Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
23.Mimpi


__ADS_3

Hai semua nya selamat membaca nih yah


-


-


-


-


Rey pov on


Tak ku sangka hari yang aku ingin kan pun tiba,anak di dalam kandungan ku akan ku rawat sebaik mungkin hingga hari h.


Kini aku tengah duduk di taman belakang ku nikmati pemandangan taman yang indah itu,angin sepoi sepoi adalah wakti yang tepat untuk tidur siang.


Hingga aku di kejutkan oleh seseorang yang menutup mata ku dari belakang dan aku tahu siapa iti tidak lain adalah istri ku sendiri Retta.


Ku ajak dia duduk di samping ku wajah nya terlihat pucat,tapi di tutupi nya dengan wajah senyum bahagia nya “kenapa wajah mu pucat Re?”aku memulai pembicaraan melihati wajah nya seperti sedang ada banyak masalah.


Dia membuka mulut nya bersiap akan menjawab pertanyaan ku “mata ku rasa nya rabun ya Rey?”kata Retta membuat ku sedikit terkejut.


Suami mana yang tidak khawatir dengan keadaan istri yang di sayang nya apa lagi kondisi nya yang kini tengah hamil.


Aku langsung mengajak nya ke dokter mata,sampai di dokter mata,dokter tersebut mengatakan jika mata Retta baik baik saja tapi kenapa bisa dia melihat nya rabun?


Dokter mata berkata jika itu di sebabkan oleh hormon karena sedang mengandung atau pun banyak pikiran.


Aku merasa hati ku lirih aku masuk ke mobil dan menanyakan nya “Re? Apa kamu sedang ada pikiran? Jujur lah!”aku mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada nya.


“Ada sih aku lagi kepikiran sesuatu,aku mau makan sate!”kata nya lagi apa pun akan aku lakukan untuk dia asal dia bahagia.


“Cuman sate kok yaudah ayo anything for my wife!”aku berkata seperti itu dengan senang dan semangat lalu Retta melanjutkan kata kata nya di mana membuat aku langsung syok “tapi aku mau makan sate nya di semarang Rey!”kata Retta lagi aku hanya menganga tidak percaya.


“Hmmm gak usah deh gak apa apa!”kata Retta sedikit lesu,tapi aku tidak akan membiar kan itu terjadi aku menguatkan tekat ku lalu melaju kan mobil ku dengan cepat menuju semarang.


Yang tadi seharus nya hanya lima jam perjalanan kini menjadi enam jam tiga puluh menit lama nya di akibat kan oleh macet.


Retta menunjukan aku tempat nya,di sana angin nya sangat sejuk,entah di mana ini,tapi tempat yang di maksud Retta sangat tenang.


Aku memesan 2 porsi untuk ku dan Retta,Retta mengajak ku untuk duduk di tepi danau yang besar di sana,sungguh pemandangan indah padahal hanya sebuah hal yang sederhana sudah bisa membuat pikiran ku hilang.


Ku duduk di samping nya melihati mataharo yang akan terbenam sungguh pemandangan indah yang pernah ku lihat.

__ADS_1


Ku genggam jari jemari halus nya di tangan ku sangat hangat rasa nya lalu ku usap perut nya yang masih datar itu.



*****


Retta pov


Aku hanya seorang gadis biasa yang di beri sebuah keberuntungan pada Tuhan,aku bersyukur bisa di pertemukan dengan nya,sungguh hal yang indah bisa bersama dan di cintai oleh nya.


Menjadi istri nya dan menjadi ibu dari anak anak nya sudah cukup untuk ku merasakan hal yang begitu mengharukan tersebut.


Awal nya aku pernah mengira jika dia bukan lah jodoh ku,tapi siapa tahu jika sekarang dia lah yang benar benar mencintai ku dan berdiri di samping ku sebagai suami ku dan ayah dari anak anak ku.


****


Rey pov


Aku seorang laki laki dari keluarga terpandang di segani banyak para kaum hawa membuat ku merasa muak dengan dunia zina seperti itu.


Siapa sangka dia menjadi orang yang menarik aku keluar dari dunia itu,merasakan tenang dan cinta yang benar benar tulus untuk ku.


Berdiri di samping nya merupakan halnyang paling indah yang pernah ku ketahui,setiap melihat wajah dan senyuman nya terbayang bayang bagaikan seorang malaikat cantik yang turun dari surga.


Demi Claretta Altezza istri ku dan ibu dari anak anak ku,aku pertaruhkan nyawa ku demi engkau.


****


Malam tepat pukul 09.00 malam kedua sepasanh kekasih tersebut sudah tiba di depan pintu kastil yang besar,menginjakan kaki ke dalam nya dan menaiki satu persatu anak tangga itu.


Selama Retta mengandung Rey menahan hasrat nya agar tidak terjadi suatu hal pada Retta.


Malam itu Retta tertidur wajah nya nampak pucat dan berkeringat dingin,tengah malam dia terbangun dan bernafas seperti habis berlari maraton “hosh hosh” Retta mengguncang kan tubuh Rey yang sedang terlelap tidur di alam bawah sadar nya.


Terganggu tidur nya,Rey terbangun dan melihat istri nya berwajah pucat dan berkeringat dingin seperti habis di kejar hantu.


“Kenapa kau berkeringat Re tidur lah sayang!”ucap Rey menggenggam tangan Retta erat.


“Aku takut mimpi ku sangat menyeramkan!”ucap Retta ketakutan dan bulu kuduk nya naik seketika.


“Hey it’s okay cerita lah pada ku apa yang terjadi!”Rey mencoba untuk menenagkan Retta,di peluk nya Retta erat sangat erat.


“Aku bermimpi anak di dalam kandungan ku dia pergi meninggalkan aku hanya terlihat bayangan bayangan wajah nya saja mereka tampk pucat dan berkata jangan khawatirkan kami mommy jaga dirimu baik baik kami akan kembali lain waktu aku merasa takut Rey mereka akan meninggal kan ku bagaimana jika itu terjadi!”kata Retta menangis di dalam pelukan Rey.

__ADS_1


“Jika itu terjadi maka kita belum berhak di beri karunia Re,tapi ku coba pastikan untuk hal itu tidak terjadi!”ucap Rey lagi padahal hati nya merasa sakit dan resah mendengar kan isi hati yang di utarakan Retta pada nya.


****


Pagi itu Retta dan Rey sudah bersiap untuk pergi ke dokter melihat kandungan janin di dalam perut nya.


Tiba di dokter kandungan,dokter Mia menyuruh Retta berbaring dan mengoleskan gel di perut nya,Rey yang dari tadi melihat layar yang menunjukan isi perut Retta,masih saja penasaran.


“Baik lah Retta jadi kau lihat itu...janin mu ada 2 yang arti nya kau mengandung anak kembar dan untuk kelamin kita tunggu saja 7 bulan lagi ingat setiap bulan nya untuk kontrol jangan lupa!”kata Dr.Mia menjelaskan.


Rey yang nampak dari tadi hanya diam di kejutkan oleh Retta “Rey? Kau tidak suka dengan bayi ini? Kenapa pucat sekali?”tanya Retta takut jika Rey akan mencampakan nya,Rey terdiam menundukan wajah nya lalu mengangkat wajah nya “aku senang Re...aku sangat senang mempunyai bayi kembar ini terima kasih Re”tanpa sadar air mata nya menetes sambil menggenggam tangan Retta.


Sunggu bahagia bukan memilik anak kembar,itu ber arti Rey akan menjaga ekstra istri nya hingga 9 bulan ke depan.



“Sehat selalu istri ku”














__ADS_1



__ADS_2