Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 41


__ADS_3

saraswati, mariana dan felicya sudah sampai di hotel. dan maria sudah memesan 2 kamar. dan tanpa sepengetahuan saraswati maria memesan kamar lain yang berbeda lantai dengan kamar hotel saraswati. saat saraswati sudah menuju lamar hotelnya begitupun felicya. maria langsung kekamar hotel yang dipesannya secara rahasia. setelah sampaisampai dikamar hotelnya. maria langsung mengunci pintu.


dengan hanya mengunakan tanktop dan celana pendek sebatas atas paha maria menguyur tubuhnya dibawa guyuran shower dengan air dingin.


setelah beberapa lama. maria keluar hanya mengunakan handuk kimono yang sebatas paha saja. maria terdiam menatap seseorang yang sudah duduk manis dikamar hotelnya. dengan expresi datar maria bertanya pada orang tersebut yang tak lain adalah gitta


maria"bagaimana kau bisa masuk?"


gitta"sangat mudah untuk bisa masuk kekamar hotel ini. katakan padaku. siapa kau sebenernya?"


maria"bukankah aku sudah memperkenalkan diri? namaku mariana"


gitta"kau berbohong. nathan, itulah jati dirimu kan"(berdiri dihadapan maria yang hanya berjarak beberapa centimeter)


maria"(tertawa kecil)nathan? siapa dia? aku tidak pernah mengenal seseorang dengan nama nathan. lalu apa hubungannya denganku ?"


gitta"kau nathan, kau tidak mati bukan. kau memalsukan kematianmu bersama nasyah dan kembali dengan identitas yang baru"(mencengkram bahu mari dengan kuat)


maria menatap tajam kearah gitta dan secara perlahan tubuh maria mengeluarkan asap dan api seolah membakar tubuhnya sendiri tapi maria masih tetap tenang seolah tubuhnya tidak merasa terbakar.


gitta menjaga jarak dari maria karna terkejut melihat reaksi tubuh maria.


maria"nathan dan nasyah sudah mati. yang ada hanya mariana dan felicya. kau sendiri melihat pemakaman ku dan nasyah. raka menjadi saksi reinkarnasi nathan dan nasyah sebagai maria dan felicya. sekarang, kau akan melakukan apa? dulu kau berkata pada nathan bahwa dia hanya sekedar orang asing yang menjadi benalu untuk nasyah, sekarang aku kakak kandung felicya reinkarnasi nasyah. aku..eh maksudku nathan. nathan tidak pernah menyangka gittalia tega meracuni nasyah mengunakan ramuan ibu ratu supaya nasyah tidak bisa menemukan nathan yang sedang berada dalam tawanan bhayangkara. kau bertanya siapa aku kan? aku ilmy nathan anggraini yang terlahir kembali sebagai mariana saraswati. bukan hanya identitas baru tapi dengan kekuatan baru. bahkan sekarang aku bisa menghancurkanmu."


maria mendekati jendela dan menatap pemandangan kota yang padat sambil menghubungi seseorang.


maria"kau mengenal seseorang di kota SR?jika kau punya kenalan di kota ini kau kirim 1 orang kekamar hotelku akan ku kirim alamatnya.dan ingat jangan sampai salah lagi"


maria mutuskan sambungan telfon lalu mengirim alamat hotel dan no kamarnya.setelah itu melempar ponselnya kesofa.


maria"pergilah, kita sudah tidak punya urusan lagi. kau bukan siapa-siapa felicya dan aku juga tidak akan membiarkan felicya mengenalmu. dikehidupan baru ini, anggap saja kita tidak pernah saling mengenal"


gitta"jika kau sadar siapa dirimu dimasalalu, tapi kenapa felicya bersikap seperti tidak mengenal siapapun? "


Maria"aku memilih terlahir kembali dengan semua ingatan yang ada supaya aku tetap ingat bahwa di kelahiran sebelumnya ada seseorang yang sudah berusaha untuk membunuhku. berbeda dengan felicya, dia lebih memilih terlahir kembali dengan melupakan masalalu di kelahiran sebelumnya. tapi selama ini aku tau, tidak sepenuhnya dia melupakan masalalu. terkadang dia meracau dan memintaku tidak pergi. disaat aku bertanya dia mengatakan ada seseorang yang membenciku dan menginginkan ku menjauh darinya. dan aku bisa menebak itu sebagian kecil dari memory ingatannya yang masih ada"


gitta"apa sekarang kau sudah merasa puas dikehidupan sekarang? "


maria"puas dan sangat puas. sekarang tidak akan ada lagi yang bisa memisahkan kami dengan alasan orang asing"(menatap tajam gitta sambil bersandar dijendela)


selang beberapa detik suara belum kamar berbunyi. maria berjalan kearah pintu dan membuka pintu seorang pria sudah berdiri..


maria"kau siapa?


"aku dikirim madam rosie untuk datang kesini"

__ADS_1


maria" masuklah"


pria itu masuk dan melihat gitta. pria itu mematung saat menyadari siapa yang ada diruangan itu. pria itu tau siapa gitta.


