
Dua hari setelah pertemuan dengan keluarga besar Yuman Topan dan Rekha memutuskan untuk pulang dan akan segera menemui serta memberikan amanat yuman pada gadis yang bernama Ara atau Aysera.
Kini tepan jam 8 malam Topan &Rekha sudah berada dirumah pak Alan teman topan yang memberikan semua informasi tentang Ara karena mereka tak mau menunda nunda waktu lagi.
" Maaf pa... kami kesini tanpa memberitahu bapak terlebih dahulu dan menganggu waktu istirahat bapak dan ibu karena ini keadaan sangat emergency... "! ucap topan pada pa alan .
" Tidak apa apa pa topan hanya saja saya kaget karena bapa datang malam malam begini " ucap pa alan.
" Sekali lagi saya minta maaf telah mengganggu waktu istirahat bapak ibu.. karena saya ingin secepatnya menemui Ara karena ada hal penting yang harus saya sampaikan pada dia dan keluarganya " jelas topan pada pa Alan .
" Oh begitu , apa gerangan yg membuat bapak ingin cepat menemuinya? " tanya pa Alan.
kemudian Alan menceritakan maksud dan tujuan nya menemui Ara beserta keluarga nya danenjelaskan bahwa yuman lah yang menyuruhnya mencari tahu tentang Ara dan keadaan yuman saat ini yng dalam keadaan koma.
Pa Alan dan istrinya pun merasa prihatin atas apa yg menimpa Yuman dan turut merasakan bagai mana kesedihan Topan dan Rekha saat ini. setelah bercerita kesana kemari lalu mereka pun memutuskan beristirahat karena besok mereka akan menemui keluarga Ara dan memberikan amanat dari yuman untuk Ara.
keesokan harinya pagi pagi setelah sarapan sekitar pukul 9 pagi mereka sudah bersiap untuk pergi kerumah Ara. setelah menempuh waktu kurang lebih1 jam perjalanan akhirnya mereka sampai didepan sebuah warung nasi yang sederhana sekaligus menyatu dengan rumah .
" Assalamu'alaikum, ucap pa Aslan . lalu dia masuk bersama Topan dan Rekha .
" Waalaikum salam Bapa Ibu mau makan ? apa mau minum apa? jawab seorang gadis yang tak lain adalah Ara.
"Eh kamu gadis yang waktu itu kan kamu Aysera kan? tanya Rekha.
" Iya bu... saya Aysera apa ibu kenal saya ya? " tanya balik pada Rekha.
"Ehm... apa kamu lupa waktu itu saya pernah kesini waktu nyari alamat saudara ku! " jawab Rekha.
"Oh... iya benar saya baru ingat bu, maafkan saya ya! " ucap Ara sambil meminta maaf pada Rekha.
"Tidak apa apa nak... apa kamu tidak sekolah nak? " tanya Rekha lagi.
"Sekolah bu, tapi masuk siang jadi sekarang aku bantu bantu ibu dulu jaga warung karena ibu sama bapak ku ke kebun! " jawab Ara.
"Oh gitu ya.. ibu sama bapak kamu pulang jam berapa dari kebun cantik! " tanya Rekha lagi.
Deg... Ara tertegun... mendengar Rekha memanggilnya cantik... dia teringat sesorang yang kini dia hindari dan dia diam kan...
"Cantik... hei.. cantik... Ara..." panggil Rekha lagi pada Ara. yang hanya diam tak menjawab pangilan nya.
" Eh... i ya.. iya bu,... gimana? "tanya Ara lagi.
" Kenapa kamu melamun... tadi saya tanya kamu jam berapa orang tua mu pulang kerja dari kebun? " jawab Rekha.
"Oh ibu sama bapa ku pulang biasanya jam 12 atau jam 1 siang bu, memang nya ada perlu apa ya ibu cari orang tua saya? " ucapnya lagi.
" Ehm... sebenarnya ibu sama bapak ada perlu sama orang tua kamu cantik! "ucap Rekha.
" A... ada... ada perlu apa memang nya bu? " tanya Ara heran karena setau dia orang tua nya tak mengenal ibu bapak yang datang saat ini.
