Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 25


__ADS_3

dikamar syah..


setelah rangga keluar dari kamar syah dan pergi kekamar nathan syah terdiam diatas tempat tidurnya.


syah"aku tau mas rangga sudah mulai mencintai kak nathan, hanya saja mas rangga masih tidak menyadari perasaannya sendiri. aku tahu hari itu akan tiba, hari dimana mas rangga akhirnya mengakui perasaannya dan lebih memprioritaskan kak nathan dari pada diriku. aku tidak akan menyesal, marah atau cemburu jika aku bukan lagi prioritas mas rangga."


syah menghapus air matanya yang mengalir dipipinya hingga tak sengaja menyentuh perban diwajah sebelah kanan. syah menatap dirinya dicermin lalu membuka perban diwajahnya. terlihat luka bakar yang merusak hampir seluruh wajahnya yang tersisa hanya bagian kiri wajahnya. luka bakat yang disebabkan karna terkena air keras yang sengaja disiram oleh fajar kewajahnya.


syah"aku bersumpah dan mengutuk semua keturunanmu fajar, walau kau sudah mati tercabik-cabik oleh nathan. seluruh keluargamu tidak akan pernah hidup tenang setelah apa yang kau lakukan padaku. luka tidak akan pernah sembuh supaya aku tetap ingat, dan seluruh keturunan tau kaulah yang menciptakan luka ini. seluruh wajah garis keturunanmu rusak lebih parah dariku"


sumpah serapah dan kutukan yang dilontarkan oleh syah disahut oleh gemuru petir yang tiba-tiba datang. api amarah dan dendamnya terhadap keturunan fajar terlalu besar dan tak akan pernah bisa dia maafkan.


keesokan paginya.


syah bersiap untuk pergi ke pabrik dan lagi² dia menatap wajahnya sendiri depan cermin. syah membuka laci dimeja riasnya paling bawah terdapat begitu topeng. syah mengambil topeng red



yang senada dengan dress formalnya black red



dan kebetulan bentuk topeng itu pas saat dipakai hanya menutupi wajah syah terluka dan membiarkan sisi wajah syah yang normal tetap terlihat. setelah selesai dengan wajahnya syah turun kebawah untuk sarapan.


dikamar nathan


rangga bangun lebih dulu dan pergi kekamar mandi. saat melihat pantulan tubuhnya dicermin wastafel rangga antara terkejut dan heran melihat luka cakaran didada bahu dan punggungnya bahkan semuanya meninggalkan bekas darah yang mengering. rangga mencoba mengingat apa yang dia lakukan kemarin, tapi yang dia ingat hanya percintaannya dengan nathan semalam dan dia baru sadar saat berhubungan dengan nathan di merasakan goresan dibeberapa bagian tubuhnya. dan rangga juga baru ingat kuku jari tangan nathan amatlah sangat panjang. rangga pun akhirnya mandi menahan perih saat luka cakaran ditubuhnya menyentuh air.


setelah beberapa saat rangga keluar dari kamar mandi dan langsung ke ruang ganti. bersiap untuk pergi kekantor. beberapa menit rangga keluar dan melihat nathan sudah bangun berdiri didekat jendela dengan selimut yang masih membalut tubuhnya yang tanpa busana. rangga pun mendekati nathan.


rangga"aini, kenapa hanya diam disini cepatlah bersihkan dirimu dan sarapan nanti kau sakit lagi(nathan hanya diam)aini"


rangga memegang bahu nathan mengarahkan pandangan nathan padanya.rangga terdiam menatap netra ungu nathan dengan aneh.


rangga"aini kau tidur semalambtetap memakai lensa. ?jangan terlalu sering memakai lensa setiap tidur itu tidak baik.(nathan hanya diam menatap rangga)hhhmmm.. baiklah sepertinya kau terlalu capek maafkan aku kau baru saja sembuh tapi aku sudah membuatmu melayani ku. aku akan menyuruh maid mengantar sarapan mu kesini. sekarang kau mandilah lalu kembali istirahat. "


rangga mengecup kening dan bibir nathan lalu pergi dari kamar nathan berkumpul dengan syah dan rehaan yang sudah anteng dimeja makan.


syah"dimana kak nathan ?"


rangga"sebenarnya aku ingin mempertanyakan ini padamu.(melihat wajah syah yang tertutup topeng)kenapa kau memakai topeng?semalam hanya perban yang menutupi wajahmu. katakan apa yang terjadi syah?"


syah"bukan apa² tapi mulai sekarang kau harus terbiasa dengan melihatku yang akan terus memakai topeng setiap saat. kau belum menjawab pertanyaan ku, dimana kak nathan ?"


