Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 17 Vika dan Putra baikan


__ADS_3

Sesampainya di rumah Vika berbaring di tempat tidurnya ia memikirkan masalah hubunganya dengan Putra.


Kenapa hubungan aku sama Putra jadi kaya gini ya pikir Vika bingung.


Apa salah aku marah sama Putra kan semua ini karna Mely kenapa aku jadi nyalahin Putra ya atau seharusnya aku sama Putra bicarain aja ini secara baik" kata Vika lagi.


Mungkin baiknya gitu aja deh gumam Vika, ia pun segera menelpon Putra mengajaknya bertemu untuk bicara.


Vika dan Putra sepakat untuk bertemu di taman biasanya.


Vika dan Putra bergegas pergi ke taman dari rumah masing"


Saat Vika sampai ditaman, ia melihat Putra sudah duduk di bangku taman. Ia pun menghampiri Putra.


"Udah lama ya nunggu aku, maaf ya aku telat kata Vika dan langsung duduk d sebelah Putra


"Nggak kok aku juga baru sampai kata Putra.


"Jadi aku ngajak kamu ketemu untuk bicarain masalah kita baik", aku gak suka hubungan kita diganggu orang aku maunya kita kaya dulu lagi dimana hubungan kita berjalan dengan baik tanpa ada masalah Kata Vika.

__ADS_1


"Iya aku juga maunya gitu, kamu sekarang tenang aja masalah Mely aku yang selesaiin aku akan bicara sama dia baik" supaya dia gak ganggu hubungan kita lagi.


"Bener ya, aku gak mau kita bertengkar lagi di sekolah dan jadi tontonan banyak orang aku jadi malu. Tapi kamu selesaiin masalah kita dengan Mely secara baik" ya jangan kasar sama dia aku gak suka liat laki" yang kasar sama perempuan kata Vika.


"Iya kamu tenang aja aku akan selesaiin dengan baik" kok dan aku pastiin Mely gak bakal ganggu kita lagi kata Putra.


"Yaudah yang aku mau bicarain ya itu aja, aku gak bisa lama" marahan sama kamu kata Vika.


"Aku juga gak mau marahan sama kamu lagi, jadi kita baikan ya. Masalah Mely biar aku yang urus kamu jangan marah lagi ya, kalah aku Telpon atau chat di jawab ya kata Putra.


"Iya aku pasti jawab kok, maaf ya akhir" ini aku suka abaiin telpon atau pesan dari kamh kata Vika.


Putra dan Vika pun asik mengobrol di taman itu. Saat sedang asik mengobrol Putra menyadari kalau Vika tidak memakai kalung pemberianya.


"Kalung yang aku kasi kenapa kamu gak pakai, biasanya kan dipakai kata Putra bertanya


"Vika yang mendengarnya pun langsung kaget.


"Hmm itu kalungnya aku taruh di rumah iya kata Vika terbata-bata karna ia baru ingat dengan kalung yang ia lempar hari itu.

__ADS_1


"Kok gak dipakai kamu gak suka ya makai pemberian aku kata Putra.


"Gak gitu Put aku suka kok makai nya, tapi waktu aku liat Foto Mely sama kamu aku lepasin kalung itu kata Vika.


"Oh gitu ya, nanti pakai lagi ya kata Putra.


"Iya nanti aku pasti pakai kok kata Vika dengan tenang padahal ia takut karna ia nggak tau itu kalung ada dimana.


Karna hari sudah sore Vika dan Putra sepakat untuk pulang.


Sesampainya di rumah Vika langsung pergi kekamarnya dan mencari kalung itu. Ia mencarinya ke seluruh sudut kamarnya tapi kalung itu nggak ketemu.


"Aduuh tu kalung kemanan sih, kenapa cobak waktu itu aku buang kata Vika khawatir.


Setelah itu ia coba mencari di bawah kasur, di bawah lemari, di bawah meja rias akhirnya ia menemukan kalung itu dibawah meja riasnya.


"Akhirnya ketemu juga nih kalung, kalau gak ketemu alasan apa coba yang mau gue bilang ke Putra kata Vika pada dirinya.


Disisi lain Mely merasa sangat senang karna ia merasa Putra dan Vika masih berantem dan akan segera putus. Tanpa ia ketahui Vika dan Putra sudah baikan.

__ADS_1


__ADS_2