
Akhir nya setelah banyak drama dan air mata Ara dan siwi pun diizinkan keluarganya untuk datang menemui Yuman yang sudah mereka anggap ibu online mereka.
Ara dia pergi 2 hari setelah Topan dan Rekha mengunjunginyasedangkan siwi 1 hari setelah mengetahui kondisi yuman yang dijemput oleh adik beserta adik ipar yuman ke Medan .
Kini mereka semua sedang berkumpul di sebuah Hotel setelah perjalanan masing masing Ara dan siwi dia nampak begitu akrab dan bersahabat
walaupun mereka sama baru bertemu didunia nyata namun jelas diwajah mereka tersirat kesedihan dan penyesalan yang teramat dalam karena mereka tak menyangka tindakan yang mereka lakukan terhadap sang momy menjadi fatal akibatnya nya.
DI sebuah taman kini dia terduduk menikmati suasana sore...
" kakak... aku takut sekali bila nanti kita bertemu dengan keluarga momy... " ucap ara yang menyandarkan kepalanya dipundak siwi manja.
" Takut... takut kenapa ? kita tak melakukan apa apa dan mom sakit bukan karena kita tapi takdir dek! "jawab siwi.
" iya... tapi aku merasa bersalah sekali telah mendiamkan momy, karena menurut bunda Rekha momy anti didiamkan dia bisa jadi orang yang terpuruk bila ada yang melakukan itu padanya! " ucap ara.
" Tapi dek kita hanya menunjukan kekecewaan kita dan hanya ingin dia tahu kalo dia salah pada kita itu saja.. ngga ada maksud lain kan?! " jawab siwi.
"iya tapi tetap kak aku takut kalo keluarga momy merasa kecewa dengan sikap kita itu " jawab Ara..
"Ah... sudah lah jangan berpikiran buruk kita khusnudzon aza...oke " jawab siwi.
" jangan mikir yang aneh aneh kita katakan saja alasan yang sebenarnya seperti kita menjelaskan pada bunda Rekha dan ayah topan mereka pasti mengerti ya! tenang ada aku disini... oke kita hadapi sama sama! " ucap siwi sambil mengenggam tangan ara dan menguatkan ara dari penyesalan dan rasa takut.
" Kalian ternyata disini... bunda cari cari dari tadi? " ucap Rekha yang datang menjemput mereka untuk kerumah keluarga besar Yuman seperti sudah janjinya kemarin.
" Eh ... iya bunda lagi menikmati kota bandung... adem.. jawab siwi.
"Assalamu'alaikum, cantik dan sayangnya bunda! " ucap Rekha lagi.
Ara bukan nya menjawab dia tertegun mendengar Rekha memanggilnya cantik... sebuah panggilan yang biasa dia dengar dari yuman tak terasa air matanya mengalir begitu saja menahan sakit serta rindu akan sang momy.
" WAALAIKUMSALAM, bunda jawab siwi yng tak menyadari kalo Ara tak ikut menjawab .
" Hai... cantik nya bunda kenapa menagis? tanya Rekha sambil q berjalan mendekat kearah Ara dan mengusapa air mata dipipi Ara.
" Tidak... bun... ehm waalaikumsalam jawab Ara lalu cepat menepis tangan Rekha dan megusap air matanya .
"Dek... kamu kenapa? tanya siwi .
" Ngga kak bun... aku baik baik aza hanya saja aku rindu momy.... ! dan aku rindu dia memanggilku cantik! " ucap nya sendu.
" Oh., maafkan bunda ya... bunda ngga sengaja memanggil kamu cantik... habis nya enak waktu yuman bercerita kalo dia punya panggilan sayang buat kalian! " jawab rekha.
" Ngga apa apa bun.. bukan salah bunda tapi aku yang kadang baperan karena aku teramat sangat sama momy " ucap Ara.
"Iya bun... momy itu sayang banget sama Ara jadi Ara manja banget sama momy kalo kita Vc aza kadang aku dikacangin mereka asyik ngobrol berdua bun.. " jawab siwi yg merasa iri dengan kedekat Ara dengan momy mereka.
" Ich.. ngga gitu kak... momy juga sayang kok sama kakak ngga pernah beda bedain kok.. kak kok gitu momy tau pasti sedih kalo tau kakak ngerasa gitu tau! " ucap Ara yng tak Terima momy nya dibilang pilih kasih.
" udah... udah debatnya iya momy kamu itu ngga mungkin.. beda bedain kalian buktinya ada sesuatu juga buat kamu yang momy tulis dan dia simpan di kamar nya buat kamu kakak! " jawab Rekha pada siwi.
" Buat aku bun...? " tanya siwi.
