
Merasa aneh dengan kakak iparnya membuat maryam menelpon suaminya yang merupakan adik dari ibu Yuman.
"Assalamualaikum, Yah... lagi sibuk ngga?" tulisnya.
"Ngga... ada apa memang nya Nenk!" jawab suaminya.
"Ngga ini kakak kamu yah? "katanya lagi.
" Kenapa dengan teteh?" tanya suaminya.
"Iya dari tadi dia ngga keluar kamar aku panggil panggil juga ngga jawab dan dia juga ngga makan malam Yah? "jelasnya.
" Ah udah tidur mungkin kan biasanya juga dia suka ketiduran gitu? "jawab suaminya.
"Yah aku ini khawatir ada apa apa? apalagi dia baru juga sembuh yah? "ucapnya dengan nada kekhawatiran.
" Udah ngga apa apa nenk! mungkin efek obat yang dia minum jadi dia mengantuk dan tidur! jadi dia ngga denger kamu manggil" ucapnya lagi.
"Mudah mudahan bener begitu yah! "jawab maryam.
" Ya udah ayah kerja lagi! kalo kamu penasaran buka aza pintunya dan cek! "jawab suami nya lagi.
" Ya udah Assalamu'alaikum maaf aku ganggu yah" Maryam pun mengakhiri chat dengan suaminya.
Dan bergegas naik ke lantai dua dimana kamar kakak iparnya berada karena saking penasaran dan kekhawatiran yang sangat karena kakak nya belum makan malam.
Pelan pelan dia mendekat dan mulai membuka pintu
kamar itu perlahan lahan dia masuk kan kepalanya sedikit guna melihat keberadaan kakak iparnya perlahan dia buka semakin lebar dan lebih lebar...
"Astagfirullah..... teh Yuman...." dia berteriak saat melihat tubuh kakak iparnya yang tergeletak dilantai dengan bersimbah darah... dia cepat mendekati dan memangku kakaknya itu....
"Teh.... teh.... teh... Yuman bangun teh..... bangun teh...." ucap nya sambil meletakkan kan kepala kakak nya dipangkuan nya lalu menepuk nepuk pipi nya sambil terisak.
"Teh bangun teh... kenapa ini..?. teh kenapa banyak darah teh...?". sambil menangis dia memanggil nama kakak ipar nya.
Karena panik serta kalut dia melupakan apa yang seharusnya dia lakukan... kemudian pikiran nya kembali jernih sehingga dengan cepat meletakan kakak iparnya dengan posisi yang aman serta memastikan bahwa dia masih hidup dia segera berlari kebawah mencari bantuan.
Mencari HP nya mencoba menghubungi suaminya namun sayang tak diangkat karena mungkin sedang sibuk kerja.
lalu dia mencari no suami kakak ipar nya itu lalu sama tak diangkat.
"Ah kenapa semua orang tak mengangkat telpon nya? padahal ini sangat darurat " ucapnya kesal sambil menangis.
Setelah beberapa kali mencoba menelpon suami nya dan kakak ipar nya tak kunjung diangkat
Bergegas dia lari keluar mencari ayah nya yang kebetulan rumah nya berdekatan
"Assalamualaikum pa,. ... tolong nenk pak itu teh yuman... pingsan sambil pendarahan hebat pak..." ucapnya sambil menangis sambil menarik bapanya untuk cepat membantunya.
"Astaghfirullah.. iya ayo cepat kita bawa kerumah sakit aza !"ucap bapa nyasambil bergegas pergi menuju rumah anak nya.
__ADS_1
Beberapa tetangga yang melihat anak dan bapa berlari itu heran.
" Apalagi melihat maryam menangis dan nya ada noda darah. banyak yang mengira anaknya yang masih kecil kenapa kenapa
Mereka pun berlari mendekat dan bertanya
"Ada apa nenk? kenapa nenk berdarah gitu?" tanya para tetangga
"Itu teteh pingsan pendarahan.... "ucapnya sambil menangis dan menunjukkan kedalam rumah.
mereka pun kaget dan cepat ikut masuk kedalam rumah untuk melihat nya.... maryam yang trus menangis ditenangkan oleh para tetangga
Dan membiarkan bapanya dengan para bapa bapa yang tadi dipanggil nya
Bapa berlari menuju lantai atas dimana Yuman tak sadarkan diri.
saat mereka masuk... "Astaghfirullahalazim....cepat Pa haji kita langsung bawa keRumah sakit.... ayo cepat "ucap salah satu bapa tadi.
"Iya Pa Haji ini darah nya banyak keluar takut ada apa apa... "sambung yang lain.
" Iya ayo kita bawa telpon pa RW suruh siapkan ambulance di depan kalo pake motor ngga mungkin pak"jawab salah satu Bapak lagi.
"Ngga usah pak biar nanti saya yang ambil ambulance nya! saya tunggu didepan saja! ucap yang lain.
" Baik lah ayo cepat dan kamu cepat pergi saya khawatir dia kehabisan darah? ucap ayah Mariam.
Lalu dengan cepat mereka bergerak membawa tubuh Yuman kerumah sakit dengan Maryam dan Bapanya dan beberapa tetangga lain mengikuti dengan menggunakan motor.
Dia pun mencoba menelpon lagi suami kakak iparnya itu sambil menangis melihat kakak iparnya yang tergolek lemas dengan darah yang terus keluar
akhirnya telpon pun diangkat
"Assalamualaikum Aa ini teh Yuman Aa... teh Yuman? "ucapnya yang sambil terisak.
