
Siang hari dirumahnya Vika sedang menangis dikamarnya. Ia merasa sedih karena teman-temanya benar-benar mencampahkanya hari ini padahal ia merasa tidak ada berbuat salah sama mereka bertiga. Dan hal lain yang
membuatnya sedih adalah tidak ada yang ingat kalau dirinya hari ini ulang tahun. Jangankan Johan teman-temanya pun tidak ingat kalau hari ini dia ulang tahun.
Bukan hanya Johan dan temanya. Ibu dan Ayahnya pun belum mengucapkan selamat padanya padahal dia adalah putri semata wayang mereka.
*****
Ayah dan Ibu Vika memang lupa kalau hari ini ulang tahun Vika, mereka berdua baru ingat setelah Vika berangkat kesekolah tadi pagi. Akhirnya ayah dan ibunya Vika berencana akan memberi Vika kejutan nanti sore saat Vika sudah dirumah Sepulang sekolah nanti.
*****
"Kenapa Ibu sama Ayah nggak ngucapin selamat ke aku, aku putri semata wayang kalian dan hari ini aku ulang tahun yang ke tujuh belas dimana setiap orang paling menantikan ulang tahunya yang ke tujuh belas, tapi aku jangankan mendapat selamat tidak ada orang yang tahu kalau hari ini aku ulang tahun kata Vika sampai berurai air mata karena mesara sangat sedih.
"Kak Johan kakak kemana, dimana kata sayang yang kakak ucapin ke aku toh juga sekarang kakak nggak tau kalau aku ulang tahun, jangan kan tau kakak nggak ada ngasi aku kabar sama sekali kata Vika sambil mengeraskan tangisnya sampai sesenggukan.
"Teman-temanku yang paling sering bersamaku, suka duka canda tawa kita bersama juga nggak ingat kalau hari ini aku ulang tahun, jangankan ingat mereka malah mencampahkanku tanpa sebab kata Vika terus berperang dengan suara dan tangisnya.
*****
Disisi lain Bu Kadek yang sedang tidur di kamarnya mendengar ponselnya berdering, saat Bu kadek mengambilnya tampak nomor pemanggil Johan.
Bu kadek dan Johan pun terlibat percakapan lewat telepon dan Johan menjelaskan rencana yang ia rencanakan untuk memberi Vika kejutan.
Setelah percakapan lewat telepon usai Bu kadek pun berjalan keluar kamarnya untuk menghampiri Vika. Bu kadek mendapati Vika sedang tertidur di kamarnya.
kebetulan dia lagi tidur beneran. gumam Bu Kadek pasalnya saat ditanya Johan tadi ia menjawab sepertinya Vika sedang tidur.
Karena Vika sedang tidur Bu kadek pun memutuskan untuk duduk di ruang tamu sambil menunggu kedatangan Johan.
*****
__ADS_1
Johan sudah siap akan menjemput Santi, Nanda dan Ana karena sudah hampir jam tiga. Johan pun berangkat kerumah mereka bertiga. Berawal dari Nanda karena rumahnya paling dekat denganya begitu lantas kerumah Ana lalu kerumah Santi.
Saat mereka berempat sudah berada di mobil yang sama dengan hadiah masing-masing yang mereka sudah siapkan, mereka berempat pun melaju menuju rumah Vika.
"Jadi nanti kita langsung masuk kerumah Vika nih kata Ana.
"Iya langsung masuk aja karena tadi kakak menelpon ibunya Vika katanya sih dia lagi tidur dikamarnya kata Johan.
"Kebetulan kalau gitu kata Santi.
"Tapi kalau nanti pas kita datang tiba-tiba yang bukain pintu si Vika gimana kan belum pasti juga dia beneran tidur atau gimana kata Nanda.
"Nggak, pasti yang bukain pintu ibunya Vika karena kakak sudah mengabari akan datang memberi Vika kejutan, dan kakak juga udah menceritakan rencana kita kata Johan.
"Ya mudah-mudahan aja yang bukain kita pintu itu Bu kadek kata Santi.
Tak berala lama mereka berempat pun sampai di rumah Vika. Mereka berempat langsung masuk ke rumah Vika lengkap membawa hadiah mereka masing-masing.
"Kakak yang ketuk pintunya aja ya, kita baru pertama kali masuk kesini kata Santi.
"Kesini sih pernah kak tapi cuma sampai depan rumah aja, kalau masuk belum pernah karena kita seringan ngumpul di rumah Ana kata Nanda.
"Oh ya udah yuk buruan kata Johan.
Johan pun mengetuk pintu depan rumah Vika.
Bu kadek yang sedang duduk di sofa sambil menonton TV d ruang tamu mendengar ada yang mengetuk pintu pun langsung beranjak bangun dati duduknya.
Ini pasti nak Johan yang datang. gumam Bu Kadek sambil betjalan kearah pintu depan rumahnya.
Saat Bu kadek membuka pintu tampaklah Johan dan tiga orang gadis yang tidak Bu Kadek kenali karena mereka belum pernah datang kerumahnya sebelumnya.
__ADS_1
"Siang tante, kata Johan sambil menyalami Bu Kadek.
"Siang tante pasti tante belum kenal aku, Aku santi kata Santi sambil menyalami Bu kadek.
"Oh Santi, Vika sering cerita tentang kalian nak kata Bu kadek.
"Siang tante aku Nanda kata Nanda sambil menyalami tangan Bu kadek.
"Siang nak kata Bu kadek.
"Kamu pasti Ana kan kata Bu kadek saat Ana hendak menyalaminya.
"Iya kok tante tahu kata Ana saat sudah menyalami Bu kadek.
"Iya Vika sering cerita tentang kalian makanya tante jadi inget nama kalian dan sekarang tante juga udah tahu wajah kalian kata Bu Kadek.
"Kita cantik-cantik kan tante kata Ana.
"Iya nak, yuk kita masuk kata Bu kadek sambil tersenyum.
"Iya tapi kita tunggu di ruang tamu ya tante, tante yang panggil Vika, kita mau kasi dia kejutan di ruang tamu saja kata Johan.
"Iya nak tante ngerti kok kata Bu kadek.
Mereka semua pun masuk ke dalam rumah Vika, menuju ke ruang tamu.
"Kalian tunggu di sini dulu ya tante panggil Vika dulu kata Bu kadek.
"Iya tante jawab mereka berempat serentak.
Bu kadek pun berlalu meninggalkan ruang tamu pergi menuju kamar putrinya. Sedang kan di ruang tamu mereka berempat sibuk membuka kue dan menghidupkan lilin masing-masing.
__ADS_1
*****
Terima kasih sudah setia membaca cerita "KAU MEMBUATKU YAKIN UNTUK JATUH CINTA LAGI" 😘😘 jangan lupa tinggalin jejak like dan komentar ya, kalau mau vote juga boleh. ❤