Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
18.Manja Sesekali Tak Apa


__ADS_3

Haiii semua nya aku tambah semangat update novel terus waktu baca semua comments kalian makasih loh support nya terharu banget aku🥰.


Selamat membaca yahhh


-


-


-


-


Di kastil besar Rey,


Rettah duduk di ruang keluarga menunggu kedatangan Bi Sri yang sedang membeli pembalut.


HP Retta berbunyi dan mendapat panggilan dari Rey


“Halo sayang kenapa kok lesu muka nya senyum dong” kata Rey yang sedang luang di kantor nya.


“Hmm gak kenapa kok lagi ada tamu aja!”Kata Retta.


Rey menaikkan alis nya dan mengubah eskpresi nya


“Tamu?? Siapa yang memperboleh kan tamu itu menginjak kastil ku hahh?? Udah bosan kerja yah pengawal itu hahh” Rey kesal dan mematikan telpon nya


“Ehhh bukan gitu loh astagaa”kata Retta.


Retta keluar menuju para pengawal yang sedang duduk “pak sabar aja yah nanti”


Sedangkan pengawal yang melihat nona muda nya berkata seperti itu bingung “apa maksud nya nona?”


Retta tersenyum dan meninggalkan pengawal itu bingung sendiri karena Bi Sri sudah sampai.


Tak butuh waktu lama Rey sampai di kastil nya


“Siapa hah tamu nya berani dia injak kastil ku ini kamu.... gak mau kerja lagi yahh”kata Rey teriak memarahi pengawal yang sedang bertugas


“Tapi tidak ada tamu Tuan yang masuk”.


Rey bingung dan meninggalkan pengawal tersebut lalu masuk kedalam mencari Retta


“Ini yang di maksud nona muda tadi yah” gumam pengawal tadi.


“Sayanggg di mana tamu itu hahh berani dia masuk ke sini!”kesal Rey.


“Ahahahahahaha” Retta tertawa terbahak bahak melihat tingkah laku suami nya


“Apa sih gak lucu tau harus di kasih pelajaran ini” kata Rey lalu menghampiri Retta.


“Eitsss tunggu harus libur seminggu sayang”kata Retta.


“Hahh kok gitu?”kata Rey.


“Kan aku bilang tamu aku datang yah tamu yang aku maksud itu aku lagi datang bulan loh”kata Retta lalu tertawa melihat suami nya.


“Datang bulan? Ahhh bodoh sekali aku?”


Gumam nya.


“Aku akan di rumah aja nemenin kamu!”kata Rey.


“Ehh ngapain cuman datang bulan kok!”teriak Retta karena Rey sedang berjalan menuju lemari pakaiannya.


“Auhhhh sakit bangettt”teriak Retta.


“Hahh apa yang mana sakit?”kata Rey panik yang baru saja selesai memakai baju rumah nya.


“Perut ku kram sekali sakit.....”Retta meracau kesakitan.

__ADS_1


“Biii Sri bawa air hangat ke sini”Rey berteriak dari atas, mendengar nama nya di pangg Bi Sri segera membawa kan barang yang di maksud Tuan nya.


“Ini Tuan,apa Nona perut nya kram?” Tanya Bi Sri.


“Iya dia kram kata nya dan sangat sakit!” Kata Rey yang sedang membatu Retta meminum air hangat itu.


“Hati hati Tuan wanita saat datang bulan mood nya bisa berubah ubah”kata Bi Sri lalu permisi turun dan melanjutkan pekerjaan nya.


Mendengar kata kata Bi Sri Rey bingung sementara Retta yang mendengar kata kata Bi Sri barusan timbul ide licik nya “ahah aku akan bersikap manja nanti pada nya hahahhah otak ku ini memang pintar Retta” kata Retta dalam hati.


“Sini”kata Retta manja memanggil Rey agar Rey duduk di samping nya.


“Kenapa?”kata Rey datar.


“Minta kartu nya!”kata Retta manja.


“Kartu? Buat apa?”Rey mengeluarkan kartu limited nya yang berisi banyak uang yang tidak akan habis habis.


“Ayo pergi kita belanja ayooooo”Rengek Retta manja.


“Tidak kau harus istirahat di rumah”tegas Rey.


“Hikss kau jahat pada ku hikss”Retta mengeluarkan mata puppy eyes nya dan berpura pura nangis laki laki normal mana yang tidak ter enyub hati nya melihat wanita yang di cintai nya melakukan hal semacam itu.


“Ehhh baik lah ayo bersiap siap”kata Rey.


“Yess suami ku terbaik”kata Retta lalu mencium pipi Rey dan berlari untuk mengganti pakaian nya sedangkan Rey hanya menggeleng kepala nya melihat tingkah laku gemas istri nya.



“Lihat aku cantik kan”manja Retta yang baru saja selesai mengganti pakaian nya.


Rey hanya diam melihat istri nya


“Ayo lahh kau pasti mengumpat bahwa aku jelek kan jahat huhh”kata Retta manja lagi.


