Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 23


__ADS_3

setelah berhari-hari kondisi nathan belum ada perubahan. syah tetap setia menunggu diluar ruang rawat nathan saat dia pulang kerja. seperti malam ini, syah menatap nathan dari jendela kaca, karna dokter melarang siapapun untuk masuk selain dokter dan perawat.


syah"maafkan aku, seharusnya aku tidak perlu marah padamu juga. aku mengaku salah dan menganggap ini hukuman darimu untukku. tapi aku mohon sadarlah dan kita bersama lagi seperti dulu, akhiri hukuman yang kau berikan padaku. aku mohon"


untuk keberapa kalinya air matanya tumpah menangisi nathan yang tak kunjung menunjukan tanda² dia akan sadar. ditengah dirinya menangis ponselnya berbunyi telfon dari gitta mengabarkan kalau rehaan demam dan terus memanggil mamanya. setelah sambungan telpon dimatikan syah menghapus air matanya menatap nathan sebentar setelah itu syah pergi dari rumah sakit dan pulang kerumah meninggalkan nathan dalam pengawasan suster yang telah dia bayar lebih untuk menjaga nathan selama dia tidak ada.


...----------------...


dirumah gitta sudah memberikan obat penurun demam pada rehaan, walau demamnya sudah turun tetap saja rehaan terus memanggil mama, yang berarti rehaan mencari nathan yang kini sedang berbaring diranjang rumah sakit dengan waktu yang tak pasti bahkan tidak ada yang tau nathan bisa sembuh atau sebaliknya.


gitta mondar-mandir didepan rumah menunggu syah tapi sudah 2 jam setelah dia menghubungi syah, tapi syah tak kunjung tiba dirumah. gitta menghubungi syah berulang kali tapi tidak ada jawaban, hingga sebuah mobil masuk ke pekarangan rumah. bukan mobil syah tapi mobil rangga, rangga dan kevin turun dari mobil menatap bingung kearah gitta.


kevin"gitta kau kenapa terlihat cemas?tuan kecil baik² saja kan?"


gitta"kevin,(menatap rangga)maaf tuan rangga. keadaan rehaan sudah membaik walau dia terus memanggil nathan. yang saya khawatirkan syah tidak sampai dirumah setelah saya menelponnya 2 jam yang lalu memberitahu kondisi rehaan padahal jarak yang ditempuh dari rumah sakit kerumah hanya berjarak 15 menit."


rangga"kalau begitu biar kami berdua mencari syah, kau diam dirumah jaga rehaan dan kabari kami kalau syah sudah pulang kerumah atau mendapat kabar darinya"


gitta hanya mengangguk. rangga dan kevin berbalik badan menuju mobilnya tapi sebelum rangga dan kevin pergi. mobil polisi masuk disusul mobil ambulans dibelakangnya. rangga dan kevin saling tatapan menyiratkan perasaan yang tidak enak. gitta yang masih berdiri ditempatnya mulai dilanda khawatir saat sebuah mobil ambulans masuk. difikiran nya hanya ada dua nama yang menjadi penghuni ambulans tersebut. nathan atau nasyah.


petugas polisi keluar dari dalam mobil dan mendekati rangga yang masih berdiri disamping mobilnya.


polisi"selamat malam, apa benar ini kediaman dari nyonya nasyah rangga Wijaya?"


rangga"ya betul, saya suaminya. ada perlu apa bapak datang kesini dengan mobil ambulans itu?"


polisi"begini kami mendapat laporan dari salah satu pengendara yang lewat melihat sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal. setelah kami menyelidiki siapa orang didalam itu karna wajahnya sulit dikenali dan setelah kami menemukan kartu identitasnya langsung kami bawa kemari. karna, korban bernama nasyah rangga Wijaya beliau tewas ditempat"


bagai disambar petir rangga terkejut tak luput kevin juga terkejut, sedangkan gitta diantara terkejut dan tak percaya mendengar syah sudah tewas hanya karna kecelakaan..


gitta"bohong(teriaknya sambil menatap tajam kearah polisi tersebut)kau pasti salah membawa korban. syah pasti masih hidup. jasad yang ada didalam mobil itu pasti bukan."


ditempat yang berbeda. dokter perawat sedang berusaha menyelamatkan nathan yang tiba-tiba detak jantungnya sudah tak terdengar, monitor pendeteksi detak jantung nathan memperlihatkan garis lurus. dokter mengunakan alat kejut jantung pada nathan berharap jatungnya kembali berdetak. beberapa kali dokter mencoba hingga akhirnya detak jantung nathan kembali berdetak walau masih lemah.


dokter"tetap pantau keadaanya, saat ini pasien masih bisa selamat. tapi kita tidak tau kedepannya seperti apa"


suster"jika Tuhan sudah berkehendak kita bisa apa dokter. semua upaya kita lakukan bukankah sisanya kita serahkan pada yang maha Kuasa"


dokter"kau benar, kita hanya pelantara dan keputusan akhir ada ditangan sangat maha kuasa. tapi kita tidak boleh menyerah untuk berusaha. ya sudah kau jaga nyonya nathan jika terjadi sesuatu langsung beritahu saya."


suster"baik dokter"


dokter itu pergi dan suster menatap nathan setelah itu dia melakukan pekerjaannya diruangan nathan.


