Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
33.Halilintar Untuk Retta dan Rey


__ADS_3

“Yah sudah siap belum sih lama banget sayang” kata Rey yang kesal menunggu Retta dari tadi sedang mengurus anak anak nakal itu “kau jangan hanya mengoceh Rey bantu aku kalok mau cepat kerja nya ngoceh terus”kesal Retta dari dalam kamar hingga terdengar ke telinga Rey.


Setelah beberapa menit Retta sudah membawa si kembar keluar menuju mobil,dan membiar kan barang barang yang di kamar berserah kan, “ayo tunggu apa lagi” kata Retta memanggil Rey,yah Retta sedang kesal karena tingkah laku Rey dari tadi,dia meminta nya membantu nya agar cepat malah di ajak main sama papa nya sungguh membuat Retta kesal.


“Jangan marah marah nanti cepat tua”kata Rey menggoda Retta,Retta hanya mencibir kan bibir nya ke depan “aku minta maaf yah sayang”kata Rey lalu menggenggam jari jemari mungil milik Retta “hmmm iya”kata Retta lalu menatap ke jalanan sekali sekali dia mengintip Rey dan si kembar yang dari tadi tertidur pulas dia tidak yakin jika akan meninggal kan si kembar pada mertua nya karena takut merepot kan meski itu hanya beberapa jam saja.


****


“Selamat yah Kyra” kata Retta cipika cipiki dengan Kyra yang kini tampil cantik bagai kan ratu dan raja kedua nya “yoo sahabat gua dah ada yang di halalin nih”kqta Retta menggoda lalu turun dari panggung “bro nikah tuh enak loh”kata Rey menggoda Andre lalu pergi mengikuti Retta yang sedari tadi sedang berbincang dengan Leo dan juga Luna.


“Enak bro gak kerja lagi”kata Rey menepuk pundak Leo,yah semenjak Luna dan Leo berpacaran Rey tidak lagi mengizinkan Leo datang ke kantor,dia menyuruh diri nya menemani Luna dan menjaga nya namun di gaji dengan syarat tidak membiar kan Luna terluka “kapan nih kalian kayak gitu?” Tanya Retta tiba tiba sambil menunjuk ke arah pelamninan di sana “apa sih kak”kata Luna menepuk lengan Retta pelan “mau nya sih secepat nya tapi Luna nya masih mau selesain S2 dulu iya kan sayang?”kata Leo di ikuti Luna yang mengangguk kan kepala nya.


Flashback on


“Luna! Tunggu aku serius kali ini aku benar benar ingin lebih mengenal mu ku mohon”kata Leo yang menahan Luna yang hendak pergi,mereka kini sedang makan malam atau biasa di sebut *candle light dinner **gak tau? Cari google pengen? Cepat cari cowok🤣.


“Tapi aku belum siap...aku takut di tinggal kan lagi”kata Luna menghentikan langkah nya karena tangan mya di tahan oleh Leo.

__ADS_1


“Aku bersumpah atas nama ku Luna...aku tidak akan pernah meninggal kan mu...yah kecuali jika aku bekerja dan harus keluar kota”kata Leo melepas genggaman nya lalu mengisyarat kan Luna untuk duduk lagi.


“Aku takut tidak bisa menerima mu dengan tulus”kata Luna lalu menundukan kepala nya dan kembali menatap bola mata Leo,kemudian mata mereka terkunci di satu titik dan saling menatap satu sama lain “maka kau bisa belajar menerima aku dengan tulus Luna...aku mohon aku bersumpah pada diri mu”Leo terus memohon pada Luna agar dia mau menerima nya,laki laki ini terus memohon pada Luna,dia saja hanya untuk mengajak Luna makan sekarang yang marah pada nya sangat susah sekali.


“Mungkin kau benar aku bisa belajar menerima mu lebih dulu”kata Luna lalu menampil kan senyuman nya.


“Ok kali ini kita pacaran”kata Leo lalu memeluk Luna senang.