"Oh... itu... ibu sama bapak ada perlu masalah kerja aja dan ada sesuatu yang juga harus ibu sampaikan amanat dari seseorang untuk keluarga mu! " jawab Rekha.
"Maksud ibu gimana ya..? " tanya Ara lagi.
"Iya... sebenarnya ibu mau menyampaikan amanat dari seseorang untuk kamu dan keluarga mu.. tapi biar nanti saja kalo orang tua mu datang kami menyampaikan nya! jawab Rekha.
" Oh seperti itu atau mau saya panggilkan mereka sekarang jadi ibu sama bapak tak perlu lama menunggu ? "tanyanya lagi.
" Oh... ngga usah cantik... biar kami menunggu saja disini sambil menikmati kopi dan makanan yang ada ini saja, kasian orang tuamu lagi kerja kan! "jawab Topan.
" Baiklah kalo itu mau bapak dan ibu kalo begitu saya buatkan bapak sama ibu kopi terlebih dahulu, bapak mau kopi apa? ibu mau kopi apa teh!? "tanya Ara lagi .
" Kopi apa aja cantik yang pasti kalo kamu yang bikin pasti enak, jawab pa Alan.
"Kalo aku mau teh aja... cantik ya"! jawab Rekha.
"Oh iya baik lah tunggu sebentar saya buat kan dulu ya! jawab Ara sambil berlalu masuk mau membuatkan kopi dan teh pesanan tamunya.
Rekha dan Topan sengaja memanggilnya Ara cantik mereka ingin melihat reaksi Ara mendengar panggilkan kesayangan yuman padanya dan benar saja ada sesuatu pada saat mereka memanggil Ara cantik seperti dia sedikit terkejut membuat dia seperti sedang mengingat seseorang.
Tak lama Ara keluar dengan membawa 3 gelas berisi 2 kopi dan satu teh serta tak lupa juga sepiring gorengan yang masih hangat seperti baru diangkat.
" Silakan bapak ibu diminum kopi dan teh nya mungpung masih panas dan ini gorengan baru saya angkat biar enak dimakan nya! tawar Ara pada tamu nya.
"Oh... iya cantik .. Terima kasih yah... kalo masih ada kerjaan lain silakan lanjutkan aza biar kami nunggu orang tuamu disini bolehkan? " tanya Topan pada Ara.
"EH iya pa... kalo gitu saya tinggal masuk dulu nanti kalo orang tua saya pulang akan saya sampaikan pada mereka kalo bapak ibu menunggu mereka.. jawab Ara sambil pamitan untuk masuk melanjutkan kerjaan nya.
Pa Aslan, Topan dan Rekha melanjutkan perbincangan nya .
" Yah kamu lihatkan.. ?reaksi Ara kala kita memanggilnya nya cantik seperti dia sedang mengingat seseorang sampai dia termenung seperti tadi!" ucap Rekha .
"Iya Bun... Ayah lihat seperti dia sedang mengingat seseorang dan kaget gitu! " jawab topan.
" Iya Bu, Pak.. kaya nya Ara sempat kaget mendengar panggilan cantik itu karena raut mukanya berubah sendu seperti mengingatkan pada sesuatu "sambung Pa Alan.
"Iya benar Pak itulah yang saya tangkap dari perubahan Ara kala dipanggil " Cantik" oleh kami "ucap Rekha.
__ADS_1
Tak terasa 4jam sudah kami menunggu mereka akhirnya bertemu juga dengan orang tua Ara yang baru pulang dari kebun dan menyapa kami.
" Assalamu'alaikum, bapak, ibu! " ucap seorang pria dan wanita seumuran dengan dengan ku.
"Walaikumsalam" jawab kami bertiga bersamaan.
" Maaf bapak, ibu,... apakah benar kalian sedang menunggu kami? dan ada keperluan apa sehingga ingin menemui kami? "tanya laki laki itu yang aku kira itu adalah ayahnya Ara.
" Oh.... apakah bapak ibu Orang tua Ara? " tanya suami ku.
" Ehmm, betul kami ayah dan ibu nya Ara perkenalkan namaku Wira dan ini isteriku Tini " ucapnya sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman.
