Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 36


__ADS_3

rais menatap nathan yang tak sadar diriku


rais"ibu, bu.. ibu"


rais menepuk pipi nathan dan mengecek nadi di pergelangan tangan dan leher nathan. lalu mengunakan kekuatannya menutup kembali luka diperut nathan. lalu rais membaringkan tubuh nathan dengan benar.


rais"ibu harus tetap disini, aku akan kembali bersama orang yang telah ibu tunggu kedatangannya."


dengan darah yang masih melekat ditangannya, rais meninggalkan gue selama menyusuri jalan untuk kembali ke gubuk rais mengawasi sekitar. dan saat sudah dekat rais melihat ketempat dimana bhayangkara pingsan dan ternyata.


kosong. tidak siapapun yang berarti bhayangkara sudah sadar dari pingsannya. rais langsung masuk kedalam gubuknya mengganti pakaiannya mengambil senjata dan keperluan yang lainnya. lalu keluar dari gubuk dan terkejut melihat bhayangkara berdiri didepannya.


bhayangkara"dimana kencana?"


rais"kencana?siapa kencana?"


bhayangkara"wanita yang telah kau bawa kabur"


rais"owh ibu.. tidak ada"(dengan expresi tenang)


bhayangkara"apa maksudnya tidak ada?"


rais"aku sudah membunuhnya berserta anak didalam kandungannya"


bhayangkara"sialan."


bhayangkara langsung menyerang rais. rais yang memiliki kemampuan beladiri dan ilmu kanuragan yang tidak dapat diragukan dapat menangkis dan menyerang balik bhayangkara. bhayangkara yang mendapatkan serangan yang tidak biasa menjadi kewalahan dan tidak bisa membalas serangan rais.


dari kejauhan beberapa orang melihat pertarungan mereka mereka adalah nasyah, raka dan rehaan beserta beberapa anak buah nasyah.


syah"bhayangkara"


raka"mama mengenal orang itu?"


syah"dia tawanan mama yang berhasil kabur karna dibebaskan oleh niar dan terobsesi pada nathan. atau lebih tepatnya pada kencana ungu"


rehaan"kencana ungu, siapa?"


syah"kalian tidak perlu tau. tugas kalian cari kak nathan di pulau ini sampai dapat aku harus menuntaskan urusanku bersama bhayangkara. dan pasti hilangnya kak nathan ada sangkut pautnya dengan bhayangkara"


raka"tapi ma, kondisi mama belum pulih"


syah"selagi kak nathan masih bernafas, mama akan baik² saja. kalau begitu pergilah."


syah lalu berlari kearah bhayangkara dan rais dan mengeluarkan kekuatannya menyerang bhayangkara.


bhayangkara terkapar ditanah dengan memuntahkan darah.


syah"akhirnya kita bertemu kembali setelah puluhan tahun. ternyata kau masih belum berhenti mengusik kakakku. "


bhayangkara"serahkan kencana wungu maka aku tidak akan mengganggu anggraini"


syah"kencana wungu yang kau maksud tidak pernah ada bhayangkara. yang kau lihat hanya mustika ungu milik ibunda ratu pantai selatan, ratu kadita. kencana wungu sudah tiada ribuan tahun lalu, jadi berhentilah menganggu anggraini."


bhayangkara"tidak mungkin kau berbohong. jelas² aku melihat sosok kencana wungu dalam diri anggraini"


syah"itu karna kau terlalu terobsesi pada kencana wungu hingga kau tidak bisa membedakan mana yang sesungguhnya atau bukan"


bhayangkara"aaaaahhh(berteriak)aku tidak peduli. jika bukan kencana wungu maka anggraini harus menjadi penggantinya"


bhayangkara dan syah akan terlihat pertarungan. tapi serangan tak terduga dari rais mengakhir segalanya. rais menusuk bhayangkara dari belakang hingga menembus jatungnya tidak cukup rais memutar pedangnya yang menancap ditubuh bhayangkara. setelah itu rais mencabut pedangnya dan bhayangkara berubah menjadi debu. nasyah menatap rais dengan tajam karna berhasil membunuh bhayangkara.


