
Setelah selasai pembahasan mereka semua keluar dan kembali keruangan UGD tadi... dokter Aisyah dan dua dokter tadi masuk keruangan dimana yuman di rawat.
Dokter Aisyah beserta asiatennya langsung mempersiapkan kepindahan yuman kerumah sakit dimana dia bekerja serta menyuruh A elang guna menyelesaikan kan administrasi nya dan meminta a elang memberitahukan pada suatu keluarga tentang keadaan yuman sebenarnya.
Setelah beres elang berbicara pada adik iparnya Hendra dan meminta untuk membawa maryam beserta anak nya Aini juga Rizki untuk pulang biar nanti setelah pindah ke rumah sakit S mereka bisa kembali mengunjungi nya dan ada sesuatu yang harus dirundingkan dengan keluarga besar.
Itu yang elang minta pada Hendra
Tadinya aini menolak karena ingin mendampingi ibunya tpi setelah diberi pengertian oleh Dokter Aisyah baru dia mau untuk pulang bersama om dan tantenya.
Persiapan untuk membawa yuman pen telah siap mereka semua meninggalkan rumah sakit secara bersamaan dengan tujuan yang berbeda ambulan, satu mobil yang isinya dokterAisyah dan 2 motor yang membawa elang dan teh eva dan teh siti mengikuti nya menuju rumah sakit sedang tiga motor menuju rumah mertua dan adiknya pulang
Nanti siang elang menyuruh semua keluarganya berkumpul dirumah mertuanya. setiba dirumah sakit Yuman langsung ditangani oleh dokter Aisyah dan tim disana sudah ada 5 dokter yang akan menagani Yuman dan semua nya adalah dokter spesialis penyakit yang didierita Yuman semua nya, disana ada dokter Aisyah spesialis kanker , dokter Rosita bedah dan kandungan,dokter Putri penyakit dalam dan satu lagi dokter bukhori spesialis saraf dan terakhir dokter alma spesialis jantung.
Mereka berkumpul di salah satu ruangan sedang merundingkan tindakan apa yang akan dilakukan terlebih dahulu terhadap Yuman. mereka semua tampak terlihat serius dan memanggil elang siti dan eva untuk bergabung guna meminta persetujuan mereka terhadap tindakan yang akan dilakukan mereka terhadap Yuman.
.,..... Nah bapa ibu begitulah kita kira tindakan yang akan kami lakukan terlebih dahulu terhadap pasien Ibu Yuman nanti apa bapak ibu bisa menyetujui karena ini sangat beresiko besar sekali terhadap pasien, sesuain dengan segala kemungkinan dan pertimbangan mengenai kondisi saat ini ucap salah satu dokter itu dengan memperlihatkan rekam medik yang mereka hasilkan
Setelah mengobservsi Yuman tadi.elang tampak bingung mendengar penjelasan semua dokter yang memberitahukan kondisi istrinya sesuai keahlian yang mereka miliki sambil melihat sederetan photo rongxent yang berjejer didepan nya saat ini
Karena ini adalah nyawa istrinya yang jadi taruhan nya tapi dia juga tak bisa membiarkan semakin lama penyakit itu menggerogoti tubuh istrinya dan dia tidak sangat khawatir akan hasil dari tindalkan yang akan dilakukan bisa merenggut nyawa isterinya untuk itu dia tak bisa memutuskan sendirian.
Akhirnya dia berkata : maaf dokter bisa saya minta waktu 2 hari untuk membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan keluarga besar saya karena mereka semua belum mengetahui kondisi Yuman sekarang ini ? ucap elang yang jelas menyimpan rasa sedih, khawatir putus asa serta tak percaya kondisi isteri nya separah itu
Baiklah pak, kami akan kasih bapa waktu 2 hari sambil kami melakukan pemeriksaan atau observasi lebih lanjut terhadap ibu Yuman karena kami takut dalam 2 hari kedepan terjadi hal yang diluar perkiraan kami tapi mudah mudahan semua baik baik dan ibu Yuman segera sadar itu yang penting karena akan lebih mudah kita mengetahui apa saja yang dia rasakan saat ini ucap dokter Aisyah .
Kemudian kami semua membubarkan diri dan kami bertiga minta izin untuk pulang terlebih dahulu untuk membicarakan semua ini terutama memberitahu kan kondisi Yuman terhadap keluarga besar terutama ibu, bapak dan juga anak anak.
