Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 19 Janji Vika dan Putra


__ADS_3

Setelah pulang sekolah Vika menangis di dalam kamarnya. Ia menangis bukan karna Putra tapi ia menangis karna benar" merasa kecewa dan malu karna berpacaran dengan Putra.


Tak lama setelah itu, ibunya Vika memanggilnya


"Vika... nak ada Putra datang kata ibunya memanggil Vika


"Vika merasa heran


Ngapain dia kesini lagi gumam Vika.


Vika pun bergegas mencuci mukanya lalu setelah pergi menemui Putra.


"Kamu habis nangis kata Putra yang melihat Vika datang dengan mata sembab.


"Nggak kok Kata Vika mengelak.


"Aku datang kesini mau ngejelasin semua yang terjadi tadi di sekolah kata Putra.


"Jelasin apalagi aku udah tau semuanya kata Vika.

__ADS_1


"Tolong dengerin penjelasan aku dulu kata Putra


"Yaudah iya jawab Vika


"Jadi tadi pagi aku nyamperin Mely buat minta tolong supaya dia gak ganggu kamu atau hubungan kita lagi, aku udah bicarain dengan baik" bahkan aku sampai mohon" tapi Mely tetap keras kepala karna aku udah gak tahan liat dia yang jawab perkataan ku dengan jutek terus aku langsung dorong dia sampai jatuh, setelah itu Kak Johan dan Kak Risa tiba" dateng dan Kak Johan langsung nampar aku. Karna aku gak trima ditampar, kita hampir bertengkar disitu karna udah bel Kak Johan nyuruh aku nemuin dia di lorong sekolah pas jam Istirahat untuk bicarain masalah itu, ya aku nurut aja lalu di lorong aku Mely, Kak Johan Dan Ka Risa kita berdebat di sana karna merasa udah kesel banget makanya aku dan kak Johan hampir berantem kata Putra dengan panjang lebar.


"Ya kamu juga salah Put kenapa coba kamu dorong Mely, kalau kamu gak dorong Mely semuanya gak bakal jadi kayak gini kata Vika


"Jadi kamu nyalahin aku, aku itu emosi sama sikap Mely dan dia terus"an buat kita berantem kata Putra.


"Aku bukanya nyalahin kamu Putra, disini kita semua salah, aku salah, kamu salah, Mely juga salah karna dia terlalu suka sama kamu, Kak Johan dan Kak Risa juga salah karna mereka udah mencampuri urusan kita hanya dengan mendengar penjelasan dari satu pihak kata Vika.


"Maaf Put, aku udah gak bisa sama kamu lagi dengan situasi yang kaya gini aku gak mau Kita bertengkar lagi kaya tadi di sekolah. Tapi kita kan masih bisa temenan Put, nanti kalau situasinya udah membaik disitu kita putuskan lagi untuk lanjut atau nggaknya kata Vika.


"Yaudah kalau itu keputusan kamu aku trima, aku juga Sebenernya udah bosen sama Mely yang semakin menjadi-jadi. Sebenernya juga aku gak mau kita putus tapi karna situasi masih kayak gini yaudah aku juga ngerti kok kata Putra.


"Makasi ya kamu udah ngerti, maaf ya karna kita jadi putus kata Vika


"Yaudah gak papa kok aku juga ngerti sama keadaan ini, toh juga kita masih bisa balikin kalau autistic sudah Baik kata Putra.

__ADS_1


"Vika melepaskan kalung pemberian Putra yang ia pakai, ia berniat untuk mengembalikanya pada Putra.


Ini kalungnya aku balikin kata Vika sambil menyerahkan kalu itu pada Putra


"Kok dibalikin kamu gak suka ya sama pemberian aku kata Putra.


"Aku suka kok Put, ya tapi kan sekarang kita udah putus jawab Vika.


"Udah kamu bawa aja ini itu khusus aku beliin buat kamu, walaupun kita udah putus kan kita masih tetap temenan kata Putra.


"Ya udah aku yang simpen aja kata Vika.


"Jangan disimpan dong dipakai lagi ya kata Putra


"Yaudah aku pakai lagi kata Vika sambil memakai kalung itu


"Sini aku bantuin kata Putra yang melihat Vika agak susah memasang kalungnya.


Sebenarnya mereka berdua masih saling suka tapi sulit untuk mereka bertahan dalam sebuah hubungan yang selalu dihiasi masalah.

__ADS_1


Setelah selesai lama ngobrol Putra berniat untuk pulang.


__ADS_2