Kakak Beradik Tak Sedarah

Kakak Beradik Tak Sedarah
episode 44


__ADS_3

malam hari


maria menemui saraswati diruang kerjanya setelah makan malam. sebelum masuk kedalam ruangan dan mengetuk pintu maria menarik nafas dalam² dan menghembuskan dengan perlahan.


maria"apa mama sibuk?"


saras"tidak mar. kok tumben menemui mama diruang kerja? memangnya ada apa?"


maria diam sesaat lalu menaruh benda tipis, panjang dan kecil diatas meja kerja saraswati. saraswati yang melihat benda tersebut terkejut. dengan tangan yang gemetar saraswati meraih benda tersebut yang tak lain adalah testpack yang menunjukkan garis positif. saraswati melihat testpack itu bergantian memandang maria yang menundukkan pandangannya menatap lantai


saras"maria"


maria"maafkan mariana yang gak bisa jaga diri maria sendiri"


saraswati memegang dadanya yang tiba-tiba terasa nyeri. maria mengangkat pandangannya menatap saraswati setelah mendengar saraswati mengeluh kesakitan.


maria"mama.mama kenapa ma?mama"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"bagaimana para saksi, sah?"


"sah"


"sah"


"sah"


atas permintaan saraswati yang terbaring lemah diranjang rumah sakit, maria dan prima resmi menikah dirumah sakit dengan disaksikan beberapa dokter dan suster termasuk felicya.


saras"maria, prima semoga pernikahan kalian selalu bahagia dan langgeng hingga akhir hayat. prima maria sekarang istrimu, mama titip maria dan mama berharap kau bisa bersabar menghadapi maria dengan segala emosinya yang suka berubah-ubah. dan maria walau sekarang kau sudah menjadi seorang istri kau harus tetap menjaga adikmu baik². maafkan mama yang belum bisa menjadi ibu yang baik untuk kalian."


maria"mama adalah ibu yang terbaik dimata kami. mama selalu berusaha keras membuat kami bahagia dari kecil hingga sekarang. maria yang gagal jadi anak mama yang bisa mama banggakan"(menangis)


saras"maria tidak gagal begitupun felicya. kalian sudah membuktikan pada mama, kalau kalian putri mama yang paling cerdas dengan semua prestasi dan kejuara yang kalian dapat selama ini. tapi sepertinya, mama sudah tidak bisa menemani kalian lagi untuk mengejar mimpi kalian"


maria"mama gk boleh bicara kayak gitu. mama pasti kuat, apa mama gak mau melihat cucu mama lahir dan melihat felicya menikah dan punya anak juga. mama harus kuat dan bertahan untuk kami. kami sudah tidak punya siapa² lagi selain mama. maria dan felicya mohon mama harus bertahan untuk kami"


saraswati tersenyum kepada maria dan felicya lalu menutup mata untuk selamanya. maria dan felicya menangis. maria memeluk felicya yang menangis histeris.


...----------------...


felicya membuka pintu rumah dan melihat raka, rehaan, dan niar yang sudah mampu berjalan sudah tiba dirumah.


felicya"nenek niar, om raka, om rehaan"


felicya memeluk niar dan menangis.


niar"kau harus tabah felicya, saraswati sudah tenang dialam sana dan tidak merasakan sakit lagi.


mereka semua lalu maksud lalu prima datang menyambut niar dan yang lainnya.


felicya"nenek, om perkenalkan dia mas prima suaminya maria. mereka menikah sebelum mama meninggal."


raka"lalu sekarang maria dimana feli?"


felicya"maria ada dikamarnya om. maria menolak untuk makan dan minum kami sudah membujuknya tapi maria terus menolak dan menyalahkan dirinya sendiri atas kematian mama. felicya mohon om bujuk maria untuk makan dan minum, feli takut maria kenapa² apalagi maria tengah mengandung. feli cuma punya maria setelah mama tiada"(menangis)


raka"berhentilah menangis, kami semua juga keluargamu. jangan merasa kalau kalian hanya berdua saja sekarang. ada om, om rehaan, nenek niar, tante gitta, om vano dan tante Rachel. kami semua keluarga kalian juga dan kau juga mengatakan kalau maria sudah menikah dan sedang hamil. suami dan anak maria juga keluargamu. jadi jangan merasa sedih dan sendirian lagi. sekarang tunjukan pada om dimana kamar maria. "


felicya mengangguk.


gitta"biar aku saja yang berbicara dengan maria. feli katakan saja padaku dimana kamar maria"