...----------------...


di sebuah pemakaman.


rangga dan beberapa orang mengantar syah ke peristirahatan terakhirnya. semuanya yang mengenal syah menitihkan air mata kecuali gitta. gitta tidak menunjuk expresi sedih atau semacamnya. gitta menatap dengan serius kearah nisan yang tertulis nama nasyah rangga Wijaya

__ADS_1


gitta"kau bukan nasyah"(katanya lirih hampir seperti berbisik)


seorang wanita berpenampilan formal mendekati gitta.


gitta"kerahkan seluruh anak buah kita untuk mencari nasyah sampai dapat bahkan keujung dunia sekalipun(wanita itu mengangguk)kau tau kabar nathan?"


wanita"semalam kondisi nona natgan sempat drop dan hampir tidak tertolong. tapi dokter berhasil menyelamatkan nona nathan dan kabar terbaru kondisinya mulai membaik sedikit demi sedikit"


gitta"bagus, selagi nathan masih bernafas kita harus percaya dimana pun nasyah berada dia masih hidup dan baik² saja. dan tugas kita mencarinya dan menemukan dalang yang menjadi penyebab kecelakaan dan hilangnya nasyah sekarang"


wanita itu mengangguk kembali setelah itu dia pergi. disusul para pelayat yang mengantar. kini hanya tinggal gitta kevin dan rangga yang masih belum pergi.


gitta"aku tidak berbicara sebagai bawahan. tapi aku berbicara sebagai orang yang sudah mengenal nasyah lebih dalam darimu dan pernah ada mengisi hari² nasyah. aku tidak akan pernah percaya bahwa nasyah mati. dan aku akan buktikan padamu bahwa perkataan ku tidak salah. nasyah masih hidup sampai sekarang dan orang yang kau makamkan dan kau tangisi bukan nasyah, melainkan orang lain"


gitta meninggalkan makan dan juga rangga dan kevin yang menatap kepergian gitta.


...----------------...


sudah berhari-hari gitta dan anak buah nya mencari nasyah tapi tak menemukan petunjuk apapun. seolah yang dimakamkan waktu itu benar-benar nasyah. tapi gitta tidak akan menyerah dia terus mencari nasyah dimanapun. hingga suatu hari, dengan izin dokter untuk pertama kalinya gitta memasuki ruang rawat nathan dengan pakaian khusus. masih sama seperti sebelumnya, masih banyak alat penunjang yang menempel di tubuh nathan walau kondisi nathan semakin membaik.


gitta mendekati telinga nathan sambil mengatakan sesuatu..


gitta"kau harus sadar nathan, nasyah membutuhkanmu. kau harus bangun menyelamatkan nasyah, hanya kau yang bisa. bangun nathan, bangun"


tangan kiri gitta terulur mengusap rambut nathan secara perlahan dan tangan kanannya mengenggam tangan kanan nathan. fokus gitta teralihkan dengan suara pintu yang terbuka, saat gitta menoleh tidak ada seseorang yang masuk. gitta beranjak dari tempatnya menuju pintu. gitta keluar dari ruangan nathan tanpa melepas baju khususnya. gitta menoleh ke kanan kiri jalan lorong rumah sakit dan ada beberapa orang dan perawat lalu lalang. gitta menghembuskan nafasnya dan berbalik akan masuk kembali melepas baju khususnya tapi sayang. dengan cepat ada yang memukul kepalanya hingga pingsan dan gitta dibawa pergi tanpa ada seorang pun yang melihatnya. sedangkan didalam ruangan nathan. jari jemari nathan bergerak secara perlahan dan akhirnya tangan nathan meremas seprai ranjang tempatnya berbaring dan dalam hitungan detik mata nathan terbuka dengan netra yang berbeda, netra serigala berwarna ungu.


...----------------...


2 orang wanita terikat di tiang dengan rantai dan berlumuran darah yang sudah mengering dikepala dan juga beberapa area tubuhnya.


... "bangunkan dia"


beberapa pria yang berjaga melaksana perintah dari bosnya dengan menyiram ke 2 wanita itu dengan air. 2 wanita itu tersadar dan setelah benar-benar sadar ke 2 wanita itu saling bertatapan.


"syah" "kak gitta"


ucapan ke 2 wanita itu bersamaan. ya mereka adalah nasyah dan gitta yang disekap di gedung tua yang mereka tidak tau dimana gedung ini berada.


syah"kak kenapa kau bisa berada ditempat ini"


gitta"aku tidak tau, ada yang memukul kepalaku dari belakang setelah itu aku tidak sadarkan diri. dan kau sendiri?"


syah"aku tidak ingat. yang kuingat hanya saat kau menelpon ku dan aku meninggalkan rumah sakit setelah itu aku tidak ingat."


mereka berdua saling diam hingga tepukan tangan terdengar di telinganya..