" iya... ternyata dalam surat yang dia tulis buat keluarganya momy kamu menuliskan untuk memberikan hadiah ultah buat kamu... yang dia sudah persiapkan jauh jauh hari dia simpan di lemari yng sama dimana tempat menyimpan semua amanat itu"ujar Rekha.
"iya kah bunda sampai segitu nya momy melakukan dan mempersiapkan semua untuk kami padahal kami sangat jahat sama dia " jawab siwi yng kaget dan dia menjadi sendiri mengingat sikap nya pada yuman.
" ya udah sekarang kalian siap siap gih... kita akan kerumah nenek mereka semua sudah menunggu kita disana dan kabar gembira nya lusa momy sudah boleh kita jenguk " ucap rekha.
"Iya kah... bun? lusa kita bisa melihat momy bun? tanya Ara yang sangat antusias.
" Iya... cantik... iya sayang kalian bisa melihat momy ! " jawab Rekha.
"sekarang siap siap bunda tunggu di loby ayah juga menunggu disana bilang sama keluarga kalian maaf bunda ngga naik lagi ya! "ucap Rekha .
__ADS_1
" Iya bun... baik kami akan segera bersiap dan kami akan sampaikan pesan bunda.. kami permisi bun "! ucap mereka berdua dan segera berlalu pergi menuju kamar mereka.
30 menit berlalu saat ini mereka sudah sampai didepan rumah yuman disana udah ada beberapa mobil dan motor terparkir rapi.. yach hari ini hanya keluarga inti saja yang diundang termasuk keluarga Topan dan Rekha walau hanya keluarga inti rumah cukup ramai dengan kehadiran bocil keponakan yuman dan Rekha.
" Assalamu'alaikum.. ucap Topan dan Rekha dikuti oleh yang lain.
"Waalaikumsalam... jawab semua orang yang ada dalam.
" Oh.... Teh Rekha dan aa Topan... silahkan masuk aa.. dan ini pasti keluarga dari riau dan medan ya aa.. ucap adik elang yang datang menyambut kami.
Setelah bersalaman dan mempersilahka semua tamu masuk menuju ruang keluarga yang sudah disulap seperti ruang pertemuan dengan beberapa set meja dan kursi disusun.. diruangan itu
" iya dek ini merka. semua tadi nya mau kemarin tapi aku pikir kasian mereka biar istirahat dulu kan perjalanan mereka jauh... biar rileks "! jawab Topan.
" oh Iya silahkan bapak ibu ade abang masuk semua sudah menunggu dan berkumpul didalam kok,. ucapnya Ramah.
" mari ibu ade semua masuk.. ajak Topan pada semua tamunya..
Mereka semua hanya tersenyum dan mengangukan kepala
" Dek... ternyata banyak juga ya keluarga momy aku jadi gerogi gini mana lihat ganteng dan cantik orang orang nya... " ucap siwi pada Ara.
"iya kakak dan rumah nya besar sekali ya.. kakak juga mata nya liat yang bening aza..! "" jawab Ara.
" yeh.. kapan lagi cuci mata dek... ngga tiap hari juga.. hehehe "jawab siwi.
" udah ah malu tuh diliatin dikiranya kita ngomongin mereka ngga enak! jawab Ara sambil terus bejalan menuju meja yang masih kosong sedang keluarga besar yuman sebagian masih berdiri menunggu mereka duduk.
Saat mereka duduk dia dihampiri dua orang gadis yang hampir seumuran rupanya.
Hai..... kamu pasti Ara dan kak Siwi kan? " tanya nya sambil tersenyum.
" ehm... iya dan kamu...
" kenalkan... aku Aini... anak nya ibu yuman ini Mia...sepupu aku! jawab nya sambil mengulurkan tangan nya.
" Boleh aku memeluk kalian? tanya nya lagi.
"Boleh tentu boleh "jawab siwi Aini langsung mendekat sambil merentangkan tangan nya supaya kami memeluk nya kami pun langsung memeluk Aini
Dalam kami berpelukan Aini mengucapkan,
" kak siwi dan kamu Ara.. aku mohon maaf kan kesalahan momy agar momy bisa terbebas dari sakit nya karena kami telah mengikhlaskan sendaainya dia mau menyerah dan pergi ketempat yang lebih membuat nya bahagia.. " sambil terisak dia berbicara .
" Kami berdua langsung melerai pelukan.. dan kaget dengan ucapan nya... lalu melihat wajah nya yang memelas penuh harap dalam kesedihan dan rasa takut kehilangan jelas terlukis diwajah nya.
" Aini... kenapa kamu berbicara seperti itu... momy pasti baik baik saja.. kita sudah memaafkan nya jauh jauh hari... justru kami yang minta maaf karena kami momy seperti ini... ucap Ara yang mendekat dan memeluk kembali Aini.
