Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 47


__ADS_3

berberapa hari kemudian...


mariana sudah dibolehkan pulang dan harus istirahat total disaat maria tertidur setelah meminum obat dan gitta bersiap untuk pulang ke kota SR felicya menemui gitta dikamarnya.


gitta"kenapa kau menemuiku sendirian felicya, kau tau mariana tidak suka kau dekat² denganku."


felicya"aku hanya ingin menanyakan sesuatu. apa aku dan mariana punya hubungan dengan nasyah dan nathan?kenapa tante dan keluarga Wijaya sangat peduli dengan kami?apa karna wajah kami berdua sama dengan tante nasyah dan tante nathan? dan kenapa mariana sangat membenci tante gitta, bahkan melarang ku untuk dekat² dengan tante gitta?"


gitta"semua pertanyaan mu hanya bisa di Jawab oleh mariana. dia tau semua jawaban dari pertanyaan yang kau ajukan."


felicya"kenapa bukan tante saja yang menjawab pertanyaanku?"


gitta"aku tidak ingin apa yang kuceritakan berbeda dengan mariana. lebih baik kau bertanya langsung dan dengarkan jawabannya dari mulut mariana sendiri"


felicya"itu artinya, mariana tau semuanya. apakah ini ada hubunganya yang dimaksud mariana dengan ingatanku yang hilang ?"


gitta"mariana yang bisa jawab. tapi sepertinya kau tidak akan mendapatkan jawabannya sekarang, karna mariana sedang dalam keadaan tidak baik² saja. jadi jangan mendesak nya untuk bercerita."


felicya"jika begitu, tante bisa mengatakan sesuatu yang sedikit mengurangi rasa penasaran ku. "


gitta diam beberapa saat menatap felicya yang berharap dirinya bisa mengatakan sesuatu. gitta menarik nafas dalam² dan membuangnya secara kasar.


gitta"kau dan mariana adalah reinkarnasi dari ke 2 adikku nathan dan nasyah. aku hanya bisa memberitahu mu itu sisanya biar mariana sendiri yang cerita jika kondisinya sudah pulih"


felicya hanya diam lalu meninggalkan kamar gitta dan pergi kekamarnya sendiri. disaat gitta sedang memasukan pakaiannya kedalam koper mariana masuk kedalam kamar gitta dan menatap gitta secara sengit.


maria"apa yang dilakukan felicya dikamarmu?"


gitta"felicya tidak melakukan apa² dikamar ini. aku juga tidak menyuruhnya untuk datang"


maria"jangan pernah berusaha untuk mendekati felicya apalagi menghasut nya. jika kau berani melakukan itu, aku tidak akan diam lagi"


mariana akan meninggalkan kamar gitta tapi langkahnya berhenti saat mendengar perkataan gitta.


gitta"felicya bertanya apakah kalian berdua punya hubungan dengan nasyah dan nathan, dan aku mengatakan padanya bahwa kalian berdua adalah reinkarnasi mereka"


maria"(menatap tajam kearah gitta)kenapa kau mengatakan seperti itu?apa saja yang kau katakan padanya?JAWAB"


gitta"hanya itu saja. aku tidak akan menceritakan apa².aku sudah menyuruh felicya bertanya padamu agartidak terjadi yang tak diinginkan."


maria"tapi apa perlu kau mengatakan itu, tidak adakah alasan lain yang bisa kau berikan pada felicya"

__ADS_1


gitta"cepat atau lambat, felicya juga harus tau siapa dirinya. agar dia bisa melindungi dirinya sendiri. tidak selamanya felicya harus bergantung padamu, dia harus tau kekuatanya sendiri"


maria"bukankah hal yang sama yang pernah nathan lakukan? dulu nathan tidak bisa mengunakan kekuatan nya walaupun bisa, kekuatanya mengambil alih tubuhnya. nathan terlalu takut mengunakan kekuatan nya hingga apapun yang dia lakukan harus bergantung pada nasyah. dan sekarang aku tidak masalah jika felicya terus bergantung padaku"


gitta"aku akui kau berbeda dengan nathan. tapi tetap saja felicya ada reinkarnasi nasyah yang memiliki kekuatan terbesar dari pada kita berdua. kita berdua tidak pernah tau lawan kita seperti apa, apakah kita mampu melawannya. seandainya saja kau kembali dihadapkan oleh bhayangkara apa kau sanggup melawannya?"


maria"jangan pernah menyebut namanya dihadapanku. bhayangkara tidak akan pernah kembali lagi tidak akan pernah"


gitta"ok, dia tidak akan kembali tapi bagaimana dengan kekuatan lainnya?kau harus bisa membangkitkan kembali nasyah yang berada didalam diri felicya.. "


maria"DIAM... felicya ingat atau tidak, itu akan menjadi urusanku. kau tidak berhak mengatur ku lagi. (menatap gitta dengan tajam)kenapa kau selalu mencampuri kehidupanku dan juga felicya?bukankah aku sudah mengatakan padamu anggap saja kita tidak pernah saling mengenal. anggap saja kami berdua orang asing bagi kalian berdua. aku mohon setelah kalian kalian pergi dari rumah ini, aku minta jangan pernah kembali lagi kerumah ini untuk menemui kami. dimanapun kalian melihat kami anggap saja kami bukan siapa-siapa bagi kalian. aku tidak ingin memiliki hubungan lagi dengan orang-orang yang pernah berusaha memisahkan ku dan juga nasyah"


mariana berjalan mendekati pintu dan membukanya. saat pintu terbuka maria terkejut melihat felicya berdiri didepan pintu dengan mata berkaca².