__ADS_1


felicya"kamar sebelah kanan setelah menaiki tangga"


gitta"baiklah.kau disini saja bersama raka dan yang lainnya. biar tante yang membujuk maria"


felicya mengangguk. lalu gitta naik ke lantai atas dan menuju kamar maria. tanpa mengetuk pintu gitta langsung masuk kekamar maria.


gitta melihat maria duduk diatas tempat tidur sambil memeluk lutut dan menyembunyikan wajahnya diantara lutut. gitta menutup pintu dan menguncinya.


gitta"apa ini yang kau maksud dengan terlahir kembali dengan kekuatan yang lebih kuat bahkan mampu menghancurkanku? tapi lihat sekarang keadaanmu jauh lebih menyedihkan dari nathan"


maria"jika hanya mengatakan itu lebih baik kau pergi saja"


gitta"tentu saja aku akan pergi, tapi dengan membawa felicya. karna kau telah mengabaikan felicya"


maria"jangan sampai kau menyentuh felicya walau seujung rambutnya"(mengangkat kepalanya menatap gitta)


gitta"kenapa tidak bisa, kau mengatakan kalau aku tidak punya hubungan apapun terhadap felicya. tapi sekarang aku punya alasan membawa felicya karna kau telah mengabaikannya. mana buktinya kalau kau akan ?menjaga felicya dengan baik. ingat maria, bukan saraswati yang menemani hati keabadian mu, tapi felicya. kalau kau tidak bisa menjaga felicya biarkan dia ikut bersamaku. "


maria"GITTALIA sampai kapan pun aku tidak akan pernah membiarkanmu merebut felicya diriku"


gitta"kalau begitu bangkit dari kesedihanmu maria, dan temui felicya dan jaga kesehatanmu sendiri supaya kau mampu melindungi felicya."


gitta mendekat maria dan duduk di sebelah maria.


gitta" aku tidak menyangka ternyata rahimmu jauh lebih subur dibandingkan nathan. belum ada 3 minggu kau berhubungan tanpa sengaja dengan prima"


maria"tante tau malam itu aku bersama siapa?"


gitta"tentu saja. sebab itu kau meninggalkan club malam karna tak ingin aku melihatmu. tapi sayangnya aku sudah lebih dulu melihatmu. awalnya aku terkejut melihat seseorang yang mirip nathan ada di tempat yang sama denganku jadi aku mencari tau siapa dia sebenarnya. barulah di rumah Wijaya pertemuan secara langsung diantara kita. dan cara kau menatap dan bicaramu padaku. membuatku yakin kau adalah reinkarnasi nathan"


maria"sebenarnya aku tidak ingin kau tau kami berdua untuk selamanya. tapi sayang semuanya sudah terlanjur, jika bukan sekarang cepat atau lambat kita juga pasti akan bertemu."


maria turun dari tempat tidur tapi ditarik oleh gitta hingga maria duduk dipangkuan maria.


gitta"kenapa kau panik. kau sudah punya suami yang bisa memuaskan nafsumu jika kambuh lagi"


maria" pernikahanku dengannya bukan berdasarkan cinta. aku hanya tidak ingin anakku lahir tanpa sosok seorang ayah itu saja."


gitta"benarkah?"


maria"ya, tapi bukan berarti aku akan membuka hati untuk cinta sesama jenis.. aku bukan lagi yang dulu"


maria langsung berdiri dan meninggalkan gitta di kamar dan turun kebawah menemui felicya.


...----------------...


ruang keluarga.


raka"seharusnya bunda tidak membiarkan tante gitta yang menemui maria, bagaimana kalau sampek tante gitta melakukan sesuatu seperti yang dia lakukan pada bunda nathan?"


niar"kau tidak perlu khawatir, bunda yakin maria tidaklah selemah nathan."


maria"nenek benar. aku tidak akan selama itu hanya karna menghadapi tante gitta"


"maria"ucap mereka bersamaan"


felicya"mariana"


felicya berlari memeluk maria begitupun maria membalas pelukan felicya.


felicya"berjanjilah padaku kau tidak akan meninggalkan ku"


maria"tentu saja. aku tidak akan pernah meninggalkanmu sampai kapanpun. kita akan terus bersama"

__ADS_1


niar"felicya mengatakan kau menolak untuk makan dan minum. lebih baik sekarang kau makan dan minum supaya kau tidak sakit dan janin dalam kandungan mu sehat"


mereka semuapun menuju meja makan. dan mulai menyantap makanannya.


raka"lalu sekarang tujuanmu apa maria? sebagai putri sulung, apa kau langsung mengelolah restoran peninggalan ibumu? atau menyelesaikan kuliahmu dulu?"


maria"keduanya om. kuliahku hanya tinggal beberapa bulan saja dan aku tinggal menyelesaikan 3 skripsi dari 3 jurusan sarjana yang kuambil setelah skripsi ku selesai aku hanya tinggal menunggu tanggal wisuda ku saja. dan selama itu aku akan sambil mengelolah restoran mama"


niar"jangan terlalu capek maria ingat kau sedang hamil."


maria"tenang saja nek aku dan bayiku tidak selemah itu"


niar"tetap saja kau harus menjaga kesehatan mu dengan baik"


maria menggangguk.