" Oh.... iya saya Aslan pak.. ini teman saya Topan dan ini Rekha istrinya , beliau ini datang dari Batam ingin menemui bapak karena ada amanah dari adik nya untuk disampaikan kepada bapak dan ibu ya khususnya nenk Ara " jawab pa Aslan yang
memperkenalkan serta memberitahu maksud kedatangan kami.
"Oh... begitu.. maksud nya ada amanah dari adik bapak gimana ya? dan kenapa beliau... kenal dengan Putri kami Ara ? " tanya nya lagi.
"Begini pak... apakah dek Ara nya sudah mau pergi sekolah? atau bolehkah kami bertanya sesuatu pada dek Ara terlebih dahulu?" tanya topan .
"Dan biar semuanya jelas serta tidak terjadi salah paham " sambung Rekha.
" Oh seperti hari ini dia libur karena tadi ada pemberitahuan mendadak kalo ada rapat guru hari ini! " jawab ibunya Ara.
"Nah... kebetulan kalo begitu ibu pangilkan Ara kemari agar semuanya jelas " ucap pa Aslan yang di iya kan oleh kami berdua.
"Baiklah.... tapi sebaik nya kita bicara didalam saja biar lebih enak dan leluasa bicaranya bapak ibu, silakan masuk kedalam" "ucap Pak Wira sambil berdiri dan mempersilahkan kami masuk ke rumahnya .
" Apa tidak apa apa kami masuk pak? dan apa tidak merepotkan nantinya? " tanya Topan.
"Ngga pa lebih baik dibicarakan didalam ngga enak sama pembeli yang lain kalo disini. " ucap pa wira lagi. karena di warungnya sudah ada beberapa orang pembeli yang akan makan dan ngopi karena ini jam istirahat para pekerja kebun.
" Baik lah kalo begitu..." Assalamu'alaikum "ucap kami saat sudah berada di sebuah ruangan yng terdapat satu set sofa yng sederhana.
Kami pun dipersilahkan duduk dan tak lama keluar ibu Tini diiringi Ara di belakang nya.
" Ayo kakak... duduk ibu sama bapak ini mau bicara dengan kamu " ucap Pa Wira pada anak gadis nya lalu Ara duduk disamping Pa Wira dan Bu Tini.
" iya dek Ara sebenarnya kami mau bicara sesuatu yang penting pada kamu tapi sebelumnya kami mau bertanya pada kamu apakah kamu mengenal ibu Yuman dari Bandung.? " Topan to the point pada Ara.
Deg..... Ara merasa jantung nya berhenti ketika tamu yang datang ini menanyakan tentang Yuman... dan terlihat jelas wajah kalut, gelisah serta ketakutan disana.... dia tertunduk sambil memainkan jari jemarinya...
Tapi aneh terlihat kemarahan diwajah kedua orang tua Ara saat kami menyebut nama Yuman.
Entah ada apa dengan sikap mereka ini tapi aku yakin ada sesuatu yg membuat mereka memberikan reaksi yang berbeda seperti ini.
"Maaf.... ada hubungan apa bapak ibu dengan wanita itu? " tanya Pa Wira dengan nada yg tak bersahabat.
Tapi kami coba menahan kepanasaran kami atas sikap orang tua Ara.
" Maaf dek... Ara kami tanya sekali lagi apakah kamu mengenal Ibu Yuman.?. dan ini photo nya! "ucap Topan sambil menyodorkan ponselnya dihadapan Ara. Dan tak menghiraukan pertanyaan dari Pak Wira.
"Dek Ara jawab agar kami bisa menyampaikan semuanya pada kamu dan orang tua kamu agar tak terjadi salah paham yang lebih berlarut lagi? " tanya Rekha pada Ara.
" Maaf kami datang bukan untuk cari permusuhan atau pertengkaran tapi kami hanya ingin menyampaikan amanah dari adik kami untuk kamu sekeluarga karena dia tak bisa menyampaikan nya langsung! "ucap pak Aslan menjelaskan nya.
" Tapi kami tanya apa hubungan anda semua dengan wanita pengganggu itu? "tanya Pa Wira lagi dengan nada yang sama penuh kebencian.
" Bapak CUKUP....! "suara Ara terdengar dengan nada sedikit tinggi.
"Cukup Pak....!. biar Ara yg jawab... iya aku mengenal nya, dia momy ku... yang aku kenal beberapa bulan lalu melaui sebuah aplikasi di HP! " jawab Ara dengan sedikit gemetar.
