
"Iya benar KALIAN harus kuat dan tabah serta sabar kasian ibu... kalo melihat kalian trpuruk ibu pasti tambah sedih sudah anak nya yang tertidur entah kapan terbangun jadi tolong kuat kan ibu kalian kakak bapa mohon..". ucap ayah YUMAN.
" Papa, kakek ,bapak dan semuanya Aini ada yg mau di bicarakan dengan kalian... ini tentang amanat mama untuk kita semua!" ucap Aini terbata sambil melihat semua orang yg ada di ruangan itu.
"Apa maksud kamu nak ? tanya Elang pada Aini.
kemudian Aini izin mengambil sesuatu didalam,
Ternyata saat masuk diikuti oleh bu Dewi, bu Halimah juga Umi yg memapah Bu dDewi yg memaksa untuk berkumpul kembali .
Lalu Aini duduk diantara ELang Dan Rizki lalu dia menyimpan kotak itu dihadapan semua tepat dihadapan papa nya .
" Ini Pa... kotak ini aku temukan dilemari buku yg ada dikamar Papa dan Mama, sebenarnya kotak ini seharusnya Om topan dan Tante rekha yg harus menyerah kan nya sama Papa tp berhubung aku yg menemukan maka tante rekha menyuruh aku memberikannya pada Papa..!" jelas Aini.
"Apa ini nak..? dan teh Rekha Aa Topan apa maksud ucapan Aini tolong jelaskan pada kami semua? "tanya Elang yg kebingungan melihat kotak itu.
" Iya... Om.. Tante apa maksud ucapan adikku Aini om? "penasaran rizki.
" Ehm.... baik lah.. aku yg akan menjelaskan semua ini karena aku danAini sudah membuka serta melihat isinya suami ku hanya tahu kalo kita diberi amanat itu saja " jawab Rekha.
" Iya Teh Rekha segera jelaskan agar kami tidak penasaran "!ucap yg lain bersamaan .
"Iya benar, iya benar.. "jawab yg lain lagi bersahutan .
" Baiklah.. bismillah, sebenarnya saat aku menemui Yuman dirumah sakit sebelum dia drop untuk yg pertama... suara Rekha terhenti menahan sesak mengingat adik nya...
" Dia.... berpesan pada kami... bahwa kami..... harus mengambil sebuah kotak yg ada dikamarnya lebih tepat nya seperti yg diceritakan Aini tadi... dan isinya adalah..... amanat untuk anak anak, suami, dan keluarganya tp dengan catatan bila dia sudah.....". Rekha yg sudah tak kuat menahan air matanya pun menangis tak sanggup meneruskan kata katanya
Topan mertengkuh nya dan megusap punggung istrinya....." kamu harus bisa... kuat Bun... demi Yuman.... "ucap nya memberi kekuatan pada Rekha.
Rekha pun mengusap wajah nya menahan tangis dan beristigfar menguatkan diri untuk melanjutkan kata kata nya.
Rekha melihat seisi ruangan yg terlihat wajah2 sedih dan penasaran terdengar isakan isakan dari anggota keluarga merasakan kehilangan sosok Yuman.
"Ehmmm... dia bilang saat dia sudah pergi.! "ucap Rekha sambil terisak kembali.
"Dan silahkan kamu buka serta lihat sendiri amanat itu! " titah nya sambil menatap dan menunjuk Elang.
"Aku... ? "tanya Elang terkaget sambil menunjuk dirinya sendiri .
" Iya kamu karena kamu yg seharus nya membuka pertama kali tapi Aini dan aku penasaran jadi kami lebih dulu membuka nya, maaf kan atas kelancaran ku " jawabnya.
"Ya sudah cepat kamu buka Aa kami ingin tahu apa isinya? ucap Bu Dewi yg terisak.
" Baik lah,... akan ku buka dan kulihat isinya " jawab Elang dengan tangan nya yg gemetar mengambil kotak itu dan dibuka nya.
Betapa terkejut Elang sampai iya menutup mulut nya dan matanya menatap tak berkedip melihat isi kotak itu.