rangga"aku lupa. Anna bawah sarapan untuk aini kekmar sekarang"


anna"baik tuan"


maid bernama anna itu langsung menyiapkan sarapan nathan dan langsung membawanya kekamar nathan.


syah"mas, jawab pertanyaan ku?"


rangga"syah, kenapa aku merasakan hal yang berbeda pada aini. dia seperti bukan aini yang kita kenal dia seperti sosok asing yang kebetulan mirip aini. kuku panjang dan netra ungunya. awalnya aku kira dia hanya memakai lensa mata sja. tapi saat aku melihat lebih dalam ke matanya. netra ungu itu murni netra asli. sedangkan netra aini berwarna coklat bukan ungu. apa kau tau apa yang terjadi sebenarnya?"


syah"mas rangga tidak akan mengerti walau aku menjelaskannya panjang lebar. yang penting sekarang dan mas tau dia benar-benar nathan, ilmy nathan anggraini Wijaya istri kedua mas. perubahan terhadap kak nathan ada sangkut pautnya dengan hilangnya kak nathan saat dirumah sakit waktu itu. aku sedang berusaha mencari tau apa yang terjadi selama kak nathan menghilang"


rangga" ya sudah aku berangkat ke kantor dulu. kau mau berangkat sekarang?"

__ADS_1


syah"(terdiam sejenak)aku akan berangkat nanti jika mas bertemu kak gitta suruh dia berangkat ke pabrik lebih dulu"


rangga"baiklah. mas berangkat"


rangga menngecup wajah syah yang tidak tertutup topeng setelah itu berangkat kekantor


didepan rumah sudah ada kevin dan gitta yang sedang berbincang-bincang.


gitta"sepertinya usiamu jauh lebih tua dari tuan rangga, kenapa masih belum menikah?"


kevin"aku menunggu seseorang(menatap gitta dengan dalam) aku tidak tau apa kah dia juga mencintaiku atau tidak"


gitta"kenapa tidak jujur padanya ? apakah dia sudah punya suami?"


kevin"dia sudah menjadi janda. karna suaminya meninggal. aku tidak berani mengungkapkan cintaku padanya karna takut, bukannya menerima cintaku tapi dia malah menjauh."


gitta"(meringis)apa kalian selalu bersama selama ini?"


kevin" tidak juga, kami bertemu hanya dibeberapa waktu dalam sehari. itupun terkadang kami jarang bicara"


gitta"sebenarnya siapa wanita itu? mungkin saja aku bisa bantu untuk meyakinkan dia kalau kau sangat mencintainya"


kevin"dia... "(terpotong)


rangga"kevin kita berangkat sekarang. Oh ya gitta, syah akan berangkat nanti. jadi kau disuruh syah berangkat lebih dulu kepabrik"


gitta"baik tuan"


rangga masuk kedalam mobil setelah kevin membukakan pintu penumpang bagian belakang setelah itu kevin membuka pintu mobil bagian pengemudi sebelum itu kevin menatap gitta setelah itu masuk kedalam mobil dan pergi. gitta menatap perginya mobil yang dikendarai kevin dan rangga itu.


gitta"aku tau siapa wanita itu kevin,wanita itu aku kan? aku sudah menyadarinya sejak lama. tapi maaf aku tidak bisa membalas perasaanmu."


didalam mobil rangga..


rangga"kau membicarakan apa dengan kekasih istriku itu?"


kevin"dia bukan kekasih nyonya nasyah lagi tuan, dia sudah dianggap kakak paling tua oleh ketiga istri tuan. seharusnya tua juga bisa menganggap dia kakak ipar tuan"


rangga"apa kau bercanda, bahkan istri pertamaku lebih sering menghabiskan waktu dengannya dari pada diriku"


kevin"dia juga kerja menjadi sekertaris sekaligus asisten pribadi nyonya nasyah. jadi wajar jika mereka selalu bersama. "


rangga"kau selalu saja mempunyai jawaban jika aku membahas dia, apa kau menyukainya?(kevin hanya diam dan tersenyum)diam dan senyummu kuanggap iya. tapi jika kalian benar-benar bersama setidaknya aku tidak perlu khawatir kalau gitta akan merebut nasya dariku. kevin kita kerumah sakit lebih dulu untuk menemui dokter spesialis kulit. "


kevin"memangnya ada masalah apa tuan?setahu saya anda tidak punya alergi terhadap apapun"


rangga"aku hanya ingin periksa saja. aku sudah membuat janji dengan dokternya untuk bertemu pagi ini. jadi kita kerumah sakit dulu sebelum kekantor"


kevin"baik tuan"


...----------------...


dirumah..


