
Pagi hari matahari sudah merangkak naik dari tempat terbitnya diiringi suara burung yang berkicau. Santi Nanda dan Ana sudah sampai di sekolah. Mereka tiba lebih awal sesuai rencana yang sudah mereka sepakati.
"Inget ya kita harus diemin Vika hari ini kata Santi.
"Ya inget dong, jadi greget kata Nanda.
"Iya sama, kata Ana.
"Udah yuk kita kekelas nanti Vika keburu datang kata Nanda.
Mereka bertiga pun berjalan menuju kelas mereka. Dan tak berapa lama Vika pun sampai, hari ini Vika agak kesiangan datang ke sekolah karena ia telat bangun. Vika pun memarkorkan motornya. Setelah ia turun dari motornya ia melihat seluruh area parkir sambil mengerutkan dahinya karena ia tidak melihat teman-temanya.
Mereka pada kemana ya, ya masak mereka belum dateng udah sesiang ini, tapi nggak mungkin juga kalau mereka ninggalin aku pergi ke kelas duluan. gumam Vika.
Ah yaudah mungkin mereka pergi kekelas duluan karna mau ngasi aku surprise...eaa... gumam Vika lagi lalu beranjak pergi kekelasnya dengan senyum bahagia membayangkan kejutan dari teman-temanya.
Saat sampai di kelas Vika melihat ketiga temanya duduk di bangkunya masing-masing sambil mengobrol.
"Eh kalian kenapa tumben ninggalin aku sih kata Vika saat baru duduk di bangkunya.
Tidak ada jawaban sama sekali dari ketiga teman Vika, mereka malah menghentikan percakapan saat Vika datang dan duduk berpaling dari Vika sambil memainkan ponselnya.
"Kalian pada kenapa sih, tumben diem biasanya udah kayak di pasar aja kata Vika.
Lagi-lagi tak ada yang menjawab perkataan Vika.
Sumpah nggak kuat nggak kuat. gumam Santi sambil memainkan ponselnya dan berusaha memasang muka kesal.
Mereka bertiga kenapa sih, mungkin lagi ada masalah kali ya, tau ah mendingan aku mainin ponsel juga, kak Johan juga belum ada ngucapin selamat ke aku atau mungkin dia nggak tau kalau hari ini aku ulang tahun. gumam Vika sambil mengeluarkan ponselnya berharap ada pesan masuk dari Johan.
Hmm... nggak ada pesan juga dari kak Johan, apa hari ini semua orang jadi pelupa ya kenapa nggak ada yang inget sih kalau sekarang aku ulang tahun. gumam Vika kesal.
*****
__ADS_1
Di sisi lain Johan juga merencanakan akan mendiami Vika dan memberi Vika kejutan nanti siang dirumah Vika. Ia merencanakan ini dari tadi malam karena ia ingin Vika benar-benar merasa bahagia di hari ini.
*****
Tak berapa lama bel masuk pun berbunyi, seluruh siswa pun berkumpul ke lapangan untuk sembahyang. Tapi kali ini Vika merasa sedikit aneh karena ketiga temanya berjalan kelapangan tanpa memperdulikanya dirinya.
ini mereka nggak lagi marah kan, kenapa mereka tumben ya kayak gini. gumam Vika.
*****
Setelah persembahyangan selesai seluruh siswa kembali kekelasnya masing-masing dan pelajaran jam lertama pun dimulai.
Vika benar-benar merasa aneh karena teman-temanya sama sekali tidak berbicara padanya. Jangankan untuk berbicara melihatnya saja enggan.
Bukan hanya di jam pelajaran, saat jam istirahat pun teman-teman Vika pergi meninggalkanya ke kantin tanpa mengajak dirinya. Vika merasa sangat sedih karena ini pertama kalinya dirinya dicampahkan oleh temanya.
Apa aku ada buat salah ya sama mereka, kenapa mereka kayak gini, juga kalau kita ada yang salah biasanya juga kita saling maaf'in. gumam Vika sambil tetap duduk di bangkunya.
Hari ini Vika memutuskan untuk tidak pergi ke kantin, ia merasa sedih karena teman-temanya tidak ingat kalau hari ini dia ulang tahun dan bahkan Johan sebagai pacarnya pun tidak memperdulikanya jangankan untuk mengucapkan selamat memberinya kabar lewat chat saja tidak.
*****
Di kantin Johan melihat ketiga anak yang sering bersama kekasihnya, tapi ia tidak melihat batang hidung kekasihnya ada diantara mereka bertiga. Johan pun berjalan kearah dimana Santi, Nanda dan Ana duduk.
"Vika kemana, kenapa dia nggak sama kalian kata Johan saat sudah duduk di meja yang sama dengan Santi, Nanda dan Ana.
"Eh ada kak Johan, makan dulu kak kata Santi.
"Iya udah, Vika kemana kata Johan lagi.
"Jadi tuh gini kak, hari ini kan Vika ultah trus kita rencana buat cuekin dan diemin dia hari ini dan nanti siang kita kasi deh dia kejutan dirumahnya sekalian kita minta maaf karna udah cuekin dia kata Nanda menjelaskan.
"Iya gtu kak rencana kita, kakak jangan marah ya karna kita cuekin Vika cuma hari ini aja kok kata Ana.
__ADS_1
"Ya kakak juga nggak bisa marah karna rencana kakak juga sama kayak kalian kata Johan diimbuhi ketawa.
"Serius kak kata Santi tidak percaya.
"Iya serius kata Johan.
Sontak mereka berempat tertawa karena mengetahui rencana yang mereka rancang sama.
"Kan rencana kita sama nih ya nanti kita datang kerumah Vika barengan aja gimana kata Johan.
"Boleh juga kak tapi jam berapa kata Ana.
"Kakak sih rencananya jam 3 kata Johan.
"Kita juga maunya jam 3 kak biar waktunya nggak mepet kan kita jadi sempet siap-siap nanti sepulang sekolah kata Nanda.
"Yaudah kalau gitu nanti kita berangkat barengan aja, pakai mobil kakak aja nanti kakak jemput kalian kata Johan.
"Seriusan kak kata Ana.
"Tuh kan keluar GR nya kamu baru mau di jemput sama kak Johan kata Santi.
"Yah siapa yang GR orang aku seneng di jemput karena dirumahku nggak ada motor nanti, orang motorku mau di bawa sama ibu tadinya juga aku rencana mau nebeng di Nanda kata Ana.
"Yaudah nanti kakak jemput kalian ya, nggak usah sungkan toh kalian juga sahapat dari pacar kakak kata Johan.
"Iya kak kami dengan senang hati menerima tawaran kakak kata Santi.
"Yaudah nanti jam tiga ya kan kakak chat lagi nanti, sekarang kalian lanjut makan aja kakak mau kekelas dulu kata Johan.
"Iya kak jawab Nanda, Santi dan Ana seerempak.
*****
__ADS_1
Terima kasih sudah setia membaca cerita "KAU MEMBUATKU YAKIN UNTUK JATUH CINTA LAGI" 😘😘 jangan lupa tinggalin jejak like dan komentar ya, kalau mau vote juga boleh. ❤