Kekasih Mimpiku

Kekasih Mimpiku
Episode 14


__ADS_3

Episode 14


Dias mempersilahkan ranhi masuk kamarnya yang begitu nyaman dengan dekorasi ruangan berwarna coklat dan cream terlihat kasur ukuran king size begitu juga lemari besar dan kamar mandi kaca yang transparan.


Ranhi begitu terpesona dengan kamar yang begitu mewah dan nyaman untuk ditempati. Namun ranhi berfikir kalau dirinya tinggal dikamar ini lalu dias tidur dimana, karena sejak dia berjalan menuju kamar ini tidak menemukan kamar lain yang ad hanya ruangan yang menuju balkon untuk bersantai.


"Lalu kamu sendiri tidur dimana dias ? Sementara yang aku lihat hanya ada satu kamar ini saja diruang atas." ranhi menanyakan kebingungan nya yang dari tadi dia fikirkan.


"Kita akan tidur bersama dikamar ini, jadi kamu tidk perlu khawatir akan itu." dengan santai dias menjawab pertanyaan yang ranhi lontarkan.


"Apaaa?? Tidak..saya tidak mau, lebih baik saya tidur diruang tamu saja." ranhi berbalik menuju pintu kamar hendak keluar, namun dias menghalangi ranhi dengan tangan nya.


"Aku hanya bercanda bidadari ku tercinta..jika kamu keberatan kita tidur sekamar aku bisa tidur di ruangan lain."


".........."


Ranhi hanya bisa diam karena dias maju menghampiri ranhi mengucapkan selamat malam padanya.


"Baiklah selamat malam dan beristirahat bidadari ku ."


Dias mengecup kening ranhi dengan lembut penuh perasaan kasih dan sayang.


Entah kenapa jika didepan dias dengan jarak yg sedekat itu pasti tubuhnya hanya bisa mematung dan mungkin perasaan nya pun susah di deskripsikan olehnya sendiri.


Dias meninggalkan ranhi yang masih saja mematung dengan senyum yang selalu mengembang bahkan lesung pipi nya begitu jelas tergambar dengan begitu indah.


Setelah dias pergi dan menutup pintu kamar nya hingga bayangan dias pun sudah menghilang didepan ranhi barulah ranhi tersadar.


"Huhh...selalu saja aku hanya bisa terdiam mematung, entah apa yang merasuki ku?" ranhi menggerutu sendiri sambil menepuk jidat nya sendiri dan berlalu ke tempat tidur.


.................


Ditempat lain fram yang sudah ada dirumah mewah nya bak istana kerajaan sedang meluapkan kekesalan nya dengan menghancurkan barang apa saja yang ada didepan mata nya, hingga jika digambarkan ruangan itu seperti kapal yang jatuh dan hancur porak poranda. Semua pembantu dan asisten pribadinya tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya berkata sepatah dua patah kata.


Prang...


Brughh....


Klontrang...


Semua barang beterbangan dilempar fram. Pada dasarnya fram memang mempunyai tempramen yang sedikit buruk.


"Brengsek...sialan..daras laki-laki kurang ajar, beraninya dia merebut wanita miliku !!!"


"Sabar tuan.."


Dias menoleh pada asisten nya yang terus menerus berkata sabar tuan..sabar..hanya itu kata-kata yang bisa asisten nya itu ucapkan karena takut tuan nya terluka.


"Apa kamu bilang ??" fram mencengkram kerah baju asisten nya.


"Ma..ma..maaf tuan..."dengan terbata-bata sang asisten menjawab karena takut tuan nya semakin marah.

__ADS_1


Dengan melepaskan cengkraman tangan pada kerah baju asisten nya dengan sedikit mendorong badan asisten nya dia meneriaki semua orang agar meninggalkan nya sendiri.


"Pergi kalian semua..dasar kalian tidak berguna.." dengan lantang meneriaki orang yang ada didepan nya.


Semua orang pun bubar meninggalkan fram namun seperti biasa hanya asisten pribadinya yang tidak pernah mau meninggalkan dirinya walau mau semarah apapun karena tugas nya dia harus tetap berada disamping tuan nya untuk selalu melindungi nya.


Meski fram selalu tidak pernah mau ada asisten di dekat nya namun sebenarnya asisten nya selalu ada mengawasi dia dalam jarak radius 5 meter.


"Kenapa kamu masih disini ??" dengan tatapan yang tajam seperti nya jika mata fram bisa mengeluarkan sinar laser bahkan mungkin sinar laser itu sudah membunuh asisten nya itu yang masih sekitar 25 tahun.


"Maaf tuan tugas saya melindungi tuan apapun resikonya." dengan membungkukan badan asisten nya menjawab tanpa ada keraguan.


"Terserah.." fram berlalu meninggalkan asisten nya menuju kamar utama miliknya.


"Bersabarlah tuan..semua sudah ada yang mengatur dan kelak tuan bisa berbahagia dengan jodoh tuan sendiri" lirih asisten fram bergumam.


