
Sejalan dengan judulnya bahwa ini bukan chapter lanjutan, namun hanya penjelasan soal kedua kubah yang sering disebutkan dalam cerita.
Sebagian penjelasan terbentuknya Kubah Freya telah di jelaskan oleh Lyukamagnusccio Zugue, singkatnya, Luge, di chapter sebelumnya. Kali ini, akan dibahas lebih lanjut ditulisan ini.
Memang benar bahwa Kubah Freya adalah kubah buatan tangan Tuhan sendiri seperti yang dijelaskan pada ayat pertama pada kitab suci. Tapi bukan itu yang akan dibahas, melainkan, penjelasan ini akan mengajakmu untuk ‘membayangkan’ soal kubah tersebut.
————————————
Pertama, Kubah Freya
Kubah ini adalah bentukan dari tiga elemen yang berbeda, yaitu besi, bebatuan, dan kaca. Pada bagian kaki kubah sampai setengah badan kubah adalah gabungan dari batu dan besi setebal 3 meter, sehingga kubah ini sangat kokoh. Sementara atapnya terbuat dari kaca yang sama tebalnya.
Alasan mengapa menggunakan kaca tentu saja agar cahaya matahari dapat masuk ke dalam kubahnya dan memberi kehidupan untuk para manusia disana. Namun…
Mungkinkah ada yang berpikir, bukankah kaca gampang retak? Tapi hei, ini kubah buatan Tuhan, bung! Hasil dari kekuatan-Nya sendiri. Memang siapa yang bisa menentang kekuatan Tuhan?
Jawabannya: tak ada. Tidak, bahkan untuk ffyorg sekalipun.
Dan yang paling penting dari itu semua, Kubah Freya sebenarnya adalah kubah yang tak terhancurkan jika ada ruh yang menghidupinya. Benar, ruh dari gadis ramalan. Itulah alasan mengapa selama 20 abad kubahnya tak pernah hancur.
Namun, Frey Aghemiya, seorang gadis ramalan itu tak membagikan setengah ruhnya pada sang kubah, sehingga kubahnya pun gampang sekali hancur hanya karena meteor semata.
Inilah penampakan kubahnya:
Ini penampakan di dalam kubah:
__ADS_1
(Pic from pinterest. Pretty sick, huh? Bayangkan saja begini. Banyak gedung-gedung pencakar langit dan peradapan para manusia. Mereka akan terlihat seperti semut rangrang jika dipandang dari view begini. Tepat sekali, kecil! Tak terlihat! Kau hanya akan seperti melihat miniatur sebuah kota megah yang lucu)
Kubah Freya memang benar-benar kubah raksasa. Bahkan sungai pun mengalir di dalamnya, sehingga kebutuhan air mereka tak ada habisnya. Manusia seperti membentuk wilayah khusus disana. Bahagia tanpa paranoid terhadap makhluk di luar kubah perlindungan mereka.
Namun bencana saat itu datang. Membuat ketenangan hidup umat manusia kacau. Sehingga mereka mau tak mau mesti pindah ke kubah satunya, yaitu Kubah Odin.
————————————
Kedua, Kubah Odin
Berbeda dengan Kubah Freya, Kubah Odin adalah kubah buatan tangan manusia. Kubah itu sama pula terbuat dari besi. Namun yang membedakan adalah Kubah Odin berdiameter lebih kecil.
Letak Kubah Odin tepat berada di tengah Kubah Freya. Alasan dibentuknya Kubah Odin adalah karena ada seorang pastor terkenal yang memimpikan akan terjadi kiamat karena Kubah Freya akan hancur.
Sehingga, para penduduk pun sepakat untuk membentuk kubah perlindungan kedua. Dengan mempertahankan kekuatan lebih kuat dari kubah milik Tuhan. Kubah Odin memiliki ketebalan hingga 5 kali lipat dibanding Kubah Freya.
Namun, Kubah Odin tak memiliki apapun disana. Hanya ada satu rumah sakit jiwa saja, selebihnya hanya rumah-rumah kayu untuk penduduk. Kubah ini pula dibsa disebut sebagai 'Kubah Kesengsaraan'.
(Still from pinterest. Ada patung seorang wanita yang berdiri di tengah kubah sebagai bentuk pengapresiasian terhadap sang gadis agung ‘Freya’ pertama)
Kubah Odin tampak suram. Bahkan orang-orang pun tak lagi mempedulikan sesama. Itulah mengapa Luge mengatakan bahwa tempat mereka tinggal sekarang adalah neraka.
Di dalam kubah itulah satu-satunya bangunan megah berupa rumah sakit jiwa khusus anak-anak berdiri kokoh disana. Sebagian adalah gedung penampungan atau gereja.
————————————
Tambahan, deskripsi karakter.
1. Xerro Abrahamas
__ADS_1
Bocah laki-laki berrambut hitam kelam dengan warna mata senada. Obsidian Xerro selalu gemerlap seperti bintang di langit malam. Kulitnya yang putih kontras dengan warna rambutnya. Xerro tak banyak menyisir rambutnya karena sudah lurus dari lahir.
Orangnya cuek. Malas banyak bicara. Diam adalah passion-nya.
2. Lyukamagnusccio Zugue (Luge)
Berbanding terbalik dengan Xerro, Luge memiliki rambut putih keabuan (seringnya terlihat acak-acakan dan berantakan, namun masih tetap keren) dengan kulit yang lebih pucat dibanding Xerro. Xerro sering menganggap Luge adalah albino karena rambut dan kulitnya. Karena itu pula Xerro tak sadar dengan tangan kanan robot Luge karena warnanya hampir menyatu dengan warna kulit Luge sendiri.
Luge berwarna mata coral. Matanya belo, sehingga bilamana dia mendelik akan membuat orang was-was karena mata itu seperti akan copot. Serius.
Luge orangnya santai. Cenderung terlalu santai karena keseringan bicara panjang lebar mengenai apapun, termasuk menghina dan merendahkan orang.
Coba cari saja kepribadian orang mata belo dan kau akan menemukan semuanya dalam diri Luge.
3. Frey Aghemiya
Frey pertama kali menampakan diri pada ‘Chapter 6: Gadis Kecil’. Disana, Xerro bisa melihat bahwa Frey memiliki rambut panjang berwarna blonde lurus dengan iris berwarna indigo keunguan tak seperti mata manusia pada umumnya. Kulitnya sama pucatnya seperti Luge. Namun susah untuk melihat mukanya karena rambut itu selalu menutupi layaknya gorden.
Terakhir dia meringkuk bermain dengan tanah, baju yang dikenakannya adalah piyama pasien pada umumnya, namun berbeda dengan milik pasien laki-laki, piyama pasien perempuan memiliki renda-renda disepanjang roknya, sehingga menambah kesan mistis pada Frey.
Dia malah terlihat seperti hantu penunggu dengan rambut menutupi muka begitu.
————————————
Well, alright. Terakhir, beginilah penampakan ffyorg.
Telah dijelaskan bahwa ffyorg adalah musuh abadi manusia. Dia memang sebesar itu. Juga sangat kuat. Ffyorg memang terlihat seperti kambing. Namun kambing yang mengerikan.
Baiklah. Sekian saja untuk deskripsinya. Sampai jumpa untuk chapter selanjutnya.
__ADS_1
To be continue…