
*Dua hari kemudian.
Sore hari dirumahnya Vika sedang bersiap-siap untuk pergi keacara Johan. Dia duduk di kursi meja riasnya sambil merias wajahnya.
Vika memakai make up yang natural yang membuat dirinya terlihat semakin cantik ditambah dengan dress cantik yang membuat dirinya tampak semakin mempesona.
Setelah selesai bersiap-siap Vika keluar dari kamarnya untuk meminta ijin sekaligus meminta nilai tentang penampilanya pada ibunya.
"Ibu... Bu... panggil Vika yang tidak melihat ibunya di dapur ataupun ruang tamu.
"Sebentar nak Ibu masih didepan kata Bu Kadek.
Saat Bu Kadek datang, dia terkejut melihat kecantikan putri semata wayangnya itu.
"Astaga anak Ibu cantik sekali kata Bu Kadek sambil memegang kedua lengan Vika dan terus menatapi Vika.
"Udah pas belum Bu penampilan ku ini kata Vika.
"Sudah nak, kamu terlihat sangat cantik pasti nanti kamu jadi yang paling cantik dipesta itu kata Bu Kadek.
"Ah ibu bisa saja, yasudah aku berangkat sekarang ya Bu soalnya acaranya mulai jam 6 sore kata Vika.
"Yasudah nak kamu hati-hati ya, nanti kalau terlalu malam kamu pulangnya telpon ibu atau ayah saja biar nanti Ibu jemput sampai ujung desa kata Bu Kadek.
"Tidak usah Bu aku numpang di mobil kakaknya Santi karena kakaknya Santi juga diundang oleh Kak Johan. Yasudah aku berangkat sekarang ya Bu, mereka pasti sudah sampai untuk menjemputku kata Vika.
"Yasudah kalau begitu kamu hati-hati ya nak kata Bu Kadek.
"Iya Bu kata Vika
Vika pun bergegas keluar rumah dan melihat mobil kakaknya Santi sudah menunggunya didepan rumah.
Karena Santi, Ana dan Nanda duduk di kursi kedua dan Vika pun masuk kedalam mobil dan duduk di kursi depan.
"Langsung berangkat kak kata Vika saat sudah duduk dan menutup pintu mobil.
Mobil pun melaju memecah jalanan menuju rumah Johan.
__ADS_1
"Buset ka kamu cantik banget sekarang kata Santi.
"Ah bisa aja, kamu juga cantik kata Vika.
*****
Setelah 20 menit perjalanan mereka pun sampai didepan rumah Johan. mereka pun turun dari mobil dan langsung bergegas masuk kedalam rumah Johan.
Pintu gerbang Johan sudah dihias dengan hiasan penyambut yang sangat cantik, musik modern sudah berdendang dan beberapa tamu juga sudah hadir. Acara Johan diadakan di halaman depan rumahnya yang cukup luas.
Vika dan teman"nya berpisah dengan kakaknya Santi, kakaknya Santi pergi menghampiri temanya Sedangkan Vika dan teman"nya duduk di satu meja dengan empat kursi sambil menikmati makanan dan minuman penyambut.
Tak berapa lama Johan datang menghampiri mereka. Dengan kemeja putih dan bawahan jeans hitam membuat Johan terlihat sangat tampan.
"Hay... maklumi ya acaranya hanya segini adanya kata Johan sambil berdiri dan kedua tanganya menopang tubuhnya di meja tempat Vika dan teman"ya diam.
"Ah Kak Johan ini mah sudah acara mewah namanya kata Santi.
"Ah kamu bisa saja kata Johan.
"Iya terimakasih pakai repot-repot bawa hadiah sigala kata Johan.
"Ah nggak repot kok kak, semoga kakak suka sama hadiahnya kata Vika.
"Iya Happy birthday ka kata Ana sambil menyerahkan hadiahnya pada Johan.
Begitu juga Santi dan Ana juga mengucapkan selamat dan memberi hadiah mereka pada Johan.
Mereka berlima pun asik berbincang dan bercanda.
"Yasudah kakak ke tempat yang lain mau menyambut tamu yang lain dulu ya kata Johan.
"Iya kak jawab Vika, Santi, Ana dan Nanda kompak sambil menganggukan kepala mereka.
Setelah Johan pergi Vika dan teman"nya melanjutkan perbincangan mereka.
"Gila tadi Kak Johan ganteng banget kata Ana.
__ADS_1
"Ah biasa aja kali kata Vika.
"Acara kak Johan juga mewah banget, liat tuh hiasan-hiasan dan makanan ini semua serba mewah kata Santi.
"Iya aku juga berpendapat gitu kata Vika.
"Itu juga liat poster besar berisi nama Kak Johan, itu pasti tempat fotoan nanti kita foto bareng disana aja kata Nanda.
"Boleh juga tuh kata Ana.
Mereka berempat pun asik berbincang-bincang.
*****
Disisi lain Johan yang baru pergi dari meja Vika dan temanya sambil membawa hadiah dari Vika dan teman"nya itu langsung berjalan menuju ke panggung acaranya. Johan menaruh hadiah yang dia bawa di tempat penyimpanan hadiah tapi Johan menarih pisah hadiah pemberian Vika dengan hadiah yang lainya.
"Jadi gak sabar pengen buka hadiah ini kata Johan pada dirinya sendiri sambil memegang hadiah dari Vika.
Setelah menaruh Hadiah Johan pun pergi menyambut tamu yang lain.
*****
Para tamu semakin ramai berdatangan dengan penampilan yang modis" sekali. mereka duduk berkumpul dengan geng mereka masing-masing sambil bercanda dan tertawa.
Setelah beberapa waktu berlalu acara pun dimulai. Johan berdiri di belakang meja berisi nasi tumpeng dan Kue yang lengkap berisi lilin 18 th dia didampingi oleh ayah dan ibunya.
"Lihat tuh Kak Johan keliatan makin ganteng kata Ana.
"Iya jawab Vika sambil tersenyum kearah Johan.
Santi, Ana dan Nanda sangat terkejut mendengan perkataan Vika dan heran melihat senyum lebar Vika menatap wajah Johan. Karena sebelumnya Vika berpendapat bahwa penampilan Johan biasa saja baginya.
Semua tamu undangan bernyanyi dan bersorak ceria menikmati puncak acara pesta itu.
Johan pun berdoa sebelum meniup lilin ulang tahunya. Setelah dia meniup lilil ulang tahunya dia pun memotong kue dan menyuapi kue itu pada ayah dan ibunya.
Setelah selesai menyuapi ayah dan ibunya Johan pun menyampaikan kata sambutan.
__ADS_1