Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 21 Putra yang tiba" berubah


__ADS_3

Hari" berlalu Vika dan Putra masih tetap hanya sebagai teman. Karna rasanya tidak mungkin akan balik lagi pasalnya Mely masih sering mengusik kebersamaan mereka.


Di acara persembahyangan sekolahnya Vika sangat sibuk mempersiapkan keperluan acara karna ia adalah anggota osis. Karna terlalu sibuk Vika jadi menunda waktu untuk bergabung bersama teman"nya.


Vika pun sudah merasa ia akan jarang bergabung bersama teman" saat ada acara di sekolah karna acara sekolah pasti melihatkan osis.


Di sisi lain banyak siswa yang melirik kagum pada kecantikan Vika dengan pakaian adat yang elegan dan terlihat sangat serasi.


"Tuh liat Vika cantik banget bro kata Bayu pada Johan, Bayu adalah wakil ketua osis.


"Ah biasa aja kata Johan mengelak, karna sebenarnya ia pun kagum melihat Vika.


Saat acara sudah dimulai semua siswa duduk berkumpul untuk sembahyang.


Semua orang melihat Vika yang datang menuju ke arah teman"nya, mereka semua sangat terpukau melihat kecantikan Vika.


"Gila tu adik kelas cantik banget walau hanya dandan elegant gitu kata seorang siswa bernana Ayu temannya Risa


"Apaan sih biasa aja jawab Risa sewot karna ia iri melihat kecantikan Vika.


"Kenapa lo jadi sewot sih lo iri liat dia kata Ayu.

__ADS_1


Risa yang mendengarnya hanya memasang wajah kaku sambil memandang Vika.


Seluruh siswa pun mengikuti sembahyang dengan khusuk. Setelah acara persembahyangan selesai seluruh siswa bubar ke tempat yang diinginkan.


Vika dan teman"nya pergi ke kantin untuk makan karna mereka sudah sangat lapar. Tak lama kemudian Putra dan Tio datang bergabung bersama mereka.


"Hai gue gabung ya kata Putra tiba" datang bersama Tio.


"Iya jawab Vika.


Putra seperti biasa duduk disamping Vika.


"Kalian kenapa gak balikan aja sih, toh juga masih sering bareng" kata Santi.


Vika yang mendengarnya merasa terkejut sampai iya tersedak makanan.


Teman" Vika juga terkejut karna tiba" Vika tersedak tanpa sebab.


Melihat Vika batuk", Putra pun segera memberi Vika air.


"Pelan" dong makanya kata Putra.

__ADS_1


Vika hanya terdiam, ia memikirkan perkataan Putra tadi.


"Gue pergi dulu ya kata Putra tiba" dan langsung beranjak pergi bersama Tio. yang membuat Vika dan teman"nya mengeryitkan dari heran melihat kepergia Putra.


"Putra kenapa ya tumben dia pergi gitu aja kata Nanda.


"Tau ah tu anak konslet kali ya, biasanya dia anteng ngumpul bareng kita kata Santi bingung.


"Mungkin dia lagi ada urusan kata Vika tenang, padahal ia juga merasa bingung dengan sikap Putra yang tiba" berubah.


"Udah jangan dibahas lagi mending lanjut makan kata Ana


Mereka berempat pun lanjut makan, setelah makan mereka tetap duduk di kantin sambil memainkan ponsel masing" karna mereka menunggu bel pulang berbunyi.


Setelah bel pulang berbunyi seluruh siswa serentak bergegas untuk pulang. Begitu juga Vika dan teman"nya bergegas untuk pulang.


Sampai dirumah Vika berbaring diranjangnya sambil melamun. Ia terus memikirkan perkataan Putra yang masih terngiang di telinganya. Dan juga memikirkan sikap Putra yang tiba" berubah.


Kenapa Putra bicara kaya gitu ya tadi, dan tumben dia bersikap dingin gitu, apa dia udah gak suka sama aku lagi gumam Vika dalam hati.


Karna terus melamun Vika pun akhirnya tertidur.

__ADS_1


Memang dari semenjak Putra dan Vika memutuskan untuk hanya berteman saja, Putra tak pernah menghubungi ataupun chatingan dengan Vika lagi. Mereka hanya berkomunikasi saat disekolah saja.


__ADS_2