" Oh jadi kamu kenal adik kami...apakah kamu masih berkomunikasi dengan dia sampai saat ini? tanya Topan.
"Tidak karena kami larang untuk berhubungan dengan wanita pengganggu macam dia yang memberikan pengaruh buruk pada putri kami! " jawab Pa Wira tak membiarkan anaknya menjawab.
" Maksud bapak apa ya bicara seperti itu mengenai adik kami? padahal dia sangat menyayangi anak bapa? "jawab Rekha yg tak Terima yuman dijelek jelekan oleh pak wira.
"Iya dia sudah membuat anak kami jadi pembangkang, dia lebih perhatian pd orang lain daripada orang tuanya, dia jadi tak punya waktu buat kami ,dia hanya peduli dengan wanita sialan itu ,dia sangat sangat memberi pengaruh buruk buat anak kami! " jawab Pak Wira dengan amarah yang mengebu- gebu matanya merah menahan marah .
Kami yang mendengarnya kaget dan tak percaya kalo yuman berbuat seperti itu.
"Pak maaf tidak mungkin adik kami berlaku seperti itu karena kami tahu luar dalam nya adik kami sampai kami tahu betul dia sangat penyayang dan memiliki hati yang sangat lembut itu tidak mungkin...! " ujar Rekha yang tak Terima Uuman disebut wanita sialan.
"Dek., Ara boleh jelaskan semua walaupun kami sudah tau ceritanya dari Yuman tapi kami ingin mendengar cerita dari dek Ara juga " ucap topan pada Ara .
Ara hanya tertunduk sambil terisak menahan tangis nya karena saat ini rasa sakit, marah, benci rindu dan sayang jadi satu .
Dia kemudian mengangkat kepalanya melihat pada orang tuanya kemudian pada kami bertiga.
"Baiklah akan aku ceritakan... benar saat ini aku sedang mendiamkan nya aku marah, benci tapi aku tak biasa pungkiri bahwa aku sangat menyayanginya dan merindukan dia !" ucapnya.
" Kenapa kamu membencinya sedangkan kamu menyayangi nya? "tanya Rekha.
" Aku membencinya karena dia sudah membohongiku dengan drama receh yang tak bermutu dengan menjadi orang lain dan berpura pura sakit keras! " jawab nya.
"Tapi bagaimana kalo seandainya sakitnya dia itu jadi nyata dan benar terjadi dia koma bagaimana?" tanya topan lagi.
__ADS_1
" Ehmmm... aku tak akan percaya.. semua itu pasti tidak benar... dan tak mungkin terjadi !" jawabnya.
" Iya benar karena wanita itu wanita penipu yang mengaku tulus tapi. tukang tipu "! ucap ibu Ara.
" Maaf ibu... kami tau adik kami seperti apa... dia bukan penipu... dia orang baik yang sangat tulus menyayangi anak ibu seperti dia menyayangi anak nya sendiri... walau baru kenal Ara tp sudah memikirkan yg terbaik untuk anak ibu bapak saya tak Terima adik saya kalian jelek jelek kan" ucap Rekha sedikit terpancing emosinya.
" kamu harus tau... atau tepatnya kalian harus tau... Yuman melakukan drama itu karena dia tak Terima karena kalian memukul anak kalian!... Dia sakit hati karena anak yang dia sayangi harus menerima sakit karena membela dia dihadapan kalian!
Kalian hanya iri pada Yuman yang mampu memberikan apa yg anak kalian tak dapat kan dari kalian iya Kan? ....
Yuman punya banyak waktu untuk mendengar keluhannya anak kalian? , Yuman punya banyak perhatian di saat Ara membutuhkan ! , ....
"Dia punya kasih sayang dia saat kalian tak biasa memenuhinya dan dia bisa meberikan apa yang anak kalian inginkan..! , ...,.
"Iya kan kalian iri terhadap adik kami karena anak kalian lebih menyayanginya!? "ucap Rekha lagi yg terbata menahan emosinya airmata nya mengalir di pipinya tak Terima adik nya di hina.
