Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 8


__ADS_3

beberapa hari kemudian..


syah dan nathan akhirnya harus kembali ke kota JK karna urusan syah dipabrik udh selesai. seperti biasa syah menyerahkan tanggung jawab pabrik pada gitta selagi dia tidak ada di tempat. dan seperti beberapa bulan lalu pula sekarang syah bahkan seperti enggan untuk berpisah dari gitta..


...nathan"syah pesawat kita akan terbang 2 jam lagi dan perjalanan kita kebandara 45 menit itupun kalau gak macet.. jadi plis ayo kita berangkat"...


...syah"kalau gitu kita undur besok kepulangan kita ya? "...


nathan menarik nafas dalam dan menghembuskannya dengan kasar nathan bersandar dimobil sambil memijat pelipisnya yang tiba-tiba pusing entah karna melihat sisi manja syah kembali atau karna masih ada efek morning sickness yang dia alami karna kehamilannya yang tidak diketahui orang lain termasuk syah. jika memikirkan kehamilannya jujur nathan takut untuk jujur pada syah tentang kehamilannya. takut jika syah marah padanya akhirnya membenci dirinya sungguh nathan terlalu takut untuk mengatakannya apalagi setelah mendengar perkataan gitta beberapa hari lalu..


flashback on...


malam hari dikamar nathan..


...nathan"apa yang ingin kakak bicarakan padaku?"...


...gitta"ini tentang perkataan mu padaku beberapa minggu yang lalu, tentang perubahan syah. kau benar syah bukan lagi syah yang kita kenal, dia berubah secara drastis. perubahannya bukan tergantung sama orangnya. tapi.. "(diam beberapa saat)...


...nathan"tapi apa kak?"...


...gitta" tapi tergantung situasi dan kesalahan yang orang itu perbuat. aku sendiri melihat syah awalnya baik² saja dengan orang itu. tapi saat orang itu melakukan kesalahan syah bahkan tidak memberikan orang itu kesempatan untuk membela diri. aku sendiri selama berada di sampingnya dalam sekejap dia syah yang aku cintai. tapi dalam sekejap pula dia bisa menjadi orang lain. kuharap kita tidak pernah melakukan kesalahan karna aku yakin dari sifat baru yang ditunjukkan syah sebuah kesalahan harus dihukum tanpa memandang bulu, siapapun itu yang bersalah tetaplah dihukum"...


nathan menatap gitta dengan rasa takut yang tidak bisa dijelaskan nathan bahkan reflek memegang perutnya.


flashback off


nathan menatap pemandangan dijalan. setelah susah paya gitta meyakinkan syah untuk plang ke kota JK akhirnya mereka jadi berangkat ke bandara. dan senang masih berada diperjalan. syah yang sedang fokus dengan tablet nya, menoleh kearah nathan yang duduk disebelahnya yang hanya diam sambil mengelus perutnya. syah menyimpan tablet nya dan bergeser sedikit kearah nathan lalu melingkar kan tangannya dilengan nathan dan menyadarkan kepalanya dipundak nathan. nathan yang terkejut dangan tindakan syah menjadi panik terlebih lagi tadi secara tidak sadar dirinya melamun sambil mengelus perutnya. nathan berharap syah tidak menyadari itu..


...Syah"kenapa kakak melamun beberapa hari belakangan ini?apa ada yang kakak pikirkan?"...


...nathan"ak.. aku.. aku tidak papa mungkin karna kurang enak badan saja"...


...syah"benarkah? kakak tidak menyembunyikan sesuatu dariku?"...


...nathan"(menggeleng)tidak ada"...


...syah"yasudah kalau begitu. tapi satu hal yang harus kakak ingat. aku membenci kebohongan, bagiku kebohongan ada suatu terbesar yang tidak akan mungkin aku maafkan."...


nathan terdiam mendengar perkataan syah. walau syah tidak melihat kearahnya, cukup membuat nathan kembali pada ketakutannya..


...nathan"syah.. sebenarnya.. sebenarnya aku... "...


...supir"maaf nyonya, menyela pembicaraan Anda. kita sudah sampai dibandara."...


...syah"kita sudah sampai lebih baik kita lanjutkan nanti pembicaraan setelah sampai dirumah."...


...nathan"syah.. "...


syah sudah terlanjur keluar dari dalam mobil nathan menyusul syah keluar dan langsung masuk kedalam bandara. nathan menoleh kanan kiri mencari sesuatu..


...syah"apa yang kakak cari?"...


nathan"mas rangga bilang ada bodyguard yang bersama kita. tapi aku merasa. tidak ada yang mengikuti kita selama kita dikota ini.. ?"


