Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
16.Forever


__ADS_3

Halo semuanya balik lagi kalian nya ehhh salah aku nya balik lagi.


Gimana kangen gak? Enggak ya OK lah,canda doang.


Ok lah selamat membaca kesayangan aku semuanya makasih supportnya terus🥰.


-


-


-


-


Pagi itu terlihat seorang gadis sedang meringkuk di bawah selimut yang lebar itu dan berguling guling di atas kasur yang besar seorang diri.


Menjelang pernikahan Rey dan Retta di larang keras untuk saling bertemu seminggu menjelang pernikahan itu membuat Rey semakin frustasi karena tidak dapat bertemu secara langsung dengan istri tercintanya.


Tak terasa pernikahan akan berlangsung megah besok malam.


Retta duduk di kasur yang ada di kamar apartment yang baru di belikan oleh Rey seminggu sebelum mereka akan di pisah.


Retta mengambil HP nya yang tergeletak di kasur di sebelah nya. Kasur besar dan empuk itu kini sudah seperti tempat sampah bagi Retta karena semalaman dia menonton drakor favoritnya.


Bungkusan cemilan yang sudah habis bekas tadi malam pun berserah kan di mana mana.


Itu membuat Retta yang tadi nya masih ingin ber malas malasan di kasur tidak jadi untuk ber malas malasan. Retta turun dan menuju kamar mandi,setelah beberapa mandi melaksanakan ritual pagi harinya Retta segera memakai baju kaos polos warna putih nya dan celana pendek rumahan ber warna hitam milik nya yang harga nya pun membuat ibu ibu di pasar pingsan mendadak padahal hanya sebuah baju kaos rumahan biasa.


Retta keluar dari kamar dan menuju dapur untuk mengambil sapu. Meski Retta sekarang merupakan seorang nona muda. Retta berbeda dengan nona nona muda lain nya yang hanya pergi ber jalan jalan, nongkrong cantik seperti perempuan pada umumnya. Retta berbeda dengan yang lain dia memilih untuj melaksanakan pekerjaan rumah nya sendiri di apartment nya sekarang, mama mertuanya yang sebelum nya meminta agar ada seorang ART untuk membantu Retta memasak dan membersihkan apartment selama seminggu di tolak mentah mentah oleh Retta dengan alasan dia akan bosan di apartment tidak melakukam aktifitas manapun.


Setelah selesai membersihkan seisi rumah Retta pergi ke dapur untuk memasak makanan. Setengah jam dapur di kotak katik nya akhirnya selesai juga. Retta menyantap makanannya dan segera mencuci peralatan makannya setelah selesai.


Retta beranjak ke kamar dan duduk di sofa yang besar dan panjang, dia membuka HP nya dan menelpon Rey


“Haii sayang lagi di kantor ya?” Retta bertanya


“Yah udah tau ngapain di tanya”kata Rey


“Ouhh gak kangen aku tuh ternyata hisss” kata Retta pura pura lupa ehh salah pura pura nangis maksudnya.


“Uhhh istri ku nangis iya iya maaf lagi di kantor bentar lagi mau rapat”kata Rey memainkan peran di depan Retta.


“Aku mau jalan jalan sama Luna nanti” kata Retta meminta izin.


“Iya boleh aja asal jangan aneh aneh!”


“Iya sayang bye dulu yah aku mau istirahat”


“Iya bye sayang”


Telpon di matikan


Setelah beberapa jam Retta maraton drakor di kamarnya, jam sudah menunjukan pukul 11 siang. Retta bersiap siap mengganti pakaiannya dan merapikan rambut nya, Luna sudah menunggu di bawah apartment Retta



Retta turun ke bawah dan mendapati Luna sudah di dalam mobil “ehh kak ini kak Andre mau ikut katanya jadi dia jemput kita” Retta hanya tersenyum dan segera memasuki mobil. Mobil segera melaju ke mall TA.


Mobil Andre memasuki basement dan mencari tempat parkir setelah ber keliling 5 putaran mereka akhirynya sampai dan menemukan tempat parkir. Mereka segera turun dari mobil dan menuju lift. Luna dan Retta memutuskan untuk membeli beberapa tas dan baju.


Retta terbiasa membeli beberapa barang semenjak dia jalan jalan bersama Rey. Setaip kali Retta mencoba menolak tidak akan di hiraukan Rey seolah olah Rey berperan menjadi seorang wanita dan Retta menjadi seorang laki laki. Retta hanya menurut saja karena pasrah. Sehingga membuat sifat Retta berubah seperti Rey yang membeli barang tanpa melihat harga.


Setelah berkeliling akhirnya tangan Retta dan Luna sudah penuh dengan tas LV,GUCCI,CHANNEL dan beberapa tas lain nya yang baru saja mereka beli dalam 1 jam.


Sedangkan di sebrang sana Rey yang sedang bosan tanpa melakukan hal apapun karena semua tugas sudah beres tengah duduk melihat HP nya yang siapa tahu nanti Retta Akan menghubungi nya. Setelah beberapa saat HP Rey berbunyi terdapat pesan masuk di sana.


Rey mengambil HP nya dan melihat pesan masuk dari ATM nya yang baru saja di pakai Retta dengan jumlah 50 juta rupiah.


