
Elang tersadar dari lamunan nya oleh suara getar dari saku jaketnya ternyata sudah banyak panggilan yang masuk ke HP nya tapi karena di silent jadi dia tak mendengar ada panggilan. Elang merogoh saku jaketnya .
Dan melihat tampak lah wajah putrinya yang memanggilnya dia terdiam sebentar sebelum mengangkat nya mengumpulkan kekuatan untuk menegakkan diri dihadapan anak bungsunya.
"Assalamu'alaikum de..". jawab elang .
"Pa apakah mama baik baik aza.. tanya aini
iya de mama baik baik ... emang nya kenapa nak?" jawab elang berbohong .
"Ade boleh kesana yach ade kangen banget sama mama papa.. "jawab Aini .
" Iya nak boleh kesini aza sekalian gantian sama aa kasian dia belum. istirahat.. jawab elang .
"Baik lah kalo gitu papa aini sekarang juga kesana, papa mau dibawain apa..? tanya nya sama sang ayah.
"Ngga usah nak disini juga ada kantin dan baju ganti buat nanti juga masih ada "jawab elang .
" Oh baiklah kalo gitu ade kesana sekarang ya "ucap Aini .
" Iya hati hati yach assalamu'alaikum.. ucap elang menutup percakapan nya.
"Lang... sebaik nya kamu pulang dan jelaskan keadaan gimana pada semua keluarga mu biar mereka bisa mendoakan Yuman agar lekas sembuh dan Allah memberikan jalan terbaik untuk Yuman titah topan pada Elang .
" Ehmmm... aku belum siap pan... aku ngga sanggup menyampaikan nya apalagi pada ibu mertua ku kamu sendiri tahu gimana keadaan Mertua ku kalo mendengar sesuatu yang membuatnya kaget. elakkan Elang .
"Iya pa.. kita harus kasih tau semuanya terutama Ade sama ibu pa.. dan juga perusahaan mama bekerja biar tidak jadi masalah kedepan nya ucap RIZKI PADA ELANG
"Betul, lang sebaik nya kamu hubungi perusahan Yuman bekerja dan beritahu kondisi Yuman sekarang?" sambung Topan .
"Iya rencana nya besok aku akan kesan mengirimkan semua gambar yang sudah selesai dia kerjakan dan memberi tahu kan keadaan nya "jawab Elang.
" Iya , Lang lebih cepat lebih baik mungkin mereka kira kemarin yuman hanya sakit biasa sehingga mereka ngga mempermasalahkan tapi sekarang... lain cerita nya.. "ucap Topan.
"Dan lebih baik kamu pulang sekarang kumpulkan keluarga besar kalian serta beritahukan mereka keadaan Yuman sekarang dan kamu istirahat lah dirumah untuk hari ini biar nanti aku yang jaga yuman disini! " titah Topan pada Elang .
Tidak Aa , aku akan disini menunggu yuman sampai bangun " ucap Elang lagi
"Tapi , Lang kalo seperti ini kasian anak anak kamu mereka butuh support dari kamu, Lihat... Iky... dia terlihat tegar tapi sebenarnya dia rapuh! " ucap Topan.
"Aa , aku bisa merasakan perasaan mereka tapi aku tak akan pernah meninggalkan istriku sendiri disini aku suami nya... aku yang harus menunggu dia disini... "ucap elang lagi .
" Iya... aku paham tapi apa kamu memikirkan apa akibat sikap egois kamu anak anak mereka semakin terpuruk. dan sikis mereka terganggu karena kesedihan dan kehilangan sosok ibu
.
"Yang kini tertidur dan tak tau kapan akan terbangun iya itu yang kamu mau lang.. nasehat Topan lagi.
"Kamu ayah mereka kamu yang harus menyemangati anak anak mu agar bisa tegar dan ikhlas menghadapi segala kemungkinan terburuk pada ibu mereka... Aku juga sama Lang... sangat kehilangn Yuman.. dia adik ku..! (sambil menujuk kearah Yuman),
" Aku lebih dulu mengenal nya kamu tau itu! kamu kira kami tidak sedih dan kehilangan dia... sama Lang... jadi aku mohon jaga keponakan ku... dan pulang lah demi Yuman " ucap Topan sedikit meninggikan suaranya.
Setelah sedikit berpikir dan merenungkan apa yang diucapkan oleh Topan diia terduduk sambil menatap anak sulung nya yang berdiri menatap sang Mama yang masih tertidur .. " Elang pun bangkit dari duduknya .
Kemudian mendekat kearah Rizki berdiri lalu dia merengkuh pundak anak nya iky pun berbalik melihat sangat Papa dan langsung memeluk Papanya.
