Kamu Milikku Selamanya

Kamu Milikku Selamanya
29.Waspadalah


__ADS_3

Kini tak terasa usia kehamilan Retta sudah memasuki usia 8 bulan setengah yang berarti tidak akan lama lagi dia akan melahir kan “nah itu kepala sih kembar,kaki dan tangan nya...jenis kelamin nya mungkin belum di tunjukan” Dokter menjelas kan semua pada Retta dan Rey,semenjak kejadian yang menimpa Retta beberapa bulan dahulu,Rey menjadi lebih over protective keamanan di ketat kan agar tidak terjadi apa apa dengan istri nya,apa lagi jika dia tidak berada di rumah.


“Waduh...mau di kasih surprise nih kayak nya”kata Rey yang tiba tiba menyeletuk.


“Nah...untuk pasca kelahiran kemungkinan pada awal bulan februari,sekitar 3 mingguan lagi nanti”kata Dokter.


Setelah selesai dengan dokter,Retta memutus kan untuk pulang kerumah entah kenapa wajah nya begitu pucat dan nafas nya tidak beraturan,siapa yang tidak panik melihat yang seperti ini “kamu kenapa Retta? Sakit?” Tanya Rey seketika.


“Tidak ada hanya terkejut saja jika anak ini belum menunjukan jenis kelamin nya”Retta tersenyum lalu duduk diam,Rey mengelus perut Retta yang besar,meski tubuh nya begitu kecil namun entah kenapa perut nya begitu besar mungkin karena itu kembar atau mungkin Retta memang akhir akhir ini makan sangat banyak,porsi makan nya kini telah stabil tapi sangat cerewet.


Retta menutup mata nya perlahan,penglihatan nya kabur kepala nya sangat sakit seperti di tusuk tusuk,Retta terjatuh ke lengan Rey yang sedang tertidur RETTA! Hanya kata itu yang terkeluar dari mulut nya.Rey membalikan mobil nya kembali ke rumah sakit entah sudah ke berapa kali nya dia terbaring di rumah sakit tak sadar kan diri.


****


“Retta mungkin sudah lama tidak memakan obat nya,jadi kemungkinan migrain nya akan kambuh,anda harus mengawasi nya untuk minum obat pak,bisa bahaya bagi kandungan nya kelak” ucap dokter sehabis memeriksa Retta.


“Baik lah sana pergi”kata Rey mengusir dokter tersebut,yang tak lain adalah teman nya.


“Retta kenapa....maaf mungkin aku tidak bisa menjaga mu tidak bisa menjadi suami yang baik...”kata Rey memegang tangan nya.


Akhir nya Rey pun ikut terlelap di samping Retta,hingga tengah malam tiba Retta terbangun,tangan Retta yang di tarik nya membuat Rey terbangun “kau sudah bangun sayang ada apa?”kata Rey menenangkan Retta.


Air mata nya banjir,Rey lekas memeluk nya “ada apa cerita lah!”.

__ADS_1


“Anak...anak kita baik baik saja kan...”kata Retta.


Rey hanya menanggukan kepala nya “aku bermimpi lagi seperti waktu itu Rey...aku takut anak anak kita pergi...”kata Retta makin nangis.


“Tidak akan pernah,.....”kata Rey lalu mengusap tubuh Retta agar tenang.


*****


“Akhir nya sebentar lagi waktu nya tiba...waspada lah Rey...akan ku pastikan kau frustasi akan kehilangan anak mu hahahaha”gelak tawa victoria menggelegar di ruangan tersebut.


“Nona sebaik nya duduk dulu,sudah banyak gelas pecah”salah satu pelayan merusak momen kebahagiaan Victoria.


Victoria segera duduk lalu mendelik tajam “besok kau tidak usah datang ke sini sekarang pergi aku muak melihat mu”lalu membanting gelas tersebut,pelayan merasa takut lalu pergi.


Rencanan yang disusun beberapa bulan lalu lama nya,akhir nya akan di laksana kan oleh Victoria seorang diri,meski dia tahu konsekuensi nya saat berurusan dengan Rey,tapi dendam yang ada dalam diri nya tidak mudah untuk pupus.


Siang ini Rey terpaksa untuk pergi meeting sebentar dengan klien nya yang arti nya dia harus meninggal kan Retta di rumah “jangan lupa minum obat nya sesudah makan”bawel Rey “iya udah berapa kali sih bilang nya kan cuman pergi 2 jam Rey”kata Retta mengusap pipi Rey.


