Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
17.Kok Sakit?


__ADS_3

Haii suka gak sama novel aku?? Kalo suka jangan lupa di like sama vote yahh jangan lupa kasih ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️yahh.


*Konten ini bersifat dewasa.


Selamat membaca semua nya.


-


-


-


-


Kini malam menjadi saksi bisu antara sepasang suami istri tersebut di kasur.


“Sayang pelan pelan yahh”kata Retta lalu menutup matanya.


Rey mencoba menerobos kepemilikan Retta,suara racauan Retta terdengar nyaring di malam hari yang sunyi tersebut.


Melihat Retta meracau kesakitan Rey menghentikan aktifitas nya dan membiarkan Retta sedikit tenang.


Rey ******* bibir Retta memberi kesan pada nya agar tidak akan terasa sakit.


Di masuk nya per lahan lahan dan mulai lah desahan demi desahan di keluarkan dari mulut masing masing.


Retta yang awal nya menahan sakit kini merasakan kenikmatan yang tak pernah di alami nya.


Desahan dan erangan Retta menggema di seluruh ruangan tersebut kasur yang sebelum nya nampak rapi dan indah kini menjadi kapal pecah.


Bukan Rey nama nya jika tidak melakukan beberapa putaran,Retta di buat nya hingga terkulai di kasur nampak lemas.


Kemudian Rey ikut berbaring di sebelah nya dan memeluk tubuh Retta yang sudah ber balutkan selimut.


————————————————————


Sementara di apartment Andre terlihat di sana dia sedang terduduk nampak dari wajah nya ia terlihat frustasi beberapa botol alkohol berserahkab di lantai.


“Arghh kenapa hal ini harus terjadi pada ku pertama Retta dan sekarang Luna??!!”


Kemarahan nya dia atasi dengan beberapa botol alkohol kini dia memandangi figura di tempat tidur nya “ky (kay bacanya)di mana kah dirimu ini?”


Merasa pusing dan frustasi Andre terlelap menelusuri alam mimpi nya.


Luna bersandar di dalam bath tub dan memejamkan mata nya sebentar “maaf kak Andre jika aku sangat menyakiti perasaan mu aku mencintai kak Leo aku tidak bisa melupakan nya hanya untuk mu” Luna berbicara sendiri menyesali perbuatan nya sendiri.


Flashback on


2 tahun lalu Luna yang saat itu masih duduk di bangku SMA kelas 1 tengah memainkan pulpen di jemari nya sambil menatap keluar jendela.


Di lihat nya para senior nya sedang memainkan basket di lapangan yang besar tersebut.


Melihati kakak sepupu nya Rey dan beberapa teman lain nya


“Na kenapa gak keluar?” Tanya salah satu teman nya.


“Ini mau keluar” Luna keluar menyusuri koridor sekolah dengan pikiran kosong atau sedang melamun.


Tanpa dia tahu kini dia menabrak seorang laki laki yang membawa banyak sekali buku

__ADS_1


Brukk


“Ahhh maaf kak!!!” Keluh Luna.


“Ahhh tidak apaa apa” katanya.


“Aku bantu!” Kata Luna lalu membantu mengambil buku buku yang kini berserahkan di koridor saat mengambil buku terakhir Luna tanpa sengaja memegang tangannya dan tersipu malu “maa...maaf aku bantu” kata Luna lalu mengambil setengah dari buku buku itu.


“Luna kak namaku”


“ hmmm? Oh Luna yah aku Leo sahabat kakak sepupu mu Rey”.


“Teman nya kak Rey yah? Kenapa ini jantung ku dari tadi berdebar debar?”


Setelah sedikit berbincang Luna dan Leo sampai di pintu perpustakaan dan meletakan buku buku nya di atas meja.


“Kak boleh minta nomor HP nya?”


“Boleh ini!”


“Terima kasih kak”


Dheggg.


Wajah Leo menatapi Luna yang sedari tadi tanpa sadar melihatinya.


“Luna? Ada apa?”


“Ahhh... gak ada kok aku permisi dulu yah kak”


“Perasaan apa ini apa aku jatuh cinta pada nya pada pandangan pertama apa apaan ini?”


Pagi hati telah tiba Rey terbangun dan melihat Retta masih belum kunjung bangun padahal biasa nya Retta akan bangun lebih pagi dan telah rapi lalu mengoceh membangunkan nya.


