
Tak terasa kursi roda itu pun sudah sampai didepan rumah yang sudaah disambut oleh orang tua yuman beserta mertua dan keluarga besarnya yuman segera mengusap air matanya karena sudah melihat sang ibu yang menagis melihat nya.. yuman meminta Aini untuk berhenti dia ingin berjalan sendiri menuju ibunya...
" Dek stop udah disini berhenti! mama mau jalan aza! " ucapnya sambil terbata dan tak melepaskan pandangan nya dari sang ibu po biar kita dorong lagi " ucap Rahma.
iya mom... jangan berjalan momy masih lemas nanti jatuh! " ucap Siwi dan Ara.
"Ngga apa apa kak.. nak momy kuat dan momy ngga lemas kok " jawab nya sambil mulai menurunkan kakinya dan berdiri.
Aini dan ara dengan sigap memegang kedua tangan sang momy dan membantu nya dikiri kanan yuman.
" Lqepas nak... momy bisa percaya sama momy " ucapnya yang menepis tangan kedua putrinya
merekapun mengalah membiarkan sang momy berdiri.
" tapi dek kamu..!".belum selesai ucapan Rahma .
"kak aku sudah sembuh dan aku kuat biarkan aku berjalan sendiri oke " ucap yuman yg sedikit meninggi karena kesal .
" Biarkan lah kakak kita tau bagaimana dia kalo sudah punya keinginan siapa yang bisa melarang aku saja tidak bisa " ucap Elang pada Rahma.
" Baik lah tapi kita akan mendampingi kamu Jalu kamu kebiasaan degil mu tak pernah hilang " ucap Rahma sambil menarik tangan rekha dan berjalan disisi kanan dan kiri yuman.
Yuman berjalan perlahan selangkah demi selangkah dengan agak bergetar dia berjalan namun dia berhasil.. sampai dihadapan sang ibu.
" yuman... ini kamu anak mama kan? " ucap sang ibu sambil menagis tangan nya menyentuh setiap bagian wajah yuman dan yuman memegang tangan sang ibu sambil terus menciumi nya.
" Iya ma... ini yuman anak mama yang degil tak mau mendengar omongan mama... yuman yang durhaka selalu membangkang tak mendengar nasehat mama... ini yuman ma...! jawab yuman yang sudah menagis dan memeluk sang ibu.
" Maaf kan yuman ma.. maafkan yuman yang membuat mama dan semua khawatir ," maaf kan yuman yang selalu menyusahkan kan mama " dan semua nya Maaf yuman ma.. !" ucap dia sambil menciumi wajah ibu yang begitu dia rindukan.
" Ma ma juga minta maaf nak mama tak pernah tau betapa kamu menderita selama ini.." kamu bahkan mempersiapkan semua untuk kami "
"Kami tak pernah ada disaat kamu membutuhkan mama.. "maaf kan mama juga nak," mama selalu memaafkan anak anak mamah tanpa kalian minta pun nak " ucap Ibu dewi sambil mengusap airmata yuman dan menciumi wajah nya kembali.
kemudian yuman melerai pelukan sang mama.. kemudian dia bersujud dihadapan sang ibu mencium kaki ibu dewi yang membuat semua orang kaget dan terharu.. dia meminta maaaf pada bu Dewi dengan sangat pilu dan berterima kasih telah menjadi ibu yang terbaik untuk nya.
" Sudah nak bangun jangan seperti ini mama sudah memaafkan kamu! " kami juga sangat beruntung mempunyai anak seperti kamu yang selalu memenuhi dan memikirkan kebahagian kami tanpa memikirkan kebahagiaan kamu sendiri "ucap bu Dewi.
"Bangun sayang... !Ayo bangun! "ayah yuman yang tak tahan melihat purtinya bersujud di kaki sang istri.
Dia mengangkat dan mendekap nya erat .
