Kan Ku Kejar Cintamu

Kan Ku Kejar Cintamu
11+


__ADS_3

"Sial!!" Umpat Ibra dalam hati saat melihat tubuh seksi Indah.


Bagaimana tidak, Indah benar-benar menuruti nasehat sang bunda untuk mengenakan lingerie yang disiapkan oleh sang bunda.


saat akan berangkat, bundanya memang sengaja membawakan pakaian itu diam-diam.


Bunda berharap akan ada sedikit kemajuan pada hubungan mereka.


Sekilas Ibra dapat melihat dua aset kembar itu terlihat begitu menggoda,.


Tidak terlalu besar dan tidak juga terlalu kecil.


Namun terlihat masih sangat kencang.


Ibra mencoba sekuat tenaga untuk mengendalikan hasrat yang sudah di tak tertahankan.


"Jangan mencoba menggodaku Ind,,


'Cup'


Indah memberanikan diri membungkam mulut Ibra yang hendak melakukan penolakan lagi dengan bibirnya.


Niat hati ingin melakukan hal yang lebih, yang selama ini ada di khayalannya.


Tapi apalah daya,,


Ini adalah ciuman pertama Indah,.


Jangankan untuk bertindak lebih, bergerak pun sekarang Indah tak bisa.


Tubuhnya kaku,darahnya berdesir merasakan benda kenyal yang menempel dengan bibirnya itu.


Ada rasa nyaman bercampur malu.


Malu karena dia seorang wanita yang terkesan murahan karena mencium suaminya terlebih dahulu..


Saat rasa malu itu semakin nyata,Indah perlahan mundur dan ingin melepaskan penyatuan bibir mereka.


Namun tanpa di sangka.

__ADS_1


Ibra justru menahan tengkuk Indah dan malah memperdalam penyatuan tersebut.


Ibra tak kuasa menahan gejolak yang datang malam ini.


Entah karena pengaruh alkohol atau karena rasa rindunya yang sudah lama tak tersalurkan..


sejak kepergian Amel, sejak itu pula Ibra selalu menjaga hati dan tubuhnya agar tetap setia pada sang kekasih.


Namun entah dengan malam ini.


Ibra benar-benar diluar kendali.


Indahpun benar-benar bahagia karena suaminya merespon usahanya.


Jantungnya berdetak tak karuan.


Perasaan bahagia bercampur nikmat tengah Indah rasakan.


Begitupun Ibra,


Rasa manis bibir Indah sangatlah berbeda baginya.


Ibra yakin bahwa istrinya ini pasti masih asli .


Karena Indah yang sering menggeliat kaget saat tangan Ibra memegang aset berharga Indah.


Dan juga dari kakunya Indah membalas ciumannya.


Ibra benar-benar sudah tidak tahan.


Dangan perlahan didorongnya sang Istri berjalan perlahan menuju kamar.


Indah mulai bisa mengimbangi sang suami walau masih sangat kaku, dia menuruti sang suami dan berjalan mundur ke kamar.


Perlahan namun pasti, Ibra membaringkan tubuh Indah di atas ranjang .


Pakaian Indah yang transparan ini membuat Ibra sudah bisa sedikit melihat kemolekan tubuh sang istri walau tanpa dibuka.


Namun Ibra tak cukup puas melihatnya,

__ADS_1


"Sreekkk" dalam sekali tarikan kain tipis itu sudah robek dengan mudahnya.


Dilemparnya kesembarang arah.


Kini terpampang lah dengan nyata aset berharga Indah,.


Membuat Ibra menelan ludahnya kasar.


Ibra langsung menyergah semua itu dengan keinginan yang sudah tak bisa dikendalikan lagi.


Indah yang baru pertama kali merasakan hal indah ini tak henti-hentinya bergerak keenakan, suara-suara aneh pun lolos begitu saja.


Darahnya selalu berdesir setiap kali Ibra merubah posisi kepalanya kekanan dan kekiri untuk bergantian menyusu.


Malam ini terasa begitu panas bagi mereka.


Puas dengan aktivitasnya dengan aset berharga Indah.


Ibra berhenti sejenak untuk melepas semua kain yang menempel pada tubuhnya sendiri dan membuangnya asal.


Indah merona melihat tubuh gagah Ibra yang kini polos tanpa penghalang.


Fikirannya sudah melayang di adegan ++ yang selama ini ada di khayalannya.


Ibra memulai aksinya kembali, tatapannya penuh ingin segera menuntaskan sesuatu.


Indah begitu deg-degan dan was-was.


Takut kalau-kalau memang rasanya sangat sakit seperti yang sering dia baca di novel-novel.


Namun Indah sudah sangat ikhlas dengan semua ini. Karena yang akan menyentuhnya adalah suami sahnya sendiri.


Namun tiba-tiba....


******


Hay Hay Hay......


mohon maaf jika karyaku ini masih begitu banyak kurangnya yaa...

__ADS_1


silahkan memberi masukan yang bermanfaat tanpa harus berkata jahat ya sobat...🙏🙏


__ADS_2