Rey mengusap rambut Retta lalu mengecup pipi nya “maaf kan suami mu Retta yang semalam sangat ganas!!” Kata Rey berucap.


Rey segera mandi dan setelah beberapa menit Retta terbangun dan merasakan sakit di sekujur tubuh nya “aduhh kok sakit sih”.


Dengan terpaksa Retta hanya dapat terbaring di kasur tersebut karena sekujur tubuh nya merasakan sakit yang sangat hebat akibat permainan nya semalam.


Rey keluar dengan balutan handuk di pinggang nya sehingga menampakan tubuh nya yang kekar.


“Reyyy....aku tidak bisa bangun!!! Semua karena ulah mu huhh” Kata Retta kesal lalu memonyongkan bibir nya.


“Ayo lah jangan memonyong kan bibir mu seperti itu apa kau ingin menggoda ku lagi?” Tanya Rey mesum.


“Ayo aku bantu kita mandi!” Kata Rey lalu menggendong tubuh Retta.


“Turunkan aku kau kan sudah mandi aku bisa sendiri”kata Retta memukul pelan lengan Rey.


“Hmm terserah” Rey menurunkan Retta.


Retta tampak tak bisa berjalan dengan seimbang Rey hanya tertawa kecil melihat tingkah laku menggemaskan Retta


“Kan apa aku bilang kita mandi sama sama” kata Rey tersenyum puas.


Rey membuka balutan handuk nya hingga tampak seluruh tubuh polos nya tersebut membuat Retta memerahkan wajah polos nya yang sudah duduk di dalam bath tub.


Dannn.....terjadilah permainan panas mereka suara desahan demi desahan dan erangan karena pelepasan bercampur aduk di kamar mandi tersebut.

__ADS_1


Kini alhasil Retta menjadi tidak berdaya lagi sekujur tubuh nya yang tadi nya sakit menjadi tambah sakit “huhhh gara gara kamu” kesal Retta yang hanya bisa duduk di kasur yang tadi sudah di rapikan oleh cleaning service entah apa yang di umpat cleaning service tersebut melihat sprei nya yang entah sudah seperti apa.


Rey yang duduk di sofa hanya tertawa terbahak bahak melihat istri nya di kasur yang tidak bisa melakukan apa apa selain duduk dan baring.


Retta mencoba turun dari kasur dan berjalan dengan pincang menahan sakit saat dekat dengan sofa dia malam jatuh ke sofa lalu menindih tubuh Rey “ughhh berat sekali istri ku”ucap Rey meledek Retta. Merasa kesal dengan perbuatan Rey Retta mencubit hidung suami nya “aaa....aduh sakit tau” kata Rey mengusap pelan hidung nya.


“Kamu mau menggoda ku lagi yah nanti junior ku naik loh!!!” Kata Rey.


“Apaa sih” Retta langsung duduk lalu menahan sakit.


Selang beberapa jam Retta tidak lagi menahan sakit kini dia sedang duduk membuka HP nya melihat instagram,facebook,dan whatsapp.


Merasa jenuh dia memanggil Rey yang sedang berada di balkon “Reyyyy” teriak nya


“Apaa sih teriak teriak” kata Rey.


Retta menepuk kasur di sebelah nya memeberi kode pada Rey untuk duduk di samping nya.


Rey menghampiri nya dan duduk bersandar di samping Retta “kenapa?” Rey bertanya,Retta tidak menganggapinya dan langsung merubah posisi nya untuk berbaring di pangkuan Rey kini kepala nya berada di paha Rey,Retta melingkar kan tangan nya di perut Rey “aku mau seperti ini saja sangat nyaman” kata Retta.


Rey tersenym dan mengusap usap rambut halus Retta,tanpa sadar itu membuat Retta tertidur setelah Retta terlelap Rey mengubah posisi Retta agar dia berbaring di bantar lalu Rey ikut berbaring di samping nya dan memeluk nya
















“Mimpi indah istri ku”



Gimana??? Seru gak kalo seru jangan lupa dong sama like and vote dan jangan lupa kasih ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️.


Makasih yah aku terharu sama komentar kalian yang selalu support aku buat novel ini terus.


Tunggu update terbaru aku yah jangan lupa di tambah ke favorit biar kalian tahu kapan novel aku update yah🥰.

__ADS_1


Jangan bosan sama novel aku yah🥴.


__ADS_2