Aini pun membalas pelukan Ara mereka berdua menagis sehingga menjadi pusat perhatian semua orang disana
siwi yang merasa bersalah dan sedih pun ikut memeluk dan diikuti oleh sepupu nya Aini kami berpelukan bak teletabies melepas kesedihan .
" Anak anak... sudah.. kalian ini macam teretabies aja... smbil nangis lagi buat geger ruangan ini saja...! ucap Rekha yang melihat mereka sambil menahan air matanya padahal dia juga sama pilunya melihat pemandangan ini.
akhirnya mereka berempat melerai pelukan dan cepat mengusapa airmata mereka .
"maaf.. tan... bun kami terbawa suasana! ".. ucap nya bersama sama.
" iya.. sudah kalian ini acara belum dimulai kalian sudah banjir air mata.. "! malu tuh diliatin! ucap rekha pada mereka sambil menujuk sekeliling.
mereka pun mengikuti arah tangan Rekha dan tersenyum malu dan saling pandang
" sudah sekarang duduk yang manis dan dengarkan ayah sama om bicara! ucap rekha.
kini semua yg ada di ruangan itu telah duduk semua dan abi topan yang membukan acara seperti biasa nya karena abi sudah dianggap kakak oleh orang tua yuman.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum... selamat sore semuanya alhamdulillah kita bisa bekumpul lagi ditempat ini . kita berkumpul lagi karena kita telah kedatangan tamu yang sangat ditunggu oleh kita semua terutama oleh anak kami yuman yang saat ini tengah terbaring sakit.
Mungkin saja saat ini dia tertidur karena masih ada sesuatu yang membuat dia merasa ada sebuah janji atau perkataan dia atau keinginan dia yang masih belum dia penuhi untuk itu kami sekeluarga mencoba untuk mewujudkan dan memenuhi semua nya.
Serta kami ucapkan banyak banyak Terima kasih pada keluarga Dek ara dan dek siwi yang telah mengizinkan anak anak mereka untuk bisa bertemu langsung dengan yuman khusus nya umumnya dengan kita semua untuk mempersingkat waktu maka kami akan memperkenalkan diri kami semua pada anda sekalian...
kemudian topan memengil keluarga inti dari yuman terlebih dahulu... bapak ibu... perkenalkan ini Elang satya wardana. suami dari saudari kami yuman , ini putra sulung dari yuman bernama Rizki satya wardana , dan ini sibungsu dari yuman Aini natasya wardana, ini ibunya ibu dewi ayah dan sampai semua keluarga yang ada disitu diperkenalkan oleh topan.
setelah itu topan pun memperkenalkan Ara dan siwi pada keluarga besar dan menjelaskan bahwa kedua gadis ini adalah kedua anak yng yuman kenal melalui sebuah aplikasi dan bisa disebut anak online bahasa keren nya mah... dan menjelaskan bahwa yuman sudah menganggap mereka anak.
Semua pun hanya ber OH ria karena baru mengetahui bahwa kedua gadis itu yg telah yuman akan anak dan entahlah apa yg ada dikiran merka itu urusan mereka saja lah.
sejam kemudian acara pun berlalu tinggal lah keluarga inti dan tamu mereka sedang berbincang bincang dengan tamu mereka .
" Terima kasih yach.. bapak ibu abang kakak dan juga Ara dan Siwi yang sudah mau datang kemari... saya berterima kasih sekali entah dengan apa harus saya bayar kebaikan kalian untuk anak kami yuman "! ucap Ibu dewi pada semua tamu nya.
" kami bu yang Terima kasih karena sudah mengundang kami datang kesini walupun kami tak mengenal ibu yuman tapi kami percaya beliau orang baik karena terbukti walau baru kenal kami dijamu dan anak kami diperhatikan dengan segitunya oleh beliau "! ucap abang nya siwi.
" OH.. tidak bukan kalian tapi kami yang minta maaf karena anak kami kalian sampai harus meluangkan wktu untuk datang kesini ditengah aktifitas kerja dan usaha kalian sekali lagi kami yang minta maaf ! " ucap bu Dewi.
" Tidak oma... kami yang minta maaf khusus nya aku dan Ara yang banyak menyakiti momy, karena sikap kami momy jadi sakit dan seperti ini.. " ucap siwi pada bu Dewi.
"Tidak sayang... semua itu tidak ada hubungan nya dengan kalian ini semua takdir yang tertulis pada takdir momy kalian, jadi jangan merasa bersalah seperti itu ya! " ucap bu Dewi lagi .
" Sini... kalian berdua apa oma boleh memeluk kalian? " tanya bu Dewi.
