
Ternyata semua kejadian itu berpengaruh terhadap tubuh ku terutama terhadap penyakit yang kurang lebih 4 tahun aku derita ini, karena pola makan dan pola tidur yg sangat buruk terjadi sesuatu dalam tubuh ku yg menimbulkan rasa kait yg teramat sangat.... tapi aku tetap berusaha untuk bersikap biasa biasa saja seolah olah aku baik baik saja dan sehat sehat saja dihadapan semua orang terutama anak anak dan suami ku karena aku tidak ingin mereka khawatir karena aku tidak pernah menuruti mereka untuk memeriksakan perkembangan penyakit kulit dan aku tak pernah mau menebua resep yg telah dokter berikan setiap bulannya... karena aku sudah leleh dan aku hanya pasrah terhadap ketentuan Allah SWT dan aku percaya bahwa DIA TAK AKAN MEMBERIKAN UJIAN SEANDAINYA BILA KITA TAK MAMPU MENERIMANYA DAN BERTAHAN DARI SEMUA ITU.
__ADS_1
Aku setiap hari rutin seperti biasa chat Aysera mengingatkan sholat, makan dan juga supaya dia jaga kesehatan, terus melakukan kegiatannya jangan terlalu diporsir istirahat yang cukup atau pun apa pokoknya Itu tetap kulakukan... dengan kondisiku yg teramat sangat tak bisa dikendalikan lagi... perutku lebih sering sakit yg tiada tara nya,,, dada ku sesek.... kadang keluar darah seperti marus atau darah beku.. yg sangat banyak itu teramat
__ADS_1
sangat sakit jika keluar.... serta rahimku yg terasa ditusuk tusuk jarum.... itu teramat sangat sakit tapi aku berusaha menahan nya agar aku tidak tumbang dan berakhir di ranjang pesakitan dirumah sakit dan setiap hari harus begelut dengan butiran butiran obat yg akan membuat mulut ini pahit karena rasa nya.... aku tak mau tangan ku terbelenggu dengan selang infusan yg akan membuat aku terkekang diruangan yg pengap dengan bau khas karbol rumah sakit.,. aku tak mau itu... aku tak mau selemah itu..... ditambah lagi aksi diam Aysera yang berkepanjangan yang tak kunjung memberikan maaf pada wanita tua gila hina yg nyasar masuk pada kehidupan pribadinya dan wanita yg lebih najis daripada seekor babi seperti diutarakan Siwi waktu itu padaku walaupun dia menuliskan nya tidak secara langsung untuk ku tapi disitu aku yg berperan jadi orang lain jadi kata kata itu terlontar untuk aku....itu semakin membuat pikiranku semakin kalut dan merasa teramat sangat lemah dan hati ini teramat sakit itu sangat membuat aku tersiksa lahir dan bathin ku ditambah nafsu makan dan rasa ingin tidur ku hilang baik siang ataupun malam itu teramat menyiksaku.. untung aku bekerja jauh dari keluarga ku sehingga aku bisa menyembunyikan rasa sakit yg teramat menyiksaku itu aku hanya bisa membungkam mulut ku untuk tidak menangis kencang karena takut ada yg mendengar hanya air mata ku yg jadi saksi dimana aku melawan semua rasa sakit yg mendera lahir dan bathin ku aku hanya berserah dalam sujud ku setiap malam ke pasrahkan segala apa yg akan terjadi pada kehidupanku pada sangat kholiq pemberi kehidupan ini dan sang pemilik takdir yg menguasai alur kehidupan ku ini aku hanya minta satu hal PadaNYa... yaitu aku diberi kuat dan diberikan kesabaran atas apa yg aku alami sekarang ini.... sampai suatu hari benar benar hari yg sangat membuat ku takut dan sangat sangat aku takutkan karena malam itu sakit yg aku rasakan bener bener 100 bahkan 1000 %membuatku hampir merasakan sakaratulmaut kalo udah meresakan karena dada ini sesak tenggorokan ku serasa tersedak sesuatu sehingga aku kehabisan napas kepalaku sakit seperti ditusuk. tusuk jarum dan badan ku menggigil panas dingin seluruh tubuhku lemas.. dan saat itu aku tak bisa berbuat apa apa apalagi ditambah rahimku terasa dipelintir atau diperas perih dan sangat sakit tak tertahankan lagi ditambah lagi keluar darah segar dari hidung dan ************ ku..,. komplit sudah penderitaan ku saat ini.... aku mau berteriak pada siapa karena saat itu tak ada seorang pun ditempat aku kerja aku hanya bisa pasrah dengan takdir yg akan aku Terima... andai aku harus meregang nyawa saat itu juga aku sudah pasrah..... dan andai aku diberi kesempatan aku akan bersyukur karena masih diberikan waktu untuk memperbaiki diriku disisa umurku ya udah tua in.... aku pasrah dan entah lah aku tak ingat apa apalgi saat itu aku tak sadarkan diri didalam kamarku.... entah berapa lama, berapa jam... yang pasti saat aku sadar aku mendengar suara adzan.... yach itu adzan shubuh setau ku karena saat aku sadar mendengar alarm dari HP ku yg mengumandangkan lafadz Asholatukhoiirum Minannaum..... yach itu berati itu adalah waktu sholat shubuh.... dengan kemampuan dan tenaga yang aku miliki aku berusaha untuk bangun dan mencoba untuk pergi ke kamar mandi guna membersihkan diri dari darah yang sudah mengering dari tubuhku dan mencoba untuk membersihkan kamarku dengan tenaga yg sedikit sedikit mulai terkumpul dan mulai pulih dengan rasa pusing yg kurasakan aku mencoba membuat semua nya terlihat baik baik saja jangan sampai ada orang rumah yg melihat kekacauan dan kondisiku yg drop ini... untung nya orang rumah belum pulang dari acara keluarga yg diasakan di daerah puncak jadi aku sedikit bernafas lega karena aku masih bisa mengistirahatkan tubuh aku agar lebih fit lagi dan membersihkan semua noda darah dibaju yg aku pake juga di seprai yg ada di kamarku.... Alhamdulillah itu yang terlintas dalam benak ku untuk pertama kali saat sadar karena aku masih diberi kesempatan untuk bisa memperbaiki diri lebih baik lagi dan mempergunakan sisa umurku dengan lebih baik..... Dan aku bersyukur bahwa taak ada satu pun yg mengetahui kejadian yang sangat mengerikan itu karena aku takut kalo sampai ketahu@n pasti semua orang akan khawatir dan melarangku untuk melakukan aktifitas seperti biasanya terutama pekerjaan ku karena alasan kondisi kesehatan ku dan penyakitku aku ngga mau dikasihni oleh orang lain karena kondisi tubuh ku aku tak mau menjadi orang yg ak@an menyusahkan kan keluarga ku karena penyakit ku ini aku hanya ingin hidup seperti orang normal lain nya walupun aku harus membohongi semua orang demi kebahagi@n orang orang yg aaku cintai aku rela menjadi seperti saat ini berjuang sendirian melawan semua sakit yang aku cerita tanpa membuat khawatir orang orang disekitar ku... aku hanya memohon pada Allah SWT aku diberikan kekuatan ,kesabaran, ketabahan, serta tawakal dan keikhlasan yg tiada batas nya agar bisa melawan semua sakit ini... amin hanya itu doa yg aku pinta setiap sujud ku dan aku selalu memohon agar aku bisa menyaksikan anak anakku bahagia dan sukses itu saja..
__ADS_1