Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi

Kau Membuatku Yakin Untuk Jatuh Cinta Lagi
Bab 45 Main basket bersama


__ADS_3

Saat sudah sampai dirumah Johan. Johan pun langsung mengajak Vika masuk kedalam rumahnya. Di ruang tamu rumah Johan, ibu dan ayahnya sedang duduk sambil menonton tv.


"Sore ma, pa kata Johan dan langsung menyalami tangan ayah dan ibunya bergantian.


*Pak Made adalah ayahnya Johan dan Bu nyoman adalah ibunya Johan.


"Sore nak kamu dari mana aja kenapa tadi tidak makan siang kata Bu nyoman.


"Udah makan siang diluar tadi mam, oh iya mam kenalin ini temen aku namanya Vika kata Johan sambil memandang Vika.


"Halo om, halo tante kata Vika sambil menyalami tangan ayah dan ibunya Johan bergantian.


"Kamu cantik dan sopan sekali nak kata Bu Nyoman memuji Vika.


"Terimakasih tante kata Vika.


"Nyari pacar itu yang seperti ini nak jangan yang seperti Risa kata Bu Nyoman yang tidak suka dengan Risa, karena Risa sangat sombong, jutek dan cuek setiap datang kerumahnya.


"Iya ma... udah ah jangan bahas dia aku mau main basket dihalaman belakang sama Vika kata Johan.


"Iya nak kata Bu Nyoman.


Johan pun menggandeng tangan Vika kehalaman belakang rumahnya.


"Mereka berdua cocok ya pa kata Bu nyoman pada Pak Made.


"Iya...sepertinya dia bukan temanya Johan paati dia pacar Johan kalau bukan kenapa juga Johan mengajaknya kemari kata Pak Made.


"Iya sepertinya papa benar juga kata Bu Nyoman


*****


Dihalaman belakang rumah Johan. Vika sangat terpukau melihat indahnya lapangan basket milik Johan.


"Lapangan basket rumah kakak bagus sekali kata Vika.


"Ah bisa aja, kata Johan.


"Iya serius kak kata Vika.


"Yasudah ayo kita main sekarang kata Johan.


Johan dan Vira pun main basket dengan saling lihai karena sama" pintar bermain basket.

__ADS_1


"Tunggu bentar kak, cobak ajarin aku cara ngerebut bola dan membawa bola membelakangi lawan, kayak kakak tadi kata Vika.


"Ohh... gampang, sini aku ajarin kata Johan.


Johan pun mengajari Vika dan tak lama Vika pun menguasainya. Vika semakin banyak mempelajari trik basket dari Johan dan ia langsung cepat mengerti dan bisa melakukanya.


Tak lama mereka pun istirahat dan duduk di tengah lapangan sambil meluruskan kedua kakinya.


"Ternyata tidak susah mengajari kamu, kamu sangat cepat mengerti kata Johan.


"Aah...itu karna kakak yang telaten ngajarin aku kata Vika.


"Tapi aku serius kamu beneran cepet banget ngertinya kalah sama adik kelas basket yang butuh waktu mingguan untuk menguasai kata Johan.


"Mungkin karena mereka baru belajar basket kak makanya sedikit sulit mengajarinya kata Vika.


"Kalau semisalnya aku ngajak kamu gabung saat extra basket kamu mau nggak kata Johan.


"Kalau gabung buat nontonin aku mau kak, kalau gabung main aku nggak mau malu soalnya kata Vika.


"Gimana kalau minggu ini kamu ikut aku extra basket kata Johan.


"Tapi aku ada extra pramuka kak kata Vika.


"Oh iya aku lupa kak, ya sudah liat situasi nanti ya kak kata Vika.


"Iya kata Johan.


Tak berapa lama Bu Nyoman datang membawa minuman dan snack untuk Vika dah Johan.


"Ini minum dulu nak kalian pasti haus kata Bu Nyoman.


"Iya makasi tante jadi ngerepotin kata Vika.


"Ah nggak papa kok nak, yasudah diminum ya tante masuk kedalam dulu kata Bu Nyoman sambil menyerahkan nampan berisi minuman gelas dan botol serta snack pada Johan.


"Iya maksi mamaku yang baik kata Johan


"Iya nak kata Bu Nyoman.


Bu nyoman pun masuk kedalam rumah.


"Minum dulu kata Johan sambil menaruh nampan disampingnya dan langsung meneguk salah satu minuman dalam gelas.

__ADS_1


"Iya kata Vika sambil mengambil gelas yang satunya lagi dan meneguk minuman itu.


"Kak main lagi yuk kata Vika.


"Ok ayo kata Johan.


Johan dan Vika pun kembali bermain basket lagi, mereka benar" pandai bermain basket. Yang satu lincah yang satu cekatan, pas banget kemampuan bermain mereka.


Setelah menghabiskan beberapa jam main basket. Hari pun sudah semakin sore. Johan dan Vika pun sudah bermandi keringat. Mereka pun duduk mengatur nafas dan meneguk minuman botol sambil memakan snack untuk menghilangkan lelah.


"Mau pulang sekarang kata Johan.


"Tunggu bentar kak aku masih capek kata Vika.


"Baru kali ini aku nemu cewek yang seneng diajak main basket kata Johan.


"Masak sih kak segitu pandainya kakak main basket nggak punya temen wanita yang bisa main basket kata Vika.


"Yang bisa sih banyak, tapi yang mau diajak main basket nggak ada kata Johan.


"Kenapa mereka nggak auka ya padahal kan basket itu seru kata Vika.


"Karna itu aku juga bingung kata Johan sambil tertawa.


Vika juga tertawa mendengar perkataan Johan.


"Yasudah kita pulang sekarang yuk kak kata Vika.


"Yasudah ayo kata Johan.


Johan dan Vika berdiri lalu masuk kedalam rumah. Johan dan Vika pun berpamitan pada ayah dan ibunya Johan.


"Om, tante aku pamit pulang ya kata Vika dan menyalami tangan Pak Made dan Bu Nyoman secara bergantian.


"Iya hati-hati nak jawab Pak Made dan Bu Nyoman.


"Pa, Ma aku nganterin Vika pulang dulu ya kata Johan lalu berpamitan pada kedua orangtuanya.


"Iya kalian hati-hati ya kata Bu Nyoman.


Iya ma kata Johan.


Setelah berpamitan Johan dan Vika pun menuju kedepan rumah. Johan mengeluarkan motornya, Vika pun naik dan Johan langsung melajukan motornya kerumah Vika.

__ADS_1


__ADS_2