Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
14.Rencana Tuan Muda


__ADS_3

Halo semua balik lagi nih gak sabar buat baca nya kan tunggu bentar sebelum baca novel nya baca dulu ini.


Jadi aku mau minta maaf sebesar besarnya sama pembaca novel aku kalok misalkan aku buat kalian nunggu epsnya lama banget nih.


Jadi aku ada alasan tersendiri kenapa aku selalu lama updatenya semua dikarenakan setiap eps kalian tahu kan kalok rata rata semua eps aku ada gambarnya dan beberapa adegan 18+,jadi dari pihak manga toon nya atau novel toon aku tanya kenapa update nya lama kasian pembaca pembaca aku nungguin.


Terus katanya emang kalok banyak foto dan ada tanda adegan 18+ nya agak lama di update.


Terus kalok kalian bilang gak usah pakai gambar aja,nanti ada pembaca yang pusing bacanya karena banyak tulisan.


Karena aku udah banyak novel novel yang aku baca banyak tulisannya bisa bikin mata capek jadi aku gak mau kayak gitu.


Mohon pengertiannya ya semua pembacaku,jangan lupa like,vote,dan tambah ke favorit biar tahu kapan novel aku update🥰.


Selamat membaca semuanya,jangan bosan ya😂.


-


-


-


-


Pagi itu setelah perdebatan sepele di kamar semalam,Retta terbangun dan tak melihat Rey di samping tempat tidurnya.


“Rey di mana kamu,apa kamu marah hanya karena masalah semalam?” Gumam Retta.


Retta pergi ke kamar mandi menyalakan keran air hangat dan berendam di sana kira kira setengah jam di sana tak terasa.


Retta keluar dari kamar mandi,dan memakai pakaian cassualnya,rencananya hari ini dia akan berjalan jalan di mall dengan Luna.


Dan entah sejak kapan mereka berdua sangat akrab bagaikan adik kakak.


Retta turun kebawah dan tidak melihat sedikit pun bayangan sang suami tercintanya. “Apa dia benar benar marah padaku?”tanya Retta sedikit bingung.


Retta membuat teh untuk dirinya dan meminumnya hingga habis.


Dilihatnya Bi Sri ada di taman sedang menyiram bunga.


“Bi,Rey dimana ya?” Tanya Retta tiba tiba yang membuat Bi Sri sedikit terkejut.


“Ehh,nona muda? Tadi Tuan muda sudah pergi dari pagi sekali.”jelas Bi Sri.


“Ok,terima kasih infonya Bi,saya mau keluar dengan Luna dulu dia sudah di depan pintu”kata Retta ke Bi Sri.


“Hati hati nona muda”kata Bi Sri menunduk hormat,dilihatnya nona mudanya sudah keluar dari pintu Bi Sri mengambil Hand Phone di sakunya dan menelpon Tuan mudanya.


“Hali tuan muda? Nona muda sudah keluar dengan Luna”


“Baiklah jangan sampai dia tahu tentang hal ini”


“Baik tuan”


——————————————————————


Di Mall Grand Indonesia,


Luna dan Retta sudah sampai disana,Luna mengajak Retta untuk jalan jalan agar rencana Rey berjalan sempurna.


Apa yang direncanakan Rey kira kira?


Luna dan Retta berjalan jalan mencari tempat makan untuk sarapan


“Kak kita sudah lama berkeliling kapan kita makan aku sudah lapar”Luna berbicara lesu


“Ahhh kita makan dulu disana deh kalok gitu”kata Retta


Luna dan Retta masuk kedalam restoran ramen disana,mereka memesan ramen sesuai selera sendiri.


Sambil menunggu makanan Retta membuka pembicaraan dan bercerita masalahnya dengan Rey hari ini


“Yah mungkin memang dia kesal kak, kak Rey memang begitu orangnya dia bisa cepat marah”kata Luna meyakinkan Retta,Luna melihat wajah Retta yang sangat sedih karena dia merasa bersalah hanya karena masalah kecil,sebenarnya bukan bertengkar mulut semalam tapi karena Retta tidak sengaja menendang Rey sehingga Rey kesal.