...Dengan berjalan gontai ketiga orang itu pergi ke parkiran tempat dimana motor mereka disimpan lalu pergi meninggalkan rumah sakit . dengan rasa sedih, kecewa takut putus asa marah ah pokok nya semua menjadi satu ....
Tiba dirumah mereka disambut oleh berbagai pertanyaan dari semua orang yang ternyata sudah berkumpul dan menantilkan mereka terutama Aini dan Rizki yang nampak sudah siap untuk pergi. mereka bertiga belum bisa menjawab hanya menyuruh semua masuk dan duduk dengan tenang sementara elang, eva dan siti hanya saling pandang satu sama lain kemudian menatap semua orang yang ada disana terutama ibu mereka karena tau kondisi ibu mereka seperti apa kalo tau apa yang sebenarnya tentang keadaan Yuman saat ini.
Lalu siti bangun dan mendekat kearah ibunya begitunpun eva, lalu mereka berdua membawa kedua ibu itu untuk masuk karena akan mereka kasih tau dengan cara mereka supaya tidak langsung keadaan yuman yang sebenarnya saat ini takut shok kalo tau secara langsung dari elang
Setelah kepergian eva dan siti membawa ibu mereka masuk
Lalu Elang mulai bicara didepan anggota keluarga yang lain termasuk kedua anak nya dengan meminta agar aini duduk didekatnya.... ditatap wajah anak bungsunya dengan sayang diusap pucuk kepalanya kemudian dia menbuang nafas dengan kasar dengan perasaan yang sangat berat sekali
Akhirnya.... Maaf semuanya aku meminta kalian untuk berkumpul disini karena ada yang harus aku bicara kan dengan kalian mengenai kondisi Yuman saat ini....
Sebenarnya saya tidak ingin menyampaikan ini tapi ini..... memang harus kalian ketahui... sebenarnya., Yuman saat ini dalam keadaan kritis..... dan sampai saat ini dia belum sadar kan diri.... lalu..,... sebenarnya..,. elang mengusap wajah nya dan merangul anak bungsunya yang sudah terisak sambil mengelengkan kepala tanda tak percaya.... kemudian...
__ADS_1
Yuman mengidap kanker serviks stadium akhir dan kini sudah menjalar keorgan yang lain disekitar nya serta....... belum selesai dia menjelaskan.... tidak pa.... tidak pa ! papa pasti bohongkan? aini berteriak... memotong penjelasan sang papa..... papa katakan ? papa pasti bohongkan... ? tanya nya lagi sambil menggoyang goyangkan badan papanya... dengan tangis nya yang teramat menyayat semua orang disana...
Dengarkan papa nak.... semua telah diatur oleh Allah SWT kita semua hanya tinggal mengikuti ketetepan nya, papa juga sama dengan kamu sama dengan kalian yang ada disini tidak percaya tapi semua itu benar ada nya
Lanjut nya lagi sambil memeluk anak nya yang menangis dan ada hal lain lagi selain itu.... yaitu Yuman pun memiliki riwayat maag, asam lambung serta radang usus yang sudah akut
Serta pendarahan kemarin mengakibatkan fungsi jantung dan organ lain nya terganggu sehingga membuat saraf menuju otak nya tidak berfungsi juga sehingga kesadaran nya hilang dan karena serviks yang diderita sudah stadium akhir
Maka mengalamai pendarahan hebat karena tak bisa menahan rasa sakit dan kehilangan banyak darah sampai saat ini sudah transfusi sebanyak 6 labu tapi dia tetap belum sadar ucap nya sambil menahan air mata yang dia tahan sambil membuang nafas kasar....
Untuk mengurangi resiko yang lebih parah pihak dokter akan melakukan tindakan operasi terhadap beberapa organ yang sudah rusak diantaranya bagian lambung, usus dan bagian syaraf juga beberapa yang aku tak bisa sebut kan
Untuk itu aku mau meminta persetujuan kalian semua terutama pada bapa dan Hendra selaku orang tua dan adik kandung nya Yuman yang lebih berhak untuk mengambil keputusan itu karena ini sangat beresiko sekali buat hidup mati nya Yuman...
