Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
24.Pergi


__ADS_3

Hai semua nya selamat membaca yah🥰


-


-


-


-


Rey kini tengah duduk di kursi kebesaran nya,menandatangani berkas berkas yang menumpuk sejak kemarin.


Telepon kantor di ruangan nya kini tengah berbunyi,Rey mengangkat nya “halo ada apa?”


“Ini...Tuan ada nona...Laura...dia bersikeras untuk naik”kata Resepsionis di telepon.


Rey berpikir sejenak lalu menjawab “hmm...baik lah suruh dia masuk”Rey mematika telepon dan melanjutkan menanda tangani berkas tersebut.


Tak berapa lama kemudian pintu kantor Rey di dorong dengan kuat “Rey,aku merindukan mu....aku sudah menunggu lama kau mengakhiri hubungan mu dengan Kyra”kata Laura lalu berjalan mendekat ke arah Rey dengan gaya berjalan menggoda.


Laura duduk di meja kerja Rey dan menyilangkan kedua kaki nya kini Rey benar benar tidak tahu dia harus apa.


****


Sementara itu di kediaman Rey,Retta tengah bersiap untuk ke kantor,dia akan makan siang dengan Rey di kantor.


Mobil telah siap dan Retta di antarkan oleh supir khusus untuk nya selama kehamilan ini,tak butuh waktu lama Retta telah sampai di kantor,para resepsionis menunduk hormat pada Retta,lalu Retta membalas nya dengan senyuman.

__ADS_1


Retta masuk ke dalam lift lalu memencet tombol lantai 15,kantor Rey berada sekarang.


****


Rey mengamati Laura dari atas hingga ujung kaki,merasa Rey hanya diam Laura duduk di pangkuan Rey yang membuat Rey merasa marah dan kesal “turun Laura turun....”kata Rey yang kesal dengan sifat Laura.


Tanpa sadar pintu kantor nya terbuka dan Retta yang sudah di depan pintu mematung melihat seorang gadis tengah duduk di pangkuan Rey “Re...Retta kamu kenapa di sini?” Rey gugup saat melihat kedatangan Retta yang sekarang sudah di selimuti api yang membara seperti di neraka.


“KENAPA? JIKA AKU TIDAK DATANG MAKA AKU AKAN DI BODOHI TERUS OLEH MU DASAR LAKI LAKI BR*NGS*K” Retta pergi membanting pintu dan melempar isi makanan yang di pegang oleh nya.


“Retta tunggu kamu salah paham”Rey berteriak lalu mendorong tubuh Laura,”dasar wanita j*l*ng apa yang kau perbuat hah pergi dari sini dan jangan sampai aku melihat mu,atau kau akan tahu apa yang terjadi pada keluarga mu nanti” Rey memanggil security dan berlari mengejar Retta,namun Retta sudah melesat dengan jauh.


Dia menyuruh supir untuk melaju dengan cepat sambil memegang secarik kertas dan pulpen,air mata nya basah membasahi baju nya dan kertas tersebut,dia tulis isi surat tersebut dari hati nya yang terdalam.


Retta sampai di rumah air mata nya terus saja mengalir dengan deras berlari menaiki anak tangga merupakan jalan tercepat untuk pergi dari istana ini,mengambil koper dan mengisi nya dengan pakaian yang layak untuk di pakai nya,surat itu di letakan di atas kasur di mana bisa di lihat dari kejauhan.


“Maaf Rey aku terlanjur mencintai dan meninggal kan mu” Retta berlalu dan menyuruh supir untuk mengantar nya kerumah mama Hellen dan papa Ezra terlebih dahulu.


“Hah Rey apa yang sudah kau perbuat kuharap kau segera sadar atas diri mu”batin mama Hellen saat melihat mobil yang di naiki oleh Retta tidak terlihat lagi batang hidung nya.


Kini Retta tengah menuju ke stasiun dia akan pergi ke malang tempat om Baim dan tante Lia kedua paman dan bibi nya yang sudah seperti kedua orang tua nya.


***


Sementara itu Rey yang sudah tiba di kastil nya tidak menemukan keadaan Retta segera berlari ke kamar,di lihat nya terdapat surat di atas kasur dari depan pintu lalu mendekat.


Di baca nya surat tersebut dan sampai dia terjatuh bersimpu di lantai memeggangi surat tersebut mata nya nampak berkaca kaca

__ADS_1


Rey ku kira aku telah bahagia bertemu dengan mu,dan mengandung anak mu tapi perlakuan yang kau lakukan pada ku membuat ku sadar akan diri ku,aku memberi mu utuh seluruh diri ku pada mu maaf jika aku akan pergi dari mu,jangan cari aku itu pun jika kau keberatan,aku sudah lama mencintai mu Rey,demi mendapat kan hati mu dan kasih sayang mu ku relakan diri ku merasa terhina maaf aku harus pergi terima kasih atas semua perlakuan mu.


Claretta.


Rey segera turun ke bawah dan menaiki mobil nya,dia melaju sangat cepat menuju rumah orang tua nya.


Rey masuk ke dalam dan menangis sejadi jadi nya “mah maaf mah aku salah mah maaf mah”Rey terus menangis bersimpu di kaki mama Hellen.


“Itu salah mu Rey kau seharus nya tidak membiar kan dia masuk”mama Hellen mencoba menenagkan Rey yang menangis.


“Biar kan dia seperti itu,salah nya sendiri mah!”papa Ezra teguh dengan pendirian nya untuk tetap membela Retta.


“Nak cari lah istri mu,minta maaf pada nya,bawa dia pulang”mama Hellen terus membujuk Rey agar dia mau pergi mencari dan membujuk menantu nya pulang.


“Aku tak tahu mah di mana Retta berada!”kata Rey yang masih bersimpu.


“Cari dia di MALANG sana gak ketemu gak usah pulang kamu,susah susah papa cari menantu kayak gitu,gak nyangka kamu bisa kayak gitu!”papa Ezra pergi meninggal kan anak semata wayang nya itu.


****


Matahari sudah pergi dari tempat nya,bulan menggantikan posisi matahari,kini malam itu nampak sepi dan dingin.


Rey nampak sudah merasa lelah,di hapus nya segera rasa lelah itu,kini dia sudah tiba di perkampungan kecil,orang orang yang tengah duduk bersantai menikmati angin malam dan keindahan langit langit yang dipenuhi bintang bintang,menjadi heboh melihat seorang laki laki tampan yang keluar dari mobil mewah dengan pakaian dari ujung kepala hingga ujung kaki nya,mungkin Rey akan menjadi perbincangan hangat para ibu ibu ke esokan pagi nya.


“Permisi apa anda tahu di mana rumah om Baim dan tante Lia?”


****

__ADS_1



Tidak peduli apa yang terjadi aku Rey akan terus mencari mu bahkan sampai ujung dunia sekalipun Claretta.


__ADS_2