
Hai semua nya selamat siang/sore/malam/pagi.
Selamat membaca semua nya🥰.
-
-
-
-
“Permisi apa anda tahu di mana rumah om baim dan tante lia?”tanya Rey pada salah satu warga di sana.
“Ahhh iya tinggal lurus saja belok kanan rumah warna putih abu abu”kata salah satu warga di sana.
“Baik lah terima kasih!” Ucap Rey lalu pergi kerumah yang di tujukan oleh warga tadi.
Kini Rey sampai di depan pintu gerbang rumah putih abu abu tersebut,dia masuk perlahan mengetuk pintu rumah.
“Permisi maaf mengganggu,permisi”
Pintu terbuka dan betapa terkejut nya perempuan yang berdiri di depan pintu,cepat cepat di tutup nya pintu rumah tersebut kenapa dia ke sini? Pikiran itu terbenang di kepala Retta “Re tunggu” Rey menahan pintu dengan kaki nya.
“Siapa Retta? Ada tamu kok endak di suruh masuk?” Tanya om Baim yang tiba tiba muncul di sebelah nya.
Aduh om pakai muncul segala lagi haduhhh.
__ADS_1
“Ohhh nak Rey rupa nya,sini ayo masuk nak Retta dari tadi nungguin kamu loh”kata om Baim mempersilah kan Rey masuk.
Apa lagi ini om ahhhhh
Ternyata kau dari tadi menunggu ku yah gadis kecil.
Rey tersenyum melihat Retta,namun Retta membuang muka nya “Re kamu mau pulang kan kasihan aku sendiri loh gak ada yang nemenin” Rey mencoba membuka suara dari pada sunyi seperti ini.
“Owalah kalok gitu saya permisi dulu yah”om baim pergi meninggalkan Rey dan Retta berdua di ruang tamu,merasa om Baim sudah tak terlihat lagi Retta menghela nafas nya pelan lalu membuka mulut nya untuk bersuara “bukan kah kau sudah ada yang menemani?” Kata Retta ketus pada Rey,Rey segera bersimpu meletakan kepala nya di paha Retta.
“Sayang....maaf itu salah ku dia yang melakukan itu,aku sudah mencoba mengusir nya tapi dia bersi keras maaf Re ku mohon pada mu,mama dan papa tidak mengizinkan aku pulang jika kau belum pulang ku mohon Retta”
Retta merasakan sisi iba di dalam lubuk hati nya namun di sisi lain dia ingin tertawa terbahak bahak,mulut Retta yang sudah tidak tahan untuk mengeluar kan suara gelak tawa nya pun mencuat juga suara tawa nya “ahahahahaha,papa sama mama baik juga ahahahaha”Rey merasa di bully oleh istri nya sendiri lalu memukul tangan Retta dengan pelan “Re....gak lucu tau ihhhh”Rey mencubit pipi Retta karena gemas.
“Jadi kamu mau kan pulang?”Rey menatap lurus bola mata Retta dari yang terdalam.
“Mau di makan yah sayang?”Rey menatap Retta.
“Hmmm,apa nya?”Retta yang di buat bingung oleh Rey.
“Itu loh bibir nya jangan di monyongin terus”kata Rey lagi lagi mencubit pipi gemas Retta.
Malam itu juga sinar rembulan masih diam di tempat nya Rey dan Retta ber pamitan dengan om Baim yang dari tadi menunggu mereka,karena tante Lia sedang tidur.
Rey memutuskan untuk menginap dua malam di hotel untuk membalas kesalahan nya dengan menghibur Retta,kini Rey tengah sibuk mengemudi kan mobil nya menuju hotel yang akan mereka diami.
Rey mengusap lembut pipi Retta yang sedang tertidur lelap andai aku mengenal mu lebih dulu mungkin kah hidup ku akan berubah tidak ada kata play boy dari orang orang? Terima kasih kau sudah mau menerima ku apa ada nya (*bukan ada apa nya yah guys🤣).
__ADS_1
Kini jam sudah menunjukan pukul sembilan empat lima sudah hampir tengah malam,cahaya rembulan yang tadi nya terang benderang kini sudah hilanh seperempat bagian tertutup awan.
Mobil memasuki basement dan Rey memarkirkan mobil nya detik itu juga Retta terbangun “hmmm....kita di mana gelap sekali....”Retta berbicara khas orang bangun tidur dan mengucek mata nya keadaan di base ment memang saat itu gelap karena lampu tidak di nyalakan.
Retta yang masih bingung dan mengantuk itu segera turun dengan lemas akibat dia tertidur di mobil sehingga tubuh nya pegal pegal “diam nanti jatuh” Rey segera mengambil alih menggendong tubuh Retta yang mungil itu.
Sedangkan Retta hanya menurut saja lalu mengalungkan ke dua lengan nya pada leher Rey,Rey masuk ke dalam lift khusus di sana hanya beberapa detik saja kini mereka telah sampai di lantai atas lantai 30 Retta dari tadi yang masih terlihat lesu terkejut karena dari lantai bawah begitu cepat sampai hanya dengan beberapa detik saja.
****
Rey tengah duduk di sandaran kasur memainkan HP nya,Retta datang dengan memakai lingerie yang membuat pria normal manapun akan tergoda,Rey menelan saliva nya karena dia sudah berjanji pada diri nya sendri untuk menahan hasrat nya.
Retta kini duduk di pangkuan Rey saling menatap dari mata ke mata “sayang aku lagi pengen...”Retta terus membujuk Rey untuk melakukan hubungan intim, “tidak....kau sedang hamil Re”Rey mengelus rambut Retta “tapi aku mau....”Retta mencoba berbagai cara agar Rey merasa terangsang.
Entah setan mana yang sedang merasuki Retta,padahal dia masih hamil dan Rey sudah berjanji,karena merasa terbawa suasana Rey mengimbangi permainan Retta,makin suara desahan Retta mencuat dari bibir nya makin pula Rey menjadi bertambah liar.
“Hmmm ahhh Rey....sayang....”gurauan Retta membuat Rey makin cepat menggoyangkan kepimilkan nya di dalam,racauan dan desahan terdengar dari mulut Rey dan Retta.
Mungkin jika kasur dapat berbicara dia sudah berteriak minta tolong dari tadi,akibat permainan liar dan ganas antara Rey dan Retta,masing masing kini sudah merasa kelelahan dan tertidur dengan posisi saling mendekap erat.
Rey terbangun pukul enam pagi,Retta masih terlelap,Rey memgacak rambut nya gusar kini dia menyesal mungkin akan begitu terus di ulangi lagi dan lagi lalu menyesal lagi dan lagi.
Maaf Re aku mengingkar janji pada diri ku sendiri.
*****
Hai mungkin ini agak pendek atau gimana yah, maaf yang sepenuh penuh nya buat Readers “Kau Milikku Selamanya” maaf juga misal kan update nya lama bangettt karena aku akhir akhir ini agak gimana yah bilang nya gak enak badan gitu deh pokok nya ini pun nyempatin up nya makasih yah semangat dari kalian tunggu sampai aku benar benar fit yah aku up yang banyak deh🙏🏻🙏🏻🙏🏻.
__ADS_1
Jangan bosan yah sama novel nya🥰.