"Astagfirullah... subhanallah... MasyaAllah...." ucapnya.
Lalu dengan gemetaran dia mengeluarkan satu satu barang yg ada dalam kotak itu,
Pertama ia mengambil 3 buah buku tabungan salah satu bank swasta .
Lalu sebuah dompet berisi BPKB & STNK jga SIM ,
Kemudian tiga buah amplop surat yg tertera nama Rahma,Ara juga satu bertuliskanteruntuk keluarga ku ,
Satu buah HP bertuliskan nama Ara,
Tiga Amplop dari sebuah bank swasta,
Surat tanah dan sebuah amplop berisi uang yg bertuliskan nama Rekha & Topan
Dan juga sebuah kunci rumah berserakan sertifikat atau akte tanahnya.
__ADS_1
Itulah isi dari kotak tersebut.yang membuat semua yg ada didalam ruangan itu mengucap kan Subhanallah....Masya Allah dan merasa kagum serta salut ditengah menahan rasa sakit nya dia sudah mempersiapkan semuanya dan seperti dia sudah mempunyai pertanda atau firasat bahwa waktu yang dia miliki sangat terbatas.
Semua yang ada disana berpikiran sama dan sangat kagum karena Yuman memang anak yang baik dari kecil walaupun dia tomboy tapi jiwa sosialnya tinggi serta sifat penyayang sangat lekat dengan dirinya hampir semua anggota keluarga yg hadir pernah merasakan kebaikan Yuman dalam hal apapun.
"Ibu Dewi dia menangis menjadi dan berteriak histeris memanggil nama Yuman... karena dia tidak menyangka anaknya sudah mempersiapkan semua nya dengan rapi dan tak ada yg mengetahui nya.
Elang membaca nama dari ketiga tabungan itu. semua nya ini tabungan diperuntukkan untuk anak anak kami yaitu, Rizki Aini dan Ara... oh iya aku akan menjelaskan siapa Ara dia adalah seorang anak asal dari pulau Riau yg sudah dianggap anak oleh Yuman dia baru mengenalnya sekitar atau 5 bln lalu tp Yuman teramat menyayangi seperti menyayangi Aini dan Rizki. ada HP ini juga hadiah ultah buat Ara, ini....
Dia menangis kala melihat surat surat mobil dalam dompet itu karena nama dia tertulis disana..
kemudian Iky berinisiatif meneruskan nya
"ini surat kendaraan ini untuk Papa,... dan ini surat untuk Ara, ua rahma dan satu bertuliskan teruntuk keluarga ku.,
"Amplop uang ini buat Tante Rekha dan Om Topan disini juga ada surat nya ,ini Tan Om silahkan Terima ini amanat dari Mama! "ucap iky sambil menyodorkan amplop uang beserta suratnya .
" Ini ada 3 surat dari bank yang bertuliskan nama nenek juga ibu yang dijelaskan bahwa mama menyimpan perhiasan emas sebesar 100 gram untuk masing masing juga uang tunai sebesar @25 jt yg diperuntukkan buat kakek dan bapak.. dan 100jt untuk dibagikan pada saudara kandung berserta keponakan dan100jt untuk saudara ipar berserta keponakan..."ucap iky.
"Masya Allah.. subhanallah... semua orang berucap serentak..
sampai segitunya Yuman memikirkan orang tuanya.. juga keluarganya..." suara suara riuh sangat kagum dan salut tehadap tindakan dan sifat penyayang Yuman terhadap keluarganya. dan isak tangis Bapak Ibu serta Mertua juga Saudara dan Ipar Yuman semakin membuat suasana menjadi getir dan menyayat.
Rizky pun melanjutkan lagi... sambil terbata... ini sebuah kunci rumah yg ada dijln... xxx no 3 daerah L teruntuk anakku.. Iky dan Aini pergunakan lah untuk memulai usaha kalian nanti kerjasama lah ingat masa depan kalian ada ditangan kalian.