Aku takut salah mengambil keputusan dan takut nanti aku disalahkan kalo misalnya aku mengambil keputusan secara sepihak ucapnya lagi sambil melihat Hendra dan pak Herman
Kemudian dia menatap anak sulung nya yang hanya menatap kosong entah kemana dia tau anak nya itu sangat terpukul sama seperti anak bungsunya
Lalu dia melerai pelukan dari Aini dan mengangkat dagu Aini sambil mengusap kedua pipi anak nya yang basah oleh air mata
Dan berkata...: Nak jangan seperti ini kita harus ikhlas dengan semua ini karena mama bukan cuma milik kita tapi milik Allah juga dan ingat mungkin Allah lebih sayang dengan mama dibanding kita makanya Allah memberikan ujian ini sama mama
Kamu harus bangga dengan mama karena dia masih bertahan sejauh ini untuk kita dan dia tak pernah terlihat merasakan kesakitan, dia tak pernah mengeluh serta membuat kita khawatir mama kamu hebat nak.... ! ucap nya
Pa apakah kita bisa menjenguk mama sekarang? tiba tiba rizki bertanya ditengah keheningan keluarga
yang lain.
Diruangan lain tak kalah histeris nya kedua ibu yang diberi tahu tentang kondisi Yuman apalagi ibu Dewi yang ibu kandung nya Yuman... tidak tidak mungkin teh.... Yuman baik baik aza kan teteh bohong sama mama kemarin dia masih telpon mama dia bilang mau ke batam kita akan liburan kesana lalu dia ajak mama ketempat Ara teh...... kamu pasti bohong kan.... tanya nya
Siti hanya memeluk sang ibu sambil terisak melihat ibu nya histeris seperti itu begitu juga dengan eva yang berusaha menenangkan ibu nya
Mah.... ini benar mah teteh ngga bohong sama mama ,mama harus kuat kalo mama seperti ini siapa yang akan mendoakan Yuman ? mah doa kita yang dia butuhkan?! support kita mah....! mamah harus kuat mah untuk Yuman! ucap siti
Iya bu kita harus kuat kita harus bangga sama Yuman dia berjuang dia seperti ini karena dia ngga mau kita sedih seperti ini bu! ucap eva
Iya bu Dewi kita harus kuat lihat perjuangan Yuman dia berjuang sendiri karena dia sayang sekali dengan kita sehingga dia menyembunyikan semua dari kita ucap Ibu halimah sambil mengusap punggung besan nya
Dia pun sama terisak menagis karena sama sedih nya karena tau kenyataan bahwa mantunya dalam kondisi seperti sekarang ini....
bu halim... ibu tau dia tak pernah menyusahkan kan kita dia anak yang baik dia tak pernah cerita tentang kesusahan dia tapi kenapa hal sebesar ini dia juga tidak cerita bu...? ucap bu Dewi pada besan nya yang masih ngga Terima kondisi anak nya
__ADS_1
Iya bu saya tau dia juga mantu yang baik tak pernah menyusahkan saya , saya juga sama kecewanya tp sekarang kita bisa apa ? marah pun tak ada gunanya bu! jawab bu halimah
Sekarang yg harus kita lakukan berdoa supaya dia cepat sadar dan sembuh seperti sedia kala... kita tau bu Yuman itu kuat... sehingga dia bisa bertahan sampai detik ini.... lanjut bu halimah jadi sekarang ibu harus kuat buat Yuman untuk cucu cucu kita aini dan rizki... beri semangat buat mereka biar mereka tidak bersedih bu....!
Iya mah yang di ucapkan mama halimah benar.... ada aini dengan rizki yang harus kita beri semangat kita harus hibur mereka mah... kasian mereka sudah ibunya sakit sekarang mama juga kaya gini apa mama ngga kasian... ucap siti pd ibu nya.... ibu dewi malah makin terisak mendengar nama kedua cucunya disebut karena dia tau kedua cucunya sangat dekat dengan ibunya...... aini.... aini ....rizki.... aini rizki ibu dewi memanggil cucu nya terus menerus sampai akhir nya dia tak sadarkan diri karena kesedihan nya yang teramat sangat mengingat nasib anak dan kedua cucunya..
Eva , siti dan ibu halimah kemudian membawa ibu dewi kedalam kamar agar bisa istirahat dan menyadarkan kembali tanpa memberitahu orang orang yang ada didepan karena mereka bertiga tahu kalo semua dalam kondisi yang sama shok jadi untuk itu mereka lebih memilih untuk mengurusi ibu dewi yang pingsan sendiri dengan cara mereka sendiri..
