Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
2.kamu lagi!


__ADS_3

"Loh kok kamu?"


Teriak Retta dan Rey bersamaan.


Rey adalah anak dari kedua orang tua tante Hellen dan Om Ezra.Clay sempat mengenalnya waktu itu.


Flashback on


Seminggu sebelum acara perjodohan,Retta sedang jalan jalan sendirian di taman,karena cuaca yang sangat terik Retta memutuskan untuk membeli es krim saat Retta hendak duduk seseorang menabraknya


"Brughh,aduh jalan gak pakai mata apa sih"


Saat Clay melihat siapa yang menabraknya


"*Waah dia sangat tampan"*guman Retta


"Hei kau tak apa kan,aku tahu aku ini sangat tampan jangan melihat ku seperti itu"


"Apa? Aku tidak bilang kau tampan"


"Sudahlah gadis kecil,akui saja"


"Huhh ingat ya kau itu seorang pria narsisitik"


"Cih ganteng ganteng tapi narsis amat jadi orang,awas aja kau pria narsistik,gagal rencana ku makan eskrim disini"


Retta pergi meninggalkan pria itu dan pulang.


Flashback off


"Loh kalian kenal ya?"tanya om Ezra


"Pah siapa yang gak kenal gadis kecil ini sih,dia kan yang nabrak aku jadinya waktu itu baju ku kotor waktu pulang kerumah"


"Aku tidak menabrak mu kau yang menabraku dasar Pri-a nar-sis-tik"ucap Retta sambil agik di tekankan


"Sudah tidak usah ribut terus,karena kalian sudah mengenal satu sama lain cobalah mengenal lebih jelas sekarang pergilah, Rey ajak dia berkeliling papa mau bicara dulu di sini"


"Hmmm,ayo cepat" Rey menarik tangan Retta


"Ahhhh aduh pelan pelan dong sakit tau"


"Hahh sukurin"


"Jadi gadis kecil siapa namamu ini?"


"Claretta”


"Aku Rey"


"Ok Claretta jadi mau apa kau?"


Sambil menepuk hidung Clay dengan jari telunjuknya


Wajah Retta seketika memerah


"Apakah kau merona barusan"


"Ti...tidak kok a..aku..."


"Hahhaha kau imut sekali"


Potong Rey


“Sudahlah panggil aku Retta saja”


"Sial kenapa laki laki ini bisa membuat jantung ku berdebar debar cepat ayolah bekerjasama lah jantung"gumamnya


Retta yang sudah terlihat seperti kepiting rebus itu ditarik oleh Rey menuju taman dekat kolam renang Retta dan Rey duduk disitu. Sebagai seorang gadis Retta duduk agak menjauh dari Rey.


"Kenapa kau menjauh?kita ini sudah mau jadi calon suami istri"


"Ka...kau tak tahu malu"


"Yahh tak ada kata malu di buku ku dan masalah kita menjadi calon suami istri itu memang asli"

__ADS_1


Rey suka melihat wajah Retta yang memerah seperti kepiting rebus


"Aneh apa cewek ini gak tertarik dengan ketampananku,kyra bahka gadis gadis yang lain saja sangat mengagumiku sampai ibu ibu pun mengejar ngejarku" gumam Rey


Rey sudah punya pacar,dan Rey tak akan begitu saja melepaskan Kyra begitu saja karena di jodohkan. Retta tak tahu jika Rey memiliki pacar.


"Apakah kau punya pacar?"


Tanya Rey membuyarkan lamuan Retta


"Claretta???"


"Panggil aku Retta saja! Aku tak pernah jatuh cinra sebelumnya"


"Lalu bagaimana dengan Andre?"


"Andre? Bagaimana kau mengenal dia"


"Hei gadis bodoh tentu aku mencari dulu asal usul mu"


"A...apa?"


"Sudahlah lupakan simpan nomor hp ku siapa tahu kau rindu padaku nanti"


"Ya"


Retta menjawab dengan gugup wajahnya kembali seperti kepiting rebus


"Tuan muda,anda di panggil oleh Tuan besar,katanya anda disuruh masuk kasian nona Retta kedinginan nanti"


"Ya baik lah"


"Jadi kau kedinginan?"


"Tidak"


"Bagus kau disini saja terus,aku akan bilang ke papa kau tak keberatan di tinggal di malam yang dingin ini"


Saat Rey akan pergi Retta menarik tangannya


"Gadis baik"


Rey sedikit merona,saat masuk Retta terus mengemgan erat tangan Rey entah dia tak sadar atau emang dia kedinginan.


"Wahh baru sebentar kalian sudah jadi pasangan ya" puji mama Rey yang senang melihat putranya digandeng oleh calon menantunya.


"Bu..bukan gitu tante"


Retta segera melepas peganganya tapi di tahan oleh Rey.


"Aduhh emang pasangan baru itu malu malu terus ya"kata papa Rey


"Kau lihat saja nanti Rey"


"Hahha aku menang"


Saat keduanya menatap seolah olah dapat mengerti apa yang mereka omongkan.


"Baiklah jadi keputusan sudah yakin kalian akan menikah minggu depan"kata papa Rey.


"Apa minggu depan pah"


"Iya tapi pah..."


"Ikut papa bentar,maaf ya semuanya saya minta waktu dulu"


"Rey papa mohon,nikah lah dengannya dia gadis yang baik,papa akan sangat senang mempunyai menantu seperti dia apalagi mama mu sejak pertama kali mama melihat Retta dia sudah terlihat kagum dia cantik dan sopan"


"Tapi pah,Kyra juga cantik"


"Kau belum memutuskan hubungan dengannya?"


"Be...belum"


"Dia wanita yang jahat Rey dia hanya memanfaatkan uang mu,terserah apapun yang terjadi kau harus tetap menikahi Retta"

__ADS_1


"Jangan menjelek jelekan Kyra, Retta dan aku kita tidak saling mencintai"


"Kalian bisa mencintai saat menikah nanti"


"Hmmm,terserah lah"


Minggu depan akan jadi hari yang mendebarkan bagi Retta maupun Rey.


Dikantor Rey


"Honey,semalam kamu kemana saja aku telpon kok gak di angkat chat ku juga tak di balas"kata Kyra manja.


"Aku dirumah kemarin hp ku mungkin ketinggalan dikantor"Jawab Rey bohong,dia tak mau membertitahu Kyra.


"Honey? Kau sudah makan? Wajahmu tampak pucat sepertinya"


"Belum,ayo kita makan,kau mau makan apa?"


"Apa saja"


"Hmm bagaimana jika kita makan,makanan thailand"


"Hmmm,aku ok saja apapun boleh"


"Baik lah ayo kita pergi"


Sementara itu di tempat Retta dan Andre


"Dre,minggu depan gua nikah,gua mau lu datang dre"


"Hmmm,ya aku pasti datang dong ke acara kawinan sahabat gue"


"Hahhh Re Re aku mengejarmu bertahun tahun tapi sekarang kau meminta ku datang ke acara nikahanmu sakit rasanya hatiku Clay"


3 hari sebelum acara pernikahan


Tin tin tin


"Loh Rey ngapain kamu kerumah aku?"


"Disuruh papa"


"Ohhh"


"Cepetan naik gua gak suka nunggu"


"Hahh, ahhh iya tunggu"


"Ni cewek ribet banget sih,untung disuruh papa kalok bukan gak akan pernah aku ketemu dia sampai hari nikahan"














__ADS_1


Stay eps 3 ya readers makasih semuanya buat like and favoritenya🥰


__ADS_2