
Siang hari Johan sedang bersiap-siap akan pergi membeli hadiah yang sudah ia rencanakan untuk Vika dari jauh-jauh hari. Johan sudah merencanakan matang-matang kejutan darinya untuk Vika. Ia ingin melihat Vika merasa bahagia di hari kelahiranya.
*****
Di sebuah toko, Johan sedang terlihat sibuk berbincang dengan penjaga toko mengenai pesanan yang ia minta. Johan memesan satu buah beneka beruang yang teramat besar untuk Vika. Dengan ukuran 2 meter berwarna ping.
"Pastikan pengiriman besok sesuai jam ya mbak, saya nggak mau telat sedikitpun kata Johan.
"Iya pak saya panstikan pesanan bapak sampai tujuan di jam yang tepat besok kata si penjaga toko.
Setelah selesai dengan urusan bonekanya Johan terlihat keluar dan pergi meninggalkan toko boneka itu. Johan memesan boneka itu dan meminta petugas toko untuk mengantarkan boneka tersebut kerumah Vika besok sesuai jam yang di arahkan Johan. Ukuran boneka yang terlalu besar membuat Johan harus memesan dan menyewa petigas toko untuk pengiriman.
Setelah beberapa menit menempuh perjalanan dengan mobilnya Johan masuk di sebuah toko kue terbesar di kotanya. Johan memesan satu kue favorit di toko itu untuk hadiah ulang tahun Vika.
Vika pasti suka sama kue ini. gumam Johan saat sudah menerima kue yang dipesanya sudah dibungkus oleh penjaga toko kue itu.
Johan pun pergi meninggalkan toko kue itu dan melajukan mobilnya untuk pergi ke mall. Johan ingin membeli jam seperti jam yang dibelikan oleh Vika hadiah waktu dirinya ulang tahun. Johan tidak pernah memakai jam hadiah dari Vika karena ia sangat menyayangi jam itu. Johan pun berniat akan memakai jam itu di hari ulang tahun Vika besok dan memberikan Vika hadiah jam yang sama.
Setelah sampai di mall Johan pun langsung masuk ke dalam mall menuju toko jam. Setelah masuk di toko jam Johan pun bercakap dengan salah satu petugas penjaga untuk mencarikan jam seperti yang dia bawa tapi untuk versi cewek. Johan tidak lupa membawa jam itu karena ia ingin mendapat jam yang hampir sama persis dengan jam yang ia miliki.
__ADS_1
Johan pun menunggu si petugas mencarikan jam yang ia inginkan.
"Maaf mas untuk jam yang seperti mas inginkan, versi cewek nya sedang kosong tapi mungkin mas tertarik dengan yang ini, jam ini hampir sama kok seperti jam yang mas inginkan kata si petugas saat datang dan membawa beberapa contoh jam untuk diperlihatkan kepada Johan.
"Oh gitu ya mbak, Kira-kira bakalan ready lagi nggak jam yang kayak gini kata Johan.
"Ready mas, tapi waktunya tidak tentu karena jam ini sangat limited pembuatanya butuh proses yang lama dan sekali ready pasti cepet habis kata penjaga toko itu.
Johan pun menganggukkan kepalanya dan melihat-lihat jam yang dibawakan oleh si pe jaga toko
hm kayaknya ini yang paling mirip sama jam aku,. gumam Johan setelah membandingkan jam nya dengan beberapa jam yang lain didepanya.
"Iya mas, sambil menunggu di bungkus mas bisa menyelesaikan pembayaranya di loket pembayaran kata si penjaga toko.
Johan pun menuju loket pembayaran dan mengantri sesuai antrian untuk membayar jam yang di belinya.
Setelah selesai membayar dan mendapat jam yang ia beli, Johan pun keluar dari toko jam itu dan berjalan memecah keramaian mall menuju jalan keluar dari mall.
Johan masuk kedalam mobilnya dan menaruh jam di kursi depan di samping kursi kemudi tepat dimana ia menaruh kue yang sudah ia beli di toko kue tadi.
__ADS_1
Johan berniat pulang cepat karena kasihan kuenya jika terlalu lama kena udara yang tidak dingin.
"Hahh capek juga seharian gini keliling kota kata Johan sambil fokus mengemudikan mobilnya.
Setelah menempuh perjalanan setengah jam, Johan pun sampai di rumahnya. Ia langsung masuk kedalam rumah dan menaruh kue terlebih dahulu di kulkas. Setelah menaruh kue Johan pun masuk kedalam kamarnya.
Didalam kamar Johan menaruh tas berisi jam di meja samping tempat tidur, lalu Johan pun membaringkan tubuhnya di ranjang. Johan memikirkan rencana yang akan ia lakukan besok untuk kejutan Vika.
"Jadi nggak sabar nunggu hari esok, aku harao kamu suka dengan kejutanku, aku sangat menyayangimu kata Johan sambil tersenyum menatap langit-langit kamarnya dan membayangkan wajah Vika di pikirkanya.
Setelah merasa cukup puas berbaring, Johan pun membungkus jam dengan kotak pembungkus kado karena ia ingin semua kejutanya selesai hari ini.
Setelah selesai membungkus kado, Johan pun beristirahat dan tidur karena ia merasa sangat lelah. Saking fokusnya ia memikirkan kejutan untuk Vika dan berkeliling kota sampai membuat dirinya kelelahan dan tertidur saat ini membuat ia lupa memberi Vika kabar. Karena biasanya Johan yang lebih dulu mengabari Vika di setial waktu saat dirinya tak bersama Vika.
*****
Di sisi lain Vika sedang membaringkan tubuhnya di sofa ruang tamu rumahnya sambil menonton TV.
hm tumben jam segini kak Johan nggak ngabarin aku, dia lagi ngapain ya, apa dia tahu besok aku ulang tahun. gumam Vika dambil menatap layar ponselnya dan berharap mendapat kabar dari Johan.
__ADS_1