
setelah puas menangis dikamar mandi nathan keluar hanya mengunakan handuk kimono membiarkan rambutnya basah dan sisa² air di rambut dibiarkan menetes. nathan berjalan keruang ganti lalu memakai pakaiannya. nathan keluar dari ruang ganti duduk dipinggiran tempat tidur menghadap pintu balkon dengan tatapan kosong. tidak lama seorang maid membawa makanan mengetuk pintu lalu masuk dan menaruh makanannya dimeja samping tempat tidur. maid itu sedikit melirik kearah nathan karna hanya diam memandang kearah balkon. bahkan nathan tidak merespon saat dirinya masuk menaruh makanan. maid itu bergidik ngeri dan langsung izin pamit keluar. setelah menutup pintu kamar nathan maid itu berpapasan dengan rehaan.
maid"tuan kecil mau kemana?"
rehaan"mau ke mama"
maid"lebih baik tuan kecil jangan ganggu mama istirahat dulu ya."
rehaan"gak mau(menerobos masuk kamar)mama... "
rehaan langsung mendekati nathan dan memeluk nathan.
maid"maaf nyonya, saya sudah mencega tuan kecil untuk masuk. tapi tuan kecil malah menerobos "
nathan"(mengusap kepala rehaan)tidak masalah. kau boleh keluar biarkan rehaan bersama saya. "
maid"baik nyonya, sama keluar dulu"
nathan"tunggu, dimana naskah dan kak gitta?"
maid"nyonya naskah sudah pergi bersama nona gitta 20 menit yang lalu"
nathan"ya sudah, pergilah."
maid itu mengangguk lalu pergi. nathan mengangkat tubuh rehaan dan memangku nya.
rehaan"mama dari semalam kemana saja?"
nathan"mama ada kerjaan jadi mama tidak pulang"
rehaan"mama sama bunda nasyah marahan ya. ?"
__ADS_1
nathan"enggak, siapa bilang mama sama bunda marahan? mama sama bunda gak marahan kok"
rehaan"tapi kenapa kelihatanya bunda nasyah marah sama mama, trus bunda niar kemana?"(mendongak menatap nathan)
nathan"tidak ada. mama sama bunda nasyah gak marahan kok. dan bunda niar memang ada kerjaan dan belum bisa pulang. sudah anak mama gak perlu mikirin orang dewasa. rehaan udah makan?(mengangguk)mau makan lagi nemenin mama?(rehan mengangguk lagi)kalau begitu kita makan dan rehaan mama suapin"
nathan meraih makanan dimeja samping tempat tidur lalu menyuapi rehaan dan sesekali menyuapi dirinya sendiri setelah selesai makan nathan dan rehaan naik ketempat tidur. tidak lama rehaan terlelap sambil memeluk nathan tapi tidak untuk nathan, dia masih terjaga. dan lagi² tatapan nathan kosong sambil menepuk pantat rehaan.
...----------------...
pabrik..
syah dan gitta baru sampai dipabrik dan mereka langsung pergi keruangan nasyah.
gitta"syah, karna tindakan nathan di clup semalam. di media sekarang ramai membicarakannya. dan ya, sebenarnya orang tua jacob masih menginginkan nathan untuk bisa dijerat hukum. mereka tidak Terima karna jacob harus mati secara mengenaskan. !sedang orang tua dari ketiga pria yang lain tidak menuntut apa² karna mereka masih berfikir ulang setelah mendengar namamu."
syah"lakukan seperti biasa. suruh anak buahku yang bagian IT untuk menghapus berita di sosial media supaya tidak menyebar terlalu jauh. dan untuk orang tua jacob jika mereka masih berani menuntut kak nathan, berarti mereka harus berurusan denganku dulu.. ingat kak gitta intinya kekuatan kak nathan jangan sampai diketahui publik. aku tidak mau seseorang memanfaatkan kak nathan."
gitta mengangguk lalu melaksanakan apa yang diperintah syah.
...----------------...
sesuai perkataan syah pada nathan, nathan tidak muncul dihadapan syah sebelum diminta. akibatnya nathan lebih sering mengurung diri dikamar. tapi berbeda malam ini nathan sudah tidak sanggup untuk tidak menemui syah. nathan nekat tanpa diminta akan menemui syah yang masih sibuk diruang kerjanya. langkah kaki nathan terhenti saat berpapasan dengan syah. tapi syah melewati nathan dan enggan menatap nathan.
nathan"sampai kapan?(syah menghentikan langkanya)sudah satu minggu aku tidak muncul dihadapan mu sesuai perintahmu. apa masih belum cukup ?(syah hanya diam) kenapa hanya diam, apa karna aku membela niar dan meminta keringan hukuman untuknya hingga kau marah padaku? bukankah kau menghukum niar untuk ku. tapi kenapa saat aku memilih untuk tidak menghukum niar kau marah. aku memaafkan niar bukan karna aku tidak marah padanya, tapi aku melihat masalalu. kami sudah bersama selama bertahun-tahun sebelum akhirnya kita berempat bersama. kami saling mengobati trauma bersama².waktu yang sudah kita habiskan, kenangan yang kita buat bersama apakah harus hancur. jika kau tidak ingin melihatku lagi bukanlah lebih baik aku tidak hidup saja sekalian"
syah"(memutar badan menatap nathan)apa maksut perkataan mu yang terakhir?"