... "coba lihat, ketua dan anggota yang ditakuti dunia sedang dalam keadaan tak berdaya terikat di sebuah gedung yang tidak ada yang tau gedung ini ada atau tidak. "


syah"fajar, rupanya kau. lelaki pengecut yang hanya bisa menyerang secara diam-diam. "

__ADS_1


fajar"pengecut?kau salah. ini sebuah rencana yang luar biasa. memalsukan kematianmu. hingga menyebar keseluruh dunia supaya aku bisa menduduki posisi orang berpengaruh dan ditakuti didunia bawah tanah mengantikanmu. "


syah"licik, jika kau merasa bisa menguasa dunia bawah tanah seharusnya kau melawan ku secara sehat bukan dengan cara seperti ini."


fajar"aku bukan orang bodoh seperti orang-orang sebelumnya yang berani melawanmu secara terang-terangan. aku harus bisa mengalahkanmu. dan aku tau kau bukan wanita biasa termasuk orang kepercayaanmu itu. tidak cukup dengan gencatan senjata saja untuk melawanmu tapi dengan kekuatan supranatural. dan aku sudah membayar seseorang untuk membuat kalian tidak bisa mengunakan kekuatan kalian"


pria yang bernama fajar itu tertawa dengan keras karna merasa rencananya sudah berhasil. syah dan gitta berusaha membebaskan diri mengunakan kekuatan masing-masing dan ternyata benar kekuatan mereka tidak berfungsi. setelah itu seorang pria lain dengan penampilan dukunnya yang serba hitam masuk.


fajar"aki, berhasil. mereka berdua tidak bisa mengunakan kekuatan mereka"


pria yang dipanggil aki itu tersenyum menunjukan giginya yang hitam sambil memelintir kumisnya yang tebal


fajar"ya sudah ki, lakukan sekarang saja habisi mereka."


aki itu sudah bersiap dengan mantranya dan sebuah bola api keluar dari tangan aki itu dan melemparnya kearah gitta dan syah. gitta dan syah menutup mata saat bola api itu sudah mendekat dan..


duaaarr.


ledekan dari kekuatan api itu cukup besar menimbulkan kebakaran kecil disekitarnya dan kumpulan asap. fajar dan aki tertawa karna merasa berhasil menghabisi gitta dan nathan. tapi tak lama tawa mereka memudar saat melihat gitta dan syah baik² saja tak terluka oleh bola api buatannya. gitta dan syah membuka mata saat mereka tidak merasakan sesuatu ditubuhnya tapi mendengar ledakan tepat didepannya. netra syah menangkap suatu dan sebuah senyuman terukir saat dirinya melihat seorang berdiri di belakang fajar dan aki. fajar dan aki bingung maksud senyuman syah kearah mereka. hingga suara mengejutkan mereka berdua..


"lemparan mu kurang kuat ki tua"


aku dan fajar menoleh kebelakang dan langsung mundur berapa langkah secara perlahan.


fajar"siapa kau?"


"kau mengenal syah dan gitta tapi tidak mengenalku?berarti kau kurang dalam mencari tau tentang musuhmu. tapi tidak masalah. perkenalkan ilmy nathan angraini Wijaya tapi lebih dikenal sebagai nathan kakaknya syah sekali gus istri kedua rangga Wijaya dan kekuatan tersembunyi syah yang tidak ada yang tau tentang itu."


fajar"bagaimana mungkin bukannya kau?"


nathan"aku hanya koma bukan mati, jadi aku bisa bangun kapanpun"


tatapan nathan kembali dingin netranya berubah yang diawal berwarna ungu cerah sekarang berubah menjadi ungu gelap. kuku tangan nathan memanjang, dan tubuh nathan berubah berbulu. nathan berubah menjadi manusia serigala dan langsung menyerang fajar mencaksr dan mencabik cabik tubuh fajar setelah itu jelmaan serigala nathan menyerang aki dengan membabi buta. fajar dan aki tewas mengenaskan dengan tubuh yang tak lagi utuh. setelah aki tewas rantai sihir yang mengikat syah dan gitta terlepas dan kekuatan mereka dapat digunakan kembali. syah dan gitta mendekati jelmaan serigala nathan. tapi nathan langsung pergi meninggalkan gedung dan masuk lebih dalam kearah hutan.


syah"kak nathan, kak nathan"


syah akan mengejar jelmaan nathan kedalam hutan tapi dicegah oleh gitta.


syah"lepaskan aku kak gitta. aku harus mengejar kak nathan. jangan sampai kekuatan yang seharusnya melindunginya malah menjadi senjata melukai dirinya sendiri. kak nathan belum sepenuhnya bisa mengendalikan kekuatannya bahkan wujud jelmaan nya."


gitta"kita akan menyusul nathan kedalam tapi kita perlu memulihkan diri dan kekuatan kita dulu baru kita mencari nathan kedalam hutan. kau harus yakin nathan baik² saja."


syah diam lalu menatap jalan dimana nathan pergi.


...----------------...


didalam hutan serigala jelmaan nathan berhenti di sebuah danau. secara perlahan nathan kembali kedalam wujudnya semula tapi netra dan kukunya tidak ikut berubah semula. perlahan kesadaran nathan berkurang, nathan tergeletak di pinggiran danau masih dengan cakar yang panjang 10 centi itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2