"Sabar Aa.. kita harus ikhlas menghadapi semua ini dan kita harus siap dengan segala kemungkinan terburuk yang menimpa mama ! " ucap Elang .
"Iya Papa.. Aa cuma masih ngga percaya melihat mama sekarang seperti ini, ehm... Aa ikhlas papa , daripada melihat Mama seperti ini. "Ucap Rizki dengan suara yang terbata menahan sedih dan sesak melihat penderitaan sang Mama.
Aa sebaiknya kita pulang dulu sekarang dan kita akan memberitahu semua keluarga keadaan mama sekarang biarlah mama dijaga oleh Om Topan atau perawat disini ya! " ajak Elang pada Iky.
"Baiklah Pa sebaiknya begitu dan Ade suruh pulang dulu aza kita bicarakan dirumah Ibu sekalian ajak Om Topan agar Papa ada teman buat jelasinnya" ucap Iky.
__ADS_1
"Iya mungkin itu lebih baik Om Topan kita minta untuk menjelaskan nya papa merasa ngga mampu Aa.. "ujar Elang.
"Ayo Pa... "jawab iky.
" Pan sebaiknya kita semua pulang dan aku minta kamu bantu aku untuk menjelaskan pada keluarga ku aku rasa aku tak akan sanggup aku mohon bantu aku Pan "pinta Elang.
" Ehm... baik lah aku ikut kalian, sebaiknya kamu telpon aini katakan kita tunggu dia dirumah mertua mu.. jawab Topan.
Lalu Elang pun menelponn aini agar ngga datang kerumah sakit dan pulang kerumah neneknya dengan alasan mama nya belum bisa dikunjungi.
Mereka pun setuju dan akan pulang, sekalian katanya dia ada yng mau dibicarakan dengan Elang.
Elang pun pamitan pada dokter Aisyah dan menitipkan isteriny karena mereka bertiga akan pulang dan membicarakan keadaan atau kondisi yuman pada keluarganya.
Dokter pun menyetujuinya dan berjanji akan segera memeberikan kabar kalo terjadi sesuatu dengan yuman dan jangan terlalu mengkhawatirkan yuman sebab dijaga 24 jan oleh perawat dan dokter yg menangani yuman.
Mereka akhirnya pulang menuju Rumah orangtua Yuman dan elang sudah memerintah seluruh keluarga besar untuk datang dan sudah memerintah umi serta abah Topan datang agar bisa memimpin doa yang akan Elang adakan untuk mendoakan kesembuhan Yuman .
Nanti setelah Elang memberitahukan kondisi Yuman yang sebenarnya dan sengaja menyuruh siti juga untuk mengundang para ibu ibu pengajian tempat dimana Yuman suka mengikuti pengajian rutin tapi diminta datang setelah isya agar ada waktu untuk istirahat untuk mereka bertiga.
Tak terasa setelah menembus keramaian jalan kota bandung akhirnya mereka sampai juga dirumah Yuman dan berbarengan dengan itu Aini beserta Rekha dan kedua orang tua Topan pun sudah sampai.
Terlihat halaman rumah telah ramai oleh motor juga mobil yg terparkir menandakan para keluarga yang lain sudah ada yang berdatangan.
"Assalamu'alaikum, umi abah..." ucap Elang Topan dan Rizki yang melihat Abah,umi berjalan mendekat pada kearah mereka.
"Waalaikumsalam Lang, Pan dan ehm... cucu kakek! jawab abi pada mereka bertiga.
"Kakek... apa kabar?" ucap iky.
" Baik.. nak kamu yang sabar ya! anggap ini ujian kesabaran untuk kita dan kamu sebagai anak laki laki harus kuat! " nasehat abah pada iky sambil memeluknya.
"Iya.. in sya Allah kek iky pasti kuat untuk mama " jawabnya .
"Oh iya mari lang dan kalian ayo kita masuk Elang yang melihat putri bungsunya mendekat dan merangkul nya berjalan beriringan membawa masuk kedalam.
" Assalamu'alaikum.., ucap mereka bersamaan sambil masuk kedalam rumah menuju ruang keluarga yang sudah banyak anggota keluarga berkumpul termasuk orang tua Elang beserta saudaranya dan tentu keluarga besar Yuman.
" WA'ALAIKUMUSSALAM"jawab semua yang ada dalam ruangan itu.
"Eh.... umi sama abah datang juga.... apa kabar umi abah?" tanya bu Dewi yang langsung menghampirinya.