Mobil Rey kini sudah tidak terlihat lagi,Retta segera beranjak ke kamar nya,setelah beberapa lama di dalam kamar Retta merasakan jenuh dia memutus kan untuk keluar kamar,alangkah terkejut nya diri nya saat melihat seorang gadis tengah berdiri di depan pintu tak jauh dari pintu kamar nya “well well let see who is this?”kata Victoria menatap Retta licik dan penuh arti.


“Kau...kau bagaimana bisa masuk ke sini? Penjaga!”Retta berteriak memanggil penjaga “hahaha penjaga apa...penjaga mu sangat lemah”bentak Victoria “apa yang kau ingin kan”kata Retta.


“Hmmm...coba kita lihat bayi di sini seperti nya...”Victoria mengelus perut besar Retta namun Retta menepis nya “jangan berani pegang pegang”kata Retta “upsss seperti nya ada yang marah,bagaimana jika ku buat bayi ini menjadi awalan nama almarhum? Bukan kah akan indah?”kata Victoria tertawa licik.

__ADS_1


Membuat Retta memundurkan langkah nya perlaham lahan,dia melihat ke belakang mungkin tangga sudah di ujung mata “please,stop it Vic!”Retta memohon “seorang nona muda memohon pada ku Really?”Brugg Retta terguling dari tangga dan tak sadar kan diri darah keluar dari balik baju nya sedikit,Victoria bergetar bulu kuduk nya merinding belum sempat dia kabur Bi Sri sudah berada di depan pintu,di sana juga ada Leo yang memang datang mengantar kan berkas milik Rey,dia segera menahan Victoria lalu Bi Sri segera menghampiri Retta “oh tidak nona muda?”Retta segera di bawa ke rumah sakit beruntung nya pendarahan dapat di hentikan tepat waktu namun kondisi nya serta bayi nya mungkin kritis dan tidak mungkin untuk selamat.


Seluruh keluarga sudah ada di rumah sakit,namun sosok Rey belum juga terlihat “kak semoga kamu baik baik saja”kata Luna yanb menangis duduk di samping Leo.


“Maaf keluarga pasien? Kita harus melakukan tindakan crash caesarean section segera hanya satu satu nya cara agar bayi dan ibu dapat selamat namun itu tidak memungkin kan 100% nihil”kata dokter.


“Maka lakukan lah”tegas mama Hellen “tidak bisa mah,kita harus punya keputusan dari suami nya”kata papa Ezra lagi.


Di mana kamu nak istri mu sekarat di sini


Akhir nya orang yang di tunggu tunggu pun muncul juga batang hidung nya “pah ada apa dengan Retta pah,dia baik baik saja kan”kata Rey yang wajah nya sudah penuh dengan air mata.


“Bodoh! Istri mu itu sedang berjuang antara hidup dan mati kak”Kini Luna mulai membuka mulut nya.


“Maka lakukan lah yang terbaik untuk nya dan bayi itu kedua nya harus lah selamat”tegas Rey,dokter menganggukan kepala nya “kami akan mencoba yang terbaik”.


“Tuhan lindungi lah diri nya!”kata Rey dalam hati nya.


“Siapa yang melakukan ini pada nya”kini Rey mulai geram dengan suasana,Leo segera berdiri dan membawa Rey ke tempat di mana Victoria di sekap,tubuh nya sudah sedikit memar akibat beberapa pukulan dari Leo sebelum nya “sialan kau j*l*ng jika sampai istri ku tidak selamat dan bayi ku juga akan habis kau hari ini juga,kupastikan makam mu tidak layak”Rey mulai emosi dan satu pukulan melayang di wajah mulus Victoria “kau pantas....mendapat nya”jelas Victoria tak berdaya,lagi lagi satu pukulan mendarat tapat mengenai sedikit jantung nya,darah keluar dari mulut nya.


“Sabar Rey kontrol emosi mu,apa jadi nya jika Retta mengetahui hal ini”tegas Leo menahan Rey.


“Kurung dia di sini,jangan beri dia makan dan minum dan jangan sampai dia tertidur buat dia agar tetap terjaga sampai istri dan bayi ku benar benar pulih”tegas Rey mendelik tajam lalu pergi.

__ADS_1


Sementara Victoria yang merasa kesakitan,merasa rasa bersalah yang amat dalam namun yang nama nya sudah terjadi tak kan pernah terulang kembali,dia hanya bisa menerima nasib nya sekarang,betapa sakit dan takut nya dia melihat sikap Rey yang bertolak belakang dari yang biasa nya.


****


__ADS_2