...----------------...


maria datang kekampus untuk menyerahkan skripsi terakhir, setelah berapa bulan memilih kuliah online sambil mengurus restoran peninggalan sang mama hanya felicya yang datang kekampus untuk kuliah offline.


saat maria berjalan di Koridor kampus menuju ruang dosen bimbingannya,telinga maria mendengar sesuatu. maria mendekati sumber suara dan melihat kerumunan. maria menerobos kerumanan dan terkejut melihat adegan didepannya. amarah dalam diri maria meledak, kuku maria memanjang dan netra maria berubah menjadi netra serigala berwarna ungu.


maria"NATHALIE"


pemilik nama Nathalie menoleh dan expresi wajahnya berubah pucat.


Nathalie"ma..ma..riana"


maria langsung menjambak rambut Nathalie dan membenturkan kepala Nathalie ke tembok berulang kali hingga darah mengalir dari kepala Nathalie dan membekas ditembok. para mahasiswa lainnya hanya menonton tidak berani melerai maria dan Nathalie. felicya yang terduduk dilantai dengan darah disudut bibirnya mencoba bangun dan mendekati maria.


felicya"maria(memeluk maria dari belakang) cukup.. sudah cukup dia bisa mati maria, hentikan"


maria"dia harus mendapatkan hukuman dariku karna berani menyentuhmu bahkan membuatmu meneteskan darah. aku tidak akan Terima perlakuannya padamu."


maria menghentikan aksinya yang membenturkan kepala Nathalie yang sudah berlumuran darah. maria beralih ke tangan Nathalie dan sekali percobaan, maria mematahkan kedua tangan Nathalie. setelah itu membiarkan nathalie tergeletak dilantai.


maria"siapapun yang berani macam² denganku atau adikku maka dia urus mendapat balasan 1000× lipat dari yang dia perbuat."


maria membawa felicya ke UKS. di UKS maria membersihkan darah disudut bibir felicya masih dengan sisa kemarahan yang ada untuk Nathalie. jika saja felicya tidak mencegahnya, dirinya pasti benar-benar sudah membunuh Nathalie.


felicya"kau siapa?maria yang ku kenal bukanlah wanita yang kejam. kau siapa?"


maria"aku tetap maria yang kau kenal sekaligus saudari kembar mu. aku sudah mengatakan mu, kau akan mengerti dengan sendirinya seiring berjalannya waktunya. sekarang katakan padaku kenapa Nathalie menyerangmu?"


felicya"bukankah sudah terlambat kau menanyakan alasannya, sedangkan kau sudah membuatnya seperti itu?"


maria"jawab saja pertanyaan ku"


felicya"Nathalie mengira kalau diriku berusaha menggoda kekasihnya. tapi sebenarnya bukanlah seperti itu. bastian lah yang selalu menggangguku"


maria"bastian?"


maria pergi meninggalkan UKS, dengan sisa kemarahan yang ada maria mencari bastian diseluruh kampus. dan berhenti di arena basket. maria mendekati arena basket, suara sepatu hak tingginya menggema di arena basket. seluruh mahasiswa yang berada arena basket menatap kepemilikan suara sepatu hak tinggi itu dan mulai gemetar saat melihat maria mendekati mereka.


bastian melempari maria dan bola basket tapi bisa ditangkap maria dengan mudahnya. dan dengan mudah nya pula maria mengembalikan bola basket itu ke bastian hingga basket itu menghantam wajah bastian hingga hidungnya mengeluarkan darah.


maria"itu balasan yang belum seberapa dariku karna berani menganggu felicya. jika kau berani menganggu felicya lagi akan kupastikan kau akan bernasib lebih buruk dari kekasih mu itu"


maria meninggalkan arena basket dan menuju ruang dosen pembimbing nya menyerahkan skripsi terakhirnya lalu pergi dari kampus bersama felicya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


bersambung

__ADS_1


__ADS_2