Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 56 Permintaan Maaf


__ADS_3

Keesokan harinya.


Vika sudah selesai bersiap-siap untuk sekolah. Dia sudah merasa tubuhnya enakan dan lebih sehat dari kemarin karena ia istirahat yang cukup. Hari ini dia selesai bersiap lebih pagi karena hari ini ia berangkat ke sekolah dengan Johan. Maklum Johan adalah seorang ketua osis jadi ada tugas yang harus dia lakukan di pagi hari sebelum bel masuk berbunyi.


Setelah selesai bersiap Vika pun sarapan lebih dulu daripada keluarganya, karena takutnya Johan keburu datang. Setelah Vika selesai sarapan Johan pun datang untuk menjemputnya.


Vika segera membukakan pintu untuk Johan.


"Pagi sayang sapa Johan saat melihat orang yang membukakan pintu untuknya adalah Vika.


"Pagi kak jawab Vika.


"Kamu yakin kan udah sehat kata Johan.


"Yakin lah kak kata Vika.


"Hm iya, udah siap...mau berangkat sekarang kata Johan sambil tersenyum melihat Vika.


"Bentar ya kak, kakak duduk dulu aku mau ngambil tas sekalian pamit kata Vika.


"Iya udah titip salam sama ibu ya kata Johan lalu duduk di kursi depan rumah Vika.


"Iya kak kata Vika lalu masuk kembali kedalam rumahnya.


Setelah mengambil tas dan pamitan pada kedua orang tuanya, Vika pun menghampiri Johan untuk berangkat ke sekolah.


"Yuk kak berangkat sekarang kata Vika.


"Iya kata Johan lalu bangkit dari duduknya.


Johan dan Vika pun berangkat ke sekolah sambil berbincang-bincang di perjalanan mereka.


"Hm... kak berarti nanti aku yang nganterin kakak pulang kata Vika.

__ADS_1


"Iya kalau kamu nggak keberatan, kalau kamu gak bisa kakak jiga bisa pulang sama temen kakak kok kata Johan.


"Aku aja yang nganterin kak kata Vika.


"Iya nanti sekalian mampir di rumahku, mau ya ada mama di rumah dia pasti seneng kalau kamu main ke rumah apalagi dia kan tau kalau kita udah jadian kata Johan


"Iya kak jawab Vika.


Setelah 15 menit menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai di sekolah. Johan mengantar Vika menuju ke kelasnya karena suasana sekolah masih sedikit sepi.


"Sebenernya aku gak usah dianter kak, aku gak papa kok jalan sendiri kata Vika.


"Iya nggak papa kok sayang, aku malahan seneng bisa nganterin kamu kata Johan sambil memeluk bahu Vika dari samping.


Vika hanya menjawab dengan senyuman karena merasa malu akan sikap Johan padanya.


aduhh kenapa jantungku berdegup secepat ini sih, aku jadi grogi. gumam Vika.


kamu cantik sekali sayang, aku senang bisa menjadi kekasihmu. gumam Johan.


"Lain kali jangan cium aku di depan umum ya kak, nanti kalau ada yang liat gimana kata Vika.


"Berarti kalau kita lagi berdua boleh dong aku cium kamu kata Johan menggoda Vika.


Tanpa mereka berdua sadarai ada sepasang mata yang memperhatikan mereka.


"Ihh kakak ini kata Vika sambil cemberut.


"Kakak cuman bercanda, kamu yakin kan mau di sini sendiri kalau nggak ikut kakak aja dulu kata Johan.


"Yakin kok kak, bentar lagi juga temen aku pasti dateng kata Vika.


"Yaudah kakak tinggal dulu ya kata Johan sambil tersenyum ke arah Vika.

__ADS_1


Vika hanya menjawab dengan senyuman dan anggukan kepala. Setelah Johan pergi dari depan kelasnya, Vika pun masuk kedalam ruangan kelasnya sambil memegangi dahinya yang sebelumnya di cium oleh Johan.


Vika memegangi dahinya sambil menunduk dan tersenyum tak berapa lama ada orang yang memanggilnya.


"Vika...suara orang itu yang tak lain adalah Putra, dia juga yang sedari tadi memperhatikan Vika dan Johan.


Vika pun menoleh kearah suara yang memanggilnya.


"Putra kata Vika saat melihat Putra datang kearahnya.


"Iya aku kata Putra saat sudah berada di depan Vika.


"Kamu ngapain ke sini aku nggak mau ada salah paham antara aku dan Mely nantinya kata Vika.


"Aku kesini cuma mau minta maaf atas kesalahan aku yang dulu, aku nggak mau setiap hari terbayang masalah itu lagi. Ya kalaupun kamu nggak mau maaf'in aku, yang jelas aku udah bisa jujur sama kamu kalau aku nyesel udah nyakitin kamu kalaupun kamu benci sama aku, aku nggak papa toh juga ini semua kesalahan aku kata Putra sambil menunduk.


"Put kamu tenang aja, aku udah maaf'in kamu kok, masalah yang dulu aku udah lupain dan aku nggak pernah benci sama kamu kata Vika.


"Makasi ya ka kamu udah mau maaf'in aku, aku harap sekarang kamu bahagia sama kak Johan dia itu orang baik dia nggak mungkin kayak aku kata Putra.


"Iya sama-sama, kamu juga baik kok masalah yang dulu kita lupain aja itu udah jadi masalalu dan sekarang semoga kamu bahagia juga sama Mely kata Vika.


"Yaudah Ka, aku cuma mau ngomong gitu aja makasi ya udah maaf'in aku, sekarang aku mau balik ke kelas dulu biar gak ada yang liat nanti kata Putra.


"Iya sama-sama, jaga Mely ya jangan sampai kamu ngulangin kesalahan yang sama lagi kata Vika.


"Iya ka kata Putra lalu pergi meninggalkan kelas Vika.


Sepelinggal Putra, Vika pun duduk di bangkunya sambil menunggu teman-temanya datang.


Ternyata kamu masih mau minta maaf ke aku Put, sekarang aku cuma berharap kamu bisa menjaga hubungan kamu sama Mely, aku akan merasa senang kalau melihat kamu bahagia. gumam Vika.


Walaupun aku belum sepenuhnya bisa ngelupain kamu tapi aku akan tetap berusaha, kini aku sudah membuka kembali hatiku untuk kak Johan aku harap Kak Johan bisa menjadi seperti yang ku harapkan. gumam Vika lagi.

__ADS_1


Tak berapa lama teman kelas Vika mulai berdatangan karena pagi sudah semakin berlalu.


__ADS_2