"Sudah nak... kami yang seharus nya minta maaf sama kamu karena kami selalu membuat mu susah bahkan orangtua macam apa kami ini yang tak tau anaknya sangat menderita yang berjuang sendirian menahan sakit" !ucap ayah yuman .
" Tidak pak Yuman yang salah kalian tidak salah... yuman salah menganggap yuman kuat padahal yuman lemah tanpa kalian...!
"yuman yang salah pak maafkan yuman.. selama ini menyembunyikan semua nya karena yuman ngga mau semua orang susah pak..!
yuman sayang dengan kalian yuman ngga mau kalian sedih.. ! maaf kan yuman pak! " ucap yuman yang menagis dipelukan sang ayah.
"Sudah nak.. bapak selalu memaafkan kalian anak anak bapak jadi bangun lah ayo kita masuk kamu harus istirahat yach! ucap sang ayah sambil membantu anak nya berdiri
Disambut oleh kedua mertua yuman yang sudah menagis dan memeluk nya.
" yuman maaf kan kami ucap sang mertua yang langsung dipotong oleh yuman
" Tidak mah yuman yang minta maaf karena belum bisa jadi menantu yang baik buat mamah sama bapak maaf semua kesalahan yuman pak mah! " ucap "yuman sambil mencium kedua tangan mertuanya
Kemudian beralih pada kakak adi dan semua yang menyambut nya di depan rumah sambil terus dia meminta maaf pada semua orang .
Semua orang melihat tak kuasa menahan haru ,para tetangga yang berniat menjenguk pun menagis dan memuji sifat yuman sampai seperti itu dia menghormati orangtuanya serta kasih sayang nya pada keluarga teramat sangat dalam sungguh sangatlah bangga mereka dengan ahklak seorang yuman.
Drama penyambutan selesai kini yuman berasal dikamar nya bersama sang suami dan juga keempat anak nya yang tak mau pisah kemana pun sang momy melangkah mereka mengikuti nya.
" Ma.. istirahat lah dulu sebentar lagi waktunya makan obat.. nanti aku atau anak bangunkan kamu " ucap Elang yang sedang duduk dengan yuman bersandar didadanya.. aini ara siwi juga rizki duduk mengelilinginya.
" iya mom.. kita nanti bangunkan mom... mom istirahat dulu yach.. kita ke kekamar aini dulu biar mom bisa istirahat dengan tenang! " ucap ara.
'" ngga ada yang boleh pergi dari sini momy mau kalian disini menemani momy... momy ngga mau tidur.. momy masih mau melihat wajah anak anak momy... " ucap yuman.
" Tapi mom.... nanti kita kan ngga kemana mana juga... kita semua pasti temani momy lagi kok.. " ucap siwi sambil memainkan jari yuman.
" iya mom... momy harus istirahat nanti sebelum minum obat momy mau makan apa? tanya aini pada sang momy.
"Oh.. bilangi sama bunda Rahma kalo momy pengen makan batagor kuah disekolah momy dulu dan bunda Rahma sendiri yang harus beli! " ucap yuman pada anak anaknya.
' Kok batagor kuah sih mom... mom baru sembuh ingat kata dokter loh mom harus jaga pola makan! " ucap Ara.
"Iya mom..akan nasi aza yach... beli nasi rames bu imas atau nasi padang pa datuk atau .... " ucapan iky dipotong yuman.
" Ngga sayang pokok nya momy mau batagor kuah sekolah momy itu.. bunda Rahma masih ada kan..? potong yuman pada sang anak .
" ADA... jawab semua kompak.
" Sudah... sudah kalian bilang saja cepat sam bunda Rahma kalian ini udah tau momy nya kaya gimana masih ngeyel...! " ucap Elang yang gerah dengan perdebatan sang istri dan anak anaknya.
" Tapi pa... momy....
__ADS_1
" Sudah kalian debat sampai kapan pun tak akan bisa merubah keputusan momy kalian paham.. " ucap Elang lagi.