syah"siapa kau sebenarnya?bhayangkara ada siluman yang tidak bisa musnah dengan mudah. hanya ada satu orang yang sanggup melakukan, tidak mungkin kau orrangnya"

__ADS_1


rais"raisa"


syah"apa(terkejut) hmm ternyata nasib bhayangkara mati ditangan putrinya sendiri"


rais"mak.. mak.. sudnya?"


syah"bhayangkara adalah ayahmu. kau putri dari siluman rubah dan serigala. kuharap setelah mengetahui ini kau tidak menyesal karna telah membunuh ayahmu sendiri. "


syah akan pergi tapi langkahnya berhenti setelah mendengar perkataan rais.


rais"aku tidak akan menyesali perbuatan ku. karna aku melakukan ini dia keamanan ibuku. aku dibesarkan oleh seorang wanita penyihir yang baik hati. aku tidak pernah tau siapa ayahku tapi berkat beliau aku tahu siapa wanita yang telah melahirkanku. dan aku sudah bertemu dengannya. kau datang ingin menjemput ibu bukan ?"


syah"kau tau dimana nathan berada?(rais mengangguk)bawa aku padanya"


...----------------...


dalam gua


syah meneteskan air matanya saat melihat kondisi nathan yang masih bersimbah darah.


syah"kak nathan"


rehaan"mama"


raka"bunda nathan"


rais ikut menangis saat melihat tiga orang yang mengelilingi nathan yang masih tak sadarkan diri sambil menangis.


syah"kak bangunlah, ini nasyah. nasyah udah datang untuk menjemput kak nathan pulang. sadarlah kak. "


rehaan"bunda kita harus segera membawa mama kekota agar cepat menerima perawatan medis"


syah"kau benar. raka rehaan cepat angkat kak nathan untuk masuk ke helikopter agar kita bisa segera membawanya. "


rais"nyonya lalu bagaimana dengan bayi ini.? ibu seperti itu karna melahirkan bayi ini"


syah menatap rais dan bayi di gendongan rais bergantian...


...----------------...


dirumah sakit


setelah menempuh jarak berjam-jam. nathan akhirnya mendapatkan pertolongan medis termasuk sangat bayi.


ya, nasyah memutuskan membawa rais dan bayi itu. nasyah, raka, rehaan dan rais menunggu didepan ICU dimana nathan masih diperiksa. tidak lama niar, Rachel dan rangga tiba dirumah sakit.


rangga"nasyah"


syah"mas rangga. kak nathan"(memeluk rangga)


rangga"kita doakan yang terbaik untuknya"


syah hanya mengangguk dalam pelukan rangga. tidak lama dokter keluar.


dokter"syukur lah kondisi pasien baik² saja. hanya saja masih memerlukan waktu untuk beliau sadar. setelah itu baru beliau bisa dipindahkan ke ruang rawat biasa"


rangga"terimakasih dokter."


dokter lalu pergi. mereka lalu melihat kondisi nathan yang terbaring ranjang rumah sakit dengan beberapa alat medis ditubuhnya melalui jendela besar yang gorden sudah dibuka.


...----------------...


nathan membuka matanya secara perlahan melihat sekitar. ruangan asing, bernuansa putih dan bau obat²tan. dan nathan bisa menebak dirinya berada dirumah sakit.

__ADS_1


nathan"nasyah benar-benar menjemputku"(batin nya)


nathan meneteskan air matanya. tidak lama dokter dan suster masuk untuk mengecek perkembangan nathan.


nathan"dokter.. siapa yang.. sudah membawa.. saya kesini?"


dokter"adik dan putra anda nyonya. bahkan mereka masih menunggu anda sadar di luar ruangan. "


dokter lalu memeriksa kondisi nathan secara teliti dan beberapa alat medis sudah bisa dilepas.


dokter"suster, pasien sudah bisa dipindahkan segera siapakan kamar rawatnya."