" Bun... sabar kita dengar dulu penjelasan Ara dan jangan kamu pake emosi kasian Yuman menunggu kita ! ingat Bun... demi Uuman oke!? " ucap topan menenangkan Rekha.
"Tapi Yah... Bunda ngga Terima Yuman di hina seperti itu mereka ngga tau gimana perjuangan Yuman bertahan demi anak nya ini! " ucap Rekha yg terisak mengingat keadan yuman saat ini sambil menunjuk ke Arah Ara.
" Iya Ayah tau tau kita ngga boleh pake emosi biar semua nya cepat kelar ya..!. nih minum dulu biar Bunda tenang biar Ayah yang bicara dengan mereka ya? " bujuk Topan pada sangat istri sambil mengusap punggungnya dan memberi minum.
"Maaf bapak ibu Ara isteriku terbawa emosi dia paling tak Terima kalo adik nya di hina seperti itu bapak ibu belum mengenal Yuman yang sebenarnya izin kan saya menjelaskan semua terlebih dahulu lepas itu terserah bapak ibu juga Ara menanggapi nya seperti apa!" ucap Yopan pada keluarga Ara.
" Iya bapak ibu dan dek Ara sebaik nya mendengarkan penjelasan dan tujuan kami datang kesini sebenarnya lepas itu terserah kalian mau percaya mau ngga kami hanya harus menyampaikan amanah ini pada dek Ara sekeluarga! "jelas pa Aslan.
" Baik lah kami beri satu kesempatan lepas itu kalian tinggalkan rumah kami dan jangan ganggu keluarga kami lagi "ucap Pa Wira dan Bu Tini ,Ara hanya diam karena dia menangkap sesuatu yang tidak baik terjadi pada Yuman namun dia tepis dan ngga dia hiraukan perasaan itu.
" TAPI maaf sekali sebelum nya saya akan menjelaskan semua nya dari awal... Dek Ara sebenarnya bapa sudah tau jujut persoalan kamu dengan Yuman sampai kamu mendiamkan dan memutuskan komunikasi dengan nya... awalnya 3 bln yg lalu tiba tiba adik kami menghubungi kami dan meminta bantuan untuk memcarikan alamat keluarga kamu berdasarkan photo yang dia kirim yaitu photo saat kau berada di puskesmas untuk bikin SKCK untuk masuk sekolah.
Dan aku minta bantuan pa Alan akhirnya pa Alan tau tempat ini dan Yuman meminta kami mengawsi kamu selama 24 jam dan menjaga kamu supaya kamu dan keluarga dalam keadaan baik baik saja .
Alan menceritakan sampai Yuman sekeluarga merencanakan datang membuat kejutan di hari jadi Ara dengan persiapan yang sudah matang tapi Allah berkehendak lain penyakit yuman ternyata semakin parah dan membuat dia drop .
Mengharuskan dia dirawat dan pada akhir harus menjalani operasi pengangkatan kankernya namun Allah lebih sayang dia Allah SWT menidurkan dia untuk istirahat lebih lama dan sampai detik ini dia belum bangun serta dinyatakan koma .
"kami diberi amanat untuk memberikan hadiah ulang tahun dari Yuman dan disuruh menyampaikan penyesalannya serta permintaan maafnya pada Ara beserta Bapak ibu karena telah membuat kekacauan didalam keluarga Bapak dan Ibu.
Ini hadiah dari Yuman buat Ara dan ini buat ibu dan bapak sekeluarga dari keluarga Yuman di Bandung " ucap Topan diakhir penjelasan nya sambil menyodorkan satu travel bag kecil diatas meja dihadapan keluarga Ara dan satu paper bag pada Ara.
" Buka lah Bapa Ibu dan kamu Ara.. itu semua amanat dari keluarga kami dibandung" ucap Topan lagi.
" Apa ini pak.. buk... ini ., semua dari momy....?" ucap Ara yang sudah menangis.
"Kalian pasti bohong kan... Momy baik baik saja kan?" tanya Ara.
" Jawab ? kalian sama mau menipu aku kaya yang Momy lakukan kan...? " tanya nya lagi, sambil meninggikan suaranya menangis sambil menahan amarah nya.
"Iya itu pasti lah kakak namanya penipu tetep penipu kamu jangan mudah percaya sama mereka kamu sudah ditipu kemarin sama wanita penipu itu jadi kamu harus waspada! " ucap pa wira .
