
Hari ini hari minggu seperti biasanya Vika pergi ke sekolah untuk extra, tpi kali ini Putra nggak extra karna ia harus banyak" istirahat.
Sesampainya di sekolah Vika berkumpul bersama teman" nya dan mengikuti extra pramuka.
Setelah extra selesai mereka berempat memutuskan untuk pergi ke kantin karna merasa sangat lapar.
Sesampainya di kantin mereka memesan makanan. Setelah itu mereka pun makan sambil bercanda seperti biasanya.
Saat mereka sedang asik makan tiba" Mely datang
"Tumben lo gak bareng sama Putra, kalian putus ya kan biasanya nepel terus, kalau beneran putus itu sih bagus gue jadi ada kesempatan buat deketin Putra lagi Kata Mely tanpa merasa malu sedikitpun
"Putra lagi sakit jadi dia gak hadir extra hari ini, kalau gue gak sama putra urusanya sama lo apa sih jawab Vika judes
"Ya gue seneng lah kalau lo gak sama Putra lagi, apalagi kalau lo putus itu tambah buat gue bahagia kata Mely
"Lo tu jadi cewek gak ada malunya ya kata Santi kesal
"Kenapa gue harus malu kata Mely dengan PD nya
"Lo tu tahu diri dikit dong, Putra udah jadi pacarnya Vika jadi stop gangguin mereka kata Nanda
__ADS_1
"Ya terserah gue dong liat aja cepet atau Lambat Gue bakal jadi pacarnya Putra Kata Mely
"Lebih baik lo pergi aja deh dari sini, ganggu banget tau gak Kata Vika
"Ya kalau gue gak mau gimana kata Mely
"Pergi gak lo dari sini kalau gak gue siram lo kata ana sambil memegang botol minumanya
Mely yang melihatnya langsung pergi dengan wajah kesalnya.
"Dasar cewek aneh lo kata Santi yang melihat Mely pergi
"Udah ka jangan dipikirkan cewek aneh kayak gitu kata Santi
Vika pun menganggukan kepalanya.
Setelah itu mereka melanjutkan makan lagi.
Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk pulang karna hari sudah semakin siang.
Sesampainya di rumah Vika bergegas ke kamarnya karna sangat lelah ia memutuskan untuk tidur.
__ADS_1
Sore hari saat ia bangun, ia memainkan ponselnya sambil meregangkan tubuhnya. Betapa terkejutnya ia saat banyak chat masuk dari teman"nya dan panggilan dari Putra, Karna penasran ia pun membuka hal yang membuat teman"nya heboh. Betapa terkejutnya ia saat melihat Mely memposting fotonya bersama Putra sedang berpelukan. Vika benar" merasa sedih, kecewa dan tak menyangka Putra tega terhadapnya. Vika menangis sejadinya dan tiba" ada panggilan masuk dari Putra ia menolaknya, berkali-kali Putra memanggil tapi tetap di tolak oleh Vika.
(Vika angkat dong telponya, iya aku tau kamu pasti marah tapi tolong dengerin penjelasan aku dulu kata Putra lewat pesan)
(Aku udah ngerti semuanya dan gak ada yang perlu di jelasin lagi balas Vika.)
Putra menelpon Vika lagi tapi Vika mengabaikanya ia terus menangis. Putra terus berusaha menelpon dan mengirimi Vika pesan tapi tak ada jawaban apapun dari Vika.
Vika melepas kalung pemberian dari Putra dan melemparnya ke sembarang arah dengan rasa kesal.
Tak lama setelah itu Vika pun mandi setelah mandi ia bergegas keluar kamar untuk makan malam bersama.
"Kamu kenapa, habis nangis kok matanya sembab gitu kata ibunya Vika
"Gak papa kok buk aku cuma masih ngerasa ngantuk aja kata Vika beralasan.
"Oh ibu kira habis nangis, kata ibunya Vika
"Ya enggak lah buk ngapain juga aku nangis kata Vika tenang sambil memendam perasaan sedihnya.
Setelah selesai makan Vika pergi kekamarnya untuk belajar. Sesekali ia mendengarkan Hp nya berdering tapi tidak diabaikan olehnya. Setelah belajar Vika pun tidur.
__ADS_1