....,.......


"Mulai deh mata kaga bisa diajak kompromi..padahal aku sudah sangat lelah."


Ranhi hanya berguling-guling diatas kasur empuk itu karena tidak kunjung tidur juga.


Ranhi beranjak tuk membawa handphone nya yang dia simpan dimeja kecil sebelah kasur.


Ranhi menggeser layar hp nya mencari nama seseorang yang mungkin masih terjaga untuk bisa diajak ngobrol lewat teleponan. Akhirnya ranhi menemukan orang yang tepat menurutnya pasti di jam 11 begini teman nya yang satu ini belum tidur.


"Hallo..bebz...ada apa malam begini lo telepon?? Kangen ya..." disebrang sana eva menjawab telepon ranhi yang sudah tersambung.


"Sudahlah..ada apa lo nelpon malam-malam begini??


"Entahlah bebzz...gue juga bingung sekarang mau ngomong apa dan bercerita dari mana?"


"Aiihhh...sudahlah lo cepat tidur sana gue udah ngantuk juga.."


"Tega sekali lo bebzz...ya udah sono tidur."


Tut.tut.tut. ranhi langsung menutup telepon mengakhiri percakapan nya dengan eva.


............


Ditempat lain eva hanya menggelengkan kepala ketika ranhi menutup secara sepihak tanpa berpamitan malah terkesan marah padanya.


"Hahh...dasar anak ini selalu saja seperti itu.."


"Kenapa sayang ??" seseorang pria beranjak mendekati eva yang terlihat sedikit kesal setelah menerima telepon dari ranhi.


"Owh..ini ranhi selalu saja menutup telepon secara sepihak."


"Biarkan saja..jangan sampai malam kita ini menjadi kacau gara-gara mood mu yang jelek sayang." seorang pria berbadan tegap berparas tampan dengan kulit eksotis nya mendekap eva dari belakang.


"Tapi ranhi itu harus nya bisa berubah.."

__ADS_1


"Iyah sudah jangan bahas ranhi lagi..kita bahas tentang kita saja."


"Aahh...Ramon kamu selalu saja memaksa ini itu."


Eva yang dulu menyukai fram dengan cepat berpaling hati ke Ramon yang duluan menyatakan cinta. Eva tidak pernah menyia-nyiakan apa yang ada didepan nya dalam kenyataan. Menurutnya mengharapkan sesuatu yang belum pasti lebih menyakitkan jadi kenapa musti menolak yang sudah pasti.


Sejak pembubaran acara pramuka itu eva memang menjalin hubungan dengan Ramon tanpa ranhi ketahui. Menurut nya itu bisa ranhi ketahui seiring waktu.


Dan yang lebih lucu nya lagi Dio sekarang mulai pendekatan dengan Risty. Dunia memang terlihat sempit dari sekian banyak pilihan untuk dijadikan pasangan ternyata mereka memilih teman satu tim nya sendiri dikala itu.


............................


Setelah keluar dari kamu mandi fram yang hanya berbalut kaos tipis dan celana bokser saja duduk di kasur nya yang empuk. Fram teringat kembali dengan kejadian di aula tadi ketika pesta. Dia beranjak mengambil sesuatu dalam saku jas nya yang tadi sempat dia pakai tergantung di nakas kamar mandi.


Diambilnya sebuah gelang rantai yang terputus dengan penuh penyesalan fram menatap gelang yang merupakan milik ranhi.


Fram kembali mencari sesuatu alat untuk bisa memperbaiki gelang yang putus itu.


Kilas cerita setelah ranhi dan dias tadi meninggalkan fram di atas pentas fram melihat gelang yang putus karena tarikan dia hingga melukai tangan ranhi. Karena barang yang dicari tidak ketemu fram menjadi frustasi lagi sampai dia pun memutuskan memanggil asisten nya untuk membantu nya.


"Jordi..."


"Iyah tuan.." asisten Jordi segera memasuki kamar fram.


"Perbaiki gelang ini segera dan secepat mungkin."


"Baik tuan.."asisten Jordi bergegas keluar kembali setelah menerima gelang tersebut.


**********


Hai..hai....


Rhe kembali lagi nii...gimana up yang aku kasih kemaren..ko sepi ya..jadi berasa gimana gitu..


Sedih pasti..tapi tenang gaeyss...aku tetap akan selalu berusaha ngasih up yang terbagus lagi dan lagi..Makanya dukung aku dong..


Kan butuh sedikit support juga buat c akohhh...


Andai reader tahu menjadi author itu susah pake banget lhoo...


Lebih enak membaca tapi kadang yang baca kaya bodo amat gitu ya..padahal si amat udah pinter..wkwkwkwk


ngemeng-ngemeng...siapa yang mau tau tentang asisten Jordi ???


ada yang jawab bodo amat thor..


hadeuuhhhh kasian deh akohhh....


Tetap semangat buat para author.....


Happy reading all.....

__ADS_1


__ADS_2