"Itu yg tertulis di plastik yg berisi kunci rumah beserta sertifikat nya
, ini sertifikat tanah dng luas 500 m2 yg diwakafkan untuk dijadikan pemakaman keluarga,
Dan disini mama menulis yg akan menyampaikan amanat pada Ara adalah Om dan Tante Rekha! serta yg menyampaikan untuk Ua Rahma adalah Ua Siti. itu saja isi kotak itu.
Semoga amanah ini bisa kita manfaatkan dengan baik agar bisa jadi amal jariah untuk kesembuhan dan keringanan Mama dalam menghadapi ujian ini amin "ucap Iky dengan suara yang terbatas dan airmata yang sudah membasahi pipinya.
Dan di amin kan oleh semua yg ada disitu.
"Sebentar agar tidak terjadi suudzon saya akan membacakan surat yang yuman tulis untuk kami, kami tidak pernah meminta ini pada Yuman.. "ujar Topan sambil menunjukan 3 gepok uang 100 rb an
"Assalamu'alaikum, Hai teh, aa.... sebelum nya aku minta maaf karena telah membuat mu susah, khawatir dan banyak merepotkan mu, dan juga makasih mau membantuku untuk mencari alamat Ara itu sangat berarti sekali untuk ku.
Mungkin saat kalian menerima surat ini aku sudah pergi jauh dan ngga bisa ketemu kalian lagi aku sudah.... lelah aa teh....! aku sudah menyerah...! untuk bertahan.. !tp bukan berarti aku ngga sayang kalian... itu dia saking sayang nya lebih baik aku menyerah dan pergi.... ββππ "?Oh iya... uang ini aku kasih buat kalian sebagai pengganti biaya pencarian Ara yach!!!!
Walau aku tau kalian tak menginginkan tp aku maksa.! . kalian harus Terima kalian tau aku kan aku ngga bisa Terima gratisan..?
Dan jasa kalian ini berarti banget buat aku walau pada akhirnya aku juga ngga bisa bertemu dengan Ara tp aku cukup bahagia karena aku tau anak gadisku bahagia dan sehat selalu jadi Terima yah uang ini...?! dan maaf aku menyusahkan kalian! βββπ€π€π€
"ππIngat Sampaikanlah salam ku pada Ara dan bilang aku sudah pergi jauh dan ngga akan ganggu dia lagi tapi aku sangat sayang pada nya... kalo ngga mau uang nya sedekahin aza jangan dibalikin ke keluargaku,.. udah dulu yah aku cape... salam sayang untuk semua keluarga mu...dari Yuman yg degil πππππβββAssalamu'alaikum see You Di surga nanti. itulah isi surat dari yuman semua menangis haru.
"Nah.. bapak ibu saudara sekalian ini semua yang Yuman amanat kan pada kita selalu ahli waris dan keluarganya." Subhanallah sekali ternyata Allah memberi waktu pada dia untuk bisa mempersiapkan semua nya guna mengurangi rasa sedih kita yg ditinggalkan.
"Dia memang pekerja keras, tak banyak bicara, rajin ulet, penyayang taat beribadah, sehingga Allah lebih menyayagi dia dengan memberikan ujian melalui penyakitnya dan kini dia berjuang untuk mempertahankan keiklasa dan rasa istikomah nya akan keimanannya diantara hidup dan mati.
Maka ambil hikmah dari semua ini serta belajar mengikhlaskan segala sesuatu nya agar dia diringankan ujian nya dan diangkat sakitnya.. Mari kita membaca Al-Fatihah untuk nak yuman untuk kelapangan nya " ucap abah .
Semua membaca bersama surat Al-Fatihah yg diniatkan untuk ketenangan dan kelapangan yuman dan semoga yuman segera sembuh setelah selesai semua kembali ada juga yg masih berbincang dan makan minum cemilan serta makan an yg sudah disediakan keluarga yuman.
"Topan sebaik nya kamu segera sampaikan amanat yuman pada Ara kasian yuman barang kali dia menunggu anak, itu kalo bisa ajak dia untuk menemuinya dan berbicara pada yuman" suruh abah pada Topan .