" iya oma boleh! " jawab keduanya yang langsung berdiri dan menhampiri ibunya yuman.. lalu mereka berpelukan .
" maafkan momy kalian yah sayang agar momy kalian bisa pergi dengan tenang... bisik bu Dewi disela sela pelukan nya.
" oma... jangan bicara seperti itu... ucap ara yg langsung melerai pelukan sang oma .
" momy akan baik baik saja oma dan sembuh seperti sedia kala " ucap siwi sambil menatap wajah sangat oma yang sedang menagis.
" Oma jangan bicara seperti itu lagi, momy pasti bangun... dan akan berkumpul dengan kita lagi ucap ara sambil menghapus air mata sang oma .
" iya oma oma jangan bicara seperti itu lagi... kami yakin momy sangat kuat dan dia tak akan menyerah ! " ucap siwi lagi yang langsung memeluk bu Dewi dan mengecup keningnya.
" iya sayang kalian cucu oma yang baik jadi kalo nanti pulang jangan lupain oma ya! Oma juga sayang kalian sama seperti momy kalian sayang, sayang oma sama seperti oma menyayangi cucu cucu oma yng lain ! " ucap bu Dewi sambil mengecup kening kedua gadis didepan nya.
" Aini.... ajak saudara kalian ini melihat kamar mama kalian biar mereka tau bila momy kalian sangat menyayangi mereka berdua! " titah Bu Dewi pada Aini.
" oh.. iya bu... baiklah! ayo ara kak siwi... mari kekamar momy..! ajak Aini pada ara dan siwi.
"Apa tidak apa apa... dan Apa Ayah Elang tidak keberatan kami masuk kamar momy? "" tanya ara dan siwi sambil melihat pada Elang yang ada disamping Aini.
" Pergi lah Ayah tidak keberatan kalian anak kami dan kalian harus tau bagai mana dia menyayangi kalian dan seperti apa momy kalian " jawab Elang sambil mendekat pada kedua gadis itu dan mengramgkulnya dia menempatkan diri ditengah mereka berdua.
" Baiklah kalo begitu kami ingin tau siapa momy kami yang hebat ini " ucap siwi .
"Ayo ...... ! ucap Aini sambil menggandeng tangan saudara baru nya berlalu menuju kamar sang momy.
beberapa langkah saja mereka berjalan sampai sudah didepan pintu yang dicat 3 dimensi berbentuk unik.. yach itulah karya tanga sang momy yang memang senang hal hal unik dalam segala hal.
" Mari masuk, silahkan masuk wahai saudaraku yang cantik ketempat peraduan momy yuman si Puteri tidur... ucap Aini menirukan pelayanan istana sambil membungkukkan badan nya.
" wowwww... indah dan unik sekali kamar mom ini... " itu yang pertama terucap dari kedua gadis itu lalu dia berkeliling dan melihat semua yang tertata dikamar itu, berdecak kagum karena kamar itu banyak terdapat barang barang daur ulang yang unik serta barang barang yang tertata rapih dari jaman sang momy masih kecil hingga sampai saat ini. dan mereka kaget ketika melihat salah satu dinding kamar itu.. ada photo photo mereka sedang beraktivitas sehari-hari yang mereka heran darimana sang momy mendapatkan nya.
"What..... ini photo aku... dan ini kamu dek....?! " ucap siwi tepat didepan photo itu....
" iya... itulah hebat nya seorang yuman.... kalian baru tahu kalo your mom.. is paparazi.... ucap Aini sambil tersenyum
" kok... bisa!? ucap ara... ya dia tau kalo dia selalu di awasi oleh anak buah pak Alan tapi dia tak berpikir sampai sejauh ini.? bayangin aza 24 jm kegiatan nya dipantau dan photonya semua terpajang indah dengan ditata sangat apik dan... menakjubkan...
" Subhanallah... mom mempunyai gaya seni yang unik dan... gila otak nya itu terbuat dari apa idenya wow....! ucap siwi yang melihat takjub dengan kreasi seni sang momy.
__ADS_1
setelah hampir 1 jam mereka puas dikamar itu meraka balik ke hotel yang tadinya bu Dewi sangat keberatan tapi dengan pengertian dari siti dan anak anak yang lain akhirnya mengizin kan.. mereka semua kembali ke hotel.
Setelah kurang lebih 2 hari akhir nya ada kabar yang sedikit mengembirakan bagi seluruh keluarga soalnya Kondisi yuman semakin membaik dan menunjukan kemajuan yang sangat pesat walupun belum bisa berkomunikasi langsung.. tapi dokter yakin bila dia diajak bicara dia bisa mendengar karena setiap dokter aisyah mengajak bicara air matanya menetes...