"Alhamdulillah.. Bu.. kami baika an sehat sebaliknya bagai mana keadaan ibu? balik tanya umi pada bu Dewi.
" Ehm... Alhamdulillah lahir sehat tapi bathin kami mi sangat sedih melihat keadaan Yuman saat ini kami tidak menyangka dia akan seperti ini.. " jawab bu Dewi dengan raihan wajah yang sedih .
" Yang sabar ya bu, Allah pasti punya cara terbaik untuk mengangkat sakit nya Yuman kita hanya harus ikhlas dan menerima semua nya " ucap umi sambil memeluk ibu Dewi seolah menyalurkan semangat pada nya.
"Bu kebiasan deh, ajak dulu duduk abah sama umi nya kasian perjalanan nya jauh cape mereka biar istirahat dulu.. " potong ayah Yuman.
eh iya... maaf umi. abah,... mari silahkan duduk ucap Bu Dewi sambil mengandeng umi agar duduk bersama yang lain diruangan itu semua pun mengikuti.
"Iya... bu kita semua cuma dititipkan amanah oleh ALLAH SWT berupa anak anak kita tapi tetap segala sesuatunya Allah SWT yg telah menuliskan garis nasibnya mungkin saat ini kita ditegur atas kesalahan kita yang kita tak sengaja melalui anak kita Yuman jadi kita harus ikhlas menerimanya! " sambung abah.
Setelah menunggu kurang lebih 1 jam untuk menunggu kedatangan seluruh keluarga akhir nyuapin elang memulai acara yang bertujuan untuk memberitahukan kondisi yuman sekarang yang mengalami koma sekalian mengajak seluruh keluarga besar mengikuti pengajian yanga kan dilaksanakan nanti ba'da isya semua itu akan diwakilkan pada Abah dan topan untuk menyampaikan nya.
"Assalamu'alaikum selamat siang semuanya dan Terima kasih atas kedatangan saudaranya sekalian memenuhi undangan dari saudara Elang beserta keluarga ditempat ini serta Terima kasih telah meluangkan waktunya ditengah kesibukan ibu, bapa saudara sekalian.
" Alhamdulillah ditempat ini kita dikumpulkan atas izin Allah SWT dan tak lupa kita panjatkan syukur dan sholawat serta salam kita curah limpahkan pada Rosululloh shallallahu alaihi wasalam, saya perkenalkan saya H. Amar ayah dari Topan sahabat nya Yuman.
Sebenarnya yg lebih berhak menyampaikan semua ini adalah Elang namun karena ini menyangkut kondisi atau keadaan istrinya mungkin nak Elang merasa kurang ada keberanian dan masih menyisakan sedih yang dia rasakan maka Elang menyuruh saya mewakilinya untuk menyampaikan
pada ibu bapak saudara sekalian terutaman pada Ibu dewi serta bapak .
__ADS_1
Saya sendiri merasakan kesedihan yang teramat dalam sama seperti ibu dewi beserta suami karena yuman sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri kami memang sudah lama tidak bertemu dengan nya tapi sekitar 4 atau 3bln lalu dia datang menemui saya meminta no kontak anak menantu saya atau kakaknya tapi setelah itu saya sangat terkejut karena mendengar anak kami langsung drop dan dirawat dengan penyakit yang sangat kami tidak sangka diderita oleh yuman.
Untuk hal itu saya ingin menyampaikan sebuah kenyataan yang sangat sangat kurang mengenakan mengenai kondisi atau keadaan nak yuman saat ini yang kemarin baru melakukan operasi pengangkatan kanker serviks nya.. awal nya kondisinya baik baik saja.
Tapi tadi pagi dia drop lagi dan sempat sadar untuk beberapa waktu atau kurang lebih 30 menit dan sempat berbicara dengan nak elang, rizki dan juga anak nya tapi..... setelah itu.., suara abah terbata... dia menahan sedih.. melihat kearah Aini dan rizki yg duduk tepat disamping nya... menarik nafas dan membuangnya kasar lalu melanjutkan ucapan nya..... Allah lebih sayang dengan Yuman...
"Apa.... Astagfirullah.... abah kenapa yuman bah....?" BU Dewi memotong pembicaraan abah sambil mengis.
"Bah.... kenapa anak saya bah....? "tanya nya lagi .
" Bu... tenang dulu... bu.. jangan potong dulu omongan abah...!ucap siti yang melihat reaksi ibu.
" Tapi... teh... yuman.... yuman.... suara bu Dewi semakin lemah dan bruk... bu Dewi pingsan karena tak kuasa mendengar berita itu....
ma..... mama... siti berteriak.