suster"baik dokter"


nathan"dokter, bisakah setelah saya pindah kamar rawat. saya tetap sendiri jangan biarkan orang lain masuk tanpa ijin dari saya. dan jika ada dari salah satu dari mereka bernama rais suruh dia saja yang masuk ke ruang rawat saya "


dokter"baiklah nyonya akan saya sampaikan"


nathan"terimakasih dokter"


dokter"Sama-sama"


dokter lalu keluar dari ruangan dan menyampaikan pesan dari nathan. setelah itu pergi. tidak lama beberapa suster mendorong ranjang nathan menuju ruang rawat yang telah disediakan. nathan memilih untuk memejamkan mata agar terhindar kontak mata dengan seluruh keluarganya.


setelah sampai dan nathan sudah dibawah masuk kekamar rawatnya seluruh keluarga hanya bisa menunggu disisi ruangan lain yang terpisah dengan tembok dan tirai. rais tidak berani masuk walau dia sendiri mendengar jika nathan hanya menginginkan dirinya saja yang masuk.


syah"(menatap rais)kau menunggu apalagi. kak nathan hanya mengijinkanmu yang boleh masuk. jadi masuklah jangan buat dia marah. dan jangan dia baik²"


rais akhirnya secara perlahan masuk kedalam dan mendapati nathan menatap kearah luar jendela.


rais"ibu"(panggilnya pada nathan)


nathan"syukurlah nasyah juga membawamu. aku tidak akan bisa membayangkan betapa kesepiannya diriku jika tidak ada dirimu. "


rais"kenapa ibu tidak mau bertemu mereka? mereka sangat mencemaskan ibu. apalagi seseorang yang sangat ibu tunggu kedatangannya. "


nathan"apa semuanya akan sama setelah apa yang terjadi, rais?aku mengingat kenapa aku pergi dari rumah sebelum bhayangkara menculik ku. raka membenciku, dan nasyah marah padaku dan enggan melihatku karna cinta mas rangga beralih padaku. gitta yang sudah kuanggap kakak, ternyata dia menginginkan kematianku. perbuatan niar dimasalalu masih melekat diingatanku. semuanya tidak bisa kulupakan dengan mudah. setelah kejadian itu apa aku masih bisa menatap wajah mereka?"


rais"semuanya sudah berubah ibu. aku melihat sendiri khawatiran mereka padamu, termasuk raka. aku tidak melihat kebencian dimatanya saat menatapmu. yang kulihat hanya kesedihan dan khawatir padamu. ibu harus menemui mereka dan meluruskan permasalahan yang ada. bukankan ibu tidak ingin siapapun berhasil memisahkan ibu dengan nyonya nasyah?"


nathan menatap rais dengan dibanjiri air matanya.


rais"akan kupanggil mereka"


nathan"(menahan tangan rais sambil menggeleng)jangan sekarang. beri aku waktu untuk menemui mereka"


rais"baiklah ibu. "


tanpa disadari keduanya nasyah mendengar pembicaraan rais dan nathan. lalu duduk berkumpul dengan anggota keluarga yang lain.


syah"kuharap kalian menjawab pertanyaan ku dengan kejujuran kalian. raka(menatap raka)apa kau masih membenci kak nathan seperti sebelumnya? mas rangga(menatap rangga)apa mas benar-benar mencintai kak nathan dan apa mas menyetujui permintaan nathan bercerai? dan kak niar(beralih menatap niar)apakah kak niar benar-benar berubah dan mengakui kesalahan kakak dan mau meminta maaf pada kak nathan? jawab pertanyaan ku. "


raka"setelah mengetahui semuanya nya. aku sudah tidak lagi membenci bunda nathan"


niar" aku benar-benar mengakui kesalahanku syah. aku siap meminta maaf dan mendapatkan hukuman kembali"


syah"(menatap rangga)kenapa mas rangga hanya diam ?jawab pertanyaan ku mas"


rangga"aku memang mencintai anggraini syah. jika bisa memilih aku tidak ingin menceraikan aini. tapi jika aini tetap menginginkan perpisahan dan itu membuatnya bahagia. aku akan menuruti kemauan nya. "


nasyah"(mengangguk mengerti) saat kak nathan sudah siap menemui kita, disitu aku akan membahasnya lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


bersambunh


__ADS_2