syah masuk kekamar nathan dan menemukan sarapan nathan masih utuh tak tersentuh. syah melihat nathan di balkon kamarnya. untuk pertama kalinya syah melihat sisi feminim nathan. syah melihat nathan mengunakan dress polos berwarna lilac


__ADS_1


dengan riasan wajah yang natural. tapi tetap saja membuat syah seperti tidak melihat nathan tapi seperti melihat kembaran nathan walau sebenarnya nathan tidak punya kembaran. syah menghela nafas. dia sudah menebak sejak dulu jika nathan mau memoles wajahnya dengan makeup dan mau berpenampilan feminim nathan jauh terlihat lebih cantik dari dirinya dan kedua orang yang dia anggap kakak.


syah"kak.tumben kakak berpenampilan seperti ini dan merias wajah. bukannya kakak tidak suka feminim karna akan mengingatkan kakak tentang kenangan kelam dimasalalu?"


nathan hanya diam menatap kosong kearah depan. syah memutar tubuh nathan untuk menatap dirinya.


syah"kak aku mohon jangan seperti ini. kakak boleh marah padaku kalau perlu kita adu kekuatan sekarang. tapi aku mohon, kembali menjadi diri kakak sendiri. jangan karna kak mengunakan kekuatan ini membuat kak nathan menjadi diri orang lain. gunakan kekuatan ini tapi tetap menjadi diri kak nathan sendiri. maafkan aku jika perlakukanku keterlaluan waktu itu. aku hanya tidak ingin kehilangan kak nathan, maaf. kembalilah seperti dulu lagi


kak aku mohon"


syah memeluk nathan sambil menangis. air mata syah jatuh mengenai kulit bahu nathan dan secara perlahan netra ungu nathan kembali warna asalnya yaitu coklat. kuku jari tangan nathan memendek kembali ke bentukan normal. nathan membalas pelukan syah dan mengecup kepala syah. lalu melerai pelukan mereka.


nathan"syah"


syah"kak nathan(menatap nathan)"


nathan menyentuh topeng yang menutupi sebagian wajah syah, nathan membuka topeng itu dan terkejut melihat luka diwajah syah. api kemarahan dalam diri nathan kembali berkobar bahkan netranya kembali berwarna ungu tapi bedanya nathan sudah bisa mengendalikan kekuatannya sendiri.


nathan"siapa melukai wajahmu seperti ini?"


syah"orangnya sudah mati tercabik-cabik oleh kak nathan"


nathan"(netranya kembali normal)kita kedokter spesialis kulit untuk menyembuhkan wajahmu"


syah"aku tidak mau luka ini sembuh karna aku ingin seluruh garis keturunan fajar tau apa yang sudah dia perbuat padaku"


nathan"melihat lukamu saja tidak akan cukup. kita akan membuat pembalasan pada mereka. "


syah tersenyum dan memeluk nathan dengan erat.


syah"ngomong² kakak terlihat lebih cantik dariku jika merias diri seperti ini walaupun rambut kakak tetap pendek sekalipun sisi feminim kak nathan masih terlihat. seperti sekarang nama panggilan kakak harus dirubah. apa aku ikut memanggil kakak dengan nama aini atau ilmy?"


nathan"tetap panggil namaku seperti biasanya. nama nathan sudah mengalir dalam darahku. aku sudah terbiasa dengan nama itu.. Oh ya apa mas rangga baik² saja?"


syah"dia terlihat baik² saja saat pergi kekantor, menangnya kenapa kak?"


nathan"cakar ku tanpa sengaja melukai tubuhnya. dia pasti tidak mau membuatmu khawatir pasti dia sekarang berada dirumah sakit. "


syah"kalau begitu kita temui mas rangga di kantornya untuk memastikan keadaan mas rangga"


nathan mengangguk. tapi sebelum itu syah memaksa nathan terlebih dahulu untuk sarapan setelah selesai mereka berangkat kekantor rangga.


dirumah sakit.


rangga"jadi bagaimana dokter?"


dokter"lebih baik tuan rangga jangan dulu mendekati hewan peliharaan tuan jika hewannya belum jinak. untung saja luka cakaran nya tidak terlalu dalam. saya akan memberikan obat dan salep untuk membantu mengeringkan luka dari dalam dan luar. "


rangga"hewan peliharaan?"


dokter"anda memelihara hewan serigala bukan. cakaran nya disebabkan oleh cakar serigala. "


rangga"aah iya.. baiklah terimakasih. "


rangga lalu keluar dari ruang dokter. dan masih bingung. apa nathan bukan manusia melainkan serigala. dia harus bertanya pada syah jika pulang nanti.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2