Flashback off


“Nak,cepat pulang nak Dilan dan Della mereka tiba tiba muntah muntah dan tidak nafsu makan” jelas mama Mia di telepon lalu mengakhiri perbincangan nya,Rey melihat Retta yang nampak sangat pucat dan panik “sayang kenapa?”tanya Rey khawatir “itu...Dilan sama Della huhh huhh”nafas nya masih terengah engah “apa sayang?” Tanya Rey lagi “tidak ada waktu cepat pulang” teriak Retta lalu berlari di ikuti Rey dari belakang.


“Kenapa sayang? Jangan buat aku khawatir”kata Rey yang juga ikut panik melihat Retta yang dari tadi tidak tenang,Retta menghembuskan nafas nya kasar “tadi mama telepon kata nya Dilan sama Della gak mau makan terus muntah muntah badan nya juga lemas”kata kata itu membuat Rey mengerem mobil nya mendadak “Rey!” Teriak Retta yang terkejut “maaf! Kita harus cepat”kata Rey lalu dengan cepat tapi hati hati melajukan mobil nya tidak butuh waktu lama kedua nya telah tiba di depan rumah orang tua nya,Retta yang lebih dulu turun langsung berlari ke dalam rumah “mama! Mereka kenapa?” Tanya Retta memecah kan kesunyian rumah tadi,dia menghampiri kedua anak nya yang sudah berumur 1 bulan lebih itu dan mendekap nya “kita harus ke rumah sakit Re”kata mama Mia lalu mengajak Retta untuk berdiri dan segera keluar.


Rey yang sangat kasihan segera kembali ke mobil untuk melaju ke rumah sakit,Retta terus terisak bagaimana tidak kulit Della memucat dan terasa dingin tapi masih bisa sedikit aktif,berbeba dengan Dilan yang tubuh nya panas mungkin demam.


****

__ADS_1


Mereka kini sedang menunggu kedua nya tengah di rawat,Retta merasa frustasi mungkin suatu penyesalan bagi nya meninggal kan kedua nya yang masih kecil,selang beberapa menit terdengar suara langkah kaki yang menghampiri mereka yah Luna dan Leo ,mereka segera mengunjungi Dilan dan Della saat mengetahui kedua nya sakit dan meninggal kan acara pernikahan Kyra dan Andre.


“Apa mereka baik baik saja kak?”tanya Luna pada Retta,kedua keponakan nya yang kini sedang berada di dalam ruangan.


Retta hanya mengangkat bahu nya,mata nya bengkak dan merah di samping nya Rey terus mencoba menenang kan diri nya mengelus dan mendekap erat tubuh mungil Retta.


5 jam sudah mereka menunggu,Retta kini sedang tertidur di pangkuan Rey,begitu juga dengan Rey yang sudah tertidur dengan posisi duduk,terdengar suara langkah kaki Rey membuka mata nya cepat di ikuti Retta yang lalu membenar kan posisi nya,dokter mendekati mereka yang baru saja keluar dari ruang gawat darurat “orang tua atas nama bayi Dilan dan Della”kata dokter itu menurunkan sedikit wajah nya melihat Retta dan Rey yang mengangguk “ada kabar gembira dan sedih nya apa kalian siap mendengar kan?”tanya dokter itu “yah tentu cepat lah”kata Rey yang sudah tak sabar lagi.


“Untuk Dilan dia harus istirahat dan lebih harus di rawat,nanti obat nya bisa di ambil di depan panas nya akan turun 3 hari kemudian”kata dokter pada Retta dan Rey yang masih terus setia mendengar kan “lalu bagaimana dengan kabar sedih nya?”tanya mama Mia yang tiba tiba menyeletuk.


“Maaf...dia sudah di panggil yang di atas terlebih dulu turut berduka cita”kata dokter menundukan kepala nya.


Brughh


Retta jatuh tak sadar kan diri dan langsung di tangkap oleh Rey,begitu juga mama Mia yang mendengar nya langsung terjatuh dan di tangkap oleh papa Ezra yang juga dari tadi ikut menunggu.


****

__ADS_1


__ADS_2