
dalam hitungan menit darah keluar dari mulut nathan dengan mata yang masih terpejam hingga bola cahaya berwarna ungu keluar dari dalam tubuh nathan dan pergi keatas langit.
sedangkan dipabrik dimana nasyah berada sekarang, nasyah sedang berbincang dengan salah satu pengawas. nasyah merasa tidak enak ditenggorokan nya dan merasa sesak didadanya dalam hitungan detik nasyah memuntahkan darah.
syah"kak nathan"(lirihnya)
syah langsung ambruk ke lantai tak sadarkan diri dan bola cahaya berwarna merah keluar dari dalam tubuh nasyah dan pergi keatas langit.
dilangit.
dua bola cahaya yang berasal dari tubuh nathan dan nasyah bertemu. dan berubah wujud menjadi roh abadi nasyah dan nathan.
syah"apa yang kak nathan lakukan?"
nathan"maaf syah, aku tidak bisa lagi hidup sebagai ilmy nathan anggraini. terlalu banyak luka dan kenangan buruk yang tidak bisa kulupakan. biarkan aku terlahir kembali sebagai sosok baru yang lebih berani tanpa mengenal rasa takut tanpa harus melupakan masalah lalu."
syah"kalau begitu kau harus membawaku bersamamu. kita akan terlahir kembali di rahim wanita yang sama. dan menjadi kakak beradik yang sesungguhnya. tapi jika kau memilih terlahir dengan sosok lebih kuat tanpa harus melupakan masalalu, aku memilih melupakan masalalu itu dan memulai lembaran kenangan baru sebagai adik kandungmu"
nathan dan nasyah saling diam dan menatap lalu bergandengan tangan berubah kembalu menjadi bola cahaya berwarna ungu dan merah lalu masuk dan bersemayam di rahim salah satu wanita dibumi.
sedangkan kondisi raga mereka.
raga nasyah yang sudah tak bernyawa dibawa pulang ke kediaman Wijaya dengan mengunakan ambulan. disusul ambulan berikutnya yang membawa raga nathan yang tak bernyawa. kedua jasad dibaringkan diruang tamu dengan ditutup kain putih. rachel meraung-raung menangisi jasad nathan begitupula rehaan yang ikut menangis sambil memeluk sangat adik walaupun dia juga sama merasa sedih ditinggal pergi oleh sang mama. sedangkan raka ikut menangis memeluk jasad nasyah. niar pingsan karna tak kuat menerima fakta nathan dan nasyah tiada secara bersamaan dan rangga menumpahkan tangisannya diruang kerjanya.
acara pemakan berakhir dengan lancar. keduanya dimakamkan menjadi satu dengan dua papan nisan dengan nama menyandang gelar sebagai nyonya Wijaya. dan tak tak lupa foto nathan dan nasyah diatas gundukan makam masing-masing satu persatu para pelayat meninggalkan makam dan tersisa hanya keluarga.
rangga" kita pulang sekarang biarkan mama kalian istirahat dengan tenang disana"
rangga berusaha terlihat tegar didepan sang anak. rehaan merangkul dan adik Rachel yang masih menangis rangga merangkuk raka yang masih sesegukan, tinggal niar yang masih berdiri menatap makam nathan dan nasyah dan alvano yang merangkul pundak sang mama.
niar"maafkan aku syah, nath. aku sudah membuat kecewa dan aku gagal sebagai saudari dan sahabat untuk kalian. kesalahanku dimasalalu tidak pantas kalian maafkan"(menangis)
vano"ayo mah, kita pulang"
niar dan alvano meninggalkan makam nathan dan nasyah.
...----------------...
beberapa bulan kemudian.
raka, rehaan Rachel dan alvano berjalan bersamaan dikoridor kampus menuju kantin saat jam istirahat tiba. dari kejauhan mereka melihat seorang wanita tengah dibully. mereka berempatpun langsung berlari menolong wanita itu.
raka"hey, apa yang kalian lakukan? kalian tidak lihat dia sedang hamil?"
__ADS_1
"justru itu. dia wanita murahan dia hamil tanpa tau siapa ayah dari anak yang dikandungnya"
rehaan" apapun alasannya kalian tidak boleh melakukan pembully an seperti ini."
raka"lebih baik sekarang kalian semua bubar. "
"huuuuuuu"
semua pembully bubar Rachel mengajak wanita itu duduk dikantin dan berbicara.
rehaan"jadi benar kata mereka kau tidak tau siapa ayah dari bayi itu karna terlalu banyak pria yang tidur bersamamu."
"tidak, itu tidak benar. aku berani bersumpah atas nama Tuhan aku bukan wanita yang seperti itu. saat aku periksa kedokter aku juga terkejut saat mengetahui kalau diriku sedang hamil karna aku tidak merasa tidur dengan pria manapun"
Rachel"mungkin saja saat itu kau dijebak dan kau lupa akan kejadian itu.?"
"tidak, selama ini aku tidak pernah merasa seperti itu. dan dokter juga mengatakan kalau aku masih suci dan belum tersentuh Siapapun"
alvano"kenpa kau tak menggugurkan kandungan mu saja jika dia tumbuh di rahimmu dengan tidak jelas asal usul nya ?"