...syah"(tersenyum kecil)mereka ada kak, cuma mereka menjaga kita secara diam-diam. aku yang menginginkan itu pada mas rangga, mereka akan menjaga kita dari kejauhan jadi dimanapun dan apa yang kita lakukan sudah pantau oleh mereka."...


nathan"semuanya?(syah mengangguk)apa mereka juga tau saat aku pergi ke dokter kandungan?"(gumannya lirih)


syah"kak nathan mengatakan sesuatu?"


nathan reflek menggeleng.. mereka berdua pun langsung masuk kedalam pesawat dan beberapa saat pesawat lepas landas.


...----------------...


setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam setengah. mereka sudah mendarat di bandara dan langsung menuju mension. setelah tiba mereka berdua langsung kekamar dan bebersih dan beristirahat.


jam makan malam syah dan nathan turun kebawah dan menuju ruang makan dan disana sudah ada rangga dan niar yang menunggu.


...rangga"kapan kalian sampai?"...


...syah"sekitar jam dua siang kalau tidak salah.."...


...rangga"bagaimana dengan pekerjaanmu?"...

__ADS_1


...syah"semua sudah membaik dan bisa diurus kak gitta lagi"...


...rangga"dan bagaimana kondisimu aini?salah satu bodyguard yang ku suruh menjaga kalian mengatakan sebelum kau kembali ke kota SR setelah mengunjungi adik dan nenekmu kau sempat kerumah sakit, apa terjadi sesuatu?"...


nathan tersedak saat mengunyah buah setelah mendengar pertanyaan rangga. rangga reflek memberikan minum pada nathan.


...rangga"bagaimana?sudah lebih baik?lain kali pelan² kalau makan, ok?"...


nathan hanya mengangguk sambil menetralkan nafasnya kembali.


...nathan"aku mau kembali kekamar."...


...niar"tapi kau hanya makan buah.(menahan pergelangan tangan nathan)setidaknya makan sedikit saja."...


...nathan"aku tidak lapar. aku capek mau tidur saja. kalau nanti malam aku lapar, aku bisa pergi kedapur sendiri"...


...niar" tapi... "...


...syah"kak niar(memotong ucapan niar)biarkan kak nathan istirahat. setidaknya dia sudah makan buah jadi perutnya tidak kosong lagi"...


nathan langsung pergi naik ke kamarnya meninggalkan semua orang yang ada dimeja makan. syah menatap punggung nathan dengan tatapan dingin dan mengandung suatu yang hanya dirinya yang tau.


...----------------...


dikamar nathan..


nathan masuk kekamar menutup pintu dan menguncinya. nathan bersandar dipintu dan akhirnya air mata yang sudah dia tahan selama ini menetes juga. tubuh nathan luruh ke lantai secara perlahan sambil memegang perutnya dan mengelus secara perlahan.


...nathan"maafin mama ya nak. mama masih belum berani mengatakan semuanya pada papamu dan juga mama syah."...


nathan terus menangis karna tidak tau harus melakukan apa.


...nathan"bagaimana caraku mengatakannya pada syah, aku harus mengatakan apa. kenapa malam itu harus terjadi padaku, kenapa? aku tidak mau melukai perasaan syah. dia sudah mau memaafkanku tentang malam itu. tapi apa syah juga mau memaafkan aku lagi saat ini."...


nathan terus menangis bahkan sesekali menjambak rambutnya sendiri.


...nathan"maafkan aku syah, maafkan aku. aku bukan kakak kandungmu tapi kau begitu menyayangi ku sampai kau harus meminta mas rangga juga menikahiku dan niar. aku tidak tau lagi apa kau masih menganggapku kakak yang kau sayangi atau semua itu akan berubah setelah kau tau bahwa aku mengandung anak suamimu karna semua ini tidak pernah ada di perjanjian kita dari awal.. maaf kan aku.. maafkan aku.. "...


nathan beranjang ketempat tidur dan bantal guling menjadi saksi bisu air mata dan kata maaf yang diucapkan nathan untuk syah.


...rangga"sebenarnya apa yang terjadi, kenapa tingkah syah dan aini aneh setelah pulang dari SR."...


niar hanya bisa diam karna dia sendiri tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada syah dan nathan. rangga juga ikut pergi dan kembali kekamar pribadinya sendiri yang menyatu dengan ruang kerjanya. hanya tinggal niar yang diam memijat keningnya karna pusing tidak tau harus melakukan.


