Kan Ku Kejar Cintamu

Kan Ku Kejar Cintamu
5


__ADS_3

Indah bergegas ke rumah Pak Ujang untuk meminta ijin.


Sesampainya disana , Indah pun menjelaskan maksud dari kedatangannya di pagi hari.


"Tidak apa-apa nak Indah, mengunjungi orang tua juga penting. Jangan kita terlalu fokus pada pekerjaan dan mencari uang tapi kita melupakan hati orang tua yang rindu pada anaknya" nasehat Pak Ujang , setelah mendengar alasan Indah meminta ijin untuk tidak berjualan.


Indah tersenyum lega,, pemilik usaha ini benar benar berhati mulia.


Mencari keuntungan adalah poin kesekian yang dia kejar.


Pak Ujang lebih mementingkan kesejahteraan orang lain, terutama tetangga sekitar.


Sudah banyak orang yang merasakan sendiri kebaikan pasangan ini, dari yang diberi pekerjaan sampai yang diberi rejeki secara cuma-cuma.


Contohnya Indah. Sebetulnya waktu Indah meminta pekerjaan, Pak Ujang tidaklah sedang membutuhkan karyawan.


Namun karena kebaikan hatinya, Pak Ujang pun menerima Indah untuk membantu sebisanya di dapur. Membantu istri Pak Ujang dalam proses pembuatan siomay.


Namun karena beberapa bulan yang lalu ada karyawan yang berhenti karena pindah kota, Indah pun berinisiatif untuk menggantikan nya keliling berjualan dengan gerobak siomay, karena memang Indah merasa tenaganya tidak terlalu dibutuhkan di dapur.


Pak Ujang pun memberi ijin, dengan catatan Indah berjualan tidak berkeliling terlalu jauh, Pak Ujang merasa kasihan karena indah seorang perempuan.

__ADS_1


Benar-benar pasangan yang baik hati.


Bagi mereka, di umur mereka yang menua ini , menumpuk harta untuk diri sendiri adalah hal yang sia-sia. Mereka akan lebih merasa tenang ketika ada orang lain yg merasa terbantu melalui perantara mereka.


Untuk anak, mereka memang mempunyai anak. Tapi sayangnya Tuhan lebih sayang pada anak mereka.


Anaknya telah tiada setahun yang lalu karena sakit demam berdarah.


"Terimakasih banyak atas pengertiannya Pak🙏" ucap Indah penuh rasa syukur.


Setelah urusannya selesai, Indah pun pamit pulang..


"Aku sangat bahagia mempunyai tetangga sekaligus bos yang sangat pengertian" ucapnya di tengah-tengah mengendarai motor matic nya.


Saat sedang asik memilih buah-buahan apa saja yang akan dibuat salad tiba-tiba ada yang menepuk pundak Indah.


"Ind..." Sapa pria tersebut


Indah menoleh kaget


"Arya..... Hai,, apa kabar..?" reflek Indah memeluk pria tersebut saking rindunya.

__ADS_1


"A..aku baik Indah,, gimana kabar kamu juga?" jawabnya sambil menetralkan detak jantungnya yg tidak karuan karena ulah indah.


"Udah lama kita nggak pernah ketemu ya" imbuhnya


"Iya,,, eh... Emmm maaf maaf khilaf, " kata Indah cepat-cepat melepas pelukannya sambil nyengir kuda.


"Aku sehat Arya,dan baik-baik aja"


Sambil memutar badan seperti anak kecil yang pamer dengan kesehatannya.


"Gimana kalau kita cari tempat buat ngobrol?


Banyak yang pengen aku ceritain ke kamu." Ucap Arya yang sudah bisa menenangkan jantungnya.


"Ok,, bentar ya aku selesaikan dulu pilih buahnya terus aku bayar" jawab Indah antusias. Indahpun sama, banyak hal yang ingin Indah bagi cerita dengan sahabatnya itu


Arya Yunanda adalah sahabat Indah sejak kecil. Ketika dulu Indah dalam kesulitan maka Arya dan keluarganyalah yang selalu menolong Indah.


Indah dan Arya begitu dekat , bahkan Indah sudah menganggap Arya seperti saudaranya sendiri.


Apapun yang Indah alami atau rasakan dia pasti akan bercerita kepada sahabat sekaligus saudaranya itu.

__ADS_1


Namun tidak dengan Arya,, tidak semua hal bisa Arya bagi dengan Indah, terutama masalah hati.


***


__ADS_2