
Dihari yang sama di sebuah ruangan yang sekelilingnya kaca terbaring seorang wanita yang di sebagian besar tubuh nya terpasang alat dan infusan yang baru saja tersadar dari tidurnya dengan lemas
dia melihat orang orang yang berada diluar ruangan itu setelah para dokter yang memeriksanya keluar
Dia berusah mengulas senyum terindah karena tak ingin orang orang itu melihat kesakitan yang dia rasakan saat ini terutama sangat suami yang telah bersiap masuk kedalam ruangan itu. pintu ruangan terbuka lagi yach Elang sangat suami datang menghampiri nya.
"Assalamualaikum sayang " ucap Elang.
dia menjawab dengan suara yang sangat lemah sampai sampai suami nya tak bisa mendengar lalu dia tersenyum semanis mungkin
"waalaikumsalam salam... sayang.... "jawab yuman lemah.
kemudian Elang langsung mencium kening nya dengan sangat lembut dan lama sekali
lalu dia duduk dipinggir tempat dimana dia terbaring... yuman menatap sendu sang suami... yang kini menatap nya juga dan menggenggam tangan nya erat....
"Hai... gimana sudah bangun rupanya bidadari ku? sudah puas tidurnya? " tanya Elang lembut pada sangat isteri Yuman pun hanya mengedipkan matanya tanda mengiyakan.
"Aku kangen kamu sayang... dan jangan buat kami khawatir lagi yah...? "ucap nya dia pun tak tahan lagi air mata nya mengalir tanpa perintah yang tak tahan melihat kondisi istrinya saat ini.
Yuman pun mengelengkan kepalanya dan mencoba mengangkat tangan nya yang lemah menuju pipi sangat suami lalu ia mengusap air mata itu dengan berkata :
" Jangan menangis aku baik baik saja..
dan maaf aku sudah membuat semua khawatir !" ucap nya dengan terbata dan sangat lemah.
Membuat Elang mendekatkan telinganya ke bibir Yuman... lalu dia mencium kening istrinya lagi dan menciumi punggung tangan Yuman.
"Iya aku maaf kan kali ini tapi lain kali jangan seperti ini !" dan sayang harus segera sembuh yah... kasian anak anak mereka sangat sedih Momy mereka terbaring disini... "ucap nya lagi sambil mengusap ngusap punggung tangan Yuman.
"Sayang.... " ucap Yuman pada Elang.
"Iya... kenapa sayang...? ada yang kamu inginkan? atau kamu mau minum atau makan apa... ?cereocos Elang saat Yuman memanggilnya Yuman hanya tersenyum dan mengelengkan kepalanya...
"Tidak..... aku hanya ingin bertemu dengan anak anak aku sangat kangen sama mereka juga ingin bertemu Mama dan Ibuku juga semua keluarga kita.... ucapnya perlahan.
" Oh... itu iya nanti ya sekarang kamu sehat dulu yach.. jangan memikirkan apa pa dulu banyak istirahat biar cepat sembuh oke..! ucap Elang sambil membelai pucuk kepala istri nya dengan sayang.
"tapi aku ingin... belum selesai Yuman bicara...
"Stttt. .... sudah sekarang kamu istirahat ya nanti pasti anak anak datang menemui sayang disi ya! 'ucapnya lagi
"Ehmm... terlihat raut kecewa dari Yuman tapi kemudian dia tersenyum dan mengedipkan matanya tanda mengiyakan ucapan suami nya.
" Ya udah sekarang aku keluar dulu ya... ada Teh Siti juga Hendra yang mau ketemu sama kamu ya!" ucap Elang.
Yuman pun mengedipkan matanya lagi karena badan nya semakin lemah dan perutnya sangat sakit sekali tapi untuk menutupin semua itu Yuman hanya tersenyum yang dipaksakan lepas itu Elang.
Mencium punggung tangan Yuman dan mencium keningnya serta dengan cepat mengusap air mata nya yg sudah menggenang dipelupuk mata nya
lalu pergi meninggalkan ruangan itu dengan berat hati.
__ADS_1
Lalu masuklah teh siti dengan menahan air mata nya karena tak mau melihat adiknya tambah sedih
"Yuman.... assalamualaikum..." ucap Siti.
Yuman tersenyum... "Waalaikumsalam salam..." jawabnya.
Kemudian Siti mencium kening adik nya penuh sayang dan duduk di sisi ranjang tempat Yuman terbaring.
"Gimana dek.. keadaan kamu sekarang..." tanyanya dengan menahan sakit karena melihat keadaan adiknya.
Yuman tersenyum... : "aku baik baik saja teh..." jawabnya sambil terbata dan lemah.
"Syukurlah kamu sekarang baik baik aza apa ada yang sakit dek..." . tanya nya lagi pada Yuman.
dia menggeleng kan kepalanya padahal bohong.
"Ibu bagaimana Teh....? tanya Yuman bertanya pada Siti karena dia tahu pasti ibunya sangat mengkhawatirkan nya.
" Ibu...! kenapa dengan Ibu? Ibu Baik baik saja dek..!. yg harus kamu pikirkan diri kamu sekarang ini dek.. kamu harus bertahan dan cepat sembuh ya?!" ucap Siti lagi.
Yuman pun mengedipkan mata nya sambil tersenyum.
"Teh.... aku titp Ibu sama Bapak ya? dan juga anak anak ku karena saat ini aku belum bisa menjaga mereka dengan baik serta bahagiakan mereka ya Teh.... ucap Yuman terbata bata... sambil menahan rasa sakit yang teramat sangat karena tak ingin membuat kakak nya khawatir dia berusaha menyembunyikan hal itu.