"Ehmm.. baik lah aku sama abang bilang dech... sama bunda Rahma ucap siwi akhirnya dan menarik tangan sang abang keluar kamar mencari keberadaan Rahma.
mereka berjalan menuju ruangan keluarga
" Bunda..... apakah bunda sibuk? " tanya siwi.
"Ngga cantik ada apa gerangan kamu tanya bunda sibuk ehmm! " tanya Rahma pada siwi.
" Itu bun.... mom... ingin makan batagor! "ucap rizki.
" Maksud kalian gimana? "tanya Rahma lagi.
" Iya bun... tadi bunda menyuruh kita bilang kalo dia mau makan batagor yg ada disekolah dulu katanya dan bunda yg harus beli sendiri katanya ! " kata rizky.
"Apa.. momy kalian mau batagor di sekolah kita
maksud nya gimana aa? " tanya Rahma yang bingung.
" Iya bun kata momy mau dibeliin batagor yg ada disekolah kalian dulu momy pengen banget katanya! " ucap siwi.
" Dasar jalur kalo udah ada maunya mana bisa kita nolak... dia mah dasar... ehmm... oke kita beli... kalian mau ikut ngga? "tanya Rahma pada mereka berdua.
" Abang mau ikut ngga.. tadi momy bilang kita ngga boleh jauh dari dia katanya? " tanya siwi pada Rizki.
" Abang ikut dech pengen tau gimana sekolah momy sama bunda dan setenar apa momy disekolah nya dulu " jawab iky nyeleneh.
" kamu tuh belum tahu setenar apa momy kamu disekolah sampai saat ini mereka mengingat dia karena keunikan nya! " jawab rekha yg sama ada diruangan itu karena dia banyak tau dari cerita sahabat sahabat yg bangga dengan sang adik.
" oke aku jga ikut penasaran juga,... lets go bunda..! " ucap siwi.
"Aku juga ikut... enak aja aku ditinggal sendirian.. ucap rekha yang memang disitu hanya berdua dengan Rahma tadi yang lain sedang pada istirahat
"
Baiklah ayo ntar keburu ngamuk tuh si Jalur kalo telat dan mulai saat ini kita harus buat dia bahagia terus apa pun yang dia minta kita kabulkan dan jangan buat Jalur aku bersedih " ucap Rahma sambil berjalan menuju mobil.
kira kira setengah jam berlalu dengan skill Rahma menyetir mobil akhirnya sampe lah dihalaman sebuah sekolah yang lumayan bagus gedung dia lantai bercat putih dan biru toska dan bertuliskan nama sekolah kejuruan.
mereka disambut oleh satpam yang sudah sedikit tua dan yang satu masih muda yach paling 3 tahun diatas abang iky.
" selamat siang..." apa ada yang bisa kami bantu ?dan "ada keperluan ada ?serta "mau menemui siapa yach kalo boleh saya tau? " tanya sangat satpam muda pada kami.
" Oh... saya Alumni dari sini perkenalkan saya Rahma dan ini anak saya juga sahabat saya " jawab Rahma dengan sopan pada satpam tersebut.
" Ah tidak perlu seperti itu biasa aza... saya hanya alumni kok bukan pejabat negara juga santai aja bang " jawab Rahma yg tidak enak dengan sikap kedua satpam dihadapan nya.
" iya Pak ngga perlu seperti itu.. seharus nya kami yg minta maaf karena datang tanpa permisi kesini! sambung rekha.
" Oh iya bapak ini pak asep kan? bapak tidak ingat saya...? tanya rakhma pada satpam yang sudah tua.
" iya betul bu... saya Asep.... tapi apa say mengenal ibu...? " dia balik bertanya.
" Pak ini Rahma... yang dulu suka bapak tolong... kalo kesiangan sama jalur anak tomboy kelas E 3 ... bapak masih ingat dengan kami? jawab rakhma yang memang suka terlambat.