felicya"apa benar perkataan terakhir yang kau ucapkan?"


mariana tidak menjawab felicya dan beranjak pergi kekamarnua. felicya menatap kepergian maria lalu beralih kearah gitta. setelah itu pergi menyusul maria kekamarnya..


kamar mariana..


mariana duduk dipinggiran ranjang menatap lurus dengan tatapan menahan amarah tangannya mencengkram seprai dengan kuat hingga tanpa sadar kuku mariana memanjang dan netra mariana berubah. felicya masuk kedalam kamar berjalan perlahan mengamati perubahan mariana dari netra dan juga kukunya.


maria menatap felicya dengan netra ungu serigalanya, maria menyuruh felicya mendekat mengunakan isyarat tanganya. felicya duduk disamping maria dengan tubuh gemetar ketakutan, maria memegang pundak felicya lalu menatap netra felicya.


maria"tatap mataku felicya, kau akan mendapatkan jawaban atas semua pertanyaanmu"


felicya menatap netra maria dengan dalam, dan felicya melihat flashback dimasa lalu dari kehidupan biasa dari 4 sahabat antara gitta, niar, nasyah dan nathan hingga akhirnya mereka menikah dan malah petaka dimulai. felicya bisa melihat semua kejadian di netra maria, dimulai niar yang berusaha membunuh nathan hingga kebencian gitta dimulai dengan seluruh racunnya yang berusaha membunuh nathan tapi selalu gagal, hingga menjelang kematian nathan dan nasyah dan terlahir kembali sebagai mariana dan felicya.


felicya memeluk mariana dan menangis. mariana membalas pelukan felicya dan mengusap surai rambutnya sesekali mengecupnya.


keesokan harinya..


hari ini gitta akan kembali ke kota SR setelah memasukan barangnya kemobil gitta akan menemui mariana lebih dulu di kolam renang.


gitta"mariana.. "


maria"pergilah, ini pertemuan kita yang terakhir kalinya, aku tidak ingin memiliki hubungan lagi dengan kalian. aku tidak mau kalian adalagi di kehidupan ku dan juga felicya sekarang"(menatap ke air kolam tanpa menoleh kearah gitta)


gitta"ok, aku akan pergi dan tak akan menemuimu atau felicya lagi jaga dirimu dan felicya baik², tapi jika suatu hari nanti kau membutuhkan ku, kau tau harus kemana. "


gitta pergi meninggalkan mariana dan keluar dari rumah didepan rumah sudah ada felicya yang menunggu gitta untuk pergi. saat gitta mendekati felicya, felicya memilih mundur dan enggan menatap gitta.

__ADS_1


gitta"aku tau kebencian nasyah dulu seperti apa. apakah kau sekarang masih membenciku?"


felicya"apa aku punya alasan untuk tidak membencimu?"


gitta"(tersenyum kecut)baiklah, selamat tinggal jaga maria dan dirimu baik²"


gitta masuk kedalam mobil lalu meninggalkan kediaman dari mendiang saraswati tersebut. maria melihat mobil gitta meninggalkan rumah dari balik jendela, maria reflek menghapus air mata yang mengalir di pipinya.. begitupula gitta juga menangis tanpa suara di dalam mobilnya.


gitta"kesalahanku dimasalalu memang besar dan tak mungkin kau bisa memaafkannya. maafkan aku nasyah nathan, karna kebodohanku kita harus terpecah seperti ini"(batinnya berkata)


mariana memejamkan matanya saat dia mendengarkan sesuatu dan air matanya terus mengalir tanpa diminta.


...----------------...


dirumah sakit..


felicya dan prima menunggu didepan ruang operasi. mariana akan melahirkan lebih awal dari jadwal yang sudah ditentukan karna mariana mengalami pendarahan untuk yang ketiga kalinya karna terjatuh di kamar mandi. felicya menunggu dengan gelisah dicampur takut, dia ingat perkataan dokter beberapa bulan lalu jika mariana mengalami pendarahan kembali nyawa maria juga bisa ikut terancam.


felicya"kau harus berjuang untuk hidup maria, jangan pernah meninggalkanku sendirian, kau harus hidup"


setelah beberapa jam menunggu dokter akhirnya keluar.


felicya"bagaimana keadaan maria dokter?maria baik² saja kan dok"


dok"bayinya selamat dan berjenis kelamin laki-laki, jika untuk nyonya mariana, beliau dalam keadaan kritis. kami akan mengawasi beliau selama 24 jam. berdoalah berharap pasien bisa melewati masa kritisnya."


felicya menutup mulut nya dengan kedua tangan. prima luruh duduk ke kursi tunggu setelah mendengar perkataan dokter.


---


diruang rawat mariana..


felicya masuk ke ruang rawat mengunakan baju khusus. felicya menatap maria dengan perban dikepalanya karna saat terpeleset kepala maria juga terbentur. dengan selang oksigen dan pendeteksi detak jantung yang terpasang didadanya. felicya bisa melihat jika monitor menujukan keterangan jika detak jantung maria makin melemah. felicya menggenggam tangan maria dan menangis..


felicya"aku mohon bangunlah maria. kau berjanji tidak akan pernah meninggalkan ku. jangan tinggalkan aku maria, jangan tinggalkan aku. "


felicya menangis hingga airmatanya menetes mengenai tangan maria.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


bersambung

__ADS_1


__ADS_2