"nyonya gitta"


maria"sepertinya dia takut akan keberadaanmu. lebih baik kau segera pergi dari sini. dan ingat perkataanku tadi, anggap kita tidak pernah saling mengenal"


pria itu menatap maria dengan terkejut karna berani melawan gitta yang selama ini ditakuti semua orang bahkan sampai luar negri mengantikan pemimpin kelompok ular merah yang sudah tiada puluhan tahun yang lalu.


gitta mendekati pria itu dan memberikan segepok uang.


gitta"pergilah tugasmu sudah selesai"


maria"apa²an ini"


gitta"pergilah"


gitta mendorong pria itu pergi lalu mengunci pintu. maria menatap gitta dengan heran plus kesal. dan tanpa diduga gitta mendorong maria ketempat tidur dan menindih maria.


gitta"kau menyuruhku untuk bersikap seolah kita tak saling mengenal. kalau begitu kita buat cerita bagaimana mariana dan gittalia saling kenal"


gitta ******* bibir maria, tangan gitta mengusap paha maria yang amat putih mulus itu dan tangan gitta akan menarik tali kimono maria tapi tangan maria sudah lebih dulu menahan tangan gitta.


maria"setelah puluhan tahun dan berumah tangga bersama kevin apa kau masih menyukai sesama jenis?(beranjak bangun dari tempat tidur dan menjauhi gitta.) aku bukan yang dulu lagi. aku sudah tak lagi menyukai sesama jenis. dan aku juga tidak bisa percaya padamu. kalau kau tak melakukan apapun saat aku lengah"


maria"kenapa meminta maaf padaku?seharusnya kau meminta maaf pada nathan yang sekarang sudah terbaring didalam tanah, bukan padaku. "


gitta memeluk maria dari belakang. membuka tali handuk kimono maria dan membelai tubuh maria yang polos. bibir maria bermain di area leher maria.


maria sendiri berusaha menolak perlakuan gitta tapi reaksi tubuh maria berkata lain. tapi dengan susah payah maria berhasil melepaskan diri dari gitta dengan nafas yang naik turun dan mengikat kembali tali handuknya.


maria"kenapa?"


gitta"kau sudah tau seorang wanita yang menyukai sesama jenis tidak akan terangsang dengan lawan jenis bakan ada yang jijik, itulah yang kurasakan saat aku bersama hiro dan juga kevin. berbeda saat aku bersama nasyah, dan sekarang kurasakan saat berdekatan denganmu"


gitta akan mendekati maria tapi maria langsung menghindar dan menjaga jarak.


maria"sebagian dari sosok seorang nasyah ada padaku. secara tidak langsung aku dan felicya tertukar. mungkin salah satu alasan kau menyukai nasyah ada padaku"


maria duduk disofa masih dengan nafas yang naik turun karna sekarang maria menahan hasrat bercinta yang sudah dari tadi bangun dan sekarang semakin menjadi saat gitta memancingnya.


gitta terdiam mencerna perkataan maria barusan hingga suara ponsel maria memecah keheningan.


maria"halo, ada apa fel?baiklah aku turun kebawah"

__ADS_1


maria langsung bersiap memakai pakaiannya dan meningkalan kamar hotelnya dengan gitta yang masih berada didalam.


direstoran hotel..


maria mencari posisi felicya dan Saraswati dengan pandangan mulai buram. saat maria menemukan posisi mereka dan berjalan menuju meja mereka. pandangan maria semakin buram dan jalan maria secara perlahan mulai melambat. felicya yang melihat maria yang berjalan semakin melambat mulai merasa cemas apalagi maria selalu memegang kepalanya. felicya berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan mendekati maria.


saraswati melihat kearah yang dipandang felicya dan langsung ikut mengejar felicya saat menyadari sang putri pertamanya maria terlihat tidak baik² saja.


bersama dengan itu maria langsung ambruk tak sadarkan diri tapi seseorang menahan tubuh maria supaya tidak terlalu membentur lantai.


felicya/saras"mariana"(ucapnya bersamaan)


gitta yang menahan tubuh maria ikut terkejut saat maria tidak sadar.


gitta"maria(menepuk pipi maria) maria sadarlah"


felicya"maria(mengambil alih tubuh maria)mariana bangunlah."


saras"maria sadarlah. kau mendengarkan mamakan. maria sayang. mariana"


...----------------...


rumah sakit.


dokter"nona maria baik² saja. tapi alangkah baiknya nona maria dibawa kedokter seksologi. nona maria menunjukan gejala orang yang memiliki hasrat untuk bercinta yang tinggi dan jika semua itu tidak terpenuhi akan mempengaruhi kesehatannya. tapi sepertinya ini baru pertama kali nona maria menahan hasratnya, karna reaksinya tidak terlalu berlebihan untuk penyakit hiperseksual yang lumayan cukup lama"


saras"baiklah dokter. segera saya akan membawanya kedokteran seksologi. terimakasih"


dokter"sama², saya permisi dulu"


saras"felicya, jangan bilang selama ini mariana menghilang karna sedang menghabiskan waktunya untuk bercinta"


felicya"felicya minta maaf ma karna ikut merahasiakan penyakit yang diderita mariana selama ini. "


saras"sejak kapan maria seperti itu?"


felicya"semenjak berpisah dengan rama"


saras"rama?pacar maria saat kalian akan lulus SMA?"


felicya"(mengangguk)hari ini maria penyakit maria kambuh lagi sebab itu dia memaksa untuk segera pergi kehotel. dan saat sedang melakukan cek in maria memesan kamar lain dan akan memanggil lelaki bayaran. tapi aku tidak tahu apa yang terjadi saat maria kembali hasratnya belum reda"


saraswati hanya bisa menghembuskan nafas dengan kasar. gitta yang berdiri tidak jauh dari felicya dan saraswati mendengarkan pembicaraan mereka hanya bisa mengusap wajahnya merasa bersalah.


gitta"lagi² dirimu membuat seseorang dalam bahaya gitta. seandainya aku tau maria memanggil lelaki bayaran bukan hanya sekedar untuk bersenang-senang. aku tidak akan menyuruhnya untuk pergi apalagi memancingnya tadi. "

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


bersambung


__ADS_2