" Sebentar... ini Rahma yang dulu... dibilang pacaran dengan jalu yg sampe jalu ngamuk dilapang itu....? ucap nya
Setelah mengingat siapa orang yang ada didepan nya karena dia sangat mengingat kedua murid ini karena mereka yg menolong anak nya kala sedang sakit terutama jalu yang setiap hari dia menemani dirumah sakit dan membayar kekurangan biaya rumah sakit waktu itu.
" Iya Pak ini Rahma kakak nya Jalu.. bapak masih sehat saja padahal hampir 17 thn aku ngga melihat bapak yang kemudian rahma memeluk satpam tersebut yang sudah dia anggap bapak sendiri.
" Ya.. Allah nenk... nenk tambah cantik saja... mana Jalu bapak kangen sama dia kalo ngga ada dia anak bapak mungkin sudah tinggal nama, dia sekarang dimana nenk....? tanya satpam tersebut.
" Ada pak tapi dia ngga bisa datang karena dia baru saja keluar dari rumah sakit kemarin sempat drop tapi sekarang sudah baikan pak,! dia cuma titip salam buat bapak dia juga kangen katanya jawab Rahma.
Ya Allah sakit apa nenk... apa parah sakit nya dimana dia sekarang bapak mau nengok? " tanya bapak itu terlihat sedih dan khawatir mendengar yuman sakit .
Ada dirumah nya pa.. tapi bapak ngga usah khawatir dia sekarang sudah sehat kok hanya tinggal pemulihan saja, nanti kapan kapan aku ajak bapa ketemu sama dia" jawab Rahma lagi .
" Oh iya ini... pak ada anak anak nya Jalu... ini anak sulung nya Rizki dan ini anak kedua nya siwi..!" memperkenalkan iky dan siwi pada pa asep iku dan siwi pun mencium tangan pa asep dan memeluk pa asep layak memeluk kakek mereka.
" Oh iya Pak apa bu asri masih jualan batagor disini..? tanya Rahma kemudian.
" masih... tapi bukan bu asri nenk... sekarang sama anak nya yang dulu adik kelas kalian itu... yang suka ngejar ngejar Jalu itu... si roby sama istrinya bu asri mah cuma ngawasiin aja dia sama kaya bapa udah sepuh.. jawab pa asep.
" Iya kah... aku kangen sekali ternyata bapa sama bu asri hebat banget sudah tua tapi kalian masih sehat. " ucap Rahma
"
"baiklah ayo bapak antar kalo kalian mau ke kantin bu asri pasti senang melihat nenk Rahma karena kalian murid kesayangan dia dari dulu sampe sekarang " lanjut pa asep.
setelah melewati gedung sekolah ruangan yang sekarang cukup bagus dengan fasilitas sekolah yg cukup wah kami pun sampai pada sebuah gedung kecil bertulis kan kantin dia itu berjejer para pedagang jajanan yg tersusun rapi dengan berbagai macam makanan dan minuman
kami pun berjalan melewati beberapa tukang makanan dan sampai pada sebuah pondok yg cukup rapi dan asri dengan konsep yg cukup apik dan bagus itulah tempat penjual batagor yg momy inginkan .
" assalamu'alaikum.. rob... ibu mu ada..? tanya pa asep. Rahma mengamati sang pemilik warung yg kebetulan dia kenal juga wanita yg ada didalam itu.
__ADS_1
" Oh... iya ada pak, memang siapa mereka? tny roby
" Ini Nenk Rahma alumni sini yang nyari dia " jawab pa asep sambil menunjuk Rahma.
" oh.. sebentar aku panggil seperti ibu sedang ke air pak " jawab Robby yang terus melihat ke arah Rahma dan yang lain.
" Tunggu... ini kan teh Rahma anak E2 angkatan nya teh Jalu kan? " tanya wanita yg dari tadi diam menyimak kan.
"Iya.. betul kamu... kenal aku sam Jalu berarti kamu juga lulusan sini donk.? tanya Rahma pada wanita itu.
