Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 52 Ulang tahun Johan part 2


__ADS_3

Kata-kata sambutan dari Johan.


"Tidak banyak yang bisa saya ucapkan hari ini selain kata terimakasih pada tuhan atas umur panjang ini, terimakasih pada Papa dan Mama yang sudah membesarkan aku dan terimakasih pada teman-teman semua yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir di acaraku hari ini.


Dan ada satu hal penting yang ingin saya sampaikan tapi sebelum itu saya ingin mengundang seseorang untuk naik ke panggung ini.


*****


Banyak orang yang bertanya-tanya dengan siapa orang yang akan diundang Johan.


Pasti gue orang yang bakal dipanggil sama Johan, buat ngajak balikan. ha... ha... johan apa aku bilang pasti kamu nggak tahan putus lama-lama sama aku. batin Risa yang seraya tersenyum lebar mendengar sambutan Johan karena mengira dirinya yang akan diundang Johan naik kepanggung.


*****


"Jadi orang yang ingin saya undang je panggung ini adalah orang yang sangat penting bagi saya, dia adalah Vika... Vika maukah kamu menerima undanganku untuk naik ke panggung ini kata Johan.


Vika merasa sangat terkejut karena Johan mengundangnya untuk naik ke panggung.


Risa merasa sangat kesal karena orang yang diundang Johan adalah Vika bukan dirinya.


sial ngapain sih johan undang tu anak ingusan. batin risa kesal menatap Vika.


Vika yang masih terkejut karena kata-kata Johan hanya terdiam di tempatnya.


"Vika... eh sana itu kak Johan ngundang kamu buat naik kepanggung itu kata Santi.


"Iya cepet kasian Kak Johan lama nungguin kamu, udah iyain aja hari ini dia itu ulang tahun lo kata Nanda.


Vika pun menganggukan kepalanya dan berjalan kearah panggung tempat Johan berdiri didampingi papa dan mamanya.


Semua orang menatap Vika yang sedang berjalan dengan gaya elegan didukung paras cantiknya yang membuat dia terlihat sangat mempesona. Tapi ada juga orang yang menatap kesal dan iri pada Vika.


Vika pun naik ke atas panggung. Dan Johan pun melanjutkan sambutanya.


"Ma...pa... aku minta restu sama mama hari ini aku akan menembak gadis yang aku cintai aku harap mapa dan papa menyetujui keinginanku kata sambutan Johan sambil menatap mama dan papanya.


Mama dan papa Johan mengangguk kepalanya sambil tersenyum mendengar perkataan Johan.

__ADS_1


Vika merasa sangat malu, wajahnya sudah memerah mendengar perkataan Johan karena dia sudah mengerti dengan apa yang akan terjadi.


Johan pun menatap lekat kearah Vika. Dibantu seseorang yang memegang mikrofin dan mengarahkan pada Johan. "Vika... tidak banyak yang mau aku katakan kamu tahu sendiri aku sudah lama jatuh cinta padamu, aku sudah lama menanti jawaban darimu dan kembali hari ini aku katakan lagi...Vika apa kamu mau jadi pacarku kata Johan sambil membuka kotak cincin yang dia ambil dari saku celananya.


Vika masih terdiam mendengar perkataan Johan.


"Trima... trima... trima... suara sorak para tamu undangan Johan.


Johan menatap lekat Vika dengan senyuman yang semakin lama semakin mengembang.


Vika benar-benar merasa bingung dengan apa yang harus dia jawab, dia merasa sangat senang ditembak oleh Johan tapi satu sisi sia masih merasa ragu.


"Vika... trima aja... trima.... Vika... trima... trima... suara yang terus beradu seperti sedang berlomba.


Karena terlalu lama menunggu jawaban dari Vika akhirnya Johan pun berkata sekali lagi.


"Vika... aku bilang lagi apa kamu mau jadi pacarku kata Johan dengan wajah yang masih tetap tersenyum.


Tanpa aba-aba lagi Vika langsung menganggukan kepalanya.


"Kamu menganggukan kepala berarti kamu menerima aku sebagai pacarmu kata Johan tak percaya.


Vika masih tersenyum dan berkata "Iya".


Tanpa aba-aba Johan langsung memeluk Vika "terimakasih...terimakasih...kamu telah menerima cintaku, aku berjanji aku akan menjagamu dan tidak akan pernah mengkhianatimu kata Johan berbisik di telinga Vika.


Vika yang dipeluk Johan membalas pelukan Johan dan menganggukan kepalanya mendengan bisikan dari Johan.


Semua orang bertepuk tangan dan bersorak saling kerasnya melihat Johan dan Vika berpelukan.


Johan pun melepas pekukanya dan berkata


"Vika... maukah kamu memakai cincin ini sebagai tanda pacaran kita kata Johan.


Vika menganggukan kepalanya sambil tersenyum.


Johan pun mengeluarkan cincin itu dari kotaknya dan meraih tangan kiri Vika dan memasang cincin itu dijari manis tangan Vika.

__ADS_1


Semua orang pun bersorak melihat Johan memasang cincin di jari Vika.


"Terima kasih sudah mau menerima cintaku, akhirnya penantianku tersampaikan hari ini kata Johan.


Vika langsung menganggukan kepalanya, hanya itu yang bisa dia lakukan karena dia tidak bisa mengungkapkan apapun karena entah mengapa dia merasa sangat bahagia menerima cinta dari Johan.


Johan langsung bergegas menuju ke mamanya dan memeluk mamanya


"Ma terima kasih ya doanya, kata Johan sambil memeluk mamanya.


Bu nyoman pun melepas pekukanya dan mencium pipi Johan


"Selamat ya nak, kali ini mama senang dengan keputusanmu kata Bu Nyoman.


Johan pun membalas perkataan mamanya dengan senyuman lalu dia bergegas memeluk papanya.


"Terima kasih pa, karna dia dari papa juga dia mau menerima cintaku kata Johan.


Pak Made melepaa pelukanya dan memegang kedua lengan Johan.


"Ini juga berkat diri kamu sendiri nak kata Pak Made.


Johan pun melanjutkan kembali sambutanya dan mengambil mikrofon darkr orang yang sudah membantunya memegang mikrofon dari tadi.


"Sungguh hari ulang tahun ini yang paling membahagiakan bagi saya, di hari ini saya bertambah umur dan bisa mendapat cinta dari orang yang benar-benar saya cintai...Vika...kata Johan sambil memeluk Vika dengan satu tangan kananya "terimakasih kamu sudah mau jadi pacarku, hari ini kamu boleh pegang kata-kata ku kalau aku akan setia dan tidak akan pernah mengkhianatimu kata Johan.


Vika hanya tersenyum manis pada Johan.


Semua tamu undangan merasa sangat bangga, iri dan bahkan ada yang mersa kesal melihat sikap romantis Johan pada Vika.


Orang yang merasa paling kesal melihat Johan dan Vika tidak lain adalah Risa yang sudah sangat-sangat kesal melihat sikap Johan pada Vika.


Bukan hanya kesal, iri dan juga rasa penyesalan juga muncul di benak Risa dimana dia dulu sudah menyia-nyiakan cinta tulus dari Johan untuknya.


*****


Setelah Johan menyelesaikan sambutanya acara pun dilanjutkan dengan acara parti sampai puas menikmati pesta Johan.

__ADS_1


__ADS_2