" Yuman kenapa Ateu. kenapa Teu ? "tanya nya.
"Ini Aa Teh yuman.... pendarahan... dia pingsan dikamar? dan sekarang mau dibawa kerumah sakit!" ucapnya sambil terus menangis karena khawatir melihat kondisi kakak iparnya.
"INALILLAHI.... kerumah sakit mana Nenk? Aa langsung kesana! searchlok aza tempat nya yach!" jawab nya.
kemudian terputus lalu Maryam menelpon suami nya dan memberikan tahukan keadan kakak iparnya lalu kakak ipar yang paling besar serta langsung mengirim lokasi rumah sakit saat sampai dirumah sakit Yuman langsung ditangani dokter jaga dan mereka sangat kaget melihat keadaan pasien dalam keadaan yang sudah kehilangan darah sangat banyak dengan lihat kondisi pasien saat ini
Cukup lama Yuman ditangani ,Maryam dan yang lain menunggu diluar harap harap cemas dan sambil menunggu suami serta kakak serta adiknya yang masih belum datang setelah tadi dikabari dan mengatakan langsung pergi kesana (rumah sakit)
Setelah kurang lebih 1 jam akhirnya Mereka sudah bertemu dirumah sakit dan yuman masih didalam sedang ditangani dokter yang bertugas memang sangat lama sekali ini sudah hmpir 2 jam dari dia ditangani tapi masih belum ada Dokter yang keluar yang memberitahu keadaan nya.
... Terdenger suara langkah yang bersahutan menandakan yang datang tidak sendiri ternyata benar suami nya dan kedua kaka iparnya datang secara beriringan dengan raut wajah yang sangat mengkhawatirkan istri dan saudara mereka.
Maryam yang melihat kakak ipar nya datang langsung berlari menyambut nya sambil terisak menangis
"Teh.... itu teh Yuman.... teh... teh Yuman... dia sambil menghamburkan tubuh nya kepelukan kakak iparnya.
__ADS_1
"Iya nenk ,terus gimana keadaan nya teh yuman..." kata kakak iparnya.
..."Itu Teh... masih ditangani dokter... "sambil menangis dan memeluk kakak iparnya....
" Terus gimana cerita nya bias kaya gini? "tanya kakak iparnya lagi.
"nNenk juga ngga tau teh.... saat nenk berniat mengajak makan malam nenk melihat teh Yuman sudah tergeletak di lantai bersimbah darah....." jawabnya sambil masih terisak.
"Ya sudah jangan nangis terus kita lebih baik berdoa semoga tidak terjadi apa apa dengan dia... "ucap kakak iparnya lagi yang ber nama Siti walau dalam hatinya dia sangat mengkhawatirkan keadaan adiknya.
"Iya nenk udah kita tunggu dokter keluar dan doakan semuga Teteh ngga apa apa! "ucap suami Yuman.
Maryam pun melerai pelukan dari iparnya kemudiaon berganti memeluk suami nya sambil terisak.
"Sudah Mah sudah kita doakan saja semoga dia baik baik saja " ucap suaminya.
Dan di aminkan oleh semua yang ada disitu.
Suami Yuman pun bergegas menelpon anak anaknya juga keluarga nya memberitahukan keadaan Yuman saat ini tidak lupa juga dia menghubungi Dokter Aisyah dokter yang menangani istrinya selama ini.
Akhirnya pintu UGD terbuka dan keluarlah 2 orang dokter laki laki dan perempuan dengan wajah yang teramat sangat lelah dan kekhawatiran yang jelas terlihat disana.
Walaupun senyum diwajahnya terpancar namun tersirat sesuatu yang tidak baik baik saja...
Sebelum dokter itu berbicara sudah didahului oleh Teh Siti.... "dok.. bagaimana keadaan adik saya?" tanya nya.
"Iya dok gimana keadaan istri saya? apa dia baik baik saja?" tanya Aa Elang.
"Oh... bapa.. ibu siapa nya? apa keluarganya?" ucap sang dokter wanita balik bertanya.
"Iya dok saya kakak nya dan ini suami nya" jawab Teh Siti.
" Oh kalo begitu kalian lebih baik ikut kami saja kita bicara diruangan saya?" jawab kedua dokter tersebut.
Tapi sebelum kami menjawa tiba tiba dari belakang kami terdengar teriakan anak Yuman aini...
"Papa mamah mana pa? " sambil menangis.
memegang tangan Elang dan terus bertanya.
"Ada de tapi ade sabar dulu ya! Mamah baik baik saja dan masih didalam "jawab Aa Elang sambil memeluk dan mencium kepala Aini.
" Tapi Mama baik baik aza kan Pa? "tanyanya lagi.
" Iya De iya Mama baik baik saja ! " jawab Elang pada sang anak.
"kamu disini dulu Papa mau bicara dengan Dokter dulu tunggu disini dengan Aa ya sama Ateu juga" ucapnya lagi .
Maryam langsung mendekat dan dipeluk keponakan nya dengan sayang .
"Udah Ain nya disini dulu sama Ateu yach Mama baik baik saja "ucap Maryam padahal dia sendiri tak tau keadaan nya seperti apa tp dia lakukan demi kebaikan keponakan nya juga .
__ADS_1
Akhirnya Aa Elang dan Teh Siti pergi mengikuti langkah dokter tersebut menuju sebuah ruangan