"Baik bah Topan akan segera kesana dan berusaha membujuk Ara untuk bisa menemui yuman bah!" jawab Topan .
"Dan juga kamu teh Siti cepat hubungi juga Rahma barang kali Yuman sangat merindukan nya karena cukup lama juga dia berpisah kan Abah takut itu yang memberatkan langkah Yuman untuk bangun karena rasa rindu dan rasa bersalah dia sudah hilang komunikasi... ujar Abah kala keluarga inti berkumpul.
" In sya Allah bah,Siti akan datangi keluarganya dan meminta Rahma untuk datang dan bicara dengan yuman! " jawab Siti.
" untuk Ibu Dewi ikhlaskan jangan beratkan Yuman kasian dia sudah sakit cukup lama apa ibu tega melihat Yuman seperti saat ini terus.? "tanya abah pada ibu Dewi .
" In sya Allah Bah aku akan berusaha bah, tapi aku sebagai ibunya masih ngga bisa Terima Yuman harus pergi secepat ini...! ucap bu Dewi sambil menangis.
__ADS_1
" BU jangan gitu semua sudah ada garis takdirnya, seharus nya ibu bangga karena yuman sudah mempersiapkan semua dia tidak ingin kita kesusahan dan dia ingin kita bahagia makan nya dia meninggalkan amanat agar ibu berserta keluarga tdk bersedih! ujar umi lagi.
"kita mah bu belum tentu,! Dia bahkan sampai mendatangi setiap yg dia kenal dan meminta maaf serta membayar semua hutang dia walupun cuma 1000 tpi dia berusaha melakukan yg terbaik seperti itu agar dia ngga jadi beban buat keluarganya. sambung umi lagi menasehati ibu Dewi.
" Astagfirullah,.. ya Allah maafkan hamba ini yang jadi ibu yg tak bisa menerima semua ini tapi saya ikhlas ya Allah seandainya kepergian nya adalah yg terbaik untuk mengurangi rasa sakit dan penderitanya selama ini... ucap bu Dewi yang tetap terisak .
Ditengah asyik nya perbincangan datang lah salah satu sepupu yuman.. dia adalah Arga dia yang bekerja disalah satu dealer mobil yang ada di kota bandung .
"Assalamu'alaikum,... selamat sore semuanya... Ua.. maaf Arga datang terlambat" ucap nya sambil menyalami semua orang yang ada disana .
"Ua... baik gimana sebaliknya kamu gimana Arga! " tanya bu Dewi pada keponakan nya.
"Alhamdulillah Ua. sehat, tapi maaf Ua sebenarnya Arga mau mengantarkan amanah Teh Yuman kesini! " ucap Arga .
"Amanah apalagi Ga... yang teteh kamu titipkan pada kamu? " tanya siti.
"Tapi Arga teh sebelum nya minta maaf karena sudah merahasiakan ini dari semua terutama keluarga Ua Dewi karena ini adalah permintaan Teh Yuman sendiri katanya buat bikin kejutan buat Aa elang! "ucap Arga .
" Buat elang... apa itu Ga.. "tanya ayah nya yuman
"Ini... Ua... "ucap Arga sambil menyodorkan sebuah kunci mobil . "dan mobilnya itu ada diluar Ua kalo. surat surat nya itu hari sudah Teteh ambil Ua" lanjutnya lagi .
" Jadi... semua ini benar Ga... Teh Yuman membelikan mobil buat Aa Elang...? " tanya salah satu sepupu Yuman yang ada disitu.
"Iya... Teh Tuman mencicil nya selama 5 tahun dan 3bln yang lalu sudah lunas dia membeli mobil avanza terbaru warna hitam, sebenarnya mobil itu sudah ada dirumah Arga pas pembayaran lunas!" jelas Arga lagi .
"Terus kenapa kamu ngga antarin kesini kerumah ua atau kerumah teh yuman Ga! " Tanya ayah Yuman lagi.
