
felicya ikut bergabung dengan yang lainnya. maria memperhatikan felicya.. membuat felicya bingung dengan tatapan maria terhadap dirinya.
felicya"kenapa kau melihatku seperti itu?apa ada yang salah denganku?"
maria"apa kau tidak benar-benar tidak mengingat sesuatu felicya?
felicya"memangnya apa yang kulupakan maria?aku tidak merasa melupakan sesuatu"
maria hanya diam lalu melirik kearah gitta dan niar yang memberikan isyarat dengan menggeleng kan kepala, lalu maria kembali menatap felicya..
maria"sebenarnya kau pernah mengalami kecelakaandan sebagian kenangan tentang kita hilang dari memori ingatanmu. sebenarnya aku tidak ingin mengungkit ini tapi aku hanya ingin memastikan apakah ingatan itu sudah kembali"
felicya"aku tidak melupakan kenangan kita maria. aku selalu ingat peristiwa menyenangkan sekali pun yang menyedihkan yang terjadi di sepanjang hidupku sekarang. masalah kecelakaan, kenapa aku tidak mengingat kalau aku pernah kecelakaan. diusia berapa aku mengalami kecelakaan?"
maria tidak menjawab dan lebih memilih masuk kedalam rumah.
felicya"maria?.. mariana"(akan menyusul maria masuk tapi di tahan gitta)
gitta"felicya, biarkan maria sendiri lebih dulu. dan kau coba mengingat sesuatu diusia kalian yang kebeberapa yang menurutmu kenangan yang terlupakan"
felicya"tapi tante, aku benar-benar tidak hilang ingatan aku mengingat semuanya. kenangan seperti apa yang maria maksud?"
gitta"biar tante bicara sama maria. kau disini saja ya temani nenek niar. "
felicya hanya mengangguk sedangkan gitta menyusul maria ke kamarnya.
niar"felicya, kau tau melihatmu dan maria mengobati rasa rinduku pada 2 orang. kau tau siapa?(felicya menggeleng)mereka adalah mendiang nasyah dan nathan. kau mirip dengan nasyah dan maria sangat mirip dengan nathan(membuka ponselnya dan memperlihatkan foto mereka berempat saat masih bersama)gitta, aku, nathan dan nasyah adalah 4 orang asing yang bertemu di sosial media. pertemanan kami sudah seperti kakak beradik. gitta paling tua diantara kami. aku dan nathan hanya berbeda berapa bulan dan yang terakhir nasyah. tapi jangan salah diantara kami berempat nasyah lah yang paling dewasa dan bisa menempatkan diri dibeberapa situasi jika diperlukan. tapi sayangnya nasyah lebih menyayangi nathan hingga melakukan apapun harus bersama nathan. bahkan mereka hidup dan mati bersama(meneteskan air mata)entah kebetulan atau tidak, mereka bukan saudara kembar tapi mereka mirip, tidak jarang banyak yang mengira mereka saudara kembar karna wajah mereka mirip hanya saja nathan versi tomboynya. sungguh diriku sangat merindukan mereka, andai saja waktu bisa diputar aku ingin memperbaiki kesalahan ku pada mereka berdua. "
felicya"semuanya sudah menjadi masalalu. nenek tidak perlu menyesalinya lagi. mungkin saja mereka sudah memaafkan nenek, dan bukankah sudah ada aku dan maria yang akan mengobati rindu nenek"
niar hanya mengangguk dan menghapus air matanya..
...----------------...
kamar maria
__ADS_1
maria duduk diatas tempat tidur sambil mengusap perutnya yang buncit. maria mengingat perkataannya dan nasyah sebelum mereka memilih terlahir kembali.
maria"seandainya waktu bisa diputar, aku pasti akan menolak dirimu lahir dengan melupakan kenangan kita syah. kenapa kita harus terlahir kembali dengan dirimu membawa sisi lemah nathan. bagaimana caranya supaya aku bisa mengembalikan ingatanmu syah. aku ingin kau
ingat dirimu yang kuat yang tidak terpengaruh dengan keadaan sekitar"
gitta"kenapa kau memulai pembicaraan jika tak ingin menjawabnya?"
maria"percuma aku menjawabnya jika felicya tidak akan ingat"
gitta"bukankah ini yang kau mau?kau tau kalau nasyah dan nathan memiliki 1 nyawa. kau memilih untuk mati dan nasyah harus ikut mati bersamamu. dan disaat kau memilih terlahir kembali dengan memori dimasalalu lalu kenapa kau tidak mencegah nasyah terlahir kembali dengan melupakan masa lalu."
maria hanya diam sambil mengusap perutnya sambil memejamkan mata. gitta memperhatikan gerakan tubuh maria yang gelisah..
gitta"maria, kau baik² saja?"
maria"tante.. "
gitta mendekati maria dan sedikit menyingkap dress yang dipakai maria darah mengalir dipaha maria.
gitta langsung keluar dari kamar sedangkan maria langsung terkapar diranjang tidak sadarkan diri.