nathan"(tersenyum)terimakasih karna kau mau melihatku lagi untuk yang terakhir kalinya"
syah"kak... "
__ADS_1
nathan berjalan mundur, dalam hitungan detik nathan melompati pembatas lantai. hingga nathan jatuh kebawah dan bertepatan tubuh nathan mendarat kemeja kaca. meja kaca itu hancur dan menusuk tubuh nathan. sekujur tubuh nathan berlumuran darah bahkan ada yang keluar dari mulut nathan. syah menuruni tangga terburu-buru mendekati nathan yang sudah sadarkan diri.
syah"kakak nathan, bangun lah. kau lihat aku sudah mau menatapmu. sekarang bangun dan lihat aku. jangan tinggalkan aku, kau juga tega meninggalkan rehaan? rehaan masih membutuhkanmu kak.. bangun lah bangunnn. maaasss ranggaaa"
...----------------...
dokter"saya sudah berusaha semaksimal mungkin. kemungkinan nyonya nathan akan selamat hanya sedikit harapan sedangkan sekarang nyonya nathan hanya bisa bergantung dengan alat-alat penunjang kehidupan. hanya ada 2 pilihan melepas semua alat menunjang itu atau mempertahankan nya."
syah"(mencengkram leher dokter itu)berani kau melepas alat-alat penunjangnya dari tubuh kak nathan maka aku akan melepaskan lehermu dari tubuhmu"
gitta"syah kendalikan dirimu, lepaskan dia. dia hanya memberikan pilihan. kalau kita tidak mengijinkannya untuk melepas alat-alat itu maka dokter tidak akan melepaskannya. "
syah melepaskan tangannya dari dokter itu. dan dokter itu langsung menghirup udara sebanyak mungkin. syah beralih ke kaca besar yang memperlihatkan kondisi nathan sekarang, dimana sudah banyak alat menempel ditubuhnya. syah meninggal tempat itu menuju toilet umum dirumah sakit itu. syah masuk kedalam toilet dan berhubung toilet kosong syah langsung mengunci toilet itu dari dalam. syah menatap dirinya didepan cermin dan tangan mencengkram pinggiran tembok wastafel. dengan menahan kemarahan dalam hitungan detik pantulan syah di cermin berubah. mata syah kembali menjadi merah dan wajah syah berserta lehernya berubah bersisik merah hijau.
syah"kau bilang nathan tidak akan pernah bisa mengalami bahaya, aku mengikat nyawanya menjadi satu dengan nyawaku berharap dia akan tetap hidup bersamaku selamanya lalu sekarang apa hidupnya diujung tanduk. dia bahkan antara mati atau hidup. katakan padaku ibu ratu katakan. "
seketika pantulan di cermin bukan lagi memperlihatkan dirinya melainkan sosok lain ya itu kadita, ratu pantai selatan nyi Roro Kidul.
kadita"dia memang dalam bahaya tapi dia akan tetap putriku. kau lah yang membuatnya masih hidup. kau tidak merelakan kepergiannya hingga dia masih hidup. dia seperti ini hanya ingin memenuhi permintaan mu. bukankah kau sendiri yang menyuruhnya untuk tidak muncul dihadapan mu dan dia mengabulkan perintahmu dengan cara mengakhir hidupnya. kau yang membuatnya berada diantara hidup dan mati. kau tidak ingin melihatnya tapi kau tidak mengijinkannya pergi."
syah"(menggeleng)aku tidak menginginkan dia mati ibunda. aku hanya memintanya tidak muncul dihadapan ku hanya untuk beberapa hari saja, bukan untuk selamanya. sekarang aku harus apa? apa yang harus aku lakukan supaya kak nathan bisa sadar lagi?"(menangis)
kadita"tidak ada yang bisa kau perbuat. dia sudah memilih jalannya untuk mengakhiri hidupnya sendiri. setidaknya dia masih hidup karna kau masih bernafas. dan jika dia memiliki keinginan untuk kembali maka dia akan sadar, tapi jika tidak dia akan tetap seperti itu selamanya atau kau merelakan kepergiannya"
syah mengeleng, setelah itu sosok kadita di cermin menghilang dan memperlihatkan sosok syah kembali. syah menangis sejadi-jadinya didalam toilet itu. hingga puas menangis syah keluar dari dalam toilet dan berjalan kembali kearah ruang dimana nathan dirawat. saat telah sampai syah kembali melihat kondisi nathan yang tidak ada perubahan sama sekali. gitta yang menunggu didepan ruang rawat nathan mendekati syah. dan memeluknya.
syah"baru kali ini kekuatanku tidak berguna kak. kekuatan ku tidak bisa menyembuhkan kak nathan. aku mohon kak buat kak nathan sadar kembali. bawa dia kembali padaku. "(menangis dipelukan gitta)
gitta"kita berdua akan berusaha. aku tau nathan tidak akan sanggup meninggalkan mu. dia pasti akan sadar kembali untukmu. kau harus yakin bahwa nathan akan sadar. walau membutuhkan waktu, nathan pasti akan sadar. "
gitta dan syah sama-sama melihat nathan dari balik jendela kaca .
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
bersambung