“Beli apa dia sebanyak ini,pasti gara gara Luna sih bocah itu”


Rey menelpon Retta dan di seberang sana Retta mengangkat telponnya yang dari tadi mereka sedang duduk karena lelah.


“Sayang beli apa kamu banyak banget sampai 50 juta?”

__ADS_1


“Apa sih aku gak belanja salah sekali nya aku belanja di marahin huhh”


“Iya kan aneh aja gak pernah kamu beli sebanyak Itu biasa juga paling 4 jutaan aja, pasti gara gara bocah itu mana dia?”


“Luna lagi pergi sama Andre biasa Andre lagi PDKT”


“Hah PDKT??? Luna kan pasti gak mau sama dia gara gara Le.....”


Kata kata Rey terputus saat melihat Leo yang sudah di depan pintu dan menatap tajam pada nya.


“Sayang udah dulu yah aku mau meeting bentar lagi bye”


Belum sempat Retta membalas Rey sudah mematikan telpon nya.


Di kantor Rey


“Apa maksud lu Luna gak suka sama dia gara gara Le siapa Le apa?” Leo mencurigai perkataan Rey.


“Hehehe gak ada”


“Gak ada palak lu”


“Sans bro kita keluar makan aja”


“Nah itu baru teman gua”


“Sekalinya makan aja”


“Ehh tapi jangan kasih tahu siapa siapa lah soal Luna sama gua.”


“Ehhhhmmmmm”


—————————————————————————————————————————————


Menjelang hari pernikahan.


Retta sedang duduk di meja rias dan sedang di make up oleh MUA terkenal gown nya pun sudah ready dan di rancang oleh designer terkenal.


Retta selesai make up pada jam 3 sore setelah make up dan memakai gaun Retta duduk di sofa yang ada di ruangan khusus pengantin wanita.


Ruangan pengantin wanita dan pria di bedakan yahh.


Setengan jam menjelang acara pernikahan Retta sudah bersiap dan pergi ke tempat acara. Di sana dia melihat Rey yang memakai jas sehingga nampak gagah.


“Re...Rey”panggil Retta canggung


Rey yang mendengar nama nya di panggil dan mengenal pemilik suara tersebut langsung berbalik dan menghampiri Retta,melihat kecantikan Retta Rey hanya dapat membuka mulut nya takjub “kau cantik malam ini” bisik Rey di telinga Retta, Retta menanggapi nya dengan semyum semanis gula kapas.


Retta mengendus tubuh Rey “ughhh bau alkohol” lalu mendorong nya “jangan dekat dekat bau” kata Retta,Rey langsung menyemprotkan parfum nya “sekarang gimana?” Ret bertanya dan menyandarkan Retta di dinding lalu mencium nya.


Rey dan Retta memasuki ruangan utama seluruh mata memandang mereka kagum ada yang iri para reporter merekam berita utama tersebut dan membuktikan kepada dunia bahwa pernikahan mereka sangat megah




Para reproter dan fotografer mengabadikan momen kedua pangeran dan putri tersebut sekarang hanya dalam 1 jam saja pernikahan mereka menjadi perbincangan hangat di Indonesia.


Bagaimana dengan Kyra? Dia sekarang sedang duduk di kamar menonton acara siaran langsung tersebut Kyra perlahan lahan mencoba mengikhlaskan Rey pergi dan mencoba mengubah sikap nya menjadi baik dan polos.


Selama acara berlangsung Rey dan Retta terus mendapat banyak pujian dan banyak yang meminta foto dengan mereka.


Di sisi lain Luna tengah duduk sambil menikmati acara,Andre datang menghampiri nya “Lu....Luna?”


“Iya ada apa kak?”


“Kalau boleh tanya....apa aku boleh mengenal mu lebih dalam mak...maksudku kau mau ja....jadi pacar ku?”Andre terbata bata saking gugup nya.


Luna tersenyum dan menjawab


“Bukan nya aku gak mau kak tapi aku sudah memiliki seseorang yang sedang ku jaga aku hanya bisa mencintai nya dalam diam akan tidak mudah untuk melepaskan seseorang yang telah lama di cintai jadi maaf kak kita masih bisa jadi teman kok” ucap Luna lalu tersenyum.


“Yah Tuhan apakah ini cobaan bagi ku karena sering mempermainkan hati wanita maaf kan dosa dosa ku ini semoga ini menjadi pelajaran bagi ku sekarang” batin Andre dalam hati nya.

__ADS_1


——————————————————————————————————————————————


Di kamar hotel yang sangat besar.


Retta dan Rey duduk di tepi ranjang dan sedang diam menatapi satu sama lain


“Now you are mine forever” kata Rey lalu mencium bibir manis Retta.


“Can i do it?” Rey bertanya meminta izin malam itu


Retta hanya mengangguk karena sudah kewajibannya pada malam pertama mereka.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Gimana guys akhir nya hari hari yang di tunggu akhir nya sampai juga.


Kalau suka jangan lupa di like sama vote yah tambah ke favorit biar tahu kapan aku update novel ini jangan lupa kasih ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️yah.


Tunggu up berikutnya yah makasih buat support nya🥰

__ADS_1


__ADS_2