...----------------...


dikamar syah..


syah diam didepan jendela. dan memandang kearah kolam renang yang luasnya setara dengan wisata kolam renang pada umumnya.


syah"maafkan aku kak. aku tidak pernah mengira bahwa yang kulakukan akan berdampak seperti ini padamu. maafkan aku"


dalam diam syah ikut meneteskan air matanya dan menyesali apa yang sudah dia putuskan dan yang dilakukannya pada nathan.


...----------------...


keesokan paginya..


semua berkumpul di meja makan untuk sarapan sebelum melakukan aktivitas masing-masing. tapi satu orang yang ditunggu kedatangannya tapi tak kunjung datang untuk sarapan.


...syah"sekar kau pergi kekamar kak nathan dan tanyakan padanya apa mau sarapan dibawah atau diantar ke kamarnya."...


...sekar"baik nyonya syah"...


sekar salah satu maid yang sama dengan maid yang melihat kondisi nathan saat keluar dari kamar mandi langsung melaksanakan perintah yang diberikan. beberapa menit kemudian sekar kembali.


...sekar"maaf nyonya, saya sudah mengetuk pintu kamar nyonya nathan berulang kali tapi tidak ada jawaban. saat saya mencoba membuka pintu tapi pintunya terkunci dari dalam. saya takut kalau kejadian berapa minggu lalu..."...


syah"aku mengerti, kau lanjutkan saja pekerjaanmu"


...sekar"saya permisi nyonya, tuan"...


rangga, syah dan niar hanya mengangguk. syah langsung menuju keatas kekamar nathan. setelah sampai syah mengendor pintu dan membuka pintunya dengan paksa, bahkan gedoran pintu yang dilakukan syah sampai terdengar dimeja makan membuat rangga dan niar menyusul keatas.

__ADS_1


...syah"sudah cukup bermain diam² denganku kak.. sekarang kau harus berbicara, harus. buka pintunya buka pintunya sekarang sebelum kuhancurkan pintunya. buka pintunya sekarang kak buka"...


syah berteriak didepan kamar nathan dan terus mengedor pintu dengan kuat saat syah mau menendang pintunya rangga langsung menahan syah..


...rangga"syah berhenti, kendalikan emosimu tidak perlu dengan cara seperti ini. kendalikan dirimu."...


syah hanya diam dengan nafas naik turun dan emosi yang siap meledak kapan saja. rangga lalu menyuruh niar mengambil kunci cadangan diruang kerja rangga. setelah pintu terbuka syah langsung menerobos masuk tanpa bisa dicegah syah bisa melihat nathan yang tertidur dengan posisi yang tidak enak.. syah mendekati nathan entah kenapa amarahnya yang sudah siap meledak mendadak hilang dan berganti cemas saat melihat wajah nathan yang pucat.


...syah"kak. kak nathan bangunlah ini sudah pagi. waktunya sarapan, kak nathan juga belum makan dari semalam. kak bangunlah.. kak"...


syah menepuk pipi nathan dan mengguncang pelan tubuh nathan. saat syah menguncang tubuh nathan sedikit kuat sebuah botol kecil lepas dari genggaman nathan.. syah mengambil botol tersebut dan mencium bau yang ada didalam botol tersebut. syah terkejut setelah tau apa isi botol itu


...syah"gk mungkin. kakak bangun.. kakak bangun jangan tinggalkan aku seperti ini kakak aku mohon bangunlah.....


syah menangis sambil terus mengguncang tubuh nathan.


...rangga"kita harus segera membawanya kerumah sakit, niar cepat hubungi supir kita untuk siapkan mobil"...


niar langung meraih telfon rumah dan menyuruh supir bersiap dengan mobil. saat rangga mau mengangkat tubuh nathan tangan rangga yang berada dibawah lutut nathan merasakan cairan kental yang aneh saat rangga melihatnya darah yang sudah hampir mengering. dan kebetulan sprei yang digunakan nathan saat ini berwarna merah darah sehingga menyamarkan darah yang keluar.. syah, rangga dan niar semakin panik saat melihat darah.. mereka langsung membawa nathan kerumah semakin dan berharap nathan masih bisa diselamatkan.


...----------------...


rumah sakit.


nathan sudah ditanganni oleh dokter rangga dan niar menunggu dengan cemas dan terus berdoa.. syah jangan ditanya dia bahkan mondar-mandir karna merasakan kecemasan,ketakutan dan penyesalan yang melebur menjadi satu. air mata menetes sedari tadi sudah tidak terasa.


...syah"kak nathan harus baik² saja, kakak tidak boleh meninggalkanku. kakak tidak boleh pergi kalau tidak, aku akan hidup dengan penyesalan seumur hidupku."...


rangga mendengarkan perkataan syah tentang penyesalan. rangga lalu mendekati syah dan mencengkram bahunya.