"Sekali lagi Arga minta maaf Ua ini semua permintaan Teh Yuman dia hanya berpesan nanti kamu antarkan kerumah 3 bulan lagi karena saat itu teteh udah pergi dan itu untuk bekal Aa Elang untuk menafkahi anak anak Ga... gitu ua.. pesan Teh Yuman ketika kita membawa mobil dari dealer kerumah Arga.
" Arga.. tak mengira kalo Teh Yuman akan seperti ini jadi sekali lagi Arga minta maaf pada keluarga besar semua dan kini tanggung jawab Arga sudah selesai.
Ini Aa... kunci dan mobil amanah Teh Yuman pergunakan sesuai dengan apa yang diamanahkan nya A elang..! "
Teh Yuman sangat menyayangi Aa sama anak anak ? " ucap Arga sambil memeluk sangat kakak dengan menahan air matanya guna menyembunyikan kesedihan nya.
" Iya.. Arga Terima kasih telah menemani teteh selama ini dan menjaga amanahnya ini dan amanah nya aa Terima.. jawab elang yang tak kuasa menahan air mata nya dia menangis karena tak menyangka istrinya sampai sejauh ini memikirkan masa depan semua keluarga nya dia bekerja keras agar dia dan anak anak nya selalu bahagia.
Seminggu berlalu keadaan Yuman masih sama keluarga sih berganti untuk menjaganya tapi tetap saja tak ada perubahan yuman masih melepaskan dengan tidurnya dia seakan tak ingin bangun lagi.
saat ini abah, umi bu Dewi dan kedua Mertua Yuman sedang berbincang... dirumah yuman karena sudah 4 hari Aini jatuh sakit mungkin karena shok dengan keadaan ibunya yang seperti ini.
"Bah.. sepertinya yuman sedang menunggu kedatangannya Rahma dan anak nya Ara... dia seperti ingin sekali bertemu dengan mereka " ucap umi.
"Iya mungkin mi.. saya juga berpikir seperti itu... " sambung bu halimah.
" "Sepertinya betul bah karena sebelum Yuman sakit seperti sekarang ini Yuman kami akan datang mengunjungi ara disana dan Yuman bercerita kalo dia sangat kangen sama Rahma bah! "ucap bu Dewi nya sambil menahan sedih mengingat berapa bahagianya Yuman saat mempersiapkan keberangkatan yang sangat ingin bertemu Ara.
" Oh... seperti itu ya kalo begitu mungkin saja yuman menunggu mereka berdua ? "jawab Abah.
" Terus itu Siti dan Topan apa sudah menemui Ara dan Rahma belum kalo gitu caranya kasihan Yuman dia masih ada beban atau hutang yang belum terselesaikan..! tanya ayah Yuman.
"Kemarin sih Teteh sudah pergi kerumah Rahma didaerah BB tapi katanya Rahma ngga ada pulang dan sekarang sedang dicoba untuk dihubungi kemarin waktu Teteh kesana langsung di telpon tapi ngga diangkat katanya! "jelas bu Dewi.
" Emang Rahma dimana bu bukan di daerah BB ya, kok ngga langsung ditemui dan diajak kesini langsung? tanya bu Halimah.
" Oh ngga mah... Rahma itu ada di Jepang dia menetap disana dulu Yuman juga hampir pergi tapi ini Ibunya sakit jadi Yuman memilih mengundurkan diri ! "jawab Ayah Yuman.
"Oh... jadi yang Aini cerita Ua Jepang.. Ua Jepang itu Rahma... Bu Pak? tanya Ayah Elang.
" Iya Pa.. itu Rahma dia sangat sayang sekali sama Aini dan Iky karena dia sudah ngga bisa punya anak semenjak rahim diangkat!" jawab bu Dewi.
"OHHHHHH.... "semua ber oh ria mendengar penjelasan Bu Dewi dan ayah Yuman.
" Jadi kita hanya tinggal menunggu kabar dari keluarga Rahma dan dari Topan aja yach.. !"ucap Mertua Yuman.
__ADS_1
"Iya betul mudah mudahan secepatnya ada kabar kasian Yuman.... sepertinya dia menunggu mereka berdua.. "ucap Umi.