"Maaf Pak sekali lagi aku tegaskan!! adikku bukan penipu... !jaga bicara bapak yach... !dan kami tidak menipu kalian terutama kamu Ara, adik ku saat ini hanya butuh kata maaf dari kamu agar dia bisa pergi dengan tenang " ucap Rekha bicara dengan menangis dan menumpahkan kemarahannya karena tak Terima Yuman dihina seperti itu.
"Maaf Pak ibu... dan kamu dek Ara aku mewakili keluarga Yuman ingin menyampaikan penyesalannya yang sangat dalam karena telah membuat kekacauan di keluarga bapak ibu .
Permohonan maaf yang sebesar besarnya karena telah membuat kalian bertengkar karena keberadaan Yuman diantara kalian serta membuat luka dihati dek Ara,
"Tapi perlu aku tegaskan lagi bahwa Yuman tak bermaksud seperti itu dia tulus menyayangi Dek Ara dan menganggap keluarga ini seperti keluarga sendiri" ucap Topan panjang lebar menjelaskan nya.
" Silahkan kalian buka sendiri kalo adik ku tidak tulus tidak mungkin dia mempersiapkan semua ini untuk kalian, ayo buka! "ucap rekha yang kesal dengan sikap keluarga ara sambil menunjuk travel bag yang ada diatas meja.
Lalu orang tua ara membuka isi dari travel bag yang dibawa Topan tadi .
Dikeluarkan nya satu persatu disana ada baju batik couple, baju muslim sarimbit, baju semua anak anaknya, makanan khas cianjur, tauco kripik, krupuk pokonya lengkap cemilan buat anak anak ,coklat dan sebuah Amplop coklat berisi uang Sebesar 10 jt, dan sebuah surat,
"Pa apa ini semua dari wanita... belum selesai Pa Wira.. bicara dipotong oleh Rekha.
" Iya ini semua wanita penipu yang bernama Yuman yang menyiapkan nya... itu karena dia tulus mengangap kalian keluarga nya! " ucap Rekha.
"Jadi ini semua dari dia! " tanya Bu Tini.
"Iya... ini semua adik ku yang menyiapkan untuk kalian ! Demi membahagiakan keluarga anak yg dia sayangi tapi sayang pengorbanan nya tak dianggap dan disia siakan! "ucap Rekha lagi.
"Bun... Bunda sabar yah... jangan emosi begitu Ayah paham Bunda tak Terima Yuman dihina sama Ayah juga sakit mendengarnya Bun! tapi kita ingat apa yang diucapkan oleh Yuman kita tidak boleh memaksa orang tua Ara dan Ara sendiri... kita hanya disuruh menyampaikan yg ingin dia sampaikan! "ucap topan.
" Dek Ara silahkan kamu buka isi dari paperbag itu?" ucap Pa Alan.
Lalu Ara pun mengambil satu persatu barang yang ada didalam nya... dengan tangan gemetaran dan perasaan yang campur aduk dan tak hentinya dia menangis.
Pertama ia mengambil sebuah tas lalu membukanya dan nampak sebuah laptop berwarna hitam dengan merk lumayan terkenal!
Dan bertuliskan "Selamat Ulang Tahun adik ku semoga hadiah ini berguna untuk menunjang bakat menulismu.. salam Rizki.
Lalu sebuah kamera digital yang bertuliskan "Happy Birthday Ara " aku ngga bisa memberikan apa apa hanya ini aza semoga bermanfaat dari saudaramu Aini.
Sebuah HP terlihat selanjut nya "Cantik ,!sayang nya Momy, ini janji momy untuk kamu! semoga kamu suka.. tertulis di sana dari yuman.
Lalu sebuah go pro lengkap... dengan stannya itu dari Elang .
__ADS_1
Terakhir yang dia ambil sebuah surat dari Yuman dan sebuah buku tabungan... Ara memakin gemetaran tangan nya dan dia tak henti menangis karena tak menyangka Yuman mempersiapkan semua untuk dirinya.
DI saat melihat isi dari saldo tabungan Ara menutup mulut nya tak percaya dengan apa yang dilihat nya..ooooHHHH.. terus melihat orang tuanya .