nathan dengan expresi yang tidak bisa ditebak.


syah"begitukah.sampai sekarang aku tidak bisa memberikan mas seorang anak. apa mas bisa menceraikan aku karna tidak ada anak diantara kita?"


rangga"kau kenapa berbicara ngelantur seperti ini. setan mana yang menghasutmu. tentu saja aku tidak akan menceraikan mu walau kau tidak bisa memberikanku seorang anak, aku kan tetap mencintai mu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. bukankah anakku dengan aini juga akan menjadi anak sambung mu. atau kau mau kita mengadopsi anak, atau kita bisa konsultasi sama dokter untuk melakukan progam kehamilan. jika kau tidak mau semuanya aku tidak masalah asal kau tetap bersamamu walau tanpa anak sekalipun. kau menganggap aini kakakmu sendirikan berarti anak kakakmu juga anakmu."


syah hanya diam lalu melengos diduduk disamping nathan sambil mengelus kepala nathan tanpa melihat rangga sama sekali.


rangga sendiri keluar kamar untuk menenangkan hatinya. baru saja rangga menutup pintu. nathan tersadar dari obat tidur. nathan menahan tangan syah yang ada dikepala dan menatap mata syah dengan dalam seolah mencari sesuatu kebenaran.


nathan"kau benar-benar menginginkan?jika benar biar aku yang meyakinkan mas rangga untuk mau menceraikan kami."


syah"(menggeleng)aku tidak benar-benar meminta itu. untuk menceraikan ku, aku memang Menginginkannya. aku belum bisa melupakan kak gitta dan semua kenangan kita. aku berniat jika mas rangga mau menceraikan ku aku akan pergi menyusul kak gitta dan kita berdua pergi dan hidup berdua tanpa ada orang lain. dan aku bisa tenang meninggal kak nathan bersama anak dan suami kak nathan. "


nathan"mas rangga tidak mencintai ku, dia hanya mencintaimu. anak yang hadir diantara kami berdua hanya karna sebuah kesalahan. jika malam itu tidak terjadi makan anak itu juga tidak akan ada, jangan melakukan sesuatu yang nekat. jika kau merindukan kak gitta. setelah aku keluar dari rumah sakit kita pergi mengunjungi kak gitta bersama². kau mengerti?"


syah mengangguk. tanpa mereka sadari rangga tak benar-benar pergi rangga mendengar pembicaraan syah dan nathan tentang gitta. rangga meremas gagang pintu menahan amarah. tapi beberapa saat amarah rangga teralihkan karna kedatangan dokter yang tergesa-gesa.


dokter"tuan rangga sebelum saya meminta maaf mungkin kabar yang saya bawa, kabar yang tidak enak. ini menyangkut bayi perempuan tuan"


rangga"kenapa dengan bayi perempuan saya?"


dokter"bayi perempuan tuan... "

__ADS_1


...----------------...


dipemakaman..


seorang ibu menangisi makan anaknya yang baru lahir. ibu tersebut tak lain adalah nathan yang menangisi anak perempuannya yang diberi nama rania anggi Wijaya


syah"kak, kak harus kuat mungkin Tuhan lebih menyayangi rania dari pada kita. masih ada rehan yang harus kak nathan besarkan dengan penuh kasih sayang "


syah membawa nathan kedalam pelukannya menjadi tempat untuk nathan menumpahkan segala kesedihannya. setelah beberapa lama menumpahkan semua tangisannya syah mengajak nathan pulang diikuti niar.


...----------------...


1 tahun kemudian.


semua kembali semula syah sibuk mengurus pabrik dan pekerjaan rahasianya setiap malamnya. rangga disibukkan dengan bisnis barunya dikota SR tersebut. niar sibuk membantu syah dipabrik sebagai kepala pengawas dipabrik. nathan juga membantu syah tapi nathan juga disibukan mengurus sang putra yang sedang aktif²nya berjalan.


diruang kerja syah dipabrik.


saat syah sedang fokus dengan dokumen dihadapannya begitupun nathan yang ada disisi lain meja yang juga sibuk memeriksa dokumen membantu syah. fokus syah teralihkan karna seperti ada yang memanggilnya.


syah"kak nathan memanggilku?"


syah tiba-tiba menutup matanya. disaat menutup mata syah mendapatkan bayangan tentang gitta yang disiksa habis² oleh hiro, suami gitta sendiri. syah membuka matanya. bola mata syah yang sebelumnya berwarna coklat berganti berwarna merah, syah langsung menyambar kunci mobil lalu pergi. nathan yang belum mengerti apa² pergi mengejar syah dan ikut masuk kedalam mobil syah. sungguh nathan bingung menatap syah yang tiba-tiba marah dan terkejut dengan warna mata syah yang tiba-tiba berubah. warna mata itu tidak asing bagi nathan. karna nathan seperti pernah melihat warna mata tersebut. tapi nathan tak mengingat dimana dia melihatnya. selama perjalannya nathan menahan rasa bingung dan ketakutan yang sangat besar apalagi syah membawa mobil dengan kecepatan penuh.