...rangga"penyesalan apa yang kau maksud? apa kau tau apa yang sudah dialami aini selama ini? katakan padaku syah. jangan diam saja.. ayo katakan....


...syah"diam"...


syah berteriak pada rangga dan menepis tangan rangga.


...syah"diam, kau tidak perlu tau apa yang terjadi. hanya satu yang harus kau ketahui. seandainya kau tak pernah hadir dalam hidup kami. semua ini tidak akan pernah terjadi"...


dikata terakhir syah meninju tembok, hingga tembok retak dan menimbulkan sedikit bunyi yang menarik perhatian beberapa orang tidak jauh dari lokasi itu. niar bahkan sampai terkejut saat syah meninju tembok sampai retak. sedangkan rangga diam terpaku menatap syah. sedangkan syah masih diposisi yang sama beberapa saat kemudian dia menurunkan tangannya setelah itu darah mulai mengalir disela jari²nya. syah mengabaikan luka ditangannya bahkan akan memukul tembok lagi untuk meluapkan emosinya tapi tertahan karna mendengar pintu terbuka. syah menoleh ke sumber suara dan dokter yang menangani nathan keluar syah langsung mendekati dokter


...syah"bagaimana keadaan kakak saya dok?kakak saya baik² saja kan.? cepat katakan "...


syah menarik jas dokter tersebut karna tak kunjung mendapatkan jawabannya. dokter itu malah melihat bekas tembok yang ditinju oleh syah dan menatap tangan syah yang berdarsh. dokter itu menelan ludah dengan susah payah karna merasa heran walau tangan sudah berlumuran darah tangan itu masih kuat Mecengkram jas kedokteran nya.


...dokter"nyonya aini dan janinnya selamat. sebuah keajaiban mereka masih bertahan dengan kondisi seperti itu. jika orang lain mungkin jasadnya sudah terbujur kaku."...


cengkraman tangan syah mengendur lalu terlepas baru sekarang syah mengingat suatu hal yang dia lupakan karna rasa khawatir akan kehilangan nathan syah tersenyum kecil setelah mendengar perkataan dokter dan mengingat apa yang sudah dia lakukan pada nathan jauh berapa bulan lalu. usaha yang dia lakukan untuk nathan tidak sia².


berbeda dengan syah rangga dan niar terkejut akan satu kata ya itu janin.


...rangga" apa kata dokter, janin? jadi aini ?...


...dokter" benar tuan, nyonya aini sedang hamil 1 bulan. usia kandungan yang masih sangat rentan. saya harap setelah ini tuan dan yang lainnya bisa menjaga nyonya aini lebih baik lagi. jauh buat dia terlalu berat berfikir bahkan sampai stres, itu tidak baik buat kandungannya.."...


...rangga" baiklah dokter, terimakasih. apa kami sudah bisa melihat aini dokter?"...


...dokter"tunggulah sampai nyonya aini dipindahkan dikamar inap dulu. untuk sekarang kalian hanya bisa melihatnya dari jendela ruangan dulu."...


...rangga"baiklah.terimakasih dokter"...


...dokter"sama² saya masuk dulu untuk melihat perkembangannya"...


...rangga"silahkan"...


dokter lalu masuk. rangga menoleh pada syah yang sudah tidak ada ditempatnya melainkan dikaca jendela ruangan itu menatap ke dalam ruangan dimana dokter mengecek perkembangan kondisi nathan bahkan ternyata dokter kandungan juga ada didalam . syah juga bisa melihat nathan yang masih terlelap dengan selang oksigen di hidungnya dan wajah yang masih pucat. rangga mendekati syah dan berdiri dibelakang syah.


...rangga"diantara kita bertiga, cuma dirimu yang tidak terkejut mendengar aini sedang hamil. apakah sebenarnya kau sudah mengetahuinya lebih dulu?"...


...syah"aku menunggu kejujuran kak nathan tentang kehamilannya sejak dia pulang dari mengunjungi keluarganya. aku ingin kak nathan mengatakan kehamilannya secara langsung padaku. tapi kak nathan seolah-olah takut mengatakan kehamilannya padaku. aku sering memancingnya untuk jujur tapi dia selalu mengelak, entah karna apa. "...


rangga"(meraih tangan syah)tanganmu harus diobati sebelum infeksi."


rangga membawa syah kedokter lain untuk mengobati tangan syah. sedangkan niar menatap kepergian rangga dan syah lalu menatap ke dalam ruangan lebih tepatnya menatap nathan dengan tatapan yang mengandung sesuatu.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


bersambung


__ADS_2