Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 49 Undangan


__ADS_3

Pagi hari di sekolah Vika sedang berkumpul dengan teman sekelasnya. Hari ini sekolah mereka tidak belajar seperti biasa. Karena sekolah akan mengikuti lomba Kebersihan, maka dari itu hari ini belajar ditiadakan untuk membersihkan seluruh lingkungan sekolah.


Sambil mendengar komando pengumuman dari kepala sekolah, Vika dan wali kelasnya membagi tugas kepada teman"nya untuk mulai melakukan kebersihan.


Masing" kelas sudah mendapat tempat yang harus dibersihkan. Seluruh siswa pun antusias melakukan kebersihan.


Seluruh guru yang membimbing anak didiknya sangat senang melihat semangat dari seluruh siswanya dalam melakukan kebersihan. Para guru pun ikut turun tangan melakukan kebersihan, sebagai contoh yang baik untuk anak didiknya.


Setelah membersihkan lingkungan sekolah selesai, seluruh siswa pun dikumpulkan dilapangan untuk mendengarkan pengumuman lebih lanjut dari kepala sekolah.


Siswa yang berkumpul dilapangan dipersilahkan duduk sambil mendengar pengumuman.


Kepala sekolah mengucapkan rasa bangganya kepada kesadaran seluruh siswanya akan kebersihan dan kerja sama. Tidak heran jika 3 tahun berturut-turut sekolah itu selalu mendapat juara lomba kebersihan karena kesadaran seluruh siswa dan bimbingan yang baik dari seluruh guru.


*****


Setelah pengumuman selesai para siswa pun diistirahatkan. Seluruh siswa berhamburan meninggalkan lapangan menuju ketempat yang mereka inginkan.


Vika dan teman"nya pergi kekantin karna sudah merasa lapar, haus dan sedikit lelah. Mereka duduk dan memesan makanan yang mereka inginkan.


Karena saking laparnya mereka berempat makan tanpa bersuara. Mereka asik menyantap makanan mereka.


Saat mereka sedang asik makan Johan datang dan langsung menyapa mereka.


"Hay... kalian sibuk sekali makanya kata Johan menyapa.


"Eh kak Johan, duduk kak kata Ana.


Johan pun langsung duduk disamping Vika.


"Maaf ya kakak ngeganggu kalian makan kata Johan.


"Nggak papa kok kak kata Vika.


"Magsud kakak kesini mau ngasi kalian undangan, kata Johan sambil membagikan kartu undanganya.

__ADS_1


"Ini undangan apa kak kata Santi.


"Undangan acara ulang tahun kakak, kalian jangan lupa datang ya. Acaranya lagi dua hari kata Johan.


"Iya kak kami pasti usahain untuk bisa datang kok kata Nanda.


"Yaudah kalian lanjut makan ya, kakak mau lanjut nyebarin undangan dulu biar cepet kelar kata Johan.


"Iya kak makasi undanganya kata Vika.


Johan pun pergi meninggalkan Vika dan teman"nya.


"Gimana kita mau dateng kan ke acaranya kak Johan kata Santi.


"Aku terserah kalian aja, kalau kalian pergi aku ikut kalau kalian enggak aku nggak juga kata Vika.


"Yaudah kita datang aja, kasihan kak Johan kalau kita nggak datang, selama ini kak Johan kan baik sama kita kata Nanda.


"Yaudah lagi dua hari kita berangkatnya barengan aja kata Santi.


"Tapi kita kan gak tahu rumahnya kak Johan dimana kata Ana.


Teman" Vika kaget mendengar pengakuan Vika yang tahu alamat rumah Johan.


"Kamu tahu dari mana alamat rumah kak Johan.


"Ya aku kan pernah datang kerumahnya, emang aku belum ada cerita ya sama kalian kata Vika.


Mendengar perkataan Vika membuat temanya tambah kaget dan penasaran, bahkan Ana sampai keselek mendengar perkataan Vika yang mengaku pernah datang kerumah Johan.


"Uhuuk...suara batuk ana yang keselek.


"Nih minum airnya, makanya lain kali makan jangan tergesa-gesa kata Nanda.


"Bukan, bukan karna makanan tapi aku kaget denger perkataan Vika kata Ana.

__ADS_1


"Iya aku juga jadi kaget dan penasaran kata Santi.


"Gimana ceritanya Ka kamu bisa datang kerumah kak Johan kata Nanda.


"Kapan kamu datang kerumah Kak Johan, ngapain kamu kesana kata Santi.


"Nah ceritanya tuh gini, aku kan emang udah deket sama kak Johan semenjak kita sering chatingan dan telponan. Jadi kak Johan sering ngajak aku pergi, Kak Johan pernah ngajak aku olahraga dilapangan kota, pergi sekolah bareng, makan direstoran bareng,pergi ketaman, datang kerumah Kak Johan dan kemarin aku ikut nemenin kak Johan extra. Dan waktu itu aku kerumah Kak Johan main basket bareng Kak Johan, karan kebetulan Kak Johan punya lapangan basket dirumahnya kata Vika.


"Nggak nyangka ternyata kamu udah sedeket itu sama kak Johan kata Nanda.


"Apa kamu nggak ada perasaan buat kak Johan, kayaknya kak Johan itu orangnya baik kata Santi.


"Aku masih ragu, soalnya aku masih takut pacaran lagi. Aku sih ngerasa kak Johan emang baik sama aku tapi aku masih takut kan kalian tahu sendiri kata Vika.


"Menurut aku wajar sih kamu masih ragu, tapi jangan sia-siain kak Johan karna kayaknya dia tulus sama kamu kata Nanda.


"Iya aku tahu kak Johan baik, tapi aku masih harus memikirkannya mateng-mateng kata Vika.


"Iya aku setuju ka, aku juga nggak mau kamu ngalamin yang kayak dulu lagi kata Santi.


"Iya san makanya aku nggak mau gegabah ngambil keputusan kata Vika.


"Ya kalau nggak jadi sama kak Johan juga nggak papa, kan banyak cowo ganteng disekolah ini yang suka sama kamu ka kata Nanda menggoda Vika sambil tertawa.


"Iya kenapa sih kamu selalu bisa jadi incaran cowok-cowok ganteng, aku kira-kira kapan dapet cowok ganteng ya kata Ana.


"Mimpi kamu dapet cowok ganteng, kayaknya dapet si Raka juga mustahil kata Santi meledek Ana.


*Raka adalah teman kelas mereka, Raka adalah laki" berkacamata yang culun.


Mendengar perkataan Santi membuat Vika dan Nanda tertawa.


"Tega bener kamu San, aku kan juga pengen punya cowok kata Ana.


"Iya sabar An nanti juga kamu ketemu sama jodoh kamu kata Vika.

__ADS_1


"Iya yang sabar ya An kata Nanda.


Setelah selesai makan Vika dan teman"nya pun kembali kekelas mereka sambil menunggu bel tanda pulang sekolah.


__ADS_2