...----------------...
dokter"ini sudah yang ke 2 kalinya nyonya maria mengalami pendarahan, jangan sampai beliau mengalami pendarahan kembali. mohon dibantu agar nyonya maria tidak terlalu capek dan banyak befikir apalagi stres. "
felicya"baiklah dok. terimakasih dokter"
dokter"Sama-sama, saya permisi."
dokter pun pergi. dan felicya menangis. gitta memeluk nasyah berharap tangisan felicya mereda.
felicya"pasti ini semua gara-gara aku, maria terlalu capek dan stres karna memikirkanku. aku benar-benar menjadi beban untuk maria"
felicya melepas pelukan gitta dan berlari keluar dari rumah sakit. gitta mengejar felicya sedangkan niar dan prima bersama maria.
__ADS_1
gitta mencari felicya disekitar taman dekat rumah sakit. hingga gitta menemukan felicya yang menangis dikursi taman dengan danau buatan. gitta duduk disebelah felicya.
gitta"apakah harus lari seperti ini. bagaimana jika sekarang maria sadar lalu mencarimu tapi kau tidak ada malah akan semakin membuat maria cemas dan selalu memikirkanmu. ingat peringatan dokter felicya, kali ini adalah pendarahan yang terakhir. jangan sampai maria mengalami pendarahan kembali atau kau harus siap² kehilangan maria."
felicya dengan cepat menggeleng tidak ingin maria kenapa². akhirnya felicya dan gitta kembali kerumah sakit dan menuju ruang rawat maria. saat mereka sampai ternyata maria masih belum sadarkan diri.
felicya duduk dikursi samping ranjang maria mengenggam tangan maria.
felicya"maafkan aku,kalau sudah membuatmu stres karna diriku. aku berjanji akan menjaga diriku sendiri dengan baik. tante gitta aku titip maria sebentar aku ingin membeli sesuatu kekantin"
gitta"pergilah, kami akan menjaga mariana"
felicya lalu beranjak keluar dari ruang rawat maria. tidak lama kemudian maria tersadar dan mencari felicya.
maria"dimana felicya?"
gitta"dia pergi kekantin, bagaimana keadaanmu?"
maria"apakah penting untukmu tau kondisiku?"
gitta"penting atau tidak, apakah salah aku bertanya tentang kondisimu?"
maria"salah, sangat salah. seseorang yang berada dibalik kasus keracunan nathan berulang kali. orang yang mencekik nathan hingga hampir saja mati. membiarkan nathan dalam tawanan bhayangkara, apakah pantas bertanya keadaanku? kaulah alasanku memilih untuk mati. kau menginginkan ku tentang statusku dan nasyah yang hanya sebatas orang asing tanpa berfikir kau juga orang asing diantara kami bahkan kau juga berbeda suku dengan kami. aku dan nasyah lebih dulu bertemu dan lebih saling mengenal diri kita masing-masing. aku meneguk racun karnamu. nathan sudah tidak punya jalan lain selain mati tapi ternyata nasyah juga ikut mati. nathan terlahir kembali sebagai mariana dengan semua memorinya. sedangkan nasyah terlahir kembali sebagai felicya tapi tidak dengan memorinya."
gitta"baiklah aku mengakui kesalahanku. aku yang menjadi penyebab peristiwa yang terjadi dimasa lalu. tapi apakah sekarang aku tidak bisa mendapatkan maafmu?"
maria"kenapa harus aku?bukankah kau bersalah terhadap nathan. tapi orang yang ingin kau mintai maaf sudah mati. yang ada disini hanya mariana"
gitta hanya membuang nafas dengan kasar dan tak berbicara lagi karna bingung harus berbicara apa dengan mariana reinkarnasi nathan yang sekarang bisa dibilang keras kepala seperti nasyah dulu. tanpa mereka sadari felicya mendengar pembicaraan mereka.
felicya terdiam didepan pintu fikirannya kembali mengingat disaat niar memperlihatkan foto 2 orang yang sangat mirip dengan nya dan juga maria.
felicya"jadi kami berdua punya hubungan dengan mereka? tapi kenapa maria sangat membenci tante gitta?aku harus mencari tau sendiri siapa kami sebenarnya"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
bersambung