Siti yang melihat... ada perubahan dari adiknya dia pun bertanya
"Dek.... kamu baik baik saja... ?apa ada yang sakit dek? "tanya Siti lagi.
Yuman dengan cepat mengelengkan kepala lalu tersenyum.
" Ya udah kalo gitu kamu istirahat lagi ya kakak keluar dulu ada Om diluar "ucap siti Yuman pun menutup mata nya tanda menyetujui ucapan Siti
lalu Siti berlalu keluar dan masuk lah Hendra
" Assalamu'alaikum Teh... "ucap Hendra.
" Waalaikumsalam Om... "Yuman tersenyum.
" Gimana keadaan Teteh udah baikan kan ?" tanya Hendra.
" Ehmm... iya Teteh baik baik saja... maaf sudah merepotkan semuanya.. gimana Alisa Om.... sama siapa dia sekarang?" Yuman malah menanyakan keponakan nya yang dia asuh.
"Oh alisa sehat dan dia ada sama kakaknya Maryam pokok nya Teteh ngga usah mikirin itu sekarang pikirin dulu Teteh sehat aza yach! " ucap Hendra.
"Iya... teteh akan berusaha untuk tetep sehat Om... Terima kasih ucap Yuman yang semakin lemah terbata bata karena menahan sakit yang semakin hebat tapi dia tahan.
" Ya udah dede keluar dulu Teteh baik baik disini, nanti anak anak aku kasih tau kalo Teteh udah sadar.. " ucap Hendra yang langsung berlalu pergi keluar.
karena sifat yang dingin seperti tak peduli tapi dia sangat care sekali dengan saudara saudara nya saat ini saja dia cepat keluar karena dia teramat tak tega dengan kakak nya
yang sejak kecil selalau mengasuh dan ngemong dia sangat ingat gimana kakak satu ini yang selalu melindunginya dari kecil dan tak pernah meninggalkan nya sendiri kala Ibu mereka bekerja
__ADS_1
Dia membawa ke mana pun dia pergi. Hatinya begitu sakit kenapa disaat kakak nya ini membutuhkan dia tidak ada disisinya...
"Gimana aa udah dikabarin orang rumah kalo Teh Yuman sudah sadar... " ucap Hendra yang baru keluar dari ruangan.
Yuman hanya tersenyum dipaksakan melihat ketiga orang yang ada diluar ruangan yang sedang melihatnya
"Ya Allah izinkan aku sembuh dan mewujudkan impian ku tetapi bila engkau berkehendak lain akupun akan pasrah dengan yang telah Engkau gariskan dalam hidup ku"
"Aku sudah merasakan lega dalam hati ku karena aku sudah mendatangi semua orang yang dulu pernah dekat serta kenal dengan ku dan mendapatkan kata maaf dari mereka semua dengan tulus"
Dan bisa saling membebaskan kesalahan serta kehilapan yang pernah sama sama lakukan hanya tinggal 2 orang lagi ya Allah yang belum aku temui yaitu anak ku Aysera dan kakak ku Rahma karena kita lost contact sehingga aku tak tau dia sekarang dimana?
"Ya Allah izin kan aku bertemu dengan kedua orang itu ! "Berikan aku waktu Allah dan berikan aku kesempatan untuk meminta maaf pada kedua orang
itu... " ucap yuman didalam hati nya sambil menangis.
Dan menahan rasa sakit yang tak terhingga sehingga dia tak tahan semakin lama penglihatan nya kembali gelap dan entah.. dia tak tau lagi apa yang terjadi....
Setelah beberapa lama dia samar samar mendengar suara orang berteriak terus pacu... 1 23 ya.... 123 ya.....
"Dok nadinya kembali dok..."!
" Jantung nya juga kembali dok....! "ucap seseorang.
dan "Alhamdulillah.... " ucap semua yang ada di ruangan itu.
Lalu samar...."cepat suntikan obat nya tambah dosis nya... cepat agar semua bisa stabil lagi."
.semakin lama semakin jelas dan ku coba untuk membuka mata ku yang terasa berat untuk dibuka perlahan aku mencoba terus mencoba agar bisa membuka dan melihat siapa dan sedang apa mereka...
perlahan lahan aku membuka mata ku silau itu yang kurasakan dan kututup lagi lalu ku coba membuka lagi ku edarkan pandangan ku.. disana ada dokter aisyah.., dan beberapa dokter lain yang aku sendiri tak hafal lagi
Dokter aisyah mendekat "Apa kah kamu mendengarkan suara saya ? "tanya dia.
pejamkan mata saya dan membuka kembali..
apa kamu melihat saya.... dia bertanya lagi
kembali aku lakukan hal yang sama guna mengiyakan pertanyaan nya
" Dok.... ter... apa.. kah.... sa... ya bi.... sa..? bi..
cara.. ... dengan suami saya..." Yuman bertanya pada dokter aisyah yang sedang memeriksanya bersama dokter dan perawat yang membantu nya saat ini.
"Iya.... yuman... kamu mau apa.... ada yang bisa saya bantu.... "bisik dokter Aisyah yang sudah sahabat bagi Yuman.. karena pertanyaan Yuman tadi tidak terdengar... oleh nya.
Yuman mengedipkan matanya saat ini atas perintah dokter aisyah kedip kan mata 2x bila jawaban nya salah dan kedipkan 1x jika benar..... maka Yuman mengikuti instruksi dari dokter aisyah .
kamu mau bicara sama suami kamu.... tanya dokter Aisyah.
Yuman mengedipkan matanya satu kali.
__ADS_1
" Iya nanti setelah pemeriksaan ini beres kamu boleh menemui dan bicara dengan suami kamu " ucap dokter Aisyah.
Yuman kembali mengedipkan mata nya satu kali.