" Iya... teh.. ini aku santi adik kelasnya teteh yang selalu teteh nasehatin dulu... aku harus kuat jangan cengeng lawan kalo ada yang ngebully aku dan teh Jalu yang dulu nolongin aku waktu dipalak di gang depan " jawab nya.
" Santi ini kamu.... masya Allah kamu sekarang cantik pisan.. aku jadi pangling loh? kamu disini ucapan terpotong.
" iya aku nikah sama Robby teh... dua tahun setelah lulus karena orang tua ku meninggal karena kecelakan! "jawab nya.
" jadi ini teh teh Rahma kakak nya Jalu? tanya robby memotong ucapan Rahma.
" Iya aku Rahma kakak nya Jalu kamu kan dulu fans panatik nya dia tapi sayang Jalu selalu nolak kamu " jawab Rahma sambil tertawa kecil.
" ah itu masa lalu teh.. ucap Robby sambil garuk kepala yg tak gatal sambil cengengesan.
Oh iya teh teh Jalu dimana sekarang aku kangen dia dia itu orang sanggar berarti buat aku kalo ngga ada dia ku ngga akan ada sekarang ini! ucap santi lagi.
" ada dia baik baik aza ini dia aku kesini karena dia mau makan batagor ibu kalian! " ucap Rahma.
" ada siapa robb.... tanya bu asri dari dalam.
"Oh ini bu ada teh Rahma... ibu ingat teh Jalu ngga? tanya Robby.
" OH... Jalu sitomboy itu... dia ini
" aku Rahma bu kakak nya Jalu... yang suka ngutang batagor kalo kami ngga punya uang itu bu ! " potong Rahma sambil mengambil tangan bu asri dan mencium serta memeluknya.
"Oh... kamu Rahma yang suka berdua terus sam Jalu itu. ucap bu asri mata nya sudah berkaca kaca lalu memeluk Rahma dengan erat dan menangis.
"Iya bu ini aku Rahma kakaknya Jalu. ucap Rahma ditengah pelukan nya.
Rahma melerei pelukan nya dan menatap bu asri lalu menciumi wajah dan kening beliau dengan sayang.
" Terus Jalu dimana ibu kangen sama dia bahkan ibu bermimpi dia berpamitan sama ibu katanya dia kangen sama ibu tapi dia ngga bisa lama lama disini dia mau pergi jauh katanya " ucap bu Rahma sambil terus menangis menanyakan yuman.
sedikit cerita...Iya bu asri sangat sayang banget sama yuman karena dulu yuman yang sering membantu dia berjualan bahkan kalo mau pulang dia selalu mendorong bkan gerobak jualan ibu asri sampai rumah nya dan yuman yang menunggui dia dirumah sakit kala bu asri terkena musibah kecelakaan bahkan dia merawat bu asri seperti ibu sendiri sedangkan anak nya sendiri kadang risih untuk memandikan bahkan menceboki kala bua asri buang air besar itu lah kenapa bu asri teramat sayang dengan yuman karena ketulusan nya .
Jalu yach disekolah kami yuman dikenal dengan nama Jalu karena sifat nya yang tomboy, tegas tapi dia sangat lembut dan penyayang serta sifat tak tegaan atau suka berbagi nya itu yang membuat orang sayang dan mengingat dia sampai saat ini bahkan semua guru pasti sangat menginginkan dia untuk jadi anak didik nya dia juga pintar disiplin dan pekerja keras tak pernah takut untuk mengkoreksi bahkan memprotes apa pun yang menurutnya tak sesuai dengan aturan atau kebijaksanaan sekolah walaupun kadang nyeleneh dan jahil pada siapa pun dia adalah kakak favorit sepanjang zaman sekolah diantara ratusan anggota OSIS dan organisasi sekolah yng ada. dengan skill yg dia miliki membuat kagum semua orang dia siswa pertama sekolah kami yang lulus dapat wing untuk terjun payung dan dia adalah satu satunya murid yang bisa menundukan kepala sekolah kami.
itulah hebatnya seorang yuman.. sesuai dengan julukan nya Jalu... aku sangat bangga mempunyai adik seperti dia.
kita lanjut..