"Ibu....! "suara Aini dan Rizky yang langsung berlari menuju sang Nenek suasana menjadi riuh karena Bu Dewi yang pingsan.
Elang pun tak kuasa menagia disamping sang mertua dan dengan cepat mengangkat nya membawa masuk kekamar dan menyuru Siti menemani nya sementara yang lain tetap di ruangan untuk mendengarkan penjelasan Abah.
Setelah suasana tenang Abah melanjutkan nya sedangkan sang isteri dan ibunya elang menemani ibu Dewi .
Abah..... sebenarnya adaapa dengan mama kenapa aku tidak tau bah...? tanya Aini pada sang kakek.
mendengar pertanyaan dari cucu nya abah tersenyum dan membelai pucuk kepala aini .
" Kalian yang sabar dan ikhlas ya abah akan jelaskan
nya jadi dengar kan ya.!" jawab abah sambil menatap sang cucu.
"Iya saya lanjutkan lagi...pada saat ini kondisi yuman dinyatakan KOMA.... dan entah sampai kapan dokter pun tidak tau dia akan terbangun itu yang tadi pagi dokter sampaikan pada Nak elang selalu suami nya. jadi saya mohon doa nya agar semua mendoakan yuman agar dia lekas terbangun" jelas abah
menyampaikan apa yang dia dengar sesuai pesan elang tadi.
Pecah lah tangis semua orang didalam ruangan itu serta ucapan istigfar mengema diruanga itu yang mereka terkaget dan tak percaya akan berita yang dia Terima saat ini. tak terkecuali Aini dan Rekha yang saat ini saling berpelukan saling menguatkan
"Tante mama mama tan.. aku sekarang dengan siapa tan? " tanya Aini sambil terisak dipelukan Rekha .
"Sttt... jangan ngomong gitu mama kamu baik baik saja saat ini dia hanya ingin istirahat saja nak... ada tante, om abah ibu bapa kakak pokok nya ada semua yang masih sayang Aini " ucap Rekha sambil melerai pelukan nya dan mengusap air mata Aini yang membasahi pipi nya.
" Dan kamu ingat waktu tadi pagi kamu bilang bertemu mama.. mama bilang apa sama kamu? ikhlas.. ikhlaskan iya kan..! mama kamu bilang gitu sama kamu jadi kamu harus lakukan demi mama kamu " sambung nya lagi .
lalu Aini menatap papa nya yang tertunduk dengan kedua tangan w menutup muka nya... Aini bangkit dan mendekat pada sang papa,
"Pa.... papa harus kuat... kita harus kuat pa... demi mama.. jangan sia siakan pengorbanan mama yg bertahan demi kita " ucap aini yang duduk bersimpuh dihadapan sang papa .
Elang pun mengangkat wajah nya melihat senyum sang putri dia langsung memeluk putrinya dan menagia menumpahkan segala kesedihan nya dia tak peduli lagi dengan orang orang yang ada diruangan itu .
Dia menangis sejadi jadinya begitu juga Aini mereka berpelukan semua orang yang ada diruangan itu tak ada yang menagia melihat harus ayah dan anak yang menangis berpelukan.
Rizki mendekat pada ayah dan adik nya dan mengusap punggung keduanya dia lebih tegar airmatanya tak keluar tapi dia sama namun dia tahan karena tak ingin kedua orang yang dia sayangi bertambah sedih.
"Ade.... papa sudahlah.... jangan menagia seperti ini kita harus mengikhlaskan semua ini karena ini garis hidup mama kita hanya bisa menemani nya tapi tak bisa kita mememiliki selama nya karena ada yang lebih berhak dari kita yaitu ALLAH SWT. " ucapnya
kedua orang dihadapannya pun melerai pelukan .
Dan kemudian mengusap air mata nya dan berusaha menahan tangisnya... "
"Iya pa kita harus ikhlaskan mama apa pun yang terjadi itu yang terbaik buat mama! "ucap aini sambil memngenggam tangan papa dan kakaknya .
Rizki menatap sangat adik dan membelai rambut nya serta mengangguk tanda setuju walau dalam hatinya dia ingin menangis. Elang pun sama dia mengangukan kepala.
" Benar nak kita harus ikhlas dengan segala kemungkinan terburuk yang bakal terjadi ucap elang pada kedua anaknya.
__ADS_1
"BENAR KALIAN HARUS MENGIKHLASKAN SEGALA KEMUNGKINAN TERBURUK YANG TERJADI PADA YUMAN AGAR DIA LEBIH RINGAN DAN TAK TERBEBANI! ucap abah .