Didepan tepatnya ruang keluarga yng digunakan untuk bekumpul Hendra pun angkat bicara mewakili kedua orang tua nya.... A elang..... Hendra sebenarnya shok dan kaget mendengar kabar seperti ini dan Hendra hanya bingung kenapa yang A elang suami nya sampai bisa kecolongan seperti ini sehingga tak tau kalo teh yuman memiliki penyakit yang sangat keras seperti ini
Tapi sekarang semua telah terjadi dan tak ada salah nya kita saling menyalahkan satu sama lain karena semua tak akan merubah semua nya yang kini kita harus mengambil langkah cepat mengenai penanganan semua penyakitnya
Dan saya selalu perwakilan keluarga besar teh yuman menyerahkan semua yang terbaik pada A elang kami percaya apapun Keputus A elang pasti yang terbaik untuk teh yuman UCAP Hendra adik nya yuman
Dan kami pun yang ada disini setuju dengan apa yang dikatakan om Hendra lakukanlah apa pun yg terbaik untuk yuman dan untuk masalah biaya kami yang ada disini sepakat akan membantu sekemampuan kami. ucap salah satu kakak sepupu kami yang kebetulan ikut berkumpul mendengarkan saat ini.
Setelah melihat ibu Dewi sadar ibu halimah dan eva kembali kedepan untuk mengetahui apa yang terjadi elang pun berbicara lagi baiklah kalo begitu saya akan berbicara dengan para dokter yang akan menangani Yuman agar secepatnya melakukan tindakan sesegera mungkin..... ucap elang
elang giman nak? tiba tiba ibu halimah bertanya pada elang keputusan yang dihasilkan dari pembicaraan saat itu..
elang pun menoleh kearah sumber suara . ..
ibu... ucap nya melihat sendu ibu nya
nene...... ucap aini sambil berhambur kedalam pelukan nenek nya
nek.... mama... nek.... mama...! ucap aini sambil menangis menumpahkan semua kesedihan hati nya dalam dekapan sang nenek
iya... nak.... kamu harus sabar mungkin ini yang terbaik untuk mama kalian! ucap ibu halimah yang ikut menagis melihat cucu nya sambil mengusap punggung cucu nya eva pun mendekat dan ikut mengusap kepala sang keponakan
Sudah aini... jangan nangis terus kasihan mama... sekarang aini harus kuat buat mama jangan sia siakan perjuangan mama yang bertahan sejauh ini buat kalian buat kita semua.... sudah hapus air mata kamu! ucap nya sambil melerai pelukan ibu nya dengan aini dan mengusap air mata dari pipi keponakan nya dan membawanya untuk duduk kembali suasana semakin mmengharukan
Semua orang tertunduk sedih mendengar berita yang sangat sangat tak disangka karena Sosok Yuman dimata semua orang adalah sosok periang, baik ,humbel tak pernah neko neko, penyayang, dan sangat dermawan serta sifat tak tegaan nya sama orang membuat dia dikenal dimana pun karena kebaikan hatinya. serta sifat mengayomi dan keibuan nya dan tapi saat ini semua orang kehilangan sosok itu mereka merasa sedih karena disaat yuman berjuang melawan penyakitnya mereka semua tak ada disisi nya
Elang beralih mendekati anak sulung nya dan ia memeluk anak nya dengan erat sambil berkata maafkan papa yang tak bisa menjaga mama dengan baik tapi papa akan berusaha sebaik mungkin membawa mama pulang dan berkumpul kembali bersama kita...elang berucap sambil menepuk nepuk kecil punggung anak nya Rizki tak berkata apa pun dia hanya diam dan mengangguk kepalan dan membalas pelukan papa nya sambil membiarkan air mata nya jatuh dipipi nya
Disisi lain di sebuah ruangan rumah sakit S dikota bandung terjadi sebuah keajaiban... dimana yuman kini perlahan dia menemukan kesadaran nya dan mulai mengerjap ngerjakan matan nya dan menggerakkan jari jemari nya.... perlahan namun pasti mata itu sedikit demi sedikit membuka... silau itu yang pertama dia rasakan.... dan mulai mengedarkan pandangannya ke kanan kekiri lalu mencoba untukengankat tangan nya tapi lemas dan pusing teramat sangat dia rasakan.. dan nafas nya terasa sesak karena terpasang ventilator oksigen dihidung dan mulut nya... kesadaran nya belum sepenuhnya kembali tapi samar samar dia mendengar ada orang yang mendekat dan berbicara..... dia coba lagi menutup mata dan membuka nya lagi lalu mengerakan tangan nya.... lalu..... sebuah suara terdengar oleh nya dan seseorang yang berdiri didekat nya berteriak
Dok....
Dok.... ucapnya pada orang yang ada diruang itu juga
__ADS_1
Dok...
lihat pasien sudah sadar.,.. dia membuka matanya dan mengerakkan jari tangan nya....