"Ada bu.. ini aku kesini karena... ucapan Rahma terpotong
"Aku mau batagor ibu ku yang paling aku sayang! " tba tiba yuman datang kesekolah itu membuat semua kaget .
"Jalu.... mom... teh yuman.... yuman.. semua yang ada disitu secara bersamaan sambil melihat sumber suara yang dilihat hanya tersenyum yang datang bersama elang dan ara juga aini.
" kamu kenapa kesini... ucap Rahma sambil cepat menghampiri yuman yang tengah tersenyum.
" Yeh teteh aku kesini mau ketemu ibu ku... udah lama aku ngga ketemu dan mungkin kesempatan ku ngga ada lagi karena nanti aku pasti sibuk kerja jadi mungpung libur ya aku kunjungi beliau. " ucap yuman sambil menghampiri bu asri dan memeluk nya.
" Jalu ini kamu nak... ibu kangen sama kamu " ucap bu asri sambil nangis.
" iya ini Jalu anak ibu yang nakal dan bandel ini aku juga kangen sama ibu ucap yuman yang menahan air mata nya karena tak ingin melihat bu asri tambah sedih .
Lalu dia melerai pelukan nya dan bersimpuh dikaki bu asri lalu mencium kaki bu asri membuat semua kaget terutama Robby dan Santi mereka yang anak nya saja tak pernah melakukan itu terhadap ibu asri.
" Bu... Jalu minta maaf yach selama ini sudah abai sama ibu Jalu banyak menyusahkan kan ibu membuat ibu khawatir membuat ibu sedih karena Jalu ngga pernah mengunjungi ibu disini maaf kan Jalu bu ...ucapan yuman terpotong.
" Bangun nak !bangun Jalu! jangan seperti ini kamu anak ibu yang paling baik... bangun nak... jangan seperti ini... ucap bu asri yang berusaha menarik tubuh yuman untuk bangun..
"Tidak bu sebelum ibu memaafkan Jalu.! dan Terima kasih selama Jalu sekolah ibu sudah mau menerima Jalu seperti anak ibu sendiri ibu sangat baik pada Jalu Terima kasih bu... ucap yuman sambil terisak
dan tetap pada posisi bersujud dihadapan bu asri yang berjongkok kemudian berusaha mengangkat yuman untuk bangun .
Rahma yang melihat itu mendekati yuman
" Sudah dek bangun.... ibu pasti memaafkan kamu... bangun kasian ibu di pegal ngga bisa berdiri ucap Rahma dan rekha sambil menagismelihat sikap adik nya yang luar biasa .
Karena dia lakukan hal ini pada semua ibu yang dia nggap ibu untuk nya termasuk pada ibu ibu mereka.
" iya nak bangun ibu sudah memaafkan mu jauh sebelum kamu memintanya sekarang bangunlah bangun nak..! " ucap bu asri yuman pun akhirnya bangun dan memeluk kembali bu asri.
"Jalu sayang ibu... Terima kasih sudah memaafkan aku bu, ucapnya lagi sambil mencium seluruh wajah bu asri. Yuman pun meminta maaf pada pa asep, Robby juga santi dan satpam muda yang ternyata masih adik kelas mereka 3 tingkat dibawah nya.
Drama itu pun berakhir dengan yuman menikmati batagor kuah favorit nya dengan di iringi tawa canda senda gurau dan juga kebahagian yang sungguh indah dirasakan untuk yuman karena adia bias melihat orang yang dia sayangi tertawa bahagia
ara dan siwi yang melihat senyum yang tiada surut dari sang momy saling berpandanga dan
__ADS_1
" Kakak kita sangat beruntung mengenal momy walau pun hanya lewat aplikasi tapi momy sangat hebat... dan dia orang yang sangat hebat... " ucap ara yang diangguki oleh siwi dan terus menatap sang momy ynga ada dihadapannya.