...----------------...


ditempat lain


seorang wanita disiksa. wanita itu ditenggelamkan dikolam renang


hiro"istri tak berguna, untuk apa aku menikahimu jika kau sendiri tak bisa memuaskan hasratku bahkan sampai sekarang kau belum bisa memberikanku keturunan. lebih baik kau mati saja, lagipula orang tuamu sudah tidak perduli lagi."


hiro terus menekan kepala gitta kedalam air. gitta yang awal memberontak seketika diam tak bergerak bersamaan dengan itu hiro mendengar pagar rumahnya ditabrak tidak lama kemudian pintu rumah ambruk dengan anak buahnya yang sudah terkapar bersimbah darah. lalu muncul seorang wanita dengan kobaran kemarahan yang tak lain adalah syah. syah datang menandakan mobil ke pagar rumah hiro hancur selalu itu dia keluar dari mobil dengan kibasan tangannya anak buah hiro yang berjaga diluar langsung terhempas dan muntah darah lalu tak sadarkan diri. syah lalu menuju pintu rumah dengan sekali tiupan anak buah hiro yang menjaga pintu ikut terhempas menghantam pintu hingga berlumuran darah. syah masuk dengan kemarahan yang tak bisa lagi dicegah.


syah"dimana gitta(dengan suara lirih tapi menyeramkan di telinga hiro)DIMANA GITTA?"


suara syah langsung menggema dan menghancurkan semua jenis kaca didalam rumah tersebut. dengan kilat syah sudah ada depan hiro syah langsung mencekik hiro dengan satu tanganya bahkan hiro sampai terangkat karna kuatnya dan tak menunggu lama hiro tewas ditangan syah. mata syah memandang kearah kolam renang terdapat sesuatu yang mengapung. syah berjalan kearah kolam. syah mengangkat tangannya dan tubuh yang mengapung dikolam ikut terangkat dan terbaring pinggiran kolam renang. syah duduk langsung memeluk gitta yang sudah tak bernyawa sambil menangis. syah menatap wajah gitta yang pucat pasi dan dingin.

__ADS_1


syah"maafkan aku kak, aku terlambat menyadari penderitaan kakak. seharusnya aku datang lebih awal untuk membawa kak Gitta darinya. maafkan aku."


didalam rumah nathan melihat kekacauan yang disebabkan syah. antara tak mau percaya bahwa semua kekacauan disebabkan oleh syah tapi dengan mata kepalanya sendiri dia melihat bagaimana syah menghempaskan anak buah hiro dan membunuh hiro sendiri. mata nathan memandang kearah kolam dimana syah sedang memeluk tubuh seseorang. nathan mendekat lalu terkejut melihat kondisi gitta bukan hanya pucat tapi luka lebam di sekujur tubuh gitta membuktikan bukan sekali ini saja gitta mendapatkan siksaan. nathan ikut berlutut dan menangisi keadaan gitta.


nathan"kak gitta"(lirih nya sambil menangis)


syah"kak nathan pulanglah sekarang,sebelum orang-orang dan polisi datang kesini dan mengira kakak yang melakukan kekacauan dan pembunuhan hiro. pergilah kak"


nathan"(menggeleng)aku...aku..aku tidak bisa meninggalkanmu sendiri disini, bagaimana jika mereka.."


syah"pergilah sekarang, kakak tak perlu menghawatirkan ku.. aku akan pulang kerumah sebelum matahari terbit besok. sekarang pergilah dan jangan kembali walau kak nathan melihat mereka datang kemari. cepatlah pergi"


nathan dengan terpaksa pergi meninggalkan syah sekaligus rumah itu saat nathan keluar dia heran melihat mobil yang mereka bawa tadi menjadi bagus kembali. padahal dia ingat mobil itu penyok karna menabrak gerbang. tapi nathan tidak punya waktu untuk memikirkan itu.. nathan masuk kedalam mobil dan pergi dari rumah itu disaat nathan akan keluar dari area perumahan tersebut beberapa mobil polisi dan ambulans datang dan menuju rumah hiro. nathan mau putar arah tapi nathan ingat pesan syah yang tidak menyuruhnya kembali apapun yang terjadi nathan terus pergi dari area perumahan tersebut dan kembali ke kota SR.


ditengah perjalanan alias ditengah tol nathan mengnepikan mobilnya. nathan memukul setir karna menyesal meninggalkan syah dirumah itu sendiri. nathan keluar mobil bersandar di pintu mobil antara bingung apakah dia harus kembali atau terus pulang. tanpa disadari nathan sepasang mata menatap kearah nathan. mata itu menatap nathan tapi di penglihatannya penampilan nathan layaknya putri keraton.


... "kencana wungu, akhirnya aku menemukanmu"


nathan langsung masuk kedalam mobil dan pulang kerumah. sepasang mata itu memandang kepergian nathan. lalu menghilang.


...----------------...


tengah malam dipinggir pantai selatan Parangtritis. syah duduk dengan tubuh gitta didalam dekapannya dengan tinggi air laut sebatas perutnya. penampilan syah berubah syah menjelma sebagai putri keraton dengan pakaian berwarna merah hijau sesuai dengan warna matanya. syah menutup matanya lalu..


syah"ibunda aku mohon bantu aku. kembalikan gitta kedalam pelukanku. hidupkan gitta kembali, seperti ibunda menghidupkanku dulu, aku mohon ibunda"


... "putriku, tenggelamkan dia dilaut ini. ibunda akan membantumu. tapi bawa orang-orang yang telah menyakiti nya pada ibunda dengan membuang mereka kelaut ini."


syah"baik ibunda, aku juga tidak akan membiarkan mereka hidup dengan tenang setelah apa yang mereka lakukan pada gitta."


... "satu lagi, jaga baik² orang yang kau berikan mustika ungu tersebut, karna jelmaan itu sudah menemukan kencana wungu yang menjelma didalam mustika tersebut"


syah"kak nathan.. "


syah lalu melepaskan gitta kedalan laut dan membiarkan arus ombak membawa gitta. setelah itu syah menghilang entah kemana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2