
Malamnya di Rumah Vika sedang belajar. Dari tadi dia mendengar Hp nya berbunyi terus menerus tapi ia tak menghiraukan
karna ia tau yang menelponya adalah Putra. Iya masih merasa sangat kesal terhadap Putra karena itu ia tidak mau menjawab telepon dari Putra.
Besoknya pagi-pagi Vika sudah siap untuk berangkat ke sekolah saat ia sampai di sekolah ia melihat teman-temannya sudah menunggunya setelah itu ia pun mengajak teman-temannya untuk pergi ke kelas mereka
Karna hari ini guru" sedang rapat jadi mereka tidak dapat pelajaran, mereka mendapatkan jam bebas dengan catatan tidak boleh membuat kerusuhan ataupun keributan
Vika dan teman-temannya seperti biasa mereka pergi ke kantin untuk makan dan berbincang-bincang di sana
Tak lama kemudian Putra datang sambil menyeret Mely, Vika dan teman-temannya yang melihatnya jadi kebingungan
"Ih lepasin Put lepasin tangan gue sakit tahu kata Mely
Setelah itu Putra menghempas tangan Mely di hadapan Vika
__ADS_1
"Sekarang lo minta maaf sama Vika gara" lo gue sama Vika jadi berantem dan sekarang Vika gak mau bicara sama gue kata Putra
"Ya bagus kan kalau lo sama Vika berantem terus, kan kalian jadi cepat putus kata Mely
Putra yang mendengar perkataan mely pun langsung mendorong mely hingga terjatuh karena ia merasa sangat kesal mendengar perkataannya.
Dari kejauhan Risa tak sengaja melihat Mely yang didorong oleh Putra Ia pun segera menghampiri menghampiri tempat itu bersama Johan
"Putra stop aku nggak suka lihat kamu kasar kasar sama perempuan kata Vika kesal
"Tapi dia yang udah bikin kita jadi berantem kayak gini kata Putra
"Gue sama Vika jadi berantem itu gara" adek lo yang enggak tahu diri ini kata Putra sambil menunjuk muka Kak Risa Karena ia merasa kesal
"Nggak usah nunjuk" gitu Iya Bro gue gak suka liatnya kata kak Johan sambil menghempaskan tangan Putra
__ADS_1
"Sebaiknya Kakak gx usah ikut campur deh sama masalah kita kakak itu nggak tahu masalah kita itu kayak gimana gara" adik kakak ini kata Putra kesal
"Ya tapi lu nggak usah kasar gitu sama adik gue, ini bisa dibicarain secara baik-baik kata Risa
Putra dan Risa akhirnya adu mulut yang sesekali Johan pun ikut terlibat
"Udah" stop kalian jangan berdebat lagi kata Vika menghentikan perdebatan mereka.
"Aku udah capek dengan semua ini dan kamu Meli kalau kamu mau Putra kamu ambil aja dia, Dan Kamu Kak Risa dan Ka Johan jangan asal mencampuri urusan kita kalian tahu enggak tahu apa yang sebenarnya terjadi
Setelah itu Vika pun pergi dari tempat itu meninggalkan mereka semua.
Vika pergi ke kelasnya dan duduk di bangkunya sambil menangis ia menangis karena merasa sangat kesal, hampir tiap hari iya harus menjadi tontonan banyak orang karena masalahnya dengan Putra dan Mely.
Di sisi lain setelah kepergian Vika, Putra pun juga pergi meninggalkan tempat itu langsung menuju ke kelasnya karena ia juga merasa sangat kesal dengan kejadian tadi
__ADS_1
Risa dan Johan pun pergi meninggalkan tempat itu Tak lama kemudian Mely juga pergi dan mereka semua yang ada di tempat itu bubar kembali ke aktivitas mereka masing-masing.
Tak lama setelah itu bel pulang pun berbunyi Semua murid di sekolah itu bergegas untuk pulang termasuk Vika dan teman-temannya.