“Tidak kau cantik sayang aku sangat terpesona melihat nya!”kata Rey membujuk Retta yanh sedang cemberut memonyongkan bibir nya itu.


Rey memasuki mobil dan melihati istri nya yang dari tadi duduk diam karena sangat senang,lalu di usap nya rambut Retta yang menghalangi wajah nya”sempurna kau cantik sekarang” seru nya setelah membenarkan rambut Retta.


“Apa? Jadi aku baru cantik sekarang!!”bentak nya


“Astaga untung gak keluar jantungku tadi manja kayak anak kecil sekarang galak kayak singa kapan penderitaan ini berakhir”resah Rey dalam hati nya.


“Tidak tidak maksud ku kau makin cantik jika seperti itu”.kata Rey.


“Ayo jalan”kata Retta.


Selama perjalanan


Retta yang dari tadi duduk diam di mobil karena macet mulai merasakan jenuh dia mulau mengubah posisi duduk nya,memegang tangan Rey yang satu nya dengan manja.


“Nah kan berulah lagi dia tadi marah marah sekarang balik lagi ke bayi”umpat Rey dalam hati.


Selang beberapa menit mobil Rey telah terparkir di salah satu mall besar.


Retta dan Rey masuk ke dalam dan Retta terus saja memegangi tangan Rey dengan manja layak nya pasangan pada umum nya.


“Sayang aku mau es krim”kata Retta manja.


Rey lalu membawa Retta ke tempat es krim yang dekat dari tempat mereka jalan tadi mereka sampai di toko es krim yang besar dan mewah itu bertuliskan di atas papan nama nya Haagen Dazs.


“Gak salah dia bawa aku ke sini?hihihi”Retta bergumam di hati nya.


“Selamat datang Tuan dan Nona”hormat salah satu pelayan di sana.


Rey mencari tempat duduk yang nyaman di sana sedangkan Retta hanya mengekori nya saja.


“Reyyy mau kemana?”tanya Retta panik

__ADS_1


“Mau ke toilet mau ikut?”tanya Rey menggoda Retta.


Retta langsung menggelengkan kepala nya malu.


Selang 10 menit Rey yang baru saja keluar dari kamar mandi melihat penampakan yang tidak asing “ngapain sih si Andre itu ketawa ketawa sama istri gua dasar kutu kumpret!” Kesal Rey dalam hati nya dan berjalan ke arah Retta “sayang sudah? Ayo pulang!”tegas Rey menatap sinis bola mata Retta.


Bulu kuduk nya seketika naik seolah olah merasakan hawah yang sangat suram dan dingin.


“Dre aku pulanh dulu!”teriak Retta yang sudah di tarik oleh Rey.


Mobil yang sedang ada di jalan tersebut nampak sunyi,Retta mencoba untuk membuka percakapan karena macet yang lebih parah dari tadi pagi “hmm Rey marah ya???”tanya Retta.


“Gak”jawab Rey cuek.


“Tapi kamu marah!”kata Retta lesu.


“Tidak!!”Tegas Rey membuat Retta bergidik ngeri.


Retta mengecup pipi Rey agar tidak marah lalu memeluk nya “jangan galak galak seram tau”kata Retta memberanikan diri.


Rey menatap tajam ke arah Retta lalu mengangkat wajah kecil nya yang menggemaskan di tatap nya mata Retta lalu Cup!.


Rey melumati bibir Retta sehingga membuat Retta terkejut “ehmppp” Retta kehabisan nafas karena Rey menjelajahi setiap inci mulut Retta tanpa memberi ampun.


“Hah hah hah!!! Mati aku lama lam”kata Retta menarik ciuman itu.


“Aku belum puas lebih baik aku marah saja!”kata Rey kesal padahal itu niat licik nya mengerjai Retta.


Retta berpikir sejenak lalu menatap Rey dan dia mengambil alih ******* bibir Rey,Rey membalas ******* itu dengan ganas.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah dan Rey menuju kamar di ikuti oleh Retta.


Di kamar Rey duduk di sofa dan memberi kode pada Retta agar duduk di pangkuan nya. Retta mengerti dan segera duduk di pangkuan Rey lalu melanjutkan permainan ******* bibir tersebut karena Retta sedang tidak suci Rey hanya bisa melakukan hal tersebut dari pada membuat nya frustasi.


Setelah selesai Rey memeluk Retta dan meminta maaf pada nya karena kasar.


“Huftt aku harus sabar menghadapi wanita yang dalam fase ini bagaimana nanti dia hamil?” gumam Rey.


“Jangan marah marah Rey nanti Retta takut”
















__ADS_1


Semua nya makasih yah yang udah support aku terus terharu banget aku sama kalian yang udah semangatin aku terus makasih yah😊.


Tunggu eps selanjut nya dari aku yah jangan lupa di like,vote dan di rate yah jangan lupa tambah ke fav biar tahu kapan aku update novel ini🥰.


__ADS_2