"aku tidak tega. aku hanya menerima takdir yang diberikan Tuhan. aku menganggap dia tititapan Tuhan yang harus aku jaga. tidak peduli tanggapan semua orang tentangku. dan untuk tadi aku berterimakasih pada kalian karna telah menolongku. setelah ini aku tidak akan melanjutkan kuliah dan mencoba mencari pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan kami"
raka"aku punya usaha restoran dikota JKT kalau kau mau kau bisa bekerja disana dan memulai hidup baru disana bersama dengan anakmu. "
"benarkah?(raka mengangguk)aku mau. aku akan bersiap untuk berangkat kesana"
"saraswati"
raka"kalau begitu kau bisa memberi tauku jika kau sudah siap untuk pergi.
saras"baiklah.seekali lagi terimakasih"
raka hanya mengangguk lalu dan mereka meninggalkan saraswati.
Saras"mama tau kalian akan membawa perubahan besar pada hidup mama. kalian sehat² ya didalam sana"(mengusap perutnya yang buncit)
sesuai janji raka. saraswati pergi ke kota JKT untuk memulai hidup yang baru. dan hari yang ditunggu tiba. dimana saraswati harus berjuang melahirkan anaknya hingga selamat.
saraswati melahirkan bayi kembar perempuan yang sangat sehat dan mungil yang diberi nama mariana saraswati dan felicya saraswati.
...----------------...
3 tahun kemudian
__ADS_1
raka datang kota JKT untuk mengecek usaha restoran nya dan mengunjungi saraswati. raka dan saraswati berbicara diruang tamu rumah saraswati yang berhasil ia beli dengan jerih payahnya sendiri. walau rumah kecil cukuplah untuk dia tinggal bersama dengan kedua putrinya.
raka"bagaimana kabarmu dan kedua putrimu?"(sambil menikmati secangkir kopi)
Saras"kabar kami semua baik. semuanya tidak lepas dari bantuanmu selama ini. "
raka"seandainya kau menerima lamaran ku mungkin Mariana dan felicya juga bisa mendapatkan kasih sayang orang tua yang lengkap"
saras"kau sudah banyak membantu ku. lagipula selama ini Maria atau felicya tidak pernah ingin tau siapa ayah mereka"
raka" mereka masih terlalu kecil dan belum berfikir kearah sana. saras lamaran itu masih berlaku, kau masih punya kesempatan untuk menerima lamaranku. aku siap menjadi suami dan ayah yang baik untuk mereka dan juga dirimu. kau maukan menerima lamaranku?"
saras"maaf beribu maaf aku tetap tidak bisa menerima lamaranmu raka. aku bukan wanita yang pantas untuk bersanding dengan putra dari seorang wanita yang memiliki pengaruh besar diseluruh dunia. aku tidak ingin merusak citra mendiang nyonya nasyah dengan menikah denganmu. itu sama saja dengan diriku mencoreng nama baiknya dan putranya sendiri."
raka"(menghela nafas dengan kasar)baiklah kalau begitu. tidak semuanya yang kita inginkan akan didapat. lupakan saja kalau aku pernah melamar mu, anggap saja semua itu tidak pernah terjadi. sekarang dimana Maria dan geli?"
saras"(mengangguk) mariana felicya, kemarilah sayang om raka ingin bertemu dengan kalian. "
rumah dengan gaya minimalis dengan 2 kamar. mariana dan felicya keluar dari kamar dan mendekati saraswati dan menciun tangan raka.
raka menatap wajah maria dan felicya bergantian. raka tersenyum kecil dan tanpa sengaja meneteskan air mata.
saras"raka, kau baik² saja?"
raka"ya aku baik² saja. Maria dan feli mengingat kan ku dengan dua orang yang sudah pergi untuk selamanya. mereka berdua sangat cantik bukan seperti ibunya. "
saras"maria dan feli terbilang sangat cantik melebihi diriku raka. tapi sayang aku sudah bisa melihat karakter mereka dimasa depan. maria cenderung pendiam tidak terlalu aktif. sedangkan felicya sendiri dia cenderung aktif, ceria dan selalu ingin tau. tapi mereka selalu menyayangi satu sama lain. "
raka dan sekar mengamati tingkah laku maria dan felicyadan ternyata benar. felicya sangat aktif bermain ini itu sedangkan maria hanya mengikuti felicya selayaknya orang tua menjaga anaknya yang sedang bermain.
raka"kalau begitu aku harus pergi sekarang. "
saras"kau akan langsung pulang kekota SR ?"
raka"ya.. oh ya aku hampir lupa(mengeluarkan berkas)ini berkas kepemilikan restoran tempat kau bekerja. sekarang restoran itu resmi menjadi milikmu. dan aku mohon kau tak menolak kali ini. anggap saja ini hadiah dariku untuk mariana dan felicya"
sarah dengan berat hati menerima berkas kepemilikan restoran itu. setelah itu raka pergi dan langsung bertolak kekota SR.
setelah tiba di kota SR raka mengunjungi makam nasyah dan nathan. raka berlutut diantar makam nathan dan nasyah.
raka"mama, bunda. kalian tau siapa yang aku temui. mereka ada mariana dan felicya, aku seperti melihat mama dan bunda di dalam sosok maria dan feli. sudah mau 4 tahun kalian pergi meninggalkan kami semua. sekarang papa sakit keras. semenjak mama dan bunda tiada dan kesehatan bunda niar juga menurun. apa aku harus kehilangan mereka juga setelah aku kehilangan mama dan bunda nathan?(meneteskan air matanya)maafkan aku bunda. seandainya aku tidak terhasut perkataan tante gitta. mama dan bunda pasti masih ada bersama kami sekarang. maafkan raka"
raka menangis dalam waktu yang cukup lama hingga akhirnya raka meninggalkan makam nasyah dan nathan setelah mengirim doa.
__ADS_1
...----------------...
bersambung