“Kak aku ke kamar mandi bentar ya kebelet pipis nih”kata Luna


“Halo kak Rey rencana pertama berhasil membuat Retta sedih dan kurasa kau terlalu berlebihan”


“Biar lah kalok tidak begitu dia tidak akan sedih”


Luna mematikan HP nya dan kembali ke mejanya dimana makanan sudah tiba.


Setelah makan Luna mengajak Retta pergi ke toko sepatu dengan alasan Luna ingin membeli beberapa sepatu olahraga dan beberapa high heels, nyatanya itu semua rencana kedua Rey,entah apa yang akan dipikirkan Retta nanti.

__ADS_1


Luna mengajak Retta untuk membantu nya memilih beberapa sepatu,tapi selain rencananya Luna jadi tergiur dengan beberapa sepatu keluaran terbaru di toko sepatu tersebut.


Setelah setengah jam memutari toko sepatu Rey memberi aba aba pada Luna.


Luna pura pura melihat kebelakang dengan ekspresi terkejut sehingga membuat Retta sendiri penasaran “ada ap....”


Belum sempat Retta menyelesaikan kalimat nya Luna langsung menutup mulut Retta dan memberi aba aba pada Retta untuk mengintip sedikit tanpa bersuara sedikitpun Retta mengangguk dan mengintip. Disana dia melihat Rey tengah memeluk seorang gadis dan berbicara mesra.


“Siapa itu? Itu bukan Kyra lalu siapa? Rey apa aku sungguh membuatmu benar benar sangat marah hingga kau tega melakukan hal ini padaku?”gumam Retta.


Matanya terlihat berkaca kaca tapi Retta tetap berusaha terlihat tegar.


Retta menarik tangan Luna untuk pergi.


“Kak??kenapa pergi kita harus melabrak mereka!!!”kesal Luna yang berpura pura.


Retta menggelengkan kepalanya menandakan dia tidak setuju.


“Kak tunggu diluar saja aku akan membayar dulu sepatu itu”kata Luna sambil menunjuk beberapa kotak sepatu yang sudah di pegang oleh pegawai tokoh sepatu itu.


Setelah membayar Luna pergi menghampiri Rey “kak Rey rencananya berhasil dia sangat ingin menangis tapi ya you know she try her best to stay strong”kata Luna kembali manja.


“Kak Diana juga hebat banget aktingnya untung di bolehin sama mas Riko,kalok gak bilang gak tau tuh marahnya gimana”Luna tertawa


“Ihhh Luna awas kamu yah aku sumpahin gak dapat jodoh nanti”tegas Diana


“Jangan lah kak”kata Luna


“Udah kasian Istriku nungguin kamu”kata Rey


Sementara Retta yang dari tadi di luar “grrr,berani kamu Rey dibelakang aku kayak gitu sia sia aku selama ini nyerahin semua milikku ke kamu grrr”Retta tampak meledak ledak namun di redakannya saat melihat Luna keluar.


“Kak maaf lama ya? Sorry ya tadi itu pegawainya gak bisa bayar pakai kartu jadi dia manggil pegawai lainnya deh”ucap Luna bohong.


“Gpp,gimana kalok kita nonton dulu?”tanya Retta


“Hmmm,jam 11? Ok deh”kata Luna sambil melihat jamnya


“Kenapa gak bisa ya?”tanya Retta


“Bisa kok,nanti soalnya jam 3 aku mau kerumah teman aku dia uda lahiran jadi mau kasih kejutan”kata Luna lagi lagi berbohong.


Di bioskop


Retta dan Luna menunggu jam tayang film mereka rencananya mereka akan nonton film Mariposa.


Kebetulan Andre sedang ada di bioskop yang sama dia ingin menonton film yang sama.


Di tempat Andre berdiri dia nampak melihat Retta “gua samperin lah”


“Retta sendirian ya?”


“Ehhh Dre sama siapa?”


“Sendiri mau nonton film Mariposa”


“Lah sama dong”


“Ehh tempat duduk kita deket nih”


“Lu nonton sama siapa kok ada dua sama suami ya”


“Gak sama adek ipar”


“Ohh”


Luna datang dan duduk di sebelah Retta


“Luna kenalin ini Andre teman kakak”


“Luna”


“Andre”


Mereka berjabat tangan.


Andre terpesona dengan kecantikan Luna yang berdiri di depannya bagaikan bidadari yang baru turun dari surga.


Retta membuyarkan lamuan Andre


“Ehh jam tayangnya uda mau mulai yuk bareng aja masuknya”kata Retta.


Mereka bertiga masuk kedalam bersama dan mencari tempat duduk masing masing

__ADS_1


“Loh kak Andre kok duduk di sebelah aku?”tanya Luna.


“Mana aku tahu aku dapatnya juga disini”kata Andre.


“Asik aku duduk sebelah dia nih makin debar debar aku”gumam Andre senang.


Mereka duduk menonton film percintaan yang seru itu.


Tak terasa jam sudah pukul 2,Luna harus bergegas pulang.


“Aku anterin aja”kata Andre


“Gak repotin kak?”tanya Luna


“Gpp!”kata Andre semangat


“Yaudah makasih yah”kata Luna tersenyum.


Andre berdebar debar dengan hanya melihat senyuman Luna.


Retta dan Luna akhirnya pulang diantar oleh Andre.


Setelah mengangar Luna dia mengantar Retta


“Re,kayaknya gua jatuh hati deh sama Luna”kata Andre


“Jangan macem macem sama dia,dia adik ipar gua,gua gak mau dia kenapa napa,gua temenan sama lu udah lama,gua gak mau dia jadi korban kayak cewek cewek yang lu pacarin.”kata Retta


“Gua serius Re,gua bakal berubah demi dia”kata Andre serius.


“Gua gak tau yang penting kalok lu serius kejar dia tapi awas sampai gua tahu kalok lu buat dia nangis, ini kontaknya deketin dia minta restu ortunya diam diam”kata Retta.


“Makasih Re baik bangeg tuh udah nyampe”kata Andre


Retta turun dan melambaikan tangannya dia pulang dan beristirahat dirumah,saat masuk dia tidak menemukan siapa pun dirumah itu dan bodo amat dia masuk ke kamar merebahkan diri dan memainkan HP nya.


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 05.30 Retta segera mandi,saat ritual mandi nya telah usai dia memakai jubah mandinya dan keluar.


HP nya berbunyi dan Retta mengangkat telpon dari nomor tak di kenal itu.


“Halo? Siapa ya?”


“Jika kau ingin suami mu selamat datang ke hotel moon,pastikan pakai gaun yang indah hahahahahaha”


Telpon di matikan “ada apa dengan Rey apa dia baik baik saja aku disuruh datang ke hotel?memakai gaun yang indah? Tidak lebih baik aku cepat bersiap daripada Rey kenapa napa”kata Retta khawatir.


Dia segera bersiap dengan cantik,dari tadi pikirannya negatif terus karena telpon yang di teriman nya merupakan suara laki laki dan di suruh datang ke hotel moon,hotel paling megah dan besar.



“Rey tunggu aku jangan sampai kamu kenapa napa”gumam Retta cepat cepat pergi memesan taxi.

















Gimana gak ku lanjutkan biar makin penasaran kira kira ada apa dengan Rey nih. Dan maksud rencananya apa ya?

__ADS_1


Tunggu eps selanjutnya ya, aku senang kalian suka sama novel aku makasih semua buat support aku terus.


Jangan lupa like,vote, dan tambah